Connect with us

Kalimantan Selatan

Hampir 85 Persen Kasus Covid-19 di Kalsel Sembuh, 1.136 Kasus di Antaranya Masih Dirawat

Diterbitkan

pada

Tercatat hingga hari ini ada 1.136 kasus atau 11,14 persen kasus positif Covid-19 di Kalsel yang masih menjalani perawatan. Foto: grafis yuda
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kasus positif Covid-19 di Kalsel kembali menunjukkan adanya peningkatan. Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kalsel pada Minggu (27/9/2020), jumlah kasus positif Covid-19 di Kalsel telah mencapai 10.197 kasus.

Hingga kini, tercatat ada 1.136 kasus atau 11,14 persen kasus positif Covid-19 di Kalsel yang masih menjalani perawatan. Baik di rumah sakit, maupun di pusat karantina ataupun isolasi mandiri.

“Penambahan positif Covid-19 hari ini sebanyak 77 orang. Berasal dari Tanah Laut 1 orang, Banjar 1 orang, Barito Kuala 3 orang, Tapin 16 orang, Hulu Sungai Selatan 2 orang, Tanah Bumbu 4 orang, Balangan 4 orang, Kota Banjarmasin 10 orang dan Kota Banjarbaru 36 orang,” kata Juru Bicara GTPP Covid-19 Kalsel, M. Muslim.

Ditambahkannya, kasus positif Covid-19 yang sembuh juga dilaporkan bertambah. Saat ini sudah ada 8.645 kasus atau 84,78 persen kasus positif Covid-19 yang sembuh.



 

“Pasien Covid-19 dilaporkan sembuh hari ini sebanyak 80 orang. Yang berasal dari Karantina Tanah Laut 1 orang, Karantina Barito Kuala 3 orang, Karantina Tapin 7 orang, Karantina Hulu Sungai Selatan 3 orang, Karantina Hulu Sungai Tengah 24 orang, Karantina Tanah Bumbu 4 orang, Karantina Balangan 30 orang, Karantina Kota Banjarmasin 1 orang dan Karantina Kota Banjarbaru 7 orang,” tutur Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel ini.

Sedangkan kasus kematian akibat Covid-19 juga kembali bertambah. Total saat ini ada 416 kasus yang dinyatakan meninggal dunia akibat Covid-19, dengan case fatality rate (CFR) sebesar 4,09 persen.

“Pasien Covid-19 dilaporkan meninggal 2 orang, masing-masing 1 orang yang berasal dari Banjar dan Hulu Sungai Tengah,” pungkas Muslim. (Kanalkalimantan.com/fikri)

Reporter : Fikri
Editor : Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
iklan
Komentar

Kalimantan Selatan

APBN 2021 Genjot Pertumbuhan Infrastruktur, Wamen PUPR Persilahkan Pemprov Kalsel Buat Program Pembangunan

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Wakil Menteri PUPR John Wempi Weitipo memastikan bahwa sektor pembangunan infrastruktur di Provinsi Kalimantan Selatan akan digenjot pada 2021 mendatang. Hal itu sebagaimana susunan anggaran yang telah dipersiapkan pemerintah pusat melalui APBN Tahun 2021. "Saya diutus bapak Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat memimpin rapat di Kantor Setda Prov Kalsel, Rabu (21/10/2020). Foto: rico
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Wakil Menteri PUPR John Wempi Weitipo memastikan bahwa sektor pembangunan infrastruktur di Provinsi Kalimantan Selatan akan digenjot pada 2021 mendatang. Hal itu sebagaimana susunan anggaran yang telah dipersiapkan pemerintah pusat melalui APBN Tahun 2021.

“Saya diutus bapak Menteri PUPR Basuki Hadimuljono ke sini -Kalsel. Kata beliau, saya diberangkatkan karena Kalsel perlu lebih banyak sentuhan pembangunan infrastruktur ke depannya. Di tahun 2021, anggaran yang dipersiapkan untuk sektor infrastruktur senilai Rp 148 triliun,” tuturnya, saat memimpin rapat di Kantor Setda Prov Kalsel, Rabu (21/10/2020).

Diakui John, bahwa pemerintah tak bisa secara maksimal mengakomodir aspirasi seluruh daerah, mengingat keterbatasan anggaran. Apalagi akibat merebaknya pandemi Covid-19, mengharuskan pihaknya memotong anggaran infrastruktur tahun ini, untuk penanganan Covid sebesar Rp 46 triliun.

“Dengan anggaran yang sudah disiapkan secara matang di tahun 2021, tentu pembangunan infrastruktur di seluruh daerah akan kembali tumbuh. Untuk itu, saya datang ke sini untuk mendapatkan info lebih banyak mengenai kebutuhan infrastruktur di Kalsel ke depannya,” tambah Wamen PUPR.



Selain itu, John juga mempersilahkan kepada Pemprov Kalsel untuk membuat program pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan, untuk dipresentasikan di hadapan menteri PUPR. Rencana pembangunan yang dimaksud, seyogyanya juga dapat dikomunikasikan ke Balai Kementerian PUPR di Kalsel.

“Saya harap ada sinergi yang baik dengan pemerintah daerah untuk memastikan proyeksi pembangunan infrastruktur di Kalsel ke depannya,” imbuhnya.

Turut tergabung dalam rombongan Wamen PUPR yang berkunjung ke Kalsel, anggota DPR RI Rifqinizamy membenarkan bahwa pada tahun anggaran 2021, proyek pembangunan infrastruktur di Kalsel bakal naik hingga 100 persen.

“Alhamdulillah, anggaran pembangunan infrastruktur di Kalsel menggunakan APBN akan naik 100 persen pada tahun 2021 nanti,” aku Rifqi.

Ia juga memaparkan sederet rencana pembangunan strategis di Banua ke depannya. Mulai dari pembangunan Bendungan Riam Kiwa dan penataan dan pembangunan kawasan makam Guru Sekumpul di Martapura. Lalu, ada pula rencana preservasi jalan nasional antara Kawasan Anjir Kabupten Batola, Banjarmasin, Tanah Laut hingga Tanah Bumbu.

“Termasuk rencana ke depannya yang menyangkut beberapa proyek vital lainnya di bidang pengairan maupun Bina Marga,” terang politikus PDI Perjuagan tersebut.

Atas seluruh rencana tersebut, Rifqi meminta sinergitas antara Pemprov Kalsel, pemerintah kabupaten/kota serta masyarakat terus dijalin dengan baik dalam rangka mendukung berbagai proyek pembangunan infrastruktur yang akan dilaksanakan pemerintah pusat di Kalsel.

“Kami berharap semua bersinergi untuk mendukung berbagai proyek pembangunan pada 2021 mendatang,” harap Rifqi.

Di sisi lain, Plt Gubernur Kalsel Rudy Resnawan mengucapkan terima kasih kepada anggota DPR RI Rifqinizamy Karsayudha yang telah menginisiasi kehadiran Wamen PUPR John Wempi Weitipo ke Kalsel.

Rudy memohon arahan Wamen PUPR untuk peningkatan pembangunan infrastruktur di Kalsel melalui dana APBN. Karena tak semua dapat ditangani melalui anggaran daerah yang terbatas.

“Wajar, Kalsel adalah provinsi tertua di Kalimantan, perlu lebih banyak pembangunan infrastruktur melalui APBN seperti pengembangan kawasan Banjarbakula, kawasan industri Tanah Laut dan Tanah Bumbu, serta Kalsel sebagai gerbang ibukota negara,” tutup Rudy. (Kanalkalimantan.com/rico)

Reporter : Rico
Editor : Cell

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kalimantan Selatan

Mahasiswa Kembali Turun Aksi di DPRD Kalsel, Jalan Lambung Mangkurat Ditutup Total

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Demo mahasiswa di DPRD kalsel kembali berlangsung Foto: fikri
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – BEM se Kalsel kembali melakukan demonstrasi di gedung DPRD Provinsi Kalsel di Banjarmasin, Selasa (20/10/2020) pagi. Menjelang aksi  dihelat, sekitar 1.300 aparat gabungan TNI-Polri dikerahkan untuk pengamanan.

Pantauan di lokasi, ruas Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin yang menjadi titik utama unjuk rasa ditutup total. Pengalihan arus lalu lintas kembali terjadi seperti pada demonstrasi pada Kamis (15/10/2020) sebelumnya.

“Mereka melakukan kegiatan lanjutan dari aksi hari Kamis kemarin,” kata Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Rachmat Hendrawan saat ditemui di lokasi.

Diprediksi ada 150 orang mahasiswa yang akan menggelar demonstrasi di depan Gedung DPRD Provinsi Kalsel.
Selain menuntut UU Omnibus Law Cipta Kerja, mahasiswa juga menyoroti satu tahun pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin. (kanalkalimantan.com/fikri)



Reporter : Fikri
Editor : Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->