Connect with us

Politik

DPW Partai Gelora Kalsel Optimis Menangkan Jago di Pilkada

Diterbitkan

pada

Gelora optimis memenangkan jagonya di Pilkada Foto: putra
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) akhir tahun 2020 akan menjadi barometer atas kehadiran Partai Gelora Indonesia. Mereka optimis memenangkan semua jagonya di Pilkada.

Bertempat di Sekretariat DPW Partai Gelora Provinsi Kalimantan Selatan di Jalan A.Yani No.134, Karang Mekar Kecamatan Banjarmasin Timur, semua pengurus DPW Gelora yang ada di Kalsel melakukan konsolidasi pada Rabu (4/11/2020).

Ketua Bangter IV DPN Partai Gelora Indonesia H. Rofi Munawar mengatakan, konsolidasi ini bertujuan untuk memompa semangat para Kader untuk semakin pro aktif terlibat dalam setiap momen politik dalam Pilkada 2020.

Kehadiran Partai Gelora dalam Pilkada ini juga bertujuan melihat antusiasme publik terhadap Partai Politik Gelora.



“Ajang Parpol adalah Pilkada dan Pileg Pilpres, dan situlah terlihat antusiasme dan dukungan masyarakat kepada Parpol dalam ajang Pikada. Partai mana yang punya daya tarik dalam masa seperti ini,” tambahnya.

Menyinggung hasil konsolidasi supervisi serta hubungan partai Gelora bersama para calon yang diusung saat ini, Rofi Munawar menyampaikan optimisme akan menang bersama para calon yang ada di Kalsel,.

“Walaupun Partai Gelora adalah partai pendukung bukan partai pengusung, kami yakin optimesme menang, ” katanya.

Sementara Ketua DPW Kalsel, Riswandi disela kegiatan juga memberikan lecutan semangat kepada anggota untuk semakin melebarkan jaringan dan melakukan langkah-langkah besar menjelang Pilkada di Kalsel.

“Sesuai dengan karakter Partai Gelora Indonesia Kreatif dan Kolaboratif, untuk memicu ide-ide dan potensi Kader dan menjalin kolaborasi dengan berbagai elemen bangsa untuk memperluas jaringan Politik dan memenangkan paslon yang kami usung, ” harapnya.

Selain memenangkan paslon yang didukung juga melakukan perekrutan kader persiapan tahun 2024.

Ia menyampaikan sudah merekerut hampir 10 ribu lebih yang ada di seluruh kalimantan selatan, Partai Gelora yang ada di Kalsel mendukung para calon yang maju di pemilhan Bupati, Wali Kota, serta mendukung calon yang maju menjadi Gubernur Kalsel.

Di antara Kabupaten Balangan Paslon No Urut 2 (Ansharuddin – M Nor Iswan) Hulu Sungai Tengah Nomor Urut 4, (Saban Effendi-Abdillah Alydrus) Kotabaru Nomor urut 2 )Burhanudin-Bahrudin ) Tanah bumbu nomor urut 1 ( Syafrudin H. Maming atau Cuncung dan Muhammad Alpiya Rakhman).

Kabupaten Banjar Nomor Urut 1 (Saidi Mansyur – Habib Idrus), Kota Banjarbaru Nomor Urut 3 (H. Martinus – H. Darmawan Jaya Setiawan) dan Paslon Gubernur kalsel Nomor Urut 2 (Denny Indrayana-Difriadi). (kanalkalimantan.com/putra)

Reporter: Putra
Editor: Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Politik

Mau Dihidupkan Lagi Kapolri Terpilih, PAM Swakarsa Bikin Rakyat Trauma

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Rencana Listyo Sigit hidupkan lagi PAM Swakarsa dikritik banyak pihak FOTO: ANTARA /Pool/Galih Pradipta
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA– Wacana calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo untuk menghidupkan Pasukan Pengamanan Masyarakat Swakarsa (PAM Swakarsa) kembali mendapat penolakan keras dari sejumlah pihak.

Terkait hal itu, pengamat politik Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin menilai dari penyebutan nama Pam Swakarsa saja sudah membuat masyarakat trauma akan masa lampau.

Pam Swakarsa merupakan kelompok masyarakat bersenjata tajam buatan TNI. Mereka menjadi pasukan yang membantu TNI untuk menekan mahasiswa yang berunjuk rasa pada Sidang Istimewa MPR Tahun 1998.

Menurut Ujang, sebaiknya Listyo tidak perlu menggunakan nama Pam Swakarsa lagi pada masa kini.
“Mungkin bagusnya bukan Pam Swakarsa. Tapi masyarakat dilibatkan untuk membantu pihak kepolisian. Kalau Pam Swakarsa publik akan trauma,” kata Ujang saat dihubungi Suara.com, Jumat (22/1/2021).



Ujang juga menuturkan kalau Pam Swakarsa itu sudah berkonotasi negatif sejak masyarakat melihat tugasnya pada 1998 silam. Dengan demikian menurutnya, Listyo harus mencari konsep dan nama baru apabila memang hendak menggandeng masyarakat dalam membantu pihak kepolisian.

“Namun mesti cari istilah baru dan konsepnya harus beda dengan Pam Swakarsa.”
Sebelumnya, Listyo Sigit Prabowo berencana menghidupkan Pam Swakarsa setelah menjadi kapolri. Dalih Listyo membentuk lagi Pam Swakarsa bertujuan untuk membantu menciptakan keamanan negara.

“Ke depan, tentunya Pam Swakarsa harus lebih diperanaktifkan dalam mewujudkan harkamtibmas, jadi kita hidupkan kembali,” kata Listyo dalam fit and proper test calon kapolri di DPR, Rabu (20/1/2021).

Pam Swakarsa nanti akan diintegerasikan dengan teknologi dan informasi milik Polri sehingga mereka terintegrasi dengan petugas kepolisian.

Wacana mengaktifkan lagi Pam Swakarsa sebenarnya sudah lama digulirkan Kapolri Jenderal Idham Azis, tetapi diprotes.

Anggota Komisi III Arteria Dahlan salah satu yang memprotes, dia mengatakan, “Diksi Pam Swakarsa ini bagi kita-kita pak mengikuti dan mengalami peristiwa 98 pak, ini memang agak sensitif pak. Karena Pam Swakarsa zaman dahulu dipakai untuk menggebuk pak, aksi-aksi dan kegiatan demokrasi. Kalau dihadirkan kembali mungkin juga harus dilakukan sosialisasi yang lebih baik lagi.”

Dalam rapat dengan kapolri, Rabu (30/9/2020), anggota Komisi III Habiburokhman mengingatkan agar jangan sampai peraturan kapolri terkait Pam Swakarsa malah mengulang peristiwa 1998.

“Soal konsep tentu kita menentang kalau Pam Swakarsa ini seperti ’98 itu untuk melawan kelompok reformasi, sebagian bersenjata jelas ya. Kami juga waktu itu ada di lapangan, diblok Pamswakarsa terjadi bentrokan dan lain-lain sebagainya, itu konsep,” kata dia.

“Soal nama saya pikir alangkah banyak nama lain, kenapa harus pakai Pam Swakarsa? Bisa pakai nama lain yang tidak menimbulkan trauma bagi kita.” (suara)

Editor: cell

 

 

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Politik

Terpilih Secara Aklamasi, Ansharuddin Kembali Pimpin Golkar Balangan

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Sekretaris DPD Partai Golkar Kalsel, H Supian HK menyerahkan bendera partai kepada Ketua DPD Golkar Balangan terpilih, H Ansharuddin di lantai 4 Gedung DPD Golkar Kalsel di Banjarmasin. Foto: pr
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – H Ansharuddin kembali terpilih menjadi Ketua DPD Golkar Kabupaten Balangan untuk periode 2021-2025 pada Musda X DPD Partai Golkar Balangan yang berlangsung di gedung DPD Golkar Kalsel, Senin (11/1/2021).

Sekretaris DPD Golkar Kalsel, H Supian HK mengatakan, sesuai dengan arahan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Musda di 5 kabupaten kota sudah harus diselenggarakan sebelum bulan Januari 2021 berakhir.

“Kita sudah melaksanakan Musda di dua kabupaten, yaitu di Kabupaten Tanah Bumbu dan Balangan. Sedangkan 3 kabupaten kota sisanya akan menyusul,” ujar Supian HK saat diwawancarai sejumlah awak media usai Musda X Balangan.

Dikatakan H Supian HK,  pada Musda X ini, Ansharuddin secara aklamasi terpilih kembali untuk menempati jabatan sebagai ketua untuk lima tahun kedepan. Terpilihnya Ansharuddin karena selama menjadi ketua pada periode 2015-2020 ia memiliki prestasi untuk Partai Golkar Kalsel.



 

“Golkar Balangan yang sebelumnya hanya dapat 5 kursi di masa kepemimpinannya menjadi 6 kursi di DPRD Balangan. Sedangkan pada Pilkada Kalsel, walau tipis tetapi Golkar Balangan menang,” kata Supian HK.

Oleh karena itu, tambah Supian HK, prestasi yang sudah diperoleh sebelumnya itu harus terus dipertahankan, makanya Ansharuddin masih mampu dan layak untuk memimpin DPD Golkar Kabupaten Balangan.

“Saya berharap hubungan yang baik ini harus selalu terjalin dengan baik. Namun, perlu juga dievaluasi untuk kedepannya agar menjadi lebih baik dalam menghadapi suksesi Pilkada, Pileg, dan Pilpres di masa mendatang,” pinta Supian HK.

Ketua DPD Partai Golkar Balangan terpilih, H Ansharuddin menjelaskan, mengapa Musda X Golkar Balangan digelar di Banjarmasin tidak di Paringin. Alasannya adalah karena hendak mengajak kader dan pengurus refreshing jalan-jalan dan menginap di hotel di Kota Banjarmasin.

Namun, lanjut Ansharuddin, setelah Musda ini, dirinya dalam tempo tuju hari akan melakukan pembenahan terhadap struktur organisasi Partai Golkar Balangan. Ia juga akan mengajak kaum milenial masuk dalam kepengurusan dan organisasi sayap agar partai ini menjadi lebih maju dan berkembang karena banyaknya kader orang-orang yang masih energik tersebut. (kanalkalimantan.com/pr)

Reporter : pr
Editor : bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->