Connect with us

Pendidikan

Dua Guru Besar ULM Dikukuhkan, Rektor ULM: Target 99 Guru Besar 2 Tahun ke Depan

Diterbitkan

pada

Pengukuhan dua guru besar berlangsung di Aula Rektorat ULM Banjarmasin pada Senin (20/7/2020). foto: ist

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin secara resmi mengukuhkan dua guru besar. Pengukuhan dua guru besar berlangsung di Aula Rektorat ULM Banjarmasin pada Senin (20/7/2020) kemarin.

Dua guru besar itu yaitu Prof Dr Iphan Fitrian Radam ST MT dari Fakultas Teknik dan Prof Dr dr Syamsul Arifin MPd dari Fakultas Kedokteran. Sidang pengukuhan dua guru besar berlangsung khidmat, diikuti civitas akademika ULM secara langsung dan virtual.

Rektor ULM Prof Dr Sutarto Hadi mengungkapkan setelah mengukuhkan dua guru besar, pada bulan depan ULM akan kembali mengukuhkan tiga guru besar lagi.

Baca juga: Pro Kontra Perwali Protokol Covid-19, Nadjmi: Perlu Aturan Tegas agar Tak Jadi Lelucon!



 

“Tiga guru besar lagi akan dikukuhkan bulan depan, juga dengan protokol Covid-19. Sehingga jumlah guru besar di ULM akan menjadi 57 orang,” kata Prof Sutarto.

Di samping itu, sebanyak 14 orang sedang proses di Kemendikbud RI.

Pengukuhan dua guru besar berlangsung di Aula Rektorat ULM Banjarmasin pada Senin (20/7/2020). foto: ist

Baca juga: Kang Abik ‘Ayat-ayat Cinta’ Siap Isi Webinar Palnam

“Semoga target 99 orang guru besar dapat terwujud dalam dua tahun ke depan,” kata Rektor ULM.

Sekadar diketahui Prof Iphan adalah putra dari almarhum Prof Dr Noerid Halui Radam, guru besar antropologi ULM. Sutarto pun mengaku bersyukur bisa bertemu dengan Ibu Noerid yang merupakan ibunda Prof Iphan. (kanalkalimantan.com/fikri)

Reporter : fikri
Editor : bie

Pendidikan

Cara Inspiratif Mushaffa Zakir Bentuk Karakter Anak Tanpa Televisi

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Mushaffa mendidik anaknya dengan lebih banyak melakukan interaksi dengan teman sebaya dan belajar. Foto: ist

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Di era digital, keterbukaan informasi menjadi hal yang lumrah. Bahkan saking terbukanya akses informasi, anak-anak bisa mendapatkan informasi yang sebenarnya malah dapat merusak perkembangan karakter dan kepribadian.

Karena itulah sebagai seorang ayah yang tidak ingin tumbuh kembang anaknya terganggu oleh informasi negatif, Calon Wakil Wali Kota Banjarmasin Mushaffa Zakir mengaku sejak dini menyampaikan kepada tiga anaknya untuk tidak menerima informasi dari media Televisi yang ditonton secara langsung.

“Saya dan istri memilih untuk tidak ada televisi di rumah. Ini masalah pilihan aja sih. Bagi orang tua yang merasa mampu mengontrol dan menyeleksi apa yang menjadi tontonan anaknya, ya tidak masalah nonton Televisi. Kami hanya menginginkan bahwa yang berperan membentuk karakter anak-anak tidak hanya guru dan lingkungan, tapi juga ada keterlibatan orang tua di sana,” ungkap Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarmasin itu.

Sebagai alternatif pengganti, Mushaffa mengaku lebih cenderung mengizinkan anak-anaknya menonton aneka acara televisi dengan mengunduhnya terlebih dahulu, baik di smartphone atau pun laptop.



“Jadi anak-anak saya sejak kecil dibiasakan untuk tidak menonton Televisi secara langsung. Ini maksudnya agar saya dan isteri bisa memfilter terlebih dahulu mana informasi yang sebenarnya bermanfaat bagi mereka dan mana yang berdampak negatif bagi karakter diri dan mentalnya,” jelasnya.

Selain itu cara lain dirinya mendidik anak adalah dengan mendorong ketiga buah hatinya lebih banyak melakukan aktivitas interaksi langsung dengan teman sebayanya, ketimbang memberikan waktu banyak untuk menonton televisi di media smartphone dan laptop.

“Jadi waktu bermain mereka di dekat rumah bersama teman-temannya saya berikan lebih banyak ketimbang berinteraksi dengan smartphone dan laptop,” tambah Alumni Universitas Al Azhar Kairo Mesir ini.

Cara ini sendiri dilakukan agar ketiga anaknya bisa memiliki karakter yang mudah bergaul dengan orang lain dan lebih peduli terhadap sesamanya.

“Alhamdulillah ketiga anak saya, meski masih banyak kekurangan, relatif memiliki karakter yang baik. Bahkan yang pertama, meski baru berusia 9 tahun, atas keinginannya sendiri, sudah berani untuk mondok di Pesantren Tahfizhul Quran dan berpisah dengan orangtuanya,” ucapnya.

Baginya memang masing-masing keluarga punya cara sendiri untuk mendidik anaknya agar dapat tumbuh dengan karakter dan kepribadian yang baik.

“Semua keluarga punya cara masing-masing. Namun yang pasti hendaknya ditengah mudahnya akses informasi sekarang, kita sebagai orang tua harus betul-betul dapat mengawasi masuknya informasi kepada anak agar mereka bisa betul-betul tumbuh menjadi anak yang dapat menjadi kebanggan bagi agama dan negara,” tukasnya.(Kanalkalimantan.com/ril)

Reporter : Ril
Editor : Cell

Lanjutkan membaca

Pendidikan

Semarak 23 Tahun BAF, Bantu Pendidikan Anak Indonesia Melalui CSR BAF Peduli

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Menyambut BAF 23rd Anniversary dan rangkaian kegiatan Semarak BAF 23 tahun, BAF kembali menunjukkan komitmennya di dunia pendidikan melalui program ‘Caring for Children’. Foto: BAF

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Pandemi Covid-19 tidak hanya mempengaruhi aspek kesehatan dan aspek perekonomian Indonesia. Aspek pendidikan pun turut terkena imbasnya dengan penerapan School from Home baik dari tingkat TK hingga Universitas.

Kondisi ini pun lantas menimbulkan permasalahan baru yaitu meningkatnya ketimpangan akses pendidikan antardaerah di Indonesia. Sebagai perusahaan yang mempunyai andil dalam memajukan kesejahteraan bangsa, hal inilah yang melatarbelakangi PT Bussan Auto Finance (BAF) untuk ikut memberikan sumbangsihnya kepada anak-anak Indonesia agar dapat terus menikmati akses pendidikan yang layak di tengah keterbatasan yang harus mereka hadapi.

Dalam rangka menyambut BAF 23rd Anniversary dan rangkaian kegiatan Semarak BAF 23 Tahun, program Corporate Social Responsibility (CSR) kali ini kembali mengusung tema “Caring for Children”.

Tema yang sama juga diusung BAF dalam Program Anak Asuh (Orang Tua Asuh dari Karyawan BAF) pada HUT Gedung BAF Plaza ke-1 bulan Juni 2020 yang lalu, dimana dalam program tersebut BAF dan para Karyawannya memberikan bantuan pendidikan untuk 400 anak asuhnya di Bengkulu.



CSR BAF Peduli “Caring for Children” ini merupakan salah satu bentuk kepedulian BAF dalam mewujudkan cita-cita anak bangsa dan perbaikan kualitas pendidikan seluruh Indonesia. Kegiatan CSR ini diselenggarakan serentak pada tanggal 18 September 2020 di 23 (dua puluh tiga) kota di Indonesia, dari Sabang sampai Merauke. Di antaranya Langsa, Batam, Jambi, Cileungsi, Kudus, Lumajang, Yogyakarta, Martapura, Tanah Grogot, Pontianak, Palangkaraya, Gianyar, Lombok, Bima, Kupang, Kendari, Luwuk, Mamuju, Ternate, Ambon, Sorong, Jayapura, dan Merauke.

Pemilihan 23 lokasi ini merupakan simbolis dari usia BAF yang menginjak angka ke-23 tahun dan sebagai perwakilan wilayah dari Kantor Cabang BAF dari Sabang hingga Merauke.

Lynn Ramli, Presiden Direktur PT Bussan Auto Finance mengatakan pada kegiatan CSR tahun pihaknya tetap konsisten dan berkomitmen untuk memberikan bantuan kepada anak-anak Indonesia yang menjadi masa depan bagi pembangunan bangsa ini.

“Sehingga tema BAF Caring for Children menjadi tema utama dalam kegiatan sosial perusahaan,” katanya.

Menurut Lynn Ramli, bantuan yang diberikan dalam kegiatan CSR di usia BAF yang ke-23 Tahun, di antaranya adalah perbaikan sarana prasarana sekolah, asrama maupun TPQ (Taman Pendidikan Al-Qur’an), alat perlengkapan sekolah, penyediaan fasilitas sanitasi, sarana cuci tangan untuk kebersihan dan kesehatan anak, sertabantuan sembako bagi panti asuhan.

“Selain pelaksanaan CSR BAF Peduli “Caring for Children”, BAF juga memberikan donasi senilai Rp200.000.000,- (dua ratus juta rupiah) dalam penutupan event BAF Lions Virtual Run 2020 “Run for Vision” yang akan diselenggarakan pada akhir acara di September ini. Donasi akan diserahkan kepada Yayasan Lions Indonesia untuk kemudian disalurkan sebagai bantuan bagi anak-anak Indonesia yang mengalami gangguan kesehatan penglihatan,” terang Lynn.

BAF Lions Run “Run for Vision” awal rencana diselenggarakan pada Minggu, 22 Maret 2020 di The Breeze, BSD.

Namun mengingat kesehatan para peserta lari adalah prioritas utama BAF, penyelenggaraan charity run ini diubah formatnya menjadi virtual run untuk mendukung penerapan PSBB yang dilakukan oleh pemerintah. Hampir tiga ribu pelari yang terdaftar dapat melakukan virtual run dalam kurun waktu 1 – 20 September 2020.

“Sebagai perusahaan pembiayaan sepeda motor baru Yamaha, motor bekas, mobil, elektronik, gadget & perlengkapan rumah tangga, Dana Syariah hingga mesin pertanian, BAF akan terus melakukan kegiatan CSR secara rutin setiap tahun sebagai komitmen rasa kepedulian perusahaan terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat sekitar,” tambahnya.

Kegiatan CSR BAF Peduli “Caring for Children” maupun BAF Lions Virtual Run 2020 “Run for Vision” yang bertepatan dengan momentum perayaan HUT BAF ke-23 pada tanggal 24 September 2020 mendatang, diharapkan mampu mendorong semangat anak-anak Indonesia untuk tetap melanjutkan pendidikannya di tengah situasi pandemi COVID-19 ini. Kami juga berharap dengan aktivitas ini dapat meringankan beban anak-anak Indonesia yang mengalami gangguan kesehatan penglihatan mata.

Tentang PT BAF
Perjalanan PT Bussan Auto Finance (“Perseroan”) diawali pada tahun 1995 dengan nama PT Pembiayaan Getraco Indonesia sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang pembiayaan, dan menjadi perusahaan joint venture antara PT Danamon Sanggrahan, Mitsui dan Yamaha pada tahun 1997 yang berfokus pada pembiayaan sepeda motor baru Yamaha.

Nama Perseroan pun berubah menjadi PT Danamon Mits Otomotif Finance dan tanggal 24 September 1997 diperingati sebagai hari ulang tahun Perseroan hingga saat ini. Pada tahun 1998, Mitsui & Co., Ltd. membeli seluruh kepemilikan PT Danamon Sanggrahan sehingga mengakibatkan Mitsui & Co., Ltd.

menjadi pemegang saham utama dengan kepemilikan sebesar 75%, sedangkan sisanya dimiliki oleh PT Lenggara Gunasejahtera (15%), Yamaha Co., Ltd., Jepang (7%) dan PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (3%).

Sebagai akibat dari akuisisi tersebut, nama Perseroan diubah menjadi PT Bussan Auto Finance dengan fokus bisnis tetap sebagai perusahaan pembiayaan sepeda motor baru khusus merek Yamaha. Pada tahun 2004, seluruh saham milik PT Lenggara Gunasejahtera dijual kepada PT Mitsui Indonesia. Pada tahun 2013, Perseroan melakukan peningkatan modal melalui penerbitan saham baru yang seluruhnya diambil bagian oleh PT Ciptadana Capital, salah satu perusahaan afiliasi dari Grup Lippo dan Yamaha.

Pada tahun 2018, Mitsui & Co., Ltd. menambah kepemilikan sahamnya dengan mengakuisisi seluruh kepemilikan saham PT Ciptadana Capital, sehingga komposisi pemegang saham Perseroan menjadi Mitsui & Co., Ltd. sebesar 68,3%, PT Mitsui Indonesia sebesar 11,7%, Yamaha Motor Co., Ltd. sebesar 17,7% dan PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing sebesar 2,3%.
Pada tahun 2019, seluruh saham Perseroan milik PT Mitsui Indonesia dan sebagian saham Perseroan yang dimiliki Mitsui & Co. Ltd dibeli oleh PT Sinergi Autoindo Abadi yang mengakibatkan terjadinya perubahan kepemilikan pemegang saham Perseroan menjadi Mitsui & Co., Ltd. sebesar 65,0%, Yamaha Motor Co., Ltd. sebesar 17,7%, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing sebesar 2,3%, dan PT Sinergi Autoindo Abadi sebesar 15,0%.

Seiring pertumbuhan dan perkembangan kebutuhan masyarakat, Perseroan terus berinovasi untuk menjadi solusi pembiayaan bagi kebutuhan masyarakat. Perseroan tidak hanya menyediakan produk pembiayaan sepeda motor baru merek Yamaha tetapi juga pembiayaan motor bekas untuk berbagai merek, Dana Syariah yang merupakan produk pembiayaan berbasis syariah, pembiayaan multiproduk yang meliputi peralatan elektronik dan rumah tangga, pembiayaan mesin pertanian, serta pembiayaan mobil baru untuk berbagai merek.

Kegiatan usaha Perseroan terus berkembang dan per tanggal 30 Juni 2020, Perseroan telah beroperasi di 254 lokasi di seluruh Indonesia, yang terdiri dari 188 kantor cabang, 37 point of services (“POS”) dan 29 Griya yang didukung oleh lebih dari 5.700 karyawan. Perseroan juga telah memperluas jaringan pelayanannya dengan menambah titik-titik pembayaran angsuran melalui kerja sama dengan pihak ketiga yang meliputi jaringan layanan perbankan, gerai ritel dan platform pembayaran elektronik.

Perseroan telah terdaftar dalam Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) dan juga Biro Kredit. Dalam melaksanakan bisnisnya, Perseroan terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (Kanalkalimantan.com/cel/adv)

Reporter : adv
Editor : Cell

Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->