Connect with us

PLN KALSELTENG

Dukung Program Pencegahan Stunting, PLN Serahkan Bantuan Kesehatan Gizi Ibu Hamil dan Anak di Kapuas

Diterbitkan

pada

Penyerahan secara simbolis bantuan PLN Peduli Dukungan Kesehatan Gizi Ibu Hamil dan Anak melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Foto: ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, KAPUAS – Sebagai salah satu pilar pembangunan bangsa, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam rangka mewujudkan kesejahteraan dan pembangunan yang berkeadilan. Salah satu wujud nyata dari sinergi antara PLN dengan pemerintah daerah adalah dengan mendukung program pencegahan stunting di Kabupaten Kapuas. Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), PLN menyalurkan makanan tambahan bagi ibu hamil dan anak untuk mencegah stunting dan menjaga kesehatan gizi ibu hamil, Selasa (1/12/2020).

Manager Komunikasi PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UIW Kalselteng), Suhadi, menjelaskan bantuan yang diberikan merupakan wujud kepedulian PLN terhadap kesehatan ibu hamil dan anak.

“Bantuan ini merupakan wujud rasa terima kasih serta kepedulian kepada pelanggan, PLN memiliki program PLN Peduli yang diharapkan dapat menjadi sinergi antara PLN dengan pelanggan serta pemerintah daerah tempat kami menjalankan proses bisnis,” ungkap Suhadi.

IniSuhadi menambahkan, pihaknya memberikan bantuan dalam bentuk susu formula untuk ibu hamil dan vitamin pendukung yang diberikan kepada 530 ibu hamil Kurang Energi Kronis (KEK). Selain itu PLN juga memberikan bantuan susu penunjang gizi anak dan vitamin kepada 272 anak dengan keadaan gizi kurang yang tersebar di Kabupaten Kapuas.



 

“Kita tahu bahwa saat ini kita sedang menghadapi masa sulit yang dialami semua lapisan masyarakat akibat Covid-19. Tidak terkecuali para ibu hamil dan anak dengan kondisi kurang gizi. Oleh karena itu, kami ingin sedikit memberikan kontribusi dalam meningkatkan kesehatan gizi ibu hamil dan anak di Kabupaten Kapuas,” terangnya.

Ditemui pada kesempatan yang sama, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, Noor Rahman, mengapreasiasi bantuan yang diberikan PLN dan berharap sinergi antara pihaknya maupun pemerintah daerah Kabupaten Kapuas dengan PLN dapat terus terjalin dengan baik.

“Saat ini Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Dinas Kesehatan Kapuas sedang berfokus dalam peningkatan gizi anak dan ibu hamil melalui program Ketupat Kuning atau Ketuk Pintu Kurangi Stunting. Bantuan yang diberikan PLN selaras dengan program yang sedang kami canangkan tersebut,” pungkas Noor. (Kanalkalimantan.com/ril)

Reporter : Ril
Editor : Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

PLN KALSELTENG

PLN Tambah 456 Personel Percepat Pemulihan Listrik Terdampak Banjir Kalsel

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

PLN Kalselteng terus membenahi jaringan listrik pasca banjir Foto: pln.kalselteng
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (PLN UIW Kalselteng) lakukan percepatan penormalan sistem kelistrikan di daerah terdampak banjir di Provinsi Kalimantan Selatan dengan menambah sebanyak 456 Personel Petugas Kelistrikan, Selasa (19/1/2021).

Total hingga saat ini PLN sudah menerjunkan sebanyak 701 Personel yang disebar ke seluruh wilayah terdampak banjir meliputi Kabupaten Banjar, Tanah Laut, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Barito Kuala, Tapin, Paringin, Kota Banjarmasin dan Kota Banjarbaru.

Hasilnya, berdasarkan pantauan sistem kelistrikan sampai dengan pukul 08.00 WITA, Selasa (19/1) PLN sudah berhasil melakukan penormalan sebanyak 1.177 Gardu Distribusi listrik atau 75% dari total 1.572 terdampak dan 67.013 Pelanggan sudah kembali menikmati listrik.

“Sebagai bentuk komitmen kami untuk terus mempercepat penormalan suplai listrik ke wilayah terdampak banjir, kami menambah 456 personel. Alhamdulillah dengan total 701 personel yang kami terjunkan dapat menunjukkan hasil positif, 75% Gardu Distribusi sudah berhasil kami nyalakan kembali,” jelas Sudirman, General Manager PLN UIW Kalsleteng.



Lebih lanjut Sudirman mengatakan pihaknya sampai dengan saat ini masih melakukan pemantauan debit air di wilayah terdampak banjir. Ia memastikan jika debit air sudah turun dan gardu distribusi listrik aman untuk diaktifkan, PLN akan langsung megaliri listrik ke Pelanggam terdampak.

“Sampai saat ini indikator kami hanya debit air, jika sudah aman kami akan segera alirkan listrik ke Pelanggan. Ini semata demi keselamatan masyarakat, jika kondisi tidak aman dan dialiri listrik, maka akan membahayakan keamanan dan keselamatan masyarakat,’’ Pungkas Sudirman.

Selain menambah sebanyak 701 Personel Petugas Kelistrikan, PLN juga menerjunkan sebanyak 146 unit armada yang terdiri dari 96 Unit Kendaraan Roda Empat, 45 Unit Kendaraan Roda Dua, 3 Unit Kendaraan PDKB Sentuh Langsung, serta 2 Unit Mobile Crane. (Kanalkalimantan/Tius)

 

Reporter : Tius
Editor : Cell

 

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

PLN KALSELTENG

PLN Gerak Cepat Pulihkan Tiang Roboh Akibat Longsor di Aranio

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

petugas memulihkan tiang yang roboh akibat banjir Foto: humas
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – PLN gerak cepat lakukan pemulihan pasokan listrik terdampak bencana tanah longsor di Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar yang terjadi pada Sabtu (16/1/2021).

“Berkat kerja keras petugas di lokasi, semalam kami selesaikan sekitar pukul 22.00 WITA dan sekitar 690 pelanggan kembali bisa menikmati aliran listrik,” tutur Manager Komunikasi PLN Unit Induk Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UIW Kalselteng), Suhadi.

Hujan deras yang melanda Provinsi Kalimantan Selatan beberapa hari terakhir tidak hanya menyebabkan bencana banjir, tetapi juga mengakibatkan longsor terjadi di 10 titik tanah di Kecamatan Aranio. Bencana tanah longsor tersebut mengakibatkan sebanyak empat tiang listrik roboh dan jaringan listrik sepanjang 200 meter terputus.

Lebih lanjut Suhadi menjelaskan, meskipun dampak dari tanah longsor ini tidak mengakibatkan kerusakan parah pada infrastruktur kelistrikan PLN, namun akses jalan yang terputus karena lumpur dan pohon tumbang membuat proses perbaikan membutuhkan waktu.



“Setelah mendapat informasi, kami langsung melakukan inspeksi ke lokasi kejadian untuk mengukur langkah penanganan yang harus dilakukan. Petugas kami kerahkan untuk melakukan perbaikan. Meskipun akses menuju lokasi kami rasakan amat sulit tetapi kami bersyukur dengan kerja keras dan semangat yang tinggi akhirnya pekerjaan recovery bisa selesai dan listrik ke pelanggan dapat kembali menyala.” kata Suhadi. (Kanalkalimantan.com/ril)

 

Reporter : Ril
Editor : Cell

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->