Connect with us

HEADLINE

Guru Honorer Tak Dapat THR, Menpan RB : Hanya untuk PNS

Diterbitkan

pada

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Syafruddin. foto : suara.com/novian
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Syafruddin menegaskan guru honorer tidak termasuk pihak yang mendapatkan Tunjangan Hari Raya alias THR dari pemerintah.

Syafruddin mengatakan, THR hanya diperuntukan untuk mereka yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS).

“Yang dapat dari negara hanya pegawai negeri, PNS,” kata Syafruddin di Wihara Ekayana Arama, Jakarta Barat, Minggu (19/5/2019).

Terkait libur lebaran 2019 untuk PNS, Kemenpan RB belum menentukan kapan waktunya. Keputusan tersebut, kata Syafruddin, akan disampaikan pada Senin (20/5) besok.



“Masih diputuskan besok,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan anggarkan untuk Tunjangan Hari Raya atau THR dan gaji ke-13 Aparatur Sipil Negara atau ASN sebesar Rp20 triliun.

Nantinya untuk THR bisa dicairkan pada akhir Mei 2019. Namun untuk pencairan gaji ke-13 ASN dilakukan tidak bersamaan dengan pencairan THR.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Diketahui untuk Peraturan Pemerintah (PP) untuk pencairan THR ASN sudah ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ia mengimbau untuk kementerian lembaga dan daerah sudah bisa melakukan proses pengajuan untuk THR. Rencananya gaji ke-13 untuk ASN akan dibagi pada bulan Juli 2019.

“Tanggal 24 Insyaallah bisa dilakukan dan berjalan untuk gaji ke-13 akan dibayar pada bulan selanjutnya,” ujar Sri Mulyani, Rabu (8/5/2019). (suara.com)

Reporter : suara.com
Editor : kk

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

HEADLINE

SELAMAT JALAN WALI KOTA BANJARBARU NADJMI ADHANI

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

: Isak Tangis Istri dan Wakil Wali Kota Saat Antar Almarhum ke Peristirahatan Terakhir


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Isak Tangis Istri dan Wakil Wali Kota Saat Antar Almarhum ke Peristirahatan Terakhir. Foto: Rico
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Suasana haru menyelimuti pemakaman Wali Kota Banjarbaru, Nadjmi Adhani, pada Senin (10/8/2020) pagi. Nadjmi dimakamkan di Taman Makam Bahagia, Kecamatan Landasan Ulin, dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Isak tangis pecah, tak kala Wakil Wali Kota Banjarbaru, Darmawan Jaya Setiawan, menyampaikan sambutannya di hadapan ratusan masyarakat yang turut berhadir mengatarkan orang nomor 1 di Banjarbaru tersebut ke tempat peristirahatan terakhirnya.

Namun begitu, petugas yang berjaga tetap tidak memperbolehkan masyarakat umum untuk masuk ke lokasi penguburan. Hanya keluarga, kerabat, dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Banjarbaru yang diperbolehkan ke dalam.



Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Banjarbaru, menyampaikan bahwa dirinya mewakili keluarga Nadjmi Adhani memohon maaf dan ridho, jika selama ini ada perkataan dan perbuatan yang berkenan baik itu disegaja maupun tidak disegaja.

Dirinya juga berterima kasih kepada seluruh pihak yang membantu dan mau merawat Wali Kota Banjarbaru, selama menjalani perawatan sejak di Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Banjarbaru hingga akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin.

“Saya yakin begitu banyak orang yang telah membantu dan mengirim doa-doa ke Pak Wali hingga ke perisitrihataan terakhi ini. Banyaknya orang yang memperhatikan, menunjukan bahwa Pak Wali adalah orang yang baik,” ujarnya.

Suasana harus terus berlanjut ketika lantunan ayat suci Alquran berkumandang dari para pelayat yang mengelilingi sisi jasad Wali Kota Vanjarbary. Bahkan tak henti-henti dari mereka mengusap air mata yang menetes, tak percaya bahwa pemimpin yang dikenal ramag ity kini telah tiada untuk selama-lamanya.

Usai itu, jenazah Nadjmi pun langsung dibawa ke lokasi penguburan. Disana, telah menunggu sang istri Ririen dan anak-anaknya. Ririen sendiri tak mampu menahan air matanya saat menaburkan bunga di liang lahat suami tercinta.

Nadjmi Adhani menutup usia di umur 50 tahun. Pria kelahiran Banjarmasin tersebut berpulang, meningggalkan istri dan dua anaknya. (Kanalkalimantan.com/rico)

 

Reporter: Rico
Editor: Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

HEADLINE

Pemakaman Standar Protokol Covid-19, Wali Kota Nadjmi Dikebumikan di Taman Makam Bahagia

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Wali Kota Nadjmi Adhani. Foto: dok.pribadi
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani meninggal dunia di usia 50 tahun. Ia menghembuskan nafas terakhir dengan status pasien Covid-19, saat sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin.

Pria kelahiran Banjarmasin tersebut telah berjuang melawan infeksi Covid-19 selama lebih dari dua pekan dan pada Senin (10/8/2020) sekitar pukul 02.30 Wita, dinyatakan meninggal dunia.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Banjarbaru Dedy Sutoyo, mengatakan bahwa Wali Kota akan dikebumikan di Taman Makam Bahagia, yang berlokasi di jalan A Yani Km 24, Kecamatan Landasan Ulin.

“Beliau akan dimakamkan di Taman Makam Bahagia. Untuk waktunya, kita masih belum beritahu, karena masih koordinasikan dengan pihak keluarga,” katanya, saat dihubungi Kanalkalimantan.com, Senin dinihari.



Ihwal proses pemakamannya nanti, kata Dedy, tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Mengingat, Wali Kota Banjarbaru meninggal dunia dalam kondisi terpapar Covid-19.

“Tentu proses penguburannya nanti akan menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Semoga beliau diterima Allah Subhanahu wa Ta’ala,” lanjut Dedy.

Nadjmi Adhani menjabat Wali Kota Banjarbaru sejak 2016 lalu dan akan mengakhiri masa periode pada 2021 mendatang. Memimpin roda pemerintahan bersama Wakil Wali Kota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan, sosok Nadjmi begitu dikenal masyarakat, khusus program inovasi yang digalakkannya selama beberapa tahun terakhir. (kanalkalimantan.com/rico)

Reporter : Rico
Editor : Bie



  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->