Connect with us

Kota Banjarbaru

Fenomena Para WNA Muslim yang Berpuasa di Kalimantan Selatan

Diterbitkan

pada

WNA Asal Palestina yang mengisi suatu acara di masjid di Banjarbaru Foto: imigrasi
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BANJARBARU, Bulan suci Ramadhan ternyata juga memiliki makna tersendiri bagi warga negara asing (WNA) yang tinggal di Kalsel. Mereka adalah para warga asing yang memiliki izin tinggal dari Kantor Imigrasi Kalsel di Banjarmasin dan Batulicin.

Disampaikan Dodi Karnida Kepala Divisi Keimigrasian Kalsel, Rabu (15/5), sejak awal ramadhan pihaknya punya catatan ada beberapa WNA muslim  yang mengisi acara-acara Ramadhan. Terutama  mereka yang datang dari Palestina.

“Pada Selasa kemarin, salah satu masjid di Banjarbaru ada seorang WN Palestina yang digandeng suatu lembaga menjadi imam sholat dhuhur dan kemudian menerangkan film tentang kondisi Palestina sambil menarik simpati jamaah untuk dapat membantu rakyat Palestina,” ujarnya.

Selain itu, dijadwalkan juga pada  Rabu tangga 22 Mei nanti ada WN Palestina lain yang bekerja sama dengan Yayasan Daarut Tauhid-Bandung akan menjadi Imam sholat Isya dan Taraweh di salah satu masjid di sekitar Pemurus Dalam. Sementara di masjid sekitar Kayutangi, sejak awal Ramadhan sampai hari kemarin yang menjadi imam sholat wajib dan tarawih ialah WNA asal Afrika Timur.

Diketahui semuanya memiliki izin tinggal yang masih berlaku dan jumlah mereka ini di luar WNA pemegang Izin Tinggal yang dikeluarkan dari Kantor Imigrasi Banjarmasin dan Batulicin yang pada hari ini jumlahnya sebanyak 517 orang.

Dikatakan Dodi, kedatangan WNA khususnya WN Palestina pada bulan Ramadhan ini bukan merupakan hal yang aneh karena seingat saya pada tahun yang lalupun ada WN Palestina yang bekerja sama dengan lembaga dakwah di Jakarta, bersafari Ramadhan di Kalimantan Selatan dan melakukan silaturahmi ke berbagai tempat.

“Di bulan Ramadhan di sini identik dengan bulan simpatik untuk rakyat Palestina seperti halnya yang dilakukan oleh artis terkenal kita Melly Goeslaw yang menggelar acara konser kemanusiaan di Banjarmasin pada hari ke 6 Ramadhan/tanggal 11 Mei yang lalu bekerja sama dengan dan salah satu WN Palestina serta Gerakan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Kalimantan Selatan,” pungkasnya

Kantor Imigrasi Kelas III Banjarmasin berharap kehadiran WN ini dapay membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa ini, para para WNA tersebut maupun bagi para mitranya yang menjadi penanggungjawab kehadiran mereka di Indonesia. (Rico)

Reporter:Rico
Editor:Cell

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Advertisement

Kota Banjarbaru

Wali Kota Banjarbaru Resmikan Gedung Berkat Group

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani meresmikan gedung Berkat, di Kelurahan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin, Senin (1/6/2020). foto; humpro banjarbaru
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani beserta Wakil Wali Kota Darmawan Jaya Setiawan meresmikan gedung Berkat, di Kelurahan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin, Senin (1/6/2020).

Peresmian dihadiri Ketua DPRD Kota Banjarbaru Fadliansyah dan Founder Berkat Group M Rifqinizamy Karsayuda.

M Rifqinizamy Karsayuda, Founder Berkat Group mengatakan, peresmian gedung Berkat ini juga bertepatan dengan HUT Berkat Group.

“Walaupun kantor kita adanya di Banjarbaru tapi kita harus bisa melayani seluruh Indonesia,” ucap Rifqi.

Sementara itu, Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani menyampaikan rasa syukurnya atas berdirinya gedung Berkat Group sebagai sebuah kebanggaan bagi kota Banjarbaru. Bahkan, ini juga mungkin kebanggaan bagi keluarga besar Berkat Group.

“Peresmian gedung ini bertepatan ulang tahun Hari Lahir Pancasila dan hari ulang tahun Berkat Group. Saya berharap apa yang disampaikan Rifqi dari Banjarbaru untuk Indonesia dan juga untuk membawa kebaikan bagi bangsa ini,” kata Nadjmi.

Simbol peresmian kantor sekaligus Gedung Berkat, diharapkan menjadi pemicu aktivitas ekonomi di Banjarbaru yang bergerak maju.

“Seperti yang kita ketahui, pandemi Covid-19 sangat berdampak pada sektor ekonomi. Gedung Berkat ini kita harapkan dapat memicu kembali pertumbuhan ekonomi di Banjarbaru,” pungkasnya. (kanalkalimantan.com/rico)

Reporter : rico
Editor : bie

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kota Banjarbaru

UPDATE. Temuan 30 Kasus Baru Covid-19, Kalsel Catat 948 Kasus

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Jubir P2 Covid-19 Kalsel M Muslim menyampaikan kondisi terbaru Covid 19. Foto: gugus tugas
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Jumlah kasus positif Covid-19 di Kalimantan Selatan terus bertambah.

Data terbaru dari Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (P2) Covid-19 Kalimantan Selatan pada Senin (1/6/2020) sore, jumlah kasus positif Covid-19 di Bumi Antasari mencapai 948 kasus.

“Penambahan kasus positif Covid-19 hari ini sebanyak 30 kasus,” kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas P2 Covid-19 Kalsel Muhamad Muslim di Banjarbaru, Senin (1/6/2020).

Dari jumlah temuan kasus ini, mayoritas berasal dari Kota Banjarmasin sebanyak 11 kasus dan Kota Banjarbaru sebanyak 10 kasus. Disusul oleh Kabupaten Tanah Bumbu sebanyak 5 kasus dan Kabupaten Banjar sebanyak 4 kasus.

Saat ini, dari 948 kasus, sebanyak 762 kasus menjalani perawatan. Baik itu di rumah sakit maupun menjalani karantina khusus.

Namun demikian, pada hari ini tidak ada laporan kasus yang dinyatakan sembuh maupun yang meninggal dunia. Di mana, masing-masing bertengger di angka 99 kasus sembuh dan 87 kasus meninggal dunia.

Sementara itu, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Kalsel terus menurun menjadi 769 kasus. Sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) angkanya melonjak menjadi 201 pasien. (Kanalkalimantan.com/fikri)

 

Reporter : Fikri
Editor : Cell

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kota Banjarbaru

Pendisiplinan Jelang New Normal di Banjarbaru, Izin Usaha Pelaku Bakal Dicabut Bila Tetap Ngeyel

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Apel penyematan ban lengan dalam rangka pencegahan penyebaran dan penanganan Covid-19 melalui upaya pendisiplinan, di Lapangan Murjani. Foto : Rico
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Banjarbaru telah berakhir pada Jumat (30/5/2020) lalu. Namun begitu, upaya penanganan Covid-19 tetap berlanjut dengan wacana upaya penanganan baru bertajuk New Normal -normal yang baru-.

Hanya, pemberlakuan New Normal belum dapat dilakukan untuk saat ini. Sebab, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru dan Tim Gugus Tugas Pencegahan Penanganan Covid-19 masih melakukan upaya pendisiplinan terhadap masyarakat, selama 14 hari ke depan.

Senin (1/6/2020) pagi, digelar apel penyematan ban lengan dalam rangka pencegahan penyebaran dan penanganan Covid-19 melalui upaya pendisiplinan, di Lapangan Murjani. Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani didampingi Wakil Wali Kota Banjarbaru, Darmawan Jaya Setiawan, secara langsung memimpin apel ini.

Kepada Kanalkalimantan.com, Nadjmi Adhani, mengatakan bahwa apel ini menandakan dimulainya keberlanjutan PSBB melalui upaya pendisipilinan kepada masyarakat. Jika nantinya, selama 14 hari ke depan masyarakat telah dinyatakan disiplin, maka New Normal sudah bisa diberlakukan.

“Selama 14 hari ke depan, petugas yang dulunya berjaga di Posko PSBB perbatasan, kini akan masuk ke kerumunan masyarakat. Petugas akan memberikan imbauan kepada masyarakat guna selalu menjaga jarak, menggunakan masker dan mengikuti prokotol Covid-19,” katanya.

Adapun upaya pendisiplinan ini diberlakukan dari 31 Mei – 13 Juni. Dalam hal ini petugas yang teridiri dari Polri, TNI, Satpol PP, Dishub dan Dinkes, akan ditempatkan di lima posko yang tersebar di titik-titik lokasi yang kerap ramai dikunjungi masyarakat.

Lokasi posko yakni di Q-mall (Batas Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar), di Pasar Bauntung dan Ulin Raya Kota Banjarbaru, di Lapangan Murjani, di Taman Jalan Panglima Batur, dan terakhir berada di Jalan Karanganyar.

Selain posko yang berada di tempat keramian, Pemko Banjarbaru juga mengaktifkan posko di Kecamatan dan Kelurahan. Tujuannya tidak jauh berbeda, namun lebih menyasar di keramaian warung-warung.

“Nanti warung-warung yang ramai dikunjungi masyarakat yang akan didatangi petugas. Upaya pendisiplinan ini lebih mengedepankan sifat humanis dan pendekatan. Tapi kalau sudah diingatkan dan masih ngeyel maka pemilik usaha akan dikenakan sanksi, yakni pencabutan izin usaha,” tegas Nadjmi.

Sembari melaksanakan upaya pendisipilinan selama 14 hari ke depan, Pemko Banjarbaru saat ini juga tengah membahas teknis konsep New Normal. Termasuk penerbitan payung hukum berupa Perwali PKM (Pembatasan Kegiatan Masyarakat).

Secara, umum New Normal adalah protokol tatanan hidup baru di tengah wabah, yang diadopsi dari arahan pemerintah pusat. Hanya saja, konsep New Normal yang akan diterapkan Banjarbaru sendiri tidak akan sepenuhnya mengikuti draft yang dari pusat. Pasalnya, akan ada penyesuaian dengan karakteristik daerah. (kanalkalimantan.com/rico)

Reporter : Rico
Editor : Dhani

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->