Connect with us

Pilgub Kalsel

Haji Denny: Saatnya Banjarbaru Punya Gubernur Baru!

Diterbitkan

pada

Warga Banjarbaru berharap Haji Denny bisa memimpin perubahan Kalsel lewat Pilgub 2020 Foto: ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN. COM, BANJARBARU – Sosialisasi terus dilakukan pasangan calon gubernur Kalsel, Denny Indrayana-Difriadi jelang hari H pencoblosan pada 9 Desember nanti. Kini giliran masyarakat Banjarbaru, disapa oleh kandidat usungan Partai Gerindra, Demokrat, dan PPP ini, Minggu (25/10/2020).

Pada kesempatan sosialisasi kali ini, Haji Denny—demikian ia dipanggil, mendapat sambutan hangat masyarakat yang sedang aktivitas Minggu pagi di Lapangan Murjani. Tak jarang, warga berebut foto dan menyampaikan harapan perubahan kepada calon nomor urut 2 ini.

Tokoh anti korupsi yang menghabiskan masa pendidikan SD, SMP, dan SMA di Banjarbaru ini mengatakan, bertekad mewakafkan diri untuk kepentingan Banua. Setelah menempuh karier di Jakarta dan luar negeri, ia menyatakan keprihatinannya akan kondisi daerahnya yang masih belum ada perubahan signifikan.

Kepada masyarakat Banjarbaru, Haji Denny mengatakan saat ini saatnya memiliki gubernur yang memiliki komitmen dan amanah. “Saatnya Banjarbaru punya Gubernur Baru!,” tegasnya. “Kalsel ini terkenal dengan kekayaan sumber daya alam yang melimpah, tapi sayangnya kita tidak maju-maju. Saatnya sudah untuk hijrah gasan Banua,” tambah staf khusus Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini.



Ia mengatakan, di bidang pengelolaan sumber daya alam (SDA), ia akan memastikan kekayaan alam Kalsel, dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat. Caranya, yakni melakukan tata kelola pemerintah yang baik dan amanah. Maka jika terpilih, pasangan Denny-Difri ini akan menetapkan tiga strategi yakni berhijrah di bidang Sumber Daya Spritual (SDS), Sumber Daya Manusia (SDM), dan Sumber Daya Alam (SDA).

Di bidang Sumber Daya Spritual, Denny-Difriadi berjanji akan membawa Kalsel menjadi wilayah yang lebih beriman. Bukan hanya kuat pada ibadah ritual, tetapi juga kokoh pada nilai-nilai muamalah sosial. “Ini juga yang disampaikan oleh para ulama dan habaib dalam berbagai kesempatan pertemuan dengan kami. Harapan besar, agar pembangunan spiritual di Kalsel juga diperhatikan, bukan semata kebijakan hedonis yang merugikan masyarakat,” terangnya.

Di bidang SDM, Denny-Difriadi memastikan adanya peningkatan kualitas pendidikan. Termasuk meningkatkan pendidikan di pondok pesantren hingga universitas. “Pondok-pondok pesantren kita, madrasah-madrasah, sekolah-sekolah umum, dan universitas kita akan mencetak manusia-manusia yang bukan hanya unggul di bidang Iptek, tetapi juga Imtak,” katanya.

Sedangkan di bidang SDA, selain mengembalikan kekayaan alam ke masyarakat, Haji Denny akan memastikan alam di Kalsel tidak akan dirusak. Hal ini untuk mencegah terjadinya banjir dan bencana akibat ulah manusia lainnya. “Jangan sampai rusak karena ketamakan ekonomi yang tidak memperhatikan kelestarian lingkungan. Jangan sampai banjir, bala yang dikirim Allah SWT

semakin sering menenggelamkan rumah-rumah dangsakan kita, dan akhirnya menghanyutkan kita semua,” ungkapnya.  Di sisi lain, Wardah, warga asal Loktabat Banjarbaru menyikapi berbagai program yang ditawarkan oleh Haji Denny mengaku sangat cocok. Sebab saat ini, menurut perempuan yang bekerja di

sektor UMKM ini mengatakan, perlu sosok kepemimpinan kuat yang bisa membawa Kalsel berubah lebih baik. “Sudah cukup yang sekarang ini. Saatnya untuk harapan baru, masa depan baru, dan gubernur baru dari Banjarbaru,” tegasnya.(kanalkalimantan.com/ril)

Editor: Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pilgub Kalsel

Sidang MK Gugatan Pilgub Kalsel Digelar 26 Januari

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

MK akan menggelar sidang gugatan Pilgub Kalsel pada 26 Januari mendatang Foto: suara
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Mahkamah Konstitusi (MK) telah menentukan jadwal sidang gugatan sengketa Pilkada 2020. Terdapat 132 gugatan Pilkada yang telah diregistrasi dan masuk dalam Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK). Salah satunya, gugatan Pilgub Kalsel yang akan mulai digelar pada 26 Januari nanti.

Dikutip dari laman MK, pada 26 Januari terdapat 35 gugatan Pilkada yang akan dibacakan mulai sengketa Pilgub Kalimantan Selatan (Kalsel), Pilgub Sumatera Barat, hingga Pilwalkot Surabaya.

Sementara pada 27 Januari, terdapat 35 gugatan yang akan dibacakan mulai dari sengketa Pilwalkot Medan hingga Pilgub Kalimantan Tengah. Adapun sidang pendahuluan hari ketiga atau 28 Januari terdapat 34 gugatan yang akan dibacakan. Mulai dari Pilwalkot Palu hingga Pilbup Lampung Selatan.

Sidang pendahuluan yang terakhir digelar pada 29 Januari dengan 28 gugatan yang akan dibacakan. Gugatan yang akan dibacakan mulai dari sengketa hasil Pilwalkot Tangsel hingga Pilbup Mamuju.



Setelah gugatan dibacakan, sidang berlanjut ke pemeriksaan persidangan. Adapun putusan hasil gugatan Pilkada digelar pada 19-24 Maret.

Sebelumnya, langkah paslon nomor 2 Denny Indrayana-Difriadi juga telah mengajukan perbaikan permohonan perselisihan hasil Pilgub Kalsel. Sejumlah bukti baru diajukan untuk memperkuat dugaan pelanggaran yang disampaikan sebelumnya.

“Perbaikan permohonan ini penting dilakukan mengingat selama masa perbaikan, kami masih terus menerima fakta-fakta dan bukti-bukti dari masyarakat Kalsel tentang pelanggaran serta kecurangan dalam masa pra kampanye, selama masa kampanye, pada saat pemungutan suara hingga rekapitulasi suara,” kata Kuasa Hukum Haji Denny, Febridiansyah.

Perbaikan yang dilakukan, menjadikan penambahan jumlah halaman permohonan dari awalnya 49 halaman menjadi 127 halaman. Bertambah sebanyak 78 halaman atau lebih dari 2,5 kali lipat. “Sedangkan untuk alat bukti, bertambah dari 177 alat bukti menjadi 223 alat bukti, atau bertambah 46 item,” kata mantan Jubir Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini.

Adapun dari hasil perbaikan permohonan yang kami ajukan, maka dalil-dalil permohonan secara utuh dapat dijelaskan sebagai berikut:
Pada bagian awal permohonan, sebelumnya disampaikan argumentasi tentang penghitungan yang Jurdil di Pilgub Kalsel Tahun 2020. Pelanggaran Pemilu yang TSM, dengan penyalahgunaan kewenangan, program dan kegiatan, yang berdasarkan UU Pilkada sanksinya pembatalan paslon 1. (Kanalkalimantan.com/kk)

 

Reporter : Kk
Editor : Cell

 

 

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Pilgub Kalsel

Sikapi Penolakan Gugatan Bawaslu RI, Denny Indrayana: Perjuangan Masih Panjang!

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Denny Indrayana merespons keputusan Bawaslu RI Foto: dok
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Bawaslu RI kembali menolak laporan penyalahgunaan wewenang incumbent di Pilgub Kalsel yang disampaikan paslon nomor urut 2, Denny Indrayana.

Menyikapi putusan Bawaslu yang menolak laporan terkait tandon air Covid-19 yang dimanfaatkan sebagai bahan kampanye, Denny menulis sebuah puisi berjudul: Alhamdulillah, Perjuangan Masih Panjang.

Dalam puisi yang disampaikan ke sejumlah media tersebut, paslon yang hanya terselisih sekitar 8.000-an suara pada Pilgub 9 Desember 2020 lalu mengatakan, menghadapi berbagai kecurangan tersebut akan tetap berjuang.

“Kami tak akan menghilang, kami akan terus berjuang,” katanya sebagaimana ditulis dalam puisinya tersebut.
Simak puisi berjudul :



 

Alhamdulillah, Perjuangan Masih Panjang

Alhamdulillah, perjuangan masih panjang
Penyalahgunaan dana bansos COVID menjadi beras bergambar kampanye
Dinyatakan bukan curang, walau bukti tak berbilang.

Ketua KPK, Ketua MPR, Mendagri semua telah melarang
Jangan jadikan bansos COVID untuk kampanye, ucapnya berang!
Ketua Bawaslu berteriak, “ada tiga modusnya” katanya lantang
Ada foto, Ada nama, Ada materi kampanye, yang dipajang
Ketiganya nyata ada terang-benderang.
Ada apa dengan keadilan, dimana ia menghilang?

Alhamdulillah, perjuangan masih panjang
Dana Covid dijadikan spanduk membentang
Tandon air COVID tidak lepas dari kampanye yang nyata telanjang
Semuanya dengan nama, foto, dan “Bergerak” yang terpampang
Seakan menantang: Kamilah sang pemenang!
Hukum tak akan bisa menentang
Keadilan hilang karena: UwANG?

Tapi, yakinlah dia tak akan pernah tenang!
Kami tak akan menghilang
Kami akan terus berjuang

Karena kecurangan tidak boleh menjadi pemenang
karena kecurangan hanya layak menjadi pecundang

Gugatan akan terus datang
MK akan tetap jadi puncak juang
Alhamdulillah, perjuangan masih panjang!

Jakarta, 8 Januari 2021
Haji Denny

Sebagaimana diketahui, dugaan kasus tersebut disampaikan melalui surat nomor 025/Reg/LP/PG/RI/00.00/1/2021. Dimana hal tersebut disampaikan oleh kuasa hukum Denny Indrayana. Tapi karena Bawaslu RI melihat tidak adanya bukti kuat, laporan pun tak ditindaklanjuti.

“Terlapor tidak terbukti melakukan tindakan menggunakan kewenangan, program, dan kegiatan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon di daerah sendiri maupun daerah lain dalam waktu enam bulan sebelum tanggal penetapan pasangan calon,” kata anggota Bawaslu RI, Ratna Dewi Pettalolo dalam keterangannya, Jumat (8/1/2021).

Sebelumnya Sentra Gakkumdu Pusat yang terdiri dari Bawaslu RI, Mabes Polri, dan Kejagung, melakukan pemeriksaan kedua kalinya atas incumbent H Sahbirin Noor di kantor Bawaslu Kalsel di jalan RE Martadinata, Banjarmasin, pada Rabu (6/1/2021) pukul 14.30 Wita. Pemeriksaan atas Sahbirin dilaksanakan secara online oleh tim Gakkumdu Pusat.

Selama sekitar 1,5 jam, paslon nomor 1 tersebut menjawab sejumlah pertanyaan dari Sentra Gakkmudu.

Ketua Bawaslu Kalsel Erna Kasypiah mengatakan, pihaknya hanya sebagai fasilisator atau penyedia lokasi terkait undangan klarifikasi yang disampaikan tim Bawaslu RI. “Obyek klarifikasi kami tidak tahu pasti. Tapi dalam undangan terkait adanya dugaan laporan penyalahgunaan wewenang terkait tandon air program Covid-19,” katanya.

Sebelumnya Denny Indrayana elah mengajukan perbaikan permohonan perselisihan hasil Pilgub Kalsel pada Senin (28/12/2020) di MK. Sejumlah bukti baru diajukan untuk memperkuat dugaan pelanggaran yang disampaikan sebelumnya.

“Perbaikan permohonan ini penting dilakukan mengingat selama masa perbaikan, kami masih terus menerima fakta-fakta dan bukti-bukti dari masyarakat Kalsel tentang pelanggaran serta kecurangan dalam masa pra kampanye, selama masa kampanye, pada saat pemungutan suara hingga rekapitulasi suara,” kata Kuasa Hukum Haji Denny, Febridiansyah.

Perbaikan yang dilakukan, menjadikan penambahan jumlah halaman permohonan dari awalnya 49 halaman menjadi 127 halaman. Bertambah sebanyak 78 halaman atau lebih dari 2,5 kali lipat. “Sedangkan untuk alat bukti, bertambah dari 177 alat bukti menjadi 223 alat bukti, atau bertambah 46 item,” kata mantan Jubir Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini.

Di sisi lain, Ketua Tim Pemenangan Paslon nomor 1, Rifqinizami Karsayudha mengatakan bersyukur atas hasil laporan Bawaslu. “Pada akhirnya kebenaran hukum ditentukan oleh alat bukti dan argumentasi hukum,” katanya.(Kanalkalimantan.com/putra)

Reporter : Putra
Editor : Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->