Connect with us

Musik

Dua Band Asal Amuntai Masuk 9 Nominasi Festival Cipta Lagu Anti Korupsi KPK RI

Diterbitkan

pada

Dua band asal HSU menangi kontes lagu anti korupsi KPK Foto: ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

JAKARTA, Dua band asal Banua Sucom dan INA Band, yang tergabung dalam Suhu Community Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Provinsi Kalimantan Selatan, masuk dalam 9 nominasi pemenang Festival Cipta Lagu Anti Korupsi yang diadakan oleh KPK RI tahun 2019.

Sucom dengan mengeluarkan judul lagu “Korupsi Bikin Sakit Hati”, dan INA Band dengan Judul lagu “Sudah lah Pak”, berhasil menyisihkan 100 lebih peserta yang berasal dari seluruh Indonesia.

Dari 9 band nominasi pemenang karyanya sendiri bakal masuk dalam album Suara Anti Korupsi 2019 sekaligus akan membawakan lagunya kembali di depan gedung KPK RI di Jakarta pada tanggal 6 Desember 2019.

Adapun personil Sucom terdiri dari Rezka Ersafatyori (vocal) Reno Affrian (guitar 1) Ridha (guitar 2) Daniel Maulana (drum) Deffi Rezky (bass) Erwin Maulana (keyboard).

Sementara personil dari INA Band terdiri dari Leni yang berposisi sebagai (vocal) Egus JA Rivilla (Guitar) Iwan Suhada (bass) dan Fahriazi (keyboard).

Reno Affrian salah satu personil band Sucom, menyatakan Festival Suara Anti Korupsi sudah dikirim pada tahun 2017. Dan tahun 2019 diumumkan 9 pemenang dari seluruh Indonesia yang mengikuti.

Sembilan pemenang akan masuk dalam album kompilasi sura anti korupsi dan akan tampil live di depan gedung KPK RI.
Kedua lagu tersebut merupakan ciptaan Egus JA Rivilla. “Alhamdulillah kita 2 band bisa menjadi pemenang dan mudah mudadahan dapat mengharumkan Kalimantan Selatan. Bawa semangat kita sama. Semua warga Kalimantan Selatan juga ikut memerangi korupsi,” ujar Egus.

Dirinya juga menambahkan, bahwa personil Sucom dan INA terbilang unik. Pasalnya terdiri dari beberapa profesi mulai dari dosen, ASN, notaris, karyawan swasta, wirausaha, dan perawat. “Tapi mereka memiliki semangat sama memerangi korupsi,” imbuhnya.

Berikut 9 Pemenang Lomba Cipta Lagu Suara Anti Korupsi oleh KPK RI :

1. The Bad (Madiun)
2. The A Tem (Bandung)
3 Sucom (HSU-Kalsel)
4. Siline Scool ( Bandung)
5. INA (HSU-Kalsel)
6. Delirama (Madiun)
7. Red Pecil (Yogyakarta)
8. The Chue X Band (Cianjur)
9. Ibob and The Gaganas (Yogyakarta)

Bagi yang ingin yang menikmati lagunya bisa di akses pada kanal KPK RI atau melalui jejaring sosial berbagi video YouTube dengan Katagori Festival Suara Anti Korupsi. (dew)

Reporter : Dew
Editor : Chell

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kepala Cyber Kanal Kalimantan

Advertisement

Musik

Beri Semangat Pada Koban “Bully” Elvatra Jonea Rilis Single ‘Just Found You’

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Elvatra Jonea dengan single terbarunya beri dukungan untuk korban 'bully'. Foto: Evo Music Factory for Kanalkalimantan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Elvatra Jonea atau biasa dipanggil Kaila adalah seorang solois yang mempunyai karakter musik unik, dengan karakter vokal yang sangat lembut. Elvatra Jonea sudah menulis banyak lagu, di album pertama dengan single berjudul ‘Just Found You’ telah memberikan warna tersendiri untuk Elvatra Jonea dan mencoba memberikan sesuatu yang baru di musik Indonesia.

Gadis kelahiran 23 Juni 2003 ini adalah seorang penyanyi dan juga Composer. Elvatra Jonea sudah mulai mengenal musik sejak dibangku sekolah dasar, dengan banyak referensi dari musisi dalam negeri dan luar negeri akhirnya Elvatra Jonea lebih memilih mengusung genre pop di semua karya – karyanya. Tidak hanya di dunia musik saja, Elvatra Jonea telah membintangi beberapa film, juga sebagai bintang iklan untuk beberapa produk top dan juga beberapa kali menjadi model untuk cover majalah terkenal di Indonesia. Sudah banyak berkecimpung didunia Entertaint sejak kecil membuat Elvatra Jonea mempunyai banyak teman, rekan musisi dan seniman yang memberikan dukungan untuk musik dan karya – karyanya.

Gitar akustik adalah andalan Elvatra Jonea untuk membuat lagu dan musik EDM memberikan warna di karya-karyanya serta menjadikan Elvatra Jonea menjadi seorang solois muda yang diperhitungkan di era sekarang. Meski sedikit berat untuk bersaing dengan musisi genre yang sama tidak membuat Elvatra Jonea patah semangat, hingga detik ini masih terus berkarya dan selalu menuangkan curahan hatinya kedalam karyanya dengan mengusung tema tentang cinta, sosial dan kehidupan.

Dengarkan single terbaru Elvatra Jonea ‘Just Found You”

 

Lagu ‘Just Found You’ yang ditulis Elvatra Jonea bercerita tentang seorang anak gadis yang sempat mengalami trauma dan sangat tidak percaya diri akibat “bully” oleh teman-temannya dan lingkungan sekitar. Ia sempat kehilangan arah dan tidak tahu harus berbuat apa, sampai pada akhirnya dia menemukan seseorang yang membantunya dan mendukung anak gadis tersebut untuk membuka halaman baru dan melupakan masa lalunya.

Besar harapan Elvatra Jonea dengan single terbarunya dapat diterima dan dinikmati semua orang dan support dari rekan – rekan media adalah salah satu harapan Elvatra Jonea untuk mendongkrak single terbarunya.(kanalkalimantan.com/andy)

 

Reporter : Andy
Editor : KK

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Musik

Lantunan Melodi nan Manis Joko In Berlin, Rilis Lagu Baru Bertajuk ‘Pesawat Kertas’

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Artwork single Pesawat Kertas - Joko In Berlin. Foto: Seven OctaveMusic Production for KanalKalimantan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

“ The song is structured by a melody, lyric and arrangement which is dreamy and vibrant, with the intention of defusing intensity of a calamity “

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Melalui kalimat berbahasa Inggris nan puitis, grup musik Joko In Berlin coba mengggoda pecinta musik Indonesia saat rilis lagu baru. Pesawat Kertas adalah single ke enam yang dirilis oleh grup band Joko In Berlin dan merupakan lagu kedua yang mereka tulis dalam Bahasa Indonesia.

Pesawat Kertas bercerita tentang perjalanan sebuah pesawat yang terbuat dari lipatan kertas. Sebuah penerbangan di mana ia tidak memiliki kontrol, terbang lepas dengan hanya  mengandalkan tiupan angin. Pesawat Kertas adalah sebuah lagu yang mengalir seraya mengundang pendengar agar menempatkan diri mereka membayangkan petualangan bersama sebuah pesawat kertas, merasakan bagaimana ia meluncur di luar kendali, bagaimana ia bisa terbang kemana saja, menjulang tinggi, tak sekadar sebuah kertas.

Joko in Berlin –  Mellita Sarah (vocal), Popo Fauza (keyboard), Fran Rabit (bass) dan Marlond Telvord (drum). Foto: Seven OctaveMusic Production for KanalKalimantan

Ditulis oleh Fran dan Popo Fauza , Pesawat Kertas dirilis pada saat dunia sedang mengalami pandemi. Lagu itu membawa makna, makna yang berfungsi sebagai kiasan bahwa kita tidak bisa selalu memegang kendali bahkan untuk diri kita sendiri.

Seperti bagaimana pesawat kertas dikontrol oleh angin saat meluncur, bebas lepas searah angin bertiup. Demikian juga kehidupan kita.

Lagu ini dibangun dari melodi, lirik serta aransemen yang penuh lamunan namun bersemangat, dengan tujuan meredakan intensitas bencana, apapun itu.

Dengarkan lagu baru Joko In Berlin ‘Pesawat Kertas’

 

Joko in Berlin adalah sebuah group band dengan personil Mellita Sarah (vokal), Popo Fauza (keyboard), Fran Rabit (bass) dan Marlond Telvord (drum). Sebelumnya sudah merilis mini album self-titled Joko in Berlin (2019). (kanalkalimantan.com/andy)

 

Reporter : Andy
Editor : KK

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Musik

“Sampai Nanti” Single Anyar The Virgin Ajak Pecinta Musik Indonesia Terima Kenyataan, Tak Ada Manusia Sempurna

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Artwork Single Anyar The Virgin "Sampai Nanti". Foto: Nagaswara for Kanal
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – “Sampai Nanti” Ini single terbaru The Virgin, setelah duo yang digawangi oleh Mita dan Dara itu merilis album satu dekade mereka, “The Best of The Virgin One Decade”. Single ini disebut The Virgin memiliki makna penting karena dirilis bertepatan dengan suasana Indonesia dan dunia yang tengah berada dalam kondisi wabah virus corona.

Sejatinya, “Sampai Nanti” adalah sapaan yang biasa diucapkan seseorang dengan niat akan bertemu kembali.  Sebagai komposer, Mita dan adiknya Yuka, menuliskan lagu ini untuk para para Virginity yang kecewa dengan pasangannya. Pemahamannya, bahwa tidak ada manusia yang sempurna. Keikhlasan menerima kenyataan adalah kata kunci dari cinta yang sesungguhnya.

Lewat single ini, The Virgin juga hendak membuktikan kepada para penggemarnya, bahwa mereka masih tetap eksis. Meskipun saat ini, Mita dan Dara diketahui memiliki kesibukan dengan project musik lain di luar The Virgin. Meski jarang terlihat di panggung musik on air, band dengan hits single “Cinta Terlarang” itu masih rutin memenuhi undangan tampil di panggung-panggung off air.

Single ini sendiri masih mengusung karakter lagu-lagu band yang berdiri pada tahun 2008 itu. Meski menciptakan lagu ini bersama adiknya Yuka, Mita tetap menggarap aransemen musiknya bersama Wawan TMG.

Wawan sangat mengerti karakter musik The Virgin dan sudah terlibat banyak dengan penggarapan lagu-lagu The Virgin sejak awal. Jika ada hal lain yang berbeda dari single ini, tentu saja keterlibatan adik Mita yang membuat “Sampai Nanti” terasa lebih fresh.

Lewat kesempatan ini, Mita dan Dara juga menyampaikan terimakasih kepada NAGASWARA dan Republik Cinta Management yang tetap menyokong kreativitas bermusik mereka. The Virgin berharap dapat terus berkarya sampai kapan pun.

Dengarkan lagu The Virgin “Sampai Nanti”

 

Kehadiran single “Sampai Nanti” di tengah keadaan dunia yang tidak kondusif saat ini, juga diharapkan dapat menjadi penyejuk bagi pecinta musik, terutama kepada para Virginity. Salam musik Indonesia. (kanalkalimantan.com/rilis/andy)

 

Reporter : Andy
Editor : KK

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->