Connect with us

Kanal

HSU Juara Pertama Lomba Paduan Suara Diajang HUT DWP ke-20 Kalsel 2019

Diterbitkan

pada

DWP HSU meriah juara pertama paduan suara Foto : dew

BANJARMASIN, Kebanggaan serta kebahagiaan sudah barang tentu dirasakan oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Pasalnya, tahun 2019 ini dalam ajang Lomba Paduan Suara memeriahkan HUT DWP Ke-20 Tingkat Provinsi Kalsel yang digelar di gedung Dekranasda Provinsi kalsel, Kamis (28/11), DWP Kabupaten HSU meraih juara pertama.

Terpilihnya tim paduan suara DWP HSU sendiri setelah mengungguli tim paduan suara dari  DWP Kabupaten Banjar dan kota Banjarbaru yang masing masing meraih peringkat ke-2 dan Ke-3 pada gelaran tahun ini

Tropy kemenangan DWP HSU sendiri diserahkan secara simbolis oleh ketua DWP Prov Kalsel Hj. Isma Jauhariyanti A. Harris usai pengumuman. “Ibu Ketua (Hj Raudlatul Munawarah Taufik) mengaku sangat bangga sekali karena ini merupakan kali pertama DWP HSU mendapatkan piala bergilir setelah 2 tahun terakhir diraih kota Banjarbaru,” ujar Mariana, salah satu perwakilan anggota paduan suara DWP HSU saat dihubungi kanalkalimantan.com, Jum’at (29/11).



Mariana mengaku meski waktu latihan yang dilakukan terbilang sempit, hanya bermodalkan semangat serta latihan yang intens pada akhirnya tim DWP Kabupaten HSU dapat membuahkan hasil yang maksimal.

“Selama ini kami persiapan/latihan hanya 13 kali  saja di Dinas Pendidikan HSU. Kebetulan yang ditunjuk menjadi koordinator paduan suara ibu dra. Hj. Sumiati Rahmat istri dari Kadisdik HSU, dengan personil paduan suara sendiri berjumlah 17 orang sudah termasuk dirijen dan dilatih langsung oleh Sarif Radhana, salah seorang guru kesenian di SMKN 1 Amuntai,” jelas Staf Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Kabupaten HSU ini.

Dengan raihan ini, tim Paduan Suara DWP HSU bakal memboyong Piala bergilir ke Amuntai usai tampil kembali pada puncak peringatan HUT DWP tingkat provinsi Kalsel di gedung Mahligai Pancasila pada 9 Desember 2019 mendatang.

“InsyaAllah pada tanggal 9 Desember pada hari puncak HUT DWP Ke-20 Kalsel paduan suara DWP Kabupaten HSU akan tampil di acara pembukaan di gedung mahligai pancasila Banjarmasin,” kata Mariana.

Selain itu, Mariana juga berharap melalui prestasi yang diraih tim paduan suara DWP HSU ini, menjadi semangat bagi peningkatan peranan anggota DWP, khususnya hubungan dan kerjasama yang selama ini terjalin ke berbagai pihak semakin bertambah. “Semoga 2 tahun depan HSU dapat mempertahankan tropy bergilirnya hingga mutlak menjadi milik HSU,” pungkasnya.

Disamping meraih juara pertama diajang lomba Paduan suara, DWP Kabupaten HSU juga meraih juara 2 dalam lomba fashion show busana kerja casual dan juara harapan 2 pada lomba merangkai buah. (dew)

Reporter : Dew
Editor : Chell

Kanal

Polisi Kirim Sampel Kebakaran Plaza Beringin Buntok ke Puslabfor

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Puing kebakaran 24 kios yang terbakar di Plaza Beringin Buntok pada Minggu (12/7/2020) dini hari. foto: digdo

KANALKALIMANTAN.COM, BUNTOK – Pasca kebakaran yang menghanguskan 24 kios di Plaza Beringin Buntok pada Minggu (12/7/2020) dini hari, Polsek Dusun Sulatan (Dusel) mengirim sampel dugaan asal titik api ke Puslabfor Polri di Jakarta.

Kapolres AKBP Devy Firmansyah SIK melalui Kapolsek Dusel Iptu Suranto mengatakan, setelah mendapatkan laporan dari warga, pihaknya langsung menghubungi SOPD terkait dalam hal ini Damkar Barsel sehingga bisa segera memadamkan api.

“Sekitar pukul 03:15 api sudah besar dan pada pukul 04:00 WIB api sudah berhasil dipadamkan oleh Damkar Barsel dibantu Damkar Plaza dan warga setempat,” kata Suranto kepada Kanalkalimantan.com, Minggu (12/7/2020).

Lebih lanjut olehnya usai api berhasil dipadamkan pihaknya langsung mengamankan TKP dengan memberi police line di area TKP, sehingga bisa dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.



 

Kapolsek Dusel Iptu Suranto (kanan). foto: digdo

“Kita sudah berikan police line mengamankan TKP untuk bisa dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait kebakaran,” jelas Suranto.

Ia mengungkapkan terkait penyebab kebakaran pihaknya juga telah mengambil sampel yang diduga asal titik pusat api, sampel ini langsung dikirim ke Puslabfor Polri.

Baca juga: Lelap Dini Hari Warga Buyar, Api Lumat 24 Kios di Plaza Beringin Buntok

“Jadi terkait penyebab kebakaran sementara masih dilakukan penyelidikan sambil menunggu hasil kiriman sampel ke Jakarta, mudah-mudahan secepatnya kita mendapatkan hasilnya,” beber Suranto.

Sampai saat ini pihaknya masih melakukan pendataan untuk 24 pemilik kios yang menjalani pemeriksaan, sekaligus pendataan apa saja kerugian mereka akibat kebakaran ini.

“Terkait kerugian kita masih melakukan pendataan, namun untuk sementara pasca kebakaran ini untuk korban jiwa tidak ada hanya kerugian materi saja,” pungkas Suranto. (kanalkalimantan.com/digdo)

Reporter : digdo
Editor : bie

Lanjutkan membaca

Kanal

Pendidikan di Tengah Pandemi, Disdik HSU Siapkan Metode Guru Kunjungi Murid

Sekretaris Disdik HSU: Metode Daring Banyak Kelemahan, Contoh Jaringan Internet di Kota dan Desa Berbeda

 

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Metode tatap muka di kelas tidak akan dipergunakan dalam pembelajaran pada tahun ajaran baru di Kabupaten HSU

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Dinas Pendidikan Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) memastikan proses belajar mengajar pada tahun ajaran baru 2020-2021 menggunakan metode pengajaran guru mendatangi siswa, dimulai dilaksanakan pada Senin 13 Juli 2020 besok.

Hal tersebut dikemukakan Sekertaris Dinas Pendidikan Kabupaten HSU H Amberani saat mengisi dialog interaktif secara live streaming melalui televisi lokal KominfoTV, Sabtu (11/7/2020) malam

Amberani menuturkan, dalam kondisi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung sampai saat ini, kesehatan dan keselamatan bagi anak merupakan hal utama dengan tidak mengenyampingkan hak anak untuk memperoleh pengajaran. Karenanya Disdik HSU berupaya mencari solusi yang tepat untuk proses belajar mengajar dimasa Pandemi.

Salah satunya dengan menggunakan mitode daring atau guru yang mengunjungi murid (siswa) dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.



 

“Keadaan (proses belajar mengajar) kita balik, yang mana dulunya anak (siswa) datang ke sekolah, sekarang guru yang akan ke rumah  yang akan membagikan buku-buku paket selama semester pendidikan ditempuh,” jelas Amberani

Menurut Amberani, kebijakan ini diambil setelah sebelumnya mengambil berbagai pertimbangan yang ada, sesuai dengan kondisi yang sedang dialami daerah sekarang ini.

“Proses belajar mengajar akan dilakukan dengan metode seorang guru akan mengunjungi peserta didiknya (Siswa) dirumah sekaligus guru memberikan penjelasan tentang pola pelajaran di semester ini,” sambung Amberani.

Sekertaris Dinas Pendidikan Kabupaten HSU H Amberani. foto: dew

Amberani menuturkan, meski sistem pembelajaran daring di masa pandemi Covid-19 sepertinya menjadi prioritas yang tepat, namun ia berpendapat sistem pembelajaran daring tersebut banyak memiliki kelemahan. Diantaranya kesiapan sarana prasarana yang sepenuhnya tidak semua peserta didik bisa memenuhinya, ditambah lagi persoalan lain seperti pengadaan kuota internet, jaringan internet yang tidak merata di kota dan desa.

“Karena pendidikan itu harus merata, baik orang yang berpunya maupun orang yang tidak berpunya, orang kaya atau miskin, di kota maupun di desa harus sama mendapatkan layanan, karenanya semester yang akan datang kita traspormasikan antara sistem pengajaran daring dan luring,” bebernya

Meski kedepan berencana memadukan antara mitode pengajaran daring dan luring, namun Amberani menekankan metode pengajaran luring tidak serta merta tatap muka saja. “Akan tetapi para guru diharapkan lebih menitikberatkan pada membangunkan karakter dan skill anak di masa Covid-19, sehingga ada kedekatan emosional antara guru dan murid,” pungkasnya. (kanalkalimantan.com/dew)

Reporter : dew
Editor : bie

Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->