Connect with us

Kota Banjarbaru

Hotspot di Kalsel Mencapai 81 Titik, 2 Heli dan 1 Pesawat Patroli Dikerahkan!

Diterbitkan

pada

BPBD Kalsel terus mengantisipasi sebaran titik api. Foto : rico
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BANJARBARU, Jumlah titik panas (hotspot) di Kalsel terus bertambah. Data yang dirilis Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), jumlah titik panas saat ini mencapai 81 titik.

“Hot spot di Kalsel meningkat selama dua hari ini. Dimana pada Minggu kemarin, terpantau 81 titik dan Senin 14 titik. Dengan cuaca cerah berawan berpotensi terjadinya peningkatan kebakaran hutan dan lahan. Apalagi dari laporan BMKG wilayah Kalsel masuk dalam kategori berwarah merah,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiap-siagaan BPBD Kalsel Sahruddin, usai rapat bersama tim satgas di aula BPBD Kalsel di Banjarbaru, Senin (5/8).

Kata Sahrudin, tim satgas darat sempat kewalahan dengan banyaknya titik api. Sehingga heli Water Bombing harus turun tangan untuk memadamkan terutama dikawasan Banjarbaru dan kabupaten Banjar.

”Sebenarnya Kabupaten HSS minta bantuan heli untuk memadam kebakaran, namun karena jumlah heli masih terbatas, maka yang kita prioritaskan untuk mengamankan kawasan Banjarbaru dan Banjar,” ujarnya.



Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kalsel Abriansyah meminta tim satgas agar proaktif melakukan pencegahan titik api sebelum terjadi dan membesar. ” Alhamdulillah titik api menurun, dari sebelumnya 81 turun 12, ini menunjukkan bahwa kinerja tim satgas sangat baik,” ujarnya.

Diketahui, dalam menangani kebakaran hutan dan lahan BPBD menerjunkan 5 posko, di Banjarbaru, Banjar, Tanah Laut dan Batola. Dinas Kehutanan Kalsel juga ikut berpatroli dihutan lindung seperti tahura. BNPB menilai kinerja BPBD Kalsel dalam menangani kebakaran sudah cukup baik.

Keseriusan Pemprov Kalsel bersama BNPB dalam mencegah Karhutla telah melibatkan 1.512 personel gabungan. Dari makin maraknya kebakaran, ungkap Kepala Pelaksana BPBD Kalsel, Wahyuddin Noor,  pihaknya juga sudah mengoperasikan tiga pesawat.

“Yang tadinya satu pesawat. Kali ini operasi juga dua Water Boombing dan satu pesawat patroli. Jadi tiga dioperasionalkan,” kata Wahyuddin.(rico)

Reporter :Rico
Editor :Chell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kota Banjarbaru

Abai Protokol Kesehatan, 9 Cafe dan Tempat Usaha di Banjarbaru Kena Teguran Tertulis

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Cafe dan tempat tongkrongan di kota Banjarbaru mendapat teguran tertulis dari tim gabungan penegakan disiplin protokol kesehatan Kota Banjarbaru. Foto: humas polres Banjarbaru
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Sedikitnya 9 cafe dan tempat usaha makan minuman di wilayah Banjarbaru mendapat teguran aparat. Pasalnya, di tengah pandemi Covid-19 para pengelola cafe dan tempat makan minum di kota berjuluk Idaman kedapatan melanggar protokol kesehatan.

Teguran itu disampaikan jajaran Polres Banjarbaru saat melaksanakan operasi yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan di Kota Banjarbaru pada Sabtu (26/9/2020) malam.

Upaya pendisiplinan protokol kesehatan dilakukan petugas gabungan TNI, Polri dan Satpol PP Kota Banjarbaru dengan memberikan tindakan tegas kepada para pelanggar protokol kesehatan sebagaimana Peraturan Walikota Banjarbaru Nomor 27 tahun 2020.



Tim gabungan secara masif terus melakukan peninjauan kepada para pemilik usaha kuliner, cafe dan tempat hiburan apakah sudah sesuai standar dalam menjalankan protokol kesehatan di tempat usaha.

Kasat Reskrim Polres Banjarbaru AKP Aryansyah mengatakan dari hasil pelaksanaan operasi yustisi dengan sasaran para pemilik usaha kuliner, cafe dan tempat hiburan masih banyak yang abai dalam melaksanakan protokol kesehatan Covid-19.

“Kami telah memberikan edukasi dan meminta para pelaku usaha bertanggung jawab dan peduli dengan kesehatan pengunjungnya,” tegasnya.

Ada 9 tempat usaha yang mendapat teguran tertulis dari Tim Penegak Kesehatan Protokol Kesehatan Kota Banjarbaru

Adapun 9 tempat usaha yang mendapat teguran tertulis dari tim yakni Cafe Karindangan di jalan Trikora, Indomaret Bundaran Palam, usaha Angkringan di jalan Trikora, Cafe Tuska di ialan Panglima Batur Timur Kota Banjarbaru., Cafe D’Tonz di Sungai Ulin Kota Banjarbaru, Karaoke Viera di jalan Panglima Batur Timur Kota Banjarbaru, Kopi Besi di Al Azhar Kota Banjarbaru, pedagang makanan yang ada di sekitar lapangan Murjani Kota Banjarbaru.

“Jika pelaku usaha tidak mengevaluasi dan tidak peduli dengan pengunjung atau tidak mengutamakan langkah-langkah protokol kesehatan di tempat usahanya, maka dengan koordinasi bersama dinas terkait akan ada sanksi penghentian sementara operasional usaha, hingga pencabutan izin usaha bisa dilakukan, sebagaimana yang tertuang dalam Perwali Nomor 27 Tahun 2020 , Pasal (7) ayat (2) huruf (b) mengenai sanksi pelanggaran penerapan protokol kesehatan bagi pelaku usaha, pengelola, penyelenggara atau penanggung jawab tempat dan fasilitas umum,” beber Kasat Reskrim Polres Banjarbaru.

“Kami berharap para pelaku usaha dan para pengunjung dapat benar-benar disiplin protokol kesehatan dengan menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun, hand sanitizer, menjaga jarak dan tidak berkerumun dengan tujuan menekan angka penyebaran Covid-19 di Kota Banjarbaru,” pungkasnya. (kanalkalimantan.com/wahyu)

Reporter : Wahyu
Editor : Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kota Banjarbaru

Gali Tanah, Warga Temukan Telur-telur Diduga Milik Reptil

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Penemuan telur diduga milik hewan melata di Kelurahan Landasan Ulin Barat, Minggu (27/9/2020). Foto : emergency banjarmasin bungas
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Warga Lianganggang dibikin heboh adanya penemuan telur diduga milik hewan reptil di Kelurahan Landasan Ulin Barat, jalan Sukamaju RT 11 Rw 03, Kecamatan Lianganggang, Kota Banjarbaru, Minggu (27/9/2020) siang.

Penemukan telur-telur tersebut pada saat salah satu warga menggali pondasi pembuatan bangunan, secara tak sengaja menmukan sedikitnya 14 biji telur diduga hewan melata.

Upi Relawan Emergency Habar Banjarmasin kepada Kanalkalimantan.com mengatakan, ada sebanyak 14 biji telur reptil yang ditemukan kemudian diamankan di Posko Induk Habar Banjarmasin Bungas. Dari 14 biji telur diduga dari binatang reptil ada 1 telur yang pecah.

” Total semua telur yang di dapat ada 14 biji, cuman 1 biji yang pecah jadi sisa 13 biji yang utuh,” sebut Upi.



“Telur reptil tersebut diduga by adalah telur biawak, selanjutnya telur-telur tersebut kami serahkan kepada Animal Rescue Banjarbaru Pecinta Hewan,” pungkasnya (kanalkalimantan.com/wahyu)

Reporter : Wahyu
Editor : Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->