Connect with us

HAUL GURU SEKUMPUL

Haul ke-15 Sekumpul, 23.988 Personel Siap Diturunkan Polres Banjar

Diterbitkan

pada

Ribuan jemaah Haul Sekumpul dari tahun ke tahun terus bertambah. foto: dok kanalkalimantan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Sebanyak 23.988 personel gabungan dari kepolisian, TNI, Dishub, Dinkes, Satpol PP dan Damkar, Relawan PLN dan lainnya akan turun dalam pengamanan Haul ke-15 Abah Guru Sekumpul.

Keterlibatan personel gabungan tersebut diungkap Kasubag Humas Polres Banjar H Suwarji.

“Haul ke-15 Abah Guru Sekumpul  akan diturunkan 23.988 personel gabungan,” sebut H Suwarji. Personel gabungan itu terdiri dari Polres Banjar sebanyak 573 personel, TNI sebanyak 400 personel, Satpol PP dan Damkar sebanyak 550 personel, Dishub sebanyak 150 personel, Dinkes sebanyak 1100 personel, Relawan PLN sebanyak 170 personel, BPBD 25 personel, Senkom 20 personel.

“Selain itu juga Polres Banjar mendapatkan back up dari Polda Kalsel sebanyak 775 personel,” sebut H Suwarji.



Kesiapan personel gabungan itu oleh Polres Banjar dipersiapakan untuk menyukseskan pelaksanaan Haul ke-15 A’alimul Al’alamah Al’arif Billah Syekh Muhammad Zaini bin Abdul Ghani pada 29 Februari 2020 dan puncaknya 1 Maret 2020.

“Pihak Polres Banjar juga menyiapkan sarana dan prasarana yaitu ambulance dua unit, perahu air dua unit, roda dua patroli 104 unit, sepeda patroli 15 unit, roda empat penluh keliling Binmas dua unit, AWC/Rantis 1 unit, roda empat patroli 18 unit, trafic cone 25 unit dan alat komunikasi HT 224 unit,” tambahnya.

Ia juga menjelaskan Haul ke-15 Abah Guru Sekumpul tahun ini disiapkan beberapa titik kantong parkir, untuk data sementara telah ada 350 lokasi kantong parkir sesuai arah kedatangan jemaah, yakni jemaah arah Banjarmasin menempati lokasi parkir berwarna merah, jemaah dari Hulu Sungai menempati lokasi parkir warna biru dan jemaah dari Tanah Laut menempati lokasi parkir warna kuning. Semua disamakan dengan warna stiker yang ada pada kendaraan nantinya.

“Sementara ini terdata 138 lokasi posko relawan dan sub posko relawan sebanyak 120 tersebar di daerah strategis di Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru,” ucapnya

Polres Banjar juga mengimbau agar para jemaah memasang stiker asal daerah masing-masing dan menyertakan no hp distiker tersebut pada kaca depan agar terlihat oleh petugas haul dan dapat dihubungi pihak panitia no yang tertera jika terjadi kendaraan yang tak diambil pemiliknya dikarenakan pemilik lupa lokasi parkir. (kanalkalimantan.com/mckominfobanjar)

Reporter : mckominfobanjar
Editor : bie

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

HAUL GURU SEKUMPUL

Tak Tembus Sekumpul, Jemaah Haul ke-15 Guru Sekumpul Gelar Sajadah di Balaikota Banjarbaru

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Membludaknya jamaah haul ke 15 Guru Sekumpul yang jatuh pada Minggu (1/3/2020) petang, membuat ribuan jemaah yang terlambat dan tidak dapat masuk ke kawasan Sekumpul Martapura, menggelar sajadah di depan Balaikota Banjarbaru.

Pantauan Kanalkalimantan.com di lokasi, ribuan jamaah menggelar sajadah di mana hendak memasuki waktu shalat Maghrib, sekaligus menunaikan shalat. Tentunya, ini di luar ekspektasi panitia maupun Pemko Banjarbaru.

Kepada Kanalkalimantan.com, Kepala Dishub Kota Banjarbaru Ahmad Yani Makkie mengungkapkan, pihaknya memaklumi kondisi ini, mengingat membludaknya jamaah yang menghadiri haul ke 15 Guru Sekumpul namun tidak dapat mendekat ke Sekumpul Martapura. Sehingga, jajarannya bersama relawan mengatur shaf sejadah jamaah yang berada di depan Balaikota Banjarbaru itu.

“(Akhirnya) mereka berhenti di lapangan Murjani Banjarbaru. Menjelang maghrib, para relawan di sini bersama Pemko mendirikan layar yang menayangkan keadaan di Sekumpul. Sehingga secara spontanitas menggelar sajadah mereka di depan layar lebar,” ujar Yani.



Lalu, bagaimana rekayasa lalu lintas di sekitar Lapangan Murjani? Mulanya, rekayasa lalu lintas hanya searah dari arah Jalan Panglima Batur menuju Jalan Rahayu Sungai Paring. “(Akhirnya) kami tutup sementara, hingga selesai kegiatan shalat berjamaah. Nanti kita (berlakukan sistem) buka tutup, setelah itu kita kembalikan lagi. (Karena) ini di luar ekspektasi,” jelas Yani.

Sementara, salah satu jamaah haul dari Puruk Cahu, Kalteng, Kurnaya mengatakan, ia telah berangkat sejak hari Kamis lalu dan menginap di rumah keluarganya di Jalan Belitung, Banjarmasin. Sayangnya, ia tak sempat merapat ke Sekumpul Martapura, lantaran padatnya jamaah yang berbondong-bondong datang, sehingga ia bersama keluarganya memutuskan untuk bertahan di Lapangan Murjani Banjarbaru. “Terpaksa di sini saja (Lapangan Murjani), bersama beberapa anggota keluarga,” katanya. (Kanalkalimantan.com/fikri)

 

Reporter : Fikri
Editor : Cell

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

HAUL GURU SEKUMPUL

Jemaah Haul Sekumpul Semakin Padat, Sinyal dan Jaringan Internet Sulit Diakses!

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Jemaah haul Sekumpul terus membanjiri ruas jalan di Kota Martapura Foto: rdy
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Ribuan jamaah yang berdatangan ke puncak lokasi di acara puncak haul ke-15 Guru Sekumpul sudah merasakan akses jaringan yang mulai melambat. Hal ini terjadi sejak Sabtu (29/2/2020) kemarin.

Di halaman Masjid Syiarus Sholihin (Masjid Pancasila) Sekumpul Martapura, contohnya hingga sekarang jaringan internet sudah tidak lagi dapat diakses, terlebih bagi pengguna Telkomsel. Begitu diakui Zunaidi jemaah Haul asal Banjarbaru, untuk mengirim pesan singkat melalui WA saja dia harus menunggu hingga satu jam lamanya baru terkirim. Itu pun hanya pesan singkat belum lagi foto yang selalu gagal untuk dikirim.

“Iya mas hingga sekarang kita sudah tidak lagi bisa menggunakan internet, WA saja sudah digunakan apalagi internet, telebih saya menggunakan jaringan Telkomsel,” akunya.

Sadar akan hal itu, dirinya bergegas menuju tempat posko media center yang mana dapat menggunakan jaringan WiFi, sehingga internet dapat diakses walaupun tidak selancar seperti biasanya.



“Kalau pakai jaringan Telkomsel sama sekali tidak bisa di akses, nah untuk itu saya tadi coba ke posko media center pakai WiFi di situ ada jaringan, walaupun agak sedikit lambat, maklum saja lantaran banyak juga penggunanya,” akunya lagi.

Di tempat terpisah, kesulitan untuk mengakses jaringan juga dirasakan di Km 38, kendati lokasinya lumayan jauh dari titik pusat lokasi utama acara haul ke-15. Di sini internet juga tidak dapat diakses.

“Internet sekarang di sini sepertinya gangguan, hanya bisa mengirim pesan lewat WA, untuk gambar tidak bisa, untuk mengirim gambar saya harus pergi ke Banjarbaru, mencari suasana yang agak lenggang,” ujar Fikri jurnalis Kanalkalkmantan.com.

Sebelumnya untuk meminimalisir terjadinya gangguan pada pengguna internet, Telkomsel sendiri telah mendirikan 7 tower combat atau penguat daya dan 6 fleksi zone

Penguat sinyal milik Telkomsel tersebut didirikan di Lantai atas Az Galery Store, Posko Terpadu Sekumpul depan, Sungai Kacang Sekumpul, Pertigaan Sekumpul Ujung, dua unit di Jalan Pendidikan dan Pertigaan Guntung Alaban.

Kecepatan rata – rata 15 mbps dari target kecepatan 20 mbps. Kecepatan jaringan diprediksi makin merosot sampai 10 mbps bahkan lebih turun lagi bila digelar haul malam setelah Isya di Kubah Abah Guru Sekumpul. Teknisi yang stabd by terus menerus menjaga dan memantau kecepatan tower penambah daya tersebut.

“Tapi jaringan lebih bagus dibanding tahun lalu. Karena ada penambahan satu tower combat. Tahun lalu semakin lambat tapi kali ini kecepatan lebih stabil,” kata Yudi, salah satu teknisi yang menjaga tower sambil terus memantau kecepatan jaringan. (kanal Kalimantan.com/rdy)

 

 

Reporter : Rdy
Editor : Cell

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->