Connect with us

RELIGI

Dua Bulan di Ponpes Tahfizh RMA, Dina Sudah Hapal 1 Juz

Diterbitkan

pada

Santriwati Ponpes Tahfiz RMA yang sudah hapal 1 juz. Foto : Wahyu
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIAMANTAN.COM, BANJARBARU – Pesantren Tahfidz Raudhotul Muta’allimin Annahdiyah (RMA) Banjarbaru, jalan Guntung Manggis RT 18 RW 03 Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, memiliki 50 santri belajar menghapal Al Qur’an.

Salah satunya, Ahmad Rafii (16), dari Banjarmasin, lulusan Pondok Pesantren Darussalam di Kalimantan Timur selama kurang lebih tiga tahun, kemudian melajuntkan ke Pesantren Raudhotul Muta’allimin Annadiyah (RMA). Dirinya ingin membahagiakan kedua orangtuanya dengan cara bisa menghapal Al Qur’an.

“Saya ingin membahagiankan kedua orangtua saya, dengan bisa mengapal Al Qur’an,” ungkapnya.



Dengan dibangunnya asrama buat para santri, dirinya merasa sangat senang dan tambah semangat lagi buat belajar.

“Sangat senang, bisa bikin semangat lagi kalau akan dibangun asrama dan sekolah,” paparnya.

Selama belajar di Pesantren RMA Rafii tinggal di rumah saudra yang tidak jauh dari tempat belajar.

“Tinggal di rumah saudara saya, dekat saja sama pesantren,” ucapnya.

Nur Dina Hanifah (11) warga Danau Seran, kalau setiap pagi sekolah di Madrasah Ibtidaiyah, kelas 6, kalau siang sampai sore hari dirinya belajar di Pesantren RMA sudah 2 bulan. Kini dirinya ingin mengasah kemampuan menghapal Al Qur’an 30 juz. Dan sekarang sudah bisa menghapal 1 juz Al Qur’an.

“Ingin tambah pintar dan bisa menghapal 30 juz Al-qur’an, saat ini baru 1 juz yang sudah hapal,” ungkapnya.

“Sangat senang kalau ada fasilitas baru seperti asrama dan ruang sekolah,” pungkasnya.

Donasi untuk pengembangan dan pembangunan lokal kelas santri Rekening Bank Kalsel Syariah nomor rekening 904.0311.01150.8 an. Pantia Pembebasan Lahan dan Pembangunan RMA. (kanalkalimantan.com/wahyu)

Reporter : Wahyu
Editor : Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
iklan
Komentar

RELIGI

Trio Qoriah HSU Golongan Anak Terbaik 1 MTQ Suara Emas IV 2020  

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Juara terbaik 1 lomba tilawah golongan anak atas nama Zaskia Nafiza, Rabiatul Asphia, dan Nisa Nor'Aini. foto: dew
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – MTQ Suara Emas ke-IV tahun 2020 di Kabupaten Balangan baru saja berakhir, kafilah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) berbangga atas hasil yang diraih oleh trio Qoriah dengan meraih juara terbaik 1.

Pada MTQ Suara Emas ke-IV yang diselenggarakan Ikatan persaudaraan Qari-Qariah Hafiz-Hafizah (Ipqah) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) di Kabupaten Balangan, 11-13 September 2020.

Trio Qori’ah Kabupaten HSU yang berhasil meraih juara terbaik 1, lomba tilawah golongan anak atas nama Zaskia Nafiza, Rabiatul Asphia, dan Nisa Nor’Aini.

“Alhamdulillah, hati siapa yang tidak terenyuh mendengar lantunan kalam Ilahi semerdu ini,” ujar Hj Anisah Rasyidah Wahid saat mendampingi penampilan mereka.



Ketua TP PKK HSU mengaku bersyukur mendapatkan kabar tersebut sembari mengucapkan kekagumannya mendengar lantunan ayat-ayat Al Qur’an yang dibawakan trio qoriah HSU itu.

Ketua TP PKK HSU Hj Anisah Wahid (tengah) bersama qoriah HSU. foto: dew

Sementara itu, Ustazd Abdul Majid, guru pendamping kafilah mengatakan, pengumuman hasil MTQ tersebut sudah dilaksakan 13 September 2020 kemarin. Sebelum penutupan yang dihadiri secara virtual oleh peserta, jajaran pemerintah dan Ipqah Kabupaten HSU.

“Dari trio qoriah tersebut, salah satunya merupakan siswi kita, yaitu Rabiatul Asphia yang duduk di kelas 4B. Wa Barakallah, selamat kepada ananda atas prestasinya,” ujar Abdul Majid kepada Kanalkalimantan.com, Senin (14/9/2020).

Salah satu guru di Sekolah Islam Terpadu (SIT) Ihsanul Ihsanul Amal Amuntai ini menambahkan, terkait persiapan yang dilakukan pihaknya yaitu melakukan koordinasi antara sekolah dengan Ipqah Kabupaten HSU.

“Dengan melakukan pembinaan secara khusus atau melakukan Training Center (TC) terhadap peserta MTQ yang dilakukan Ipqah Kabupaten HSU,” katanya.

Ia berharap, dengan adanya ajang MTQ ini dapat meningkatkan prestasi hingga ke tingkat nasional bahkan internasional, serta bisa membumikan Al Qur’an lebih luas. “Agar kita semua dapat lebih cinta dengan Al Qur’an dan mengamalkannya,” harapnya.

Selama mengikuti lomba MTQ secara virtual, kafilah Kabupaten HSU berjumlah 20 orang yang difasilitasi langsung Pemkab HSU melalui Media Center Diskominfo HSU

Pada MTQ itu dilombakan beberapa kategori, diantaranya golongan tilawah anak-anak trio putra-putri, kemudian golongan remaja trio putra-putri, dan golongan dewasa trio, serta ada yang berpasangan untuk sari tilawah terjemah Al Qur’an putra-putri. (kanalkalimantan.com/dew)

Reporter : dew
Editor : bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

RELIGI

Pembangunan Ponpes Tahfidz RMA Mulai Berjalan

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Pembangunan Ponpes Tahfizd RMA Guntung Manggis, kota Banjarbaru. Foto : Wahyu
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Proyek pembangunan Ponpes Tahfidz Raudhatul Muta’allimin Annahdliyah (RMA) Guntung Manggis, Kota Banjarbaru sudah dimulai sejak seminggu usai peletakan batu pertama oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor pada 5 Agustus 2020 lalu.

“Alhamdulillah sudah kita mulai pembangunannya, jadi setelah ada sumbangan dari donatur, langsung kita gunakan untuk membangun,” ungkap H Muhari, Ketua Yayasan Pesantren Tahfidz RMA , Minggu (13/9/2020).

Tahap pertama yang sedang dibangun adalah asrama untuk ara santri bertingkat dua dengan ukuran 17 x 12. Dengan Areal tanah sekitar 2070 meter persegi.

 



“Kalau berjalan lancar dan dananya ada, Insyaallah asrama akan mampu diselesaikan dalam waktu 4 bulan dengan 8 orang tukang bangunan yang langsung didatangkan dari Jawa,” katanya.

Ke depan apabila asrama sudah selesai dibangun, akan dilanjutkan pembangunan sekolah bertingkat tiga dengan ukuran 27 x 8 meter persegi.

“Kami mengekspos kegiatan  pembangunan pesantren sebagai bentuk tanggung jawab kepada para donatur yang telah beramal sholeh dan jariyah,” ungkap Ustadz Muhari.

Ia juga mengetuk pintu para dermawan yang punya kelebihan rezeki agar sudi memberikan donasi, untuk penyelesaian pembangunan pesantren Tahfidz RMA ini. Bagi yang ingin beramal jariyah bisa secara langsung datang ke lokasi pesantren di Guntung Manggis atau via rekening Bank Kalsel Syariah dengan nomor  904.03.11.01150.8.

Diperkirakan secara keseluruhan total pembangunan pesantren membutuhkan dana sekitar Rp 8 miliar.

“Karena itu kami mencari 80 ribu donatur yang ingin beralam jariyah, cukup masing-masing Rp 100 ribu untuk beramal jariyah,” tambah Ustadz Muhari.

Kepada para donatur yang telah menyumbang, lanjut Ustadz Muhari mengucap terima kasih yang sebanyak banyaknya. “Semoga amal jariyah para donatur dibalas Allah, baik di dunia maupun di akhirat,” katanya.

Pondok Pesantren yang akan dibangun ini berbasis go green selaras dengan visi misi Gubernur Kalsel yaitu, menciptakan sumber daya manusia yang agamis cerdas sehat dan terampil.

Sebenarnya, Ponpes RMA sudah berdiri sejak setahun yang lalu namun, sementara ini masih menggunakan rumah untuk proses belajar mengajar. (kanalkalimantan.com/wahyu)

Reporter : Wahyu
Editor : Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->