Connect with us

Kab. Kotabaru

Dua Didor, Empat Pencuri Emas Ditangkap Polres Kotabaru

Diterbitkan

pada

Pelaku pencurian yang ditangkap Polres Kotabaru, dua dari pelaku terima timah panas. Foto : polres kotabaru
Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KOTABARU, Empat pelaku pencurian dan pemberatan diciduk anggota Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Kotabaru, setelah melakukan tindak pencurian di sebuah rumah di Jalan Tembus Mandi Desa Semayap, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru, Kamis (29/11).

Empat pelaku pencurian yang berhasil diciduk Sat Reskrim Polres Kotabaru itu berinisial UP (23), AH (19), IS (24), dan seorang wanita berinisial DP (30). Pencurian terjadi di rumah Khairun Nisa AMd (32), warga Desa Semayap Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru.

Pencurian berawal ketika korban ke Banjarmasin, dimana rumah dalam keadaan kosong, kemudian pada 17 November 2018 saksi lainnya menelpon korban memberitahukan bahwa rumah dibongkar. Setelah itu korban bersama temannya langsung pulang ke Kotabaru untuk memeriksa barang yang hilang.

Ternyata sejumlah perhiasan emas sudah digasak pencuri, berupa 3 batangan emas berat 25 gram, 2 batangan emas berat 10 gram, 1 kalung emas berat 15.02 gram, 1 gelang rantai berat 15.23 gram, 1 gelang batang emas jumlah tidak di ketahui, 1 laptop merk Asus, 1 alat pijat mata warna putih. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sekitar Rp 85.000.000.

Kapolres Kotabaru AKBP Suhasto SIK MH melalui Kasat Reskrim Suria Miftah Irawan, SIK SH mengatakan penangkapan kawanan pencuri dilakukan berdasarkan laporan warga yang mengaku kehilangan, kemudian langsung ditelusuri dan ditangkaplah 4 pencuri.

“Ketika dilakukan penangkapan, dua pelaku melakukan perlawanan dan membahayakan petugas, sehingga petugas melumpuhkannya dengan tembakan,” ucapnya. (rico)

Reporter : Rico
Editor : Abi Zarrin Al Ghifari

Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kab. Kotabaru

Kadinkes Klarifikasi Status Warga Kotabaru yang Meninggal di HSS

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Kadinkes Kotabaru, Hj Erna Wati pada konferensi pers, Kamis (7/5/2020) siang. Foto: Dody
Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, KOTABARU – Seorang warga Kecamatan Kelumpang Hulu, Kabupaten Kotabaru, Kalsel, yang meninggal di RSUD Hasan Basri, Hulu Sungai Selatan beberapa hari lalu dinyatakan negatif Covid-19.

Penjelasan terhadap status ini disampaikan langsung oleh Plt Kepala Dinas kesehatan, Kotabaru, Hj Erna Wati, pada Press Konfrence di kantor pemerintah daerah setempat, Kamis (07/05/2020).

Menurut Erna, warga yang bernama Mariana tersebut meninggal karena penyakit TB yang dideritanya sejak lama.

“Jadi kami sampaikan, untuk masyarakat Kotabaru, warga kita itu meninggal bukan karena Covid-19, tapi karena penyakit TB (paru). Ada sesak nafasnya, ada juga batuk-batuk.” terang Erna.

Erna menambahkan, Mariana juga bukan pasien OTG, PDP, bahkan ODP. Selain itu, pihak RSUD Kabupaten HSS juga menyebut, yang bersangkutan negatif Corona saat dilakukan uji Swab.

“Jadi, sebelum dirawat di RSUD Kandangan dia itu TBC. Hasil Swab pertama disampaikan dokter yang ada di RSUD Kandangan juga negatif Covid-19,” lanjut dia.

Tak sampai di situ, Erna juga meyakinkan kepada masyarakat, pihaknya juga sudah melakukan Rapid Test kepada kontak erat dan hasilnya non-reaktif.

“Kontak erat, atau pihak keluarga almarhum juga sudah kita lakukan rapid test dan hasilnya negatif,” pungkas dia. (kanalkalimantan.com/dody)

 

 

Reporter : Dody
Editor : Dhani

 


Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kab. Kotabaru

Pemkab Kotabaru Peroleh DAK 2020 Sebesar Rp 111 Miliar, Cek Alokasi per Bidangnya

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Kotabaru Drs H Akhmad Rivai MSi. Foto: kominfo kotabaru Editor : kk
Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, KOTABARU – Kabupaten Kotabaru pada tahun anggaran 2020 memperoleh Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik sebesar Rp 111.703.667.000. Terdiri dari DAK reguler sebesar Rp 80.397.077.000 dan DAK penugasan sebesar Rp 31.306.590.000.

“Angka itu tercantum dalam Peraturan Presiden Nomor 78 Tahun 2019 tentang Rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2020 yang diundangkan per 13 November 2019,” ujar Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Kotabaru Drs H Akhmad Rivai MSi.

Rincian DAK fisik menurut Provinsi/Kabupaten/Kota sebagaimana tercantum dalam Lampiran XV Peraturan Presiden Nomor 78 Tahun 2019 meliputi DAK reguler dan DAK penugasan yaitu  DAK reguler pendidikan sebesar Rp 25.082.156.000, DAK reguler kesehatan dan keluarga berencana sebesar Rp 13.385.191.000, DAK reguler air minum sebesar Rp 1.948.881.000, DAK reguler perumahan dan permukiman sebesar Rp 1.909.941.000, dan DAK reguler jalan sebesar Rp 38.070.908,00 .

Lanjut dikatakan Rivai , DAK reguler pendidikan dirinci yaitu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dialokasikan sebesar Rp 1.105.102.000, Sekolah Dasar (SD) dialokasikan sebesar Rp 13.083.084.000, Sekolah Menengah Pertama (SMP) dialokasikan sebesar Rp 9.988.391.000, dan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dialokasikan sebesar Rp 905.579.000.

“Untuk DAK reguler kesehatan dan keluarga berencana, pelayanan dasar dialokasikan sebesar Rp 10.196.954.000, pelayanan kefarmasian Rp 1.810.537.000, dan keluarga berencana Rp.1.377.700.000,” pungkas Rivai. (kanalkalimantan.com/bie/adv)

 

 

Reporter : Bie
Editor : KK

 


Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kab. Kotabaru

Api Mengamuk di Pasar Bakau Kotabaru, 6 Bangunan Ludes Terbakar

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Kebakaran yang terjadi di Pasar Bakau, Kotabaru Foto: istimewa
Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, KOTABARU– Kebakaran terjadi di kawasan Pasar Bakau, di Desa Bakau, Kecamatan Pamukan Utara, Kotabaru, Senin (3/2/2020) pagi. Peristiwa ini menyebabkan setidaknya enam bangunan terbakar.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui awal mula munculnya api. Namun petugas pemadam dibantu dengan warga setempat berhasil menguasai api hingga kebakaran lebih parah bisa dihentikan.

Informasi yang dihimpun Kanalkalimantan.com, kebakaran tersebut menyebabkan enam bangunan terbakar. Terdiri dari kios dan rumah. Untuk data resmi, masih menunggu dari laporan pihak BPBD setempat.

“Ada kebakaran di Pasar Bakau. Sementara enam bangunan yang terdampak,” kata Muklis, salah seorang warga di lokasi kejadian.(Kanalkalimantan.com/cel)

 

Editor : Cell

 


Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->