Connect with us

Kota Banjarmasin

Humas Pemko Ikut Seleksi AHM untuk Berpartisipasi dan Mengenalkan Hasil Pembangunan

Diterbitkan

pada

Kegiatan seleksi Anugerah Media Humas (AHM) yang dilaksanakan dalam rangka Sinergi Aksi Informasi dan Komunikasi (SAIK), di Kota Pangkal Pinang. Foto: humas
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BANJARMASIN, Humas Setda Kota Banjarmasin mengikuti seleksi Anugerah Media Humas (AHM) yang dilaksanakan dalam rangka Sinergi Aksi Informasi dan Komunikasi (SAIK), di Kota Pangkal Pinang, Provinsi Bangka Belitung. Kegiatan yang diikuti sekira 1500 orang terdiri dari Humas Kementerian, Lembaga Pemerintah, Non Kementerian (LPNK), Pemerintah Daerah, BUMN, dan PTN itu, Humas kota berjuluk seribu sungai mengirimkan beberapa media hasil produksinya, salah satunya majalah informasi pembangunan BAIMAN.

Menurut Kabag Humas Setda Kota Banjarmasin, Yusna Irawan, keikutsertaan Humas Setda Kota Banjarmasin dalam kegiatan tersebut merupakan sebuah bentuk partisipasi agar sinergitas dengan seluruh Humas di Indonesia tetap terjalin. Selain itu, lanjut pria yang akrab disapa Pak Yusna ini, keikutsertaan bagian yang dipimpinnya dalam kegiatan tersebut agar hasil pembangunan di kota berjuluk seribu sungai yang masuk dalam media Humas, dapat diketahui masyarakat umum.

“Partisipasi kita dalam kegiatan ini adalah dengan mengikutsertakan beberapa media milik Humas dalam seleksi AHM, satu diantaranya majalah informasi pembangunan BAIMAN. Mudah-mudahan dengan selalu mengikuti kegiatan ini, eksistensi media Humas Setda Kota Banjarmasin dapat diketahui seluruh lapisan masyarakat, khususnya masyarakat Kota Banjarmasin,” ucapnya.

Sementara itu, dalam pembukaan kegiatan SAIK di Ball Room Novotel Pangkal Pinang, Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Johnny G Plate mengingatkan kepada seluruh lapisan masyarakat Indonesia agar selalu bijak dalam menggunakan media sosial.

Hal ini dikarenakan semua konten yang telah diposting di dalam medsos tidak bisa dihapus, sehingga semua orang dapat melihatnya dan memberikan respon atas postingan yang telah disebarkan.

“Saya ingatkan kepada semua lapisan masyarakat, jejak digital itu tidak bisa dihapus. Jadi bila membuat konten negatif, recordnya akan ada terus. Dan bagi pemuda yang sedang mencari pekerjaan, jangan sampai gagal hanya karena jejak online miliknya,” ujarnya, saat memberikan sambutan yang dibacakan Dirjen IKP Kemeninfokom, Widodo muktio, Kamis (24/10).

Kegiatan SAIK 2019 ini sangat penting, terlebih saat ini Indonesia memasuki peradaban baru yakni revolusi industri 4.0. Dimana saat ini tercatat sekira 280 juta orang lebih masyarakat pengguna internet.
Dengan begitu, bebernya, ini menjadi sebuah tantangan bagi Humas pemerintah dan swasta di seluruh Indonesia, agar bisa memberikan penerangan dengan baik kepada masyarakat, sehingga bisa menggunakan media yang ada dijaringan internet dengan baik.

“Di lingkungan Kemeninfokom, kini ada aturan yang mewajibkan seluruh karyawannya memiliki media sosial dan dengan pengikut yang banyak. Kemudian mereka kami mintakan setiap hari memberikan informasi yang baik melalui media sosial masing-masing. Dengan begitu seluruh masyarakat Indonesia diharapkan bisa menerima informasi yang baik dan memberikan dampak yang positif,” ucapnya.

Hal senada juga dikatakan Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Abdul Fatah. Menurutnya, dalam peradaban revolusi industri 4.0 penguasaan alat komunikasi publik seperti media online, kini menjadi sebuah kebutuhan bagi seluruh lapisan masyarakat. “Jadi apabila kita terlambat mengenal dan menguasai ilmu dan teknologi komunikasi, maka dipastikan Indonesia dan semua daerah akan tertinggal,” ujarnya.

Kegiatan SAIK, katanya lagi, merupakan sarana edukasi agar dapat berkomunikasi dengan bijak, dan semua informasi yang diberikan Humas kepada masyarakat harus selalu mengarusutamakan komunikasi yang berdasarkan nilai-nilai luhur bangsa ini yakni berdasarkan Pancasila. “Saya berharap kegiatan SAIK dan seminar kehumasan ini nantinya akan ada aksi nyata dalam tingkatkan pelayanan kehumasan kepada pemerintah dan masyarakat, seperti gagasan kreatif dan inovatif sehingga informasi yang diberikan dapat bernilai bagi masyarakat,” pungkasnya.

Kegiatan yang mengambil tema Kolaborasi Komunikasi Untuk Memperkuat Persatuan dan Kedaulatan Bangsa, dilaksanakan dari tanggal 23 hingga 25 Oktober 2019. Salah satu provinsi yang berhasil mendapatkan penghargaan AHM tahun 2019 ini adalah Humas Setda Provinsi Kalsel, kategori siaran pers dan pemberitaan.(mario)

Reporter : Mario
Editor : Chell

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Advertisement

Kota Banjarmasin

Sempat Bagikan Alat Pembelajaran, Satu Ruang PAUD Muhammadiyah Aisyah II Terbakar

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Kepala PAUD Terpadu Muhammadiyah Aisyah II Banjarmasin, Muslimah menengok ruang belajar yang terbakar. foto: fikri
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Si jago merah kembali gegerkan masyarakat kota Banjarmasin, kali ini kobaran api terjadi di jalan Cempaka II Banjarmasin. Tepatnya di bangunan PAUD Terpadu Muhammadiyah Aisyah II Banjarmasin.

Kejadian tersebut mengakibatkan satu ruang belajar dari bangunan PAUD berlantai dua itu hangus terbakar.

Kepala PAUD Terpadu Muhammadiyah Aisyah II Banjarmasin, Muslimah menceritakan, kebakaran terjadi pada Selasa (14/7/2020) dini hari, sekitar pukul 03.45 Wita.

Saat ia mengetahui adanya kebakaran, api membakar ruangan Kelompok Belajar (KB) dan Tempat Penitipan Anak (TPA) di bangunan sekolah PAUD itu sudah membumbung tinggi.

 

“Ruangan yang terbakar ini biasanya dipakai anak-anak untuk tidur dan istirahat,” kata Muslimah, Selasa (14/7/2020) siang.

Ia mengaku dengan terbakarnya ruang KB dan TPA ini membuat pihak sekolah bingung mencari tempat pengganti, lantaran saat ini bangunan sekolah yang terbakar tidak bisa digunakan.  “Musibah ini tentu sangat mengejutkan kami, terutama para guru yang mengajar di sini,” ujarnya.

Ruang PAUD Terpadu Muhammadiyah Aisyah II Banjarmasin yang terbakar. foto: fikri

Kendati demikian, ia menyebut saat ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan Cabang Terpadu Muhammadiyah Aisyah kota Banjarmasin melaporkan bahwa telah terjadi musibah kebakaran di sekolah ini. Selain menghanguskan ruangan, ternyata api juga melahap peralatan belajar dan bermain anak yang berada di ruangan tersebut.

“Sebelum kejadian ini kami sempat membagikan alat tulis dan buku kepada siswa untuk belajar selama masa pendemi wabah Covid-19. Tapi masih ada yang belum dibagikan yang juga ikut hangus terbakar,” bebernya.

Hingga saat ini, pihak sekolah masih belum mengetahi penyebab pasti musibah kebakaran, namun ia menduga terjadi adanya hubungan arus pendek listrik di dalam ruangan yang memicu terjadinya kebakaran.

“Untuk total kerugian akibat kebakaran ini sendiri ditaksir hampir Rp 250 juta,” pungkasnya. (kanalkalimantan.com/fikri)

Reporter : fikri
Editor : bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kota Banjarmasin

Kalsel Tingkatkan Kolaborasi dan Sinergisitas untuk Memutus Mata Rantai Covid-19

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Polda Kalsel melakukan kolaborasi untuk penganan Covid-19 dengan Pemprov dan PT PAMA Foto : humas polda
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Polda Kalsel, Pemprov, dan PT PAMA Persada Nusantara menandatangani kesepakatan kerjasama penanganan Covid-19 di Rupatama Polda Kalsel, Senin (13/7/2020) pagi.

Penandatangan kerjasama dalam pelayanan sarana dan prasarana Covid-19 dilakukan oleh Gubernur Sahbirin Noor, Kapolda Irjen Nico Afinta, dan Direktur PT PAMA Persada Nusantara diwakili BBSO Head PT Pama Persada Sefourdinan Pandiangan.

Irjen Nico mengatakan, banyak langkah yang sudah dilakukan dalam menangani penyebaran Covid-19. Di antara melakukan 3T yakni tracking, test, kemudian treatment. “Kami Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan dan stakeholder terkait mendukung penuh kebijakan yang diambil oleh pemerintah,” tegas Nico.

Lebih lanjut, perkembangan pengadaan alat sudah mulai dilakukan di bagian kiri dan kanan daerah Kalsel. Nico juga mengimbau kepada Forkopimda Kalsel khususnya para personel Polda Kalsel untuk tetap menggelorakan Protokol Kesehatan dan senantiasa mengingatkan serta memberi contoh hidup sehat kepada masyarakat guna memutus mata rantai Covid-19.

Sementara Sahbirin Noor mengucapkan terimakasih kepada Polda dan PT. PAMA karena sudah banyak berpartisipasi dalam penanganan Covid-19. Terlebih dengan dilakukannya penandatanganan MoU pada hari ini. Ia menuturkan berbagai upaya-upaya sudah dilakukan untuk melakukan pencegahan Covid-19.

“Perlu peran serta seluruh stakeholder tidak hanya TNI-POLRI dan Pemerintah, namun pengusaha dan tokoh agama harus saling bersinergi dalam penanganan Covid-19,” kata Paman Birin, sapaannya.

Paman Birin menyampaikan bahwa ada tiga strategi penegakan penyebaran Covid-19 di Kalimantan Selatan. Diantaranya menekan angka penularan Covid-19, melaksanakan program-program bantuan sosial bagi warga terdampak Covid-19, serta mendorong dan membangun UMKM Ekonomi Kerakyatan.

“New Normal adalah tatanan kehidupan baru dengan menerapkan Protokol Kesehatan tingkat tinggi,” ucapnya.

Sedangkan Sefourdinan mewakili PAMA mengatakan, pihaknya berinisiatif melakukan kesepakatan bersama dengan Pemerintah Provinsi dan Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan dengan menyumbangkan 1 set alat PCR otomatis. Dalam kesempatan ini PT PAMA menyerahkan bantuan Alat PCR, Alat Ekstraksi, dan Alat Utama Pendukung lainya guna menangani Covid-19 dan memutus mata rantai penyebaran virus tersebut. (Kanalkalimantan.com/fikri)

Reporter : Fikri
Editor : Cell



  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kota Banjarmasin

Sempat Dikira Musang, BPBD Banjarmasin Evakuasi Ular Kobra di Rumah Kosong

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

BPBD Kota Banjarmasin berhasil mengevakuasi ular kobra dari rumah warga di kawasan Sungai Andai, Banjarmasin. Foto : BPBD Kota Banjarmasin
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Seekor ular kobra jawa berhasil dievakuasi BPBD Kota Banjarmasin dari sebuah rumah di Jalan Sungai Andai, Komplek Perdana Mandiri Blok A No 32, RT 14, Kelurahan Sungai Andai, Banjarmasin, pada Senin (13/7/2020) sore.

Informasi dihimpun, ular berbisa tersebut bersarang di rumah yang sempat dua pekan kosong ditinggal pemiliknya ke luar kota. Ia ditemukan berada di bawah mesin genset. Kejadian ini pun langsung dilaporkan penghuni rumah bernama Denis ke BPBD Kota Banjarmasin guna meminta bantuan evakuasi.

“Saya langsung saja melapor, karena ada ular di dalam rumah,” kata Denis.

Menariknya, saat dilakukan proses evakuasi, petugas sempat mengira itu bukanlah ular, melainkan seekor musang. “Sempat disangka Musang dan terkejut saat melihat ekor warna hitam khas ular kobra,” kata staf pelaksana BPBD Kota Banjarmasin, Hanafi.

Ditambahkan Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjarmasin HM Hilmi, diduga ular kobra dapat masuk ke rumah akibat banyaknya barang menumpuk di dalam rumah, sehingga memudahkan ular kobra masuk ke rumah. Beruntung, proses evakuasi berjalan selama 30 menit tanpa adanya kendala. “Akibatnya meresahkan pemilik rumah,” singkat Hilmi. (Kanalkalimantan.com/fikri)

Reporter : Fikri
Editor : Cell



  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->