Connect with us

Bisnis

Geliat UMKM Kuliner HSU di Lapak Pasar Baisukan Amuntai

Diterbitkan

pada

UMKM Kuliner Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar produk mereka di kawasan lapangan Pahlawan Amuntai, Minggu (3/11) pagi. Foto : dew
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

AMUNTAI, Belasan lapak penjual makanan kuliner khas daerah yang tergabung dalam persatuan UMKM Kuliner Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar produk mereka di kawasan lapangan Pahlawan Amuntai, Minggu (3/11) pagi.

Kelompok ini menjual berbagai macam makanan kuliner khas HSU, seperti kerupuk haruan, kue kulambin, telor asin alabio, apam mukung, cincin talipuk. Selain itu dijual juga jajanan dan pangan lain seperti nasi bungkus, lapat, dan kue lain sebagainya.

“Ini kami namakan Pasar Baisukan Amuntai, akan diadakan terus setiap minggunya, dari jam 06.30 sampai jam 09.30,” ucap Ketua Persatuan UMKM Kuliner HSU Enik Maslahah.

Enik menyebut, kegiatan ini maksudkan untuk mempromosikan kuliner produk UMKM di HSU. Juga sebagai wadah mengembangkan produk-produk  kuliner lokal dan meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Kalau kita tidak memperlihatkan, mempromosikan warga masyarakat tidak tahu apa saja produk HSU. Ini sebagai wadah kita bersama menunjukkan ini lo UMKM HSU, sudah membuat beberapa inovasi produk pangan lokal dengan kemasan modern,” bebernya.

Disamping itu, pasar UMKM ini adalah satu untuk menciptakan pasar, meingat banyak sekali pelatihan dari pemerintah daerah dan lembaga lain. Selama ini masih bingung harus memulai pasar dari mana, ditambah kemajuan dari teknologi berkembang dengan penjualan sistem online.

“Kita tentu harus menciptakan pasar sendiri, dimana masyarakat kita itu mencintai produk yang dibelinya,” ujar Enik.

Saat ini yang terdaftar di Persatuan UMKM Kuliner di HSU ada 23 dari berbagai macam desa dengan produk khas kuliner masing-masing, seperti dari Danau Panggang, Amuntai Selatan, Amuntai Tengah, Babirik dan lain-lain.

Meyda, salah satu pelaku UMKM kuliner  mengatakan, sangat senang sekali dengan adanya kegiatan pasar kuliner yang diadakan di lapangan Pahlawan Amuntai.

“Bisa mempromosikan kuliner lokal HSU dan berharap UMKM lebih berkembang,” ungkap Meyda yang kali pertama membuka lapak dagangannya. (dew)

Reporter : Dew
Editor : Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kepala Cyber Kanal Kalimantan

Advertisement

Bisnis

Lagi, Mulai 5 Juni 2020 Lion Air Group Hentikan Operasional Sementara

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Dua pesawat Lion Air Group terparkir di Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin, Rabu (3/6/2020). Foto: Fikri
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Setelah sempat beroperasi sejak Senin (1/6/2020), grup maskapai swasta terbesar di Indonesia Lion Air Group kembali berencana menghentikan sementara operasional, terhitung mulai Jumat (5/6/2020) mendatang. Penghentian operasional sementara ini berlaku hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Perlu diketahui, sebelumnya Lion Air Group juga sempat menghentikan sementara operasional dari tanggal 27 Mei hingga 31 Mei 2020 silam. Langkah ini diambil karena sebagian besar calon penumpang tidak memahami syarat-syarat dokumen perjalanan di tengah pandemi Covid-19.

“Keputusan ini diambil dengan pertimbangan atas evaluasi setiap pelaksanaan operasional penerbangan sebelumnya, bahwa banyak calon penumpang yang tidak dapat melaksanakan perjalanan udara disebabkan kurang memenuhi kelengkapan dokumen-dokumen sebagaimana persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan selama masa kewaspadaan pandemi Covid-19,” kata Corporate Communication Strategic Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro dalam keterangan tertulis yang diterima Kanalkalimantan.com, Rabu (3/6/2020).

Danang menambahkan, Lion Air Group senantiasa memantau perkembangan situasi, mengumpulkan data dan informasi serta mengimplementasikan berbagai langkah antisipasi yang dibutuhkan guna mempersiapkan kembali layanan penerbangan mendatang. Agar operasional penerbangan Lion Air Group tetap berjalan berdasarkan ketentuan berlaku yang memenuhi aspek keamanan, keselamatan perjalanan udara, tetap melakukan protokol kesehatan sesuai ketentuan serta tidak menyebabkan penyebaran Covid-19.

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah pada Rabu (3/6/2020) siang, Area Manager Lion Air Group Kalselteng Agung Purnama pun membenarkan rencana penghentian sementara operasional Lion Air Group. “Iya, betul sekali,” kata Agung saat dihubungi melalui pesan singkat.

Ia tidak menampik, penghentian operasional sementara ini akan berdampak langsung kepada calon penumpang. “Iya pasti berdampak. Tapi mau bagaimana lagi di tengah pandemi ini,” ucapnya.

Ditambahkannya, selama kembali beroperasi sejak Senin (1/6/2020), ada beberapa penerbangan Lion Air Group yang sempat beroperasi dari atau ke Banjarmasin. Kendati frekuensi penerbangannya tidak seperti saat sebelum pandemi Covid-19. “Iya, masih ada beberapa penerbangan. Satu rute itu masing-masing satu penerbangan, dengan tujuan Jakarta, Surabaya dan Semarang,” lugasnya.

Kendati operasional untuk penerbangan komersial dihentikan sementara, Agung memastikan untuk penerbangan angkutan barang (kargo) tetap beroperasi seperti biasa. “Untuk penerbangan kargo masih normal, seperti bulan-bulan sebelumnya,” pungkasnya. (Kanalkalimantan.com/fikri)

Reporter : Fikri
Editor : Chell

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Bisnis

Lion Air Group Beroperasi Kembali, Ini Syarat untuk Calon Penumpang

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Suasana kabin pesawat Boeing 737-900ER yang dioperasikan Lion Air Group sebelum pandemi Covid-19. Foto: fikri
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Setelah sempat menghentikan sementara operasional, grup maskapai penerbangan swasta terbesar di Indonesia Lion Air Group kembali beroperasi sejak Senin (1/6/2020). Namun demikian, calon penumpang harus memenuhi persyaratan-persyaratan yang ditetapkan.

Menurut Corporate Communication Strategic Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro, selain harus tiba empat jam sebelum keberangkatan maupun melengkapi dokumen seperti surat tugas, calon penumpang juga harus menyertakan surat keterangan atau sertifikat bebas Covid-19. Seperti hasil rapid test, hasil Reverse Transcription – Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) negatif Covid-19 yang berlaku maksimal 7 hari dan surat keterangan bebas gejala seperti influenza bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas RT-PCR maupun rapid test.

“Calon penumpang juga harus mengenakan masker sebelum penerbangan, saat di dalam pesawat hingga mendarat dan keluar dari bandar udara, mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer dan menjaga kebersihan selama berada di dalam pesawat. Perlu diketahui, calon penumpang membawa hand sanitizer sendiri,” kata Danang dalam keterangan tertulis yang diterima, Selasa (2/6/2020).

Peraturan ini sendiri berlaku untuk seluruh penerbangan Lion Air Group di Indonesia. Tak terkecuali penerbangan dari dan atau menuju Banjarmasin.

Lalu, bagaimana dengan penerbangan Lion Air Group di Banjarmasin? Dihubungi pada Selasa (2/6/2020) siang, Area Manager Lion Air Group Kalselteng Agung Purnama menambahkan, setelah beroperasi normal, frekuensi penerbangan Lion Air Group ke Banjarmasin masih menyesuaikan dengan kebutuhan.

“(Untuk) frekuensi penerbangan kita sufaj menyiapkan untuk antisipasi new normal (kenormalan baru) ini. Namun tetap akan disesuaikan dengan kebutuhannya,” kata Agung.

Lanjut Agung, untuk saat ini, maskapainya akan melihat kebutuhannya. Saat ini, maskapai tengah menunggu dasar hukum protokol kesehatannya.

“Apakah SE Menhub Nomor 5 Tahun 2020 dan KM 25 tahun 2020 yanh berlaku hingga tanggal 7 Juni 2020 diperpanjang atau dicabut, kita sedang menunggu itu,” lugas Agung.

Disinggung soal keterisian itu, diakui Agung untuk periode tanggal 1 hingga 4 Juni 2020 masih di bawah 50 persen. Mengapa demikian? “Karena kemungkinan banyak calon penumpang yang belum siap terkait kelengkapan dokumen perjalannya,” pungkas Agung. (kanalkalimantan.com/fikri)

Reporter : fikri
Editor : bie

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Bisnis

Banyak Penumpang Gagal Paham, Lion Air Group Setop Operasional Penerbangan

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Lion Air Group hentikan sementara operasional penerbangan domestik. foto: fikri
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Lion Air Group yang terdiri dari Lion Air, Wings Air, Batik Air menghentikan sementara operasional penerbangan domestik. Hal ini dilakukan setelah banyak penumpang yang gagal paham terkait pembukaan penerbangan domestik.

Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro menjelaskan, banyak calon penumpang yang tidak dapat melanjutkan perjalanan atau tidak bisa terbang dan harus kembali dengan segala biaya yang telah dikeluarkan, hanya karena ketidaktahuan atau ketidakpahaman atas ketentuan-ketentuan yang harus dipenuhi untuk dapat melaksanakan perjalanan dengan pesawat udara.

Dengan demikian, lanjutnya, Lion Air Group berkesimpulan bahwa para calon penumpang masih membutuhkan sosialisasi yang lebih intensif agar lebih mengetahui dan memahami secara jelas terkait dengan ketentuan-ketentuan dan persyaratan yang dibutuhkan untuk rencana bepergian menggunakan pesawat udara.

“Calon penumpang belum sepenuhnya mengetahui dan memahami bagaimana dokumen-dokumen perjalanan dipenuhi dan dimana calon penumpang mendapatkannya,” ujar Danang dalam keterangannya, Rabu (27/5/2020).

Danang menuturkan, berdasarkan kondisi di atas, bahwa masih dibutuhkan waktu agar para calon penumpang lebih mengetahui dan melengkapi dokumen-dokumen yang diperlukan untuk melakukan perjalanan dengan menggunakan pesawat udara.

Sehingga Lion Air Group memutuskan untuk melakukan sosialisasi yang lebih intensif melalui website dan kantor-kantor cabang serta menghentikan sementara operasional penerbangan selama lima hari, yaitu mulai 27 Mei sampai dengan 31 Mei 2020.

“Lion Air Group memfasilitasi kepada calon penumpang yang sudah memiliki atau membeli tiket (issued ticket) dapat melakukan proses pengembalian dana tanpa potongan (full refund) atau perubahan jadwal keberangkatan tanpa tambahan biaya (reschedule) melalui Kantor Pusat dan Kantor Cabang Penjualan Tiket (Ticketing Town Office) Lion Air Group di seluruh kota di Indonesia, layanan kontak pelanggan (call center) 021-6379 8000 dan 0804-177-8899,” imbuh Danang. (suara.com)

Reporter : suara.com
Editor : kk

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->