Connect with us

HEADLINE

EKSKLUSIF. Ada Jin Kiriman Perusak Rumah Tangga, Pemburu Ghaib Borneo Lakukan Pembersihan

Diterbitkan

pada

Aksi pemburu ghaib Borneo saat menetralisir jin yang mengganggu rumah tangga Foto: wahyu
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Tim Pemburu Ghaib Borneo kembali beraksi. Kini, tim mendapat tugas dari salah seorang warga di Jl Veteran Sungai Sipai, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, untuk mencari sosok astral di rumahnya, pada Senin (12/10/2020) lalu, pukul 22:00 Wita.

Seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya, merasa di rumahnya sering terlihat sosok penampakan tinggi hitam besar. Pemilik rumah memanggil para Tim Pemburu Ghaib Borneo guna menetralisir (membersihkan ) rumah tersebut dari gangguan sosok jin.

Pantauan Kanalkalimantan.com di lokasi, setelah menunggu beberapa tim langsung memasukan sesosok jin yang sering menggangu di rumah tersebut. Sesudah jin tersebut masuk ke dalam tubuh mediator, tim menanyakan kenapa sering menggangu pemilik rumah.

“Saya kiriman dari seseorang, untuk menghancurkan rumah tangga sang pemilik rumah,” katanya sambil teriak.



Saat ditanya, kiriman dari siapa? Sang mediator yang tubuh nya dimasuki sesosok jin tersebut bungkam untuk bicara kiriman dari siapa. “Buat apa kalian nanya-nanya, apa urusan kalian,” kata mediator.

Sesosok jin tersebut menantang para tim untuk berkelahi, para tim langsung meladeni sesosok jin tersebut. Terjadi perkelahian sangat sengit antara sang mediator dengan para tim, selang waktu 10 menit, jin tersebut kalah.

Setelah pukul 23:30 Wita, hawa disekitar lokasi terasa panas, para tim langsung memasukan jin kembali kedalam tubuh sang mediator. “Hawa nya sudah berbeda, para mahkluk ghaib sudah banyak berdatangan,” ungkap Riza selaku Ketua Tim Pemburu Ghaib Borneo.

Seperti yang dirasakan oleh Kanalkalimantan.com, merasakan rasa mual pengen muntah, serta sakit di bagian punggung.

 

Tidak membuang waktu lama lagi, para tim kembali memasukan jin tersebut kedalam tubuh Alfin (sang mediator). Tidak cuman satu jin yang dimasukan ada sekitar lima jin yang dimasukan, dan langsung dikalahkan para Tim Pemburu Ghaib Borneo.

“Dengan adanya para tim Pemburu Ghaib Borneo ini yang sudah membantu membersihkan rumah ini dari gangguan jin,semoga tidak ada lagi jin yang menggangu dirumah sini,” harap sang pemilik rumah.(Kanalkalimantan.com/wahyu)

 

Reporter: Wahyu
Editor: Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
iklan
Komentar

HEADLINE

Dua Paslon Pilkada Banjarbaru Aditya-Wartono dan Iskandar-Iwansyah Mendadak Bertemu, Ada Apa?

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Pertemuan dua paslon Pilkada Banjarbaru Iskanda-Iwansyah dan Aditya-Wartono Foto: rico
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kamis (22/10/2020) malam, menjadi momentum istimewa bagi dua pasangan calon di Pilkada Banjarbaru. Di tengah perjalanan menuju puncak pesta demokrasi Pilkada 2020, paslon nomor urut 1 dan nomor urut 2 saling bertemu.

Hal itu terjadi tatkala paslon nomor urut 2, Aditya Mufti Ariffin – Wartono, bertandang ke kantor DPC Golkar Banjarbaru untuk menemui paslon nomor urut 1, Gusti Iskadar Sukma Alamsyah – AR Iwansyah.

Pembicaraan hangat menghiasi pertemuan kedua paslon. Beragam topik menjadi pembahasan Iskandar – Iwansyah bersama Aditya – Wartono, sembari menikmati kopi malam. Kadang tertawa, kadang berbisik.

Kepada Kanalkalimantan.com, Aditya mengakui bahwa kedatangannya bersama Wartono untuk menemui paslon nomor urut 1, bukanlah sesuatu yang telah direncanakan. Namun lewat pertemuan ini, dirinya berharap tensi politik di Banjarbaru ikut mencair.



“Pertemuan ini spontanitas, tidak direncanakan. Meskipun kami saling berkontestasi di Pilkada, tapi hubungan silahturahmi harus tetap terjaga. Kami ingin membuktikan bahwa politik di Banjarbaru itu cair,” katanya.

Aditya sendiri menceritakan pertemuannya dengan paslon nomor urut 1 membahas berbagai topik baik seputar Banjarbaru maupun Pilkada. Seperti halnya, membahas berbagai kendala yang dihadapi selama sosialiasi kampanye beberapa waktu terakhir.

“Selain bertanya kabar, kami juga saling tukar pikiran. Ya obrolan-obrolan ringan. Yang jelas kami satu visi untuk membangun Banjarbaru ke depannya. Menurut saya hal seperti inilah yang sepatutnya ditunjukan kepada masyarakat,” lanjutnya.

Selain itu, Aditya juga menegaskan bahwa dirinya bersama duet Iskandar – Iwansyah telah berkomitmen untuk saling mendukung siapapun nantinya yang terpilih memimpin Banjarbar 4 tahun ke depan.

“Kami sepakat akan saling mendukung siapapun yang nantinya terpilih. Kami akan saling mengisi dan berkontribusi membangun Banjarbaru,” tegas Aditya.

Di sisi lain, calon Wali Kota Banjarbaru nomor urut 1, Gusti Iskandar menyambut hangat kedatangan duet Aditya-Wartono. Menurutnya, pertemuan ini sekaligus melepas rasa rindu sesama politikus yang telah lama malang-melintang di kancah perpolitikan.

“Semua tidak lepas dari rasa rindu. Kami semua sahabat dan kami selalu berkomunikasi. Malam ini kami berdikusi banyak hal. Kebetulan kami adalah paslon di Pilkada 2020, jadi sekaligus bertukar pikiran dalam rangka pendekatan kepada masyarakat Banjarbaru,” terangnya.

Bagi Iskandar, dalam gelaran pesta demokrasi tidaklah tabu jika muncul perbedaan. Namun dirinya menegaskan bahwa esensi sebenarnya dalam Pilkada ialah terjalinnya hubungan persahabatan yang semakin erat.

“Siapapun yang menang dan siapapun yang kalah, itu bukan jadi perbedaan dalam menekuni dunia politik. Malam ini kami menunjukan nilai silahturahmi dan sekaligus juga memberikan contoh kepada daerah lain bahwa tensi politik di Banjarbaru itu cair,” tuturnya.

Tak cukup sampai di situ, Iskandar juga mengimbau kepada seluruh kader partai politik maupun tim relawan masing-masing paslon untuk saling bersinergi. Hal itu demi menciptakan suasana Pilkada di Banjarbaru yang aman dan damai.

“Jangan sampai tercipta polarisasi. Masyarakat jangan sampai terkotak-kotak karena mendukung paslon. Di Pilkada ini yang membedakan cuma pilihan, tapi visi setiap paslon sama yakni membangun Banjarbaru,” lugasnya.

Terakhir, Iskandar juga memastikan bahwa pihaknya selalu membukakan pintu selebarnya-lebarnya kepada paslon nomor urut 3 yakni duet Haji Martinus – Darmawan Jaya Setiawan, jika ingin bertemu dan berdikusi dengannya.

Sebagaimana diketahui, baik duet Iskandar – Iwansyah maupun duet Aditya – Wartono kembali akan dipertemukan dalam babak krusial tahapan masa kampanye, yakni debat tatap muka yang diselenggarakan oleh KPU Banjarbaru, November mendatang.

Meskipun di atas podium kedua paslon akan saling beradu program dan strategi, tentu lewat pertemuan pada malam itu, publik Banjarbaru sadar bahwa kontestasi yang berlangsung nantinya tetap berjalan dengan nuansa keakraban. (Kanalkalimantan.com/rico)

 

Reporter: Rico
Editor: Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

HEADLINE

EKSKLUSIF. Tim Pemburu Ghaib Borneo, Menguak Misteri Danau Galauh Cempaka

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Aksi tim pemburu ghaib Borneo mengungkap misteri danau Galauh Foto: wahyu
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Tim Pemburu Ghaib Borneo kembali beraksi, kali ini para tim menuju ke sebuah danau di kawasan Banjarbaru, yaitu Danau Galauh, Jln Purnawirawan, Kelurahan Palam, Cempaka, Kota Banjarbaru.

Kedatangan para Tim Pemburu Ghaib Borneo kali ini tentu saja ingin mengungkap misteri yang berada di kawasan Danau tersebut, pada Senin (19/10/2020) lalu.

Beredar certia dari masyarakat sekitar, danau tersebut sudah banyak memakan korban. Maka dari itu para Tim Pemburu Ghaib Borneo mau mengungkap misteri di danau tersebut.

Perjalanan di tempuh dari Martapura menuju ke lokasi memerlukan waktu sekitar 50 menit, melewati jalan yang gelap tanpa penerangan. Sebelum menyampai ke lokasi para tim harus melewati jembatan yang terbuat kayu dengan kondisi gelap gulita tanpa ada penerangan satu pun, sehingga membuat suasanya semakin mencekam.



Setelah sampai ke lokasi, para tim terlebih dahulu melakukan doa bersama, agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diingikan.

Selesai doa bersama, Ketua Pembutu Ghaib Borneo Riza, melakukan pembukaan gerbang ghaib terlebih dahulu, lalu para tim langsung memasukan salah satu jin yang berada di kawasan tersebut ke dalam tubuh Alfin (sang mediator ).

Jin yang berada di dalam tubuh mediator, mengamuk dan marah. “Mau ngapain kalian di sini,” ungkap mediator yang tubuhnya dimasukin jin.

Para tim tidak langsung terpancing emosi, agar sang mediator bisa diajak komunikasi.

“Saya mau tanya, asal usul terbentuknya danau ini seperti apa,” tanya Riza kepada Mediator.
“Ini dulu bekas pendulangan intan,” sahut Mediator.

Jin yang masuk ke dalam tubuh mediator tersebut terNyata adalah jin penunggu danau tersebut, yang sering berkeliling menjaga danau.

Tiba-tiba saat Riza melakukan komunikasi dengan Alfi (mediator), dari arah belakang, salah satu tim, kemasukan sesosok jin ganas dan langsung menyerang para tim.

Jin tersebut marah. “Ngapain kalian disini, berani sekali kalian masuk sini,” ucap salah satu mediator yang tiba tiba dimasuki jin.

Jin tersebut bungkam berbicara, dan menantang para tim berkelahi. Para tim langsung meladeni tantang tersebut.

Tidak perlu waktu lama, Riza selaku Ketua Tim Pemburu Ghaib Borneo langsung, mengeluarkan jurus, alhasil satu jin terpental.
Satu jin lagi masih melakukan perlawanan dan akhirnya kalah juga, lantas para tim menyuruh jin tersebut untuk memanggil sang Ketua nya.

Mediator bersiap untuk dimasukan salah satu yang diduga ketua dari jin tersebut.

Setelah masuk kedalam tubuh mediator, jin tersebut mengamuk dan langsung menantang para tim berkelahi. “Kalau mau dapat informasi, kalahkan dulu aku,” ucap ketua jin tersebut.

Cuman memakan waktu 15 menit, Riza mampu melumpuhkan sang ketua jin tersebut. Dari ucapa ketua jin tersebut namanya ada Watan.

Karena sering adanya korban serta gangguan dari sosok jin yang ada di kawasan tersebut, sang ketua jin mengatakan, tempat ini kotor, karena banyak orang yang berbuat hal yang tidak sesosonoh. “Maka dari itu kami marah dan ganggui mereka,” ucap nya.

Sang jin tersebut menanyakan kepada Riza, “anak buah saya kamu apakan tadi. Tidak kami apa apakan anak buah kamu,” ucap Riza.

Perlu diketahui para Tim Pemburu Ghaib Borneo juga memilik Chaneel Youtube, yaitu Pemburu Ghaib Borneo. (kanalkalimantan.com/wahyu)

 

Reporter: Wahyu
Editor: Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->