Connect with us

Kalimantan Selatan

Gugus Tugas Covid-19 Kalsel Segera Panggil Bupati HSU, Ini Alasannya

Diterbitkan

pada

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalimantan Selatan saat berada di Kabupaten HSU. foto: dew
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalimantan Selatan berencana akan memanggil Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Hulu Sungai Utara. Langkah ini diambil usai melakukan monitoring dan evaluasi 6 kabupaten di Banua Aman pada Senin (24/5/2020) lalu.

Hal ini diungkapkan oleh Wakil Ketua Harian Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalsel Hanif Faisol Nurofiq.

“Mungkin dalam waktu dekat Tim Gugus Tugas yang bertugas melakukan evaluasi dan merekomendasikan untuk segera memanggil Bupati HSU. Jadi kami merekomendasikan kepada Ketua Gugus Tugas Provinsi untuk memanggil Bupati HSU,” kata Hanif kepada awak media di Banjarmasin, Selasa (26/5/2020) siang.

Mengapa Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 HSU harus dipanggil? Hanif menyebut, Tim Gugus Tugas Covid-19 Kalsel tidak melihat upaya yang nyata dari Tim Gugus Tugas Covid-19 HSU. Dimana, ia menyebut masih mendapati sebagian besar masyarakat yang tidak menggunakan masker.

“Kita jumpai banyak pos-pos yang ditutup. Ini mau kerja serius apa enggak HSU ini?” ujarnya.

Hanif menjelaskan, jajarannya sudah berkali-kali memanggil Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 HSU dan tak pernah hadir memenuhi panggilan itu. Maka, ia menggarisbawahi, sudah tidak ada alasan lagi untuk tidak merekomendasikan kepada Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kalsel untuk memanggil Bupati HSU, guna meminta penjelasan lebih lanjut.

Di samping itu, Hanif mengungkapkan, hasil tracing dan tracking yang diterima dari Tim Gugus Tugas Covid-19 HSU juga sangat sedikit. Padahal, kabupaten yang beribu kota di Amuntai ini termasuk daerah yang terbuka dan semua orang bebas keluar masuk.

“Kok hasil tracing dan tracking-nya seperti ini. Maka inilah yang harus diceritakan kepada kita dilengkapi dengan bukti-bukti yang nyata,” kata Hanif. (kanalkalimantan.com/fikri)

Reporter : fikri
Editor : bie

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Advertisement

Kalimantan Selatan

33 Pasien Sembuh, Dua PDP Positif Covid-19 Meninggal Dunia

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Jubir GTPP Covid-19 Kalsel Muhamad Muslim Foto : gugus tugas
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kendati temuan kasus harian terus meningkat, pasien positif Covid-19 di Kalimantan Selatan yang sembuh juga dilaporkan bertambah. Pada Sabtu (4/7/2020) sore, Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kalsel mencatat ada 33 pasien positif Covid-19 yang dilaporkan telah sembuh. Sehingga kasus positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh bertambah menjadi 923 kasus.

Menurut Jubir GTPP Covid-19 Kalsel Muhamad Muslim, dari 33 pasien positif Covid-19 yang sembuh, 5 pasien diantaranya berasal dari karantina khusus di Gedung Diklat Ambulung Banjarbaru. “Ini terdiri dari warga Banjarmasin sebanyak 2 orang dan 3 orang dari Balangan,” kata Muslim di Banjarbaru, Sabtu (4/7/2020) sore.

Disusul masing-masing sebanyak satu pasien yang menjalani karantina khusus di Kabupaten Hulu Sungai Tengah dan karantina khusus di Kota Banjarbaru. Serta satu pasien dari RS Bhayangkara Banjarmasin dan dua pasien karantina khusus di Kabupaten Tanah Laut.

“Sebanyak 23 orang lainnya dirawat di RSUD Ansari Saleh. Terdiri dari 21 warga Banjarmasin, satu warga Kabupaten Barito Kuala dan satu warga Kabupaten Banjar,” beber Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel ini.

Namun demikian, kasus kematian akibat Covid-19 juga bertambah sebanyak 2 pasien. Di mana, hingga kini tercatat ada 198 kasus meninggal dunia akibat Covid-19. “Ini adalah PDP (pasien dalam pengawasan) yang beberapa waktu yang lalu (meninggal dunia) dan hari ini terkonfirmasi positif,” ungkap Muslim.

Dua kasus meninggal dunia akibat Covid-19 sendiri, masing-masing berasal dari Kota Banjarmasin dan Kota Banjarbaru sebanyak satu pasien. Berdasarkan persentase, sebanyak 26,2 persen kasus positif Covid-19 yang dilaporkan sembuh. Sementara 5,6 persen lainnya merupakan kasus meninggal dunia akibat Covid-19. (Kanalkalimantan.com/fikri)

Reporter : Fikri
Editor : Chell

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kalimantan Selatan

Hasil Tracing Masih Dominasi Temuan Kasus Baru, Total 3.520 Kasus Covid-19 di Kalsel

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Perkembangan terkini kasus Covid-19 di Kalsel Foto : gugus tugas
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Temuan kasus positif Covid-19 di Kalimantan Selatan masih didominasi dari hasil tracing kontak. Berdasarkan data dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kalsel pada Sabtu (4/7/2020) sore, dari 73 kasus baru positf Covid-19, 66 kasus diantaranya merupakan hasil tracing.

Hal ini diungkapkan oleh Juru Bicara GTPP Covid-19 Kalsel Muhamad Muslim di Banjarbaru, Sabtu (4/7/2020) petang.

“Ada 66 kasus merupakan hasil tracing kontak yang dilakukan di beberapa wilayah. Diantaranya dari Kabupaten Banjar ada satu kasus, kemudian 38 kasus dari Banjarmasin,” kata Muslim.

Temuan hasil tracing juga tercatat di Kota Banjarbaru sebanyak 22 kasus. Terakhir, 4 kasus tercatat di Kabupaten Tanah Bumbu dan terakhir satu kasus dari Kabupaten Balangan.

Selain itu, kasus positif Covid-19 juga disumbang dari pasien dalam pengawasan (PDP) yang berdasarkan hasil laboratorium PCR menunjukkan hasil positif Covid-19. Yaitu sebanyak 7 kasus, yang berasal dari 2 pasien dari RSUD Ulin Banjarmasin, 1 pasien dari RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin yang semuanya merupakan warga Kota Banjarmasin.

“Kemudian 4 pasien dari RSD Idaman Banjarbaru. Keempatnya merupakan warga dari Banjarbaru,” lugas Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel ini.

Saat ini, dari 3.520 kasus positif Covid-19, sebanyak 2.399 pasien menjalani perawatan. Dari jumlah tersebut, 329 pasien menjalani perawatan di beberapa rumah sakit, sedangkan 2.070 pasien lainnya menjalani karantina khusus maupun isolasi mandiri. (Kanalkalimantan.com/fikri)

Reporter : Fikri
Editor : Chell

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kalimantan Selatan

Temuan Kasus Covid-19 di Kalsel Masih Tinggi, Disumbang dari Hasil Tracing

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

: Kondisi terkini Covid-19 di Kalsel Foto: gugus tugas
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Tren kasus positif Covid-19 di Kalimantan Selatan terus bertambah. Data dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kalsel pada Jumat (3/7/2020) sore mencatat, total kasus positif Covid-19 mencapai 3.447 kasus, atau ada 110 kasus baru.

Juru Bicara GTPP Covid-19 Kalsel Muhamad Muslim membeberkan, dari 110 kasus baru ini, dua diantaranya merupakan pasien dalam pengawasan (PDP) yang kini terkonfirmasi positif Covid-19. Yaitu masing-masing satu kasus dari RSUD H. Boejasin Pelaihari asal Kabupaten Tanah Laut dan RSUD Ratu Zalecha Martapura asal Kabupaten Banjar. “Selebihnya, sebanya 108 kasus merupakan hasil tracing kontak oleh tim Surveilans di lapangan,” kata Muslim di Banjarbaru, Jumat (3/7/2020) petang.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel ini, hasil tracing kontak terbanyak tercatat berasal dari Kabupaten Banjar, yaitu sebanyak 26 kasus. Disusul dari Kabupaten Hulu Sungai Utara sebanyak 24 kasus, Kabupaten Barito Kuala sebanyak 21 kasus. Serta masing-masing 9 kasus dari Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru dan Kabupaten Tanah Laut.

Kemudian, 8 kasus tercatat dari Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Terakhir, masing-masing satu kasus dari Kabupaten Kotabaru dan Kabupaten Tapin. “Saat ini, jumlah kasus keseluruhan sebanyak 3.447 kasus, dan 2.361 kasus menjalani perawatan baik di rumah sakit maupun dalam karantina khusus,” beber Muslim.

Dari 2.361 kasus tersebut, 339 kasus menjalani perawatan di rumah sakit. Sedangkan 2.022 kasus lainnya menjalani karantina khusus maupun isolasi mandiri.

Sementara itu, kasus sembuh dari Covid-19 juga terus bertambah. Hari ini, tercatat ada 29 kasus positif Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh. Sehingga kasus kesembuhan merangkak menjadi 890 kasus. “29 orang ini diantaranya, 8 orang dari karantina khusus di Tanah Laut, 4 orang dari karantina khusus di Hulu Sungai Utara, satu dari Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Kalsel asal Balangan,” ucap Muslim.

Kasus sembuh lainnya tercatat berasal dari RSUD Ansari Saleh sebanyak 16 orang. Terdiri dari masing-masing satu orang warga Kabupaten Barito Kuala dan Kabupaten Banjar, serta 14 orang warga Kota Banjarmasin.

Namun demikian, kasus kematian akibat Covid-19 juga merangkak sebanyak kasus kasus. Yaitu berasal dari PDP yang beberapa waktu lalu meninggal dunia dan belakangan terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil PCR (polymerase chain reaction). Sehingga kasus positif Covid-19 yang meninggal dunia mencapai 196 kasus.

Empat kasus kematian akibat Covid-19 sendiri, didominasi dari Kota Banjarmasin sebanyak dua kasus. Disusul masing-masing satu kasus dari Kabupaten Banjar dan Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Kanalkalimantan.com/fikri)

Reporter : fikri
Editor : cell

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->