Connect with us

Kabupaten Banjar

IGN Yudiana Jabat Sekda Banjar yang Ditinggalkan Nasrunsyah

Diterbitkan

pada

Pelantikan IGN Yudiana sebagai Penjabat Sekda Banjar oleh Bupati Khalilurrahman Foto : rendy
Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MARTAPURA, Pasca ditinggal Nasrunsyah yang memasuki masa pensiun, kursi Sekda Kabupaten Banjar sementara dijabat oleh I Gusti Nyoman (IGN) Yudiana. Pelantikan Yudiana dilakukan oleh Bupati H Khalilurrahman di Mahligai Sultan Adam, Martapura, Kamis (2/5).

“Saya mengucapkan selamat bertugas kepada I Gusti Nyoman Yudiana yang telah dilantik sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar,” ujar Khalilurrahman.

Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji Penjabat Sekda tersebut tidak lain untuk mengisi kekosongan jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar. Proses penetapan Penjabat Sekretaris Daerah sudah diatur berdasarkan Peraturan Presiden nomor 3 tahun 2018 tentang Penjabat Sekda Pasal 5 Ayat 2, yang menegaskan bahwa bupati/walikota mengangkat Penjabat Sekretaris Daerah kabupaten/kota untuk melaksanakan tugas Sekretaris Daerah setelah mendapat persetujuan gubernur sebagai perwakilan pemerintah pusat di daerah.

Kemudian pasal 3, menegaskan masa jabatan Penjabat Sekretaris Daerah sebagaimana dimaksud pada ayat 2 paling lama 6 (enam) bulan dalam hal Sekretaris Daerah tidak bisa melaksanakan tugas, dan paling lama 3 (tiga) bulan dalam hal terjadi kekosongan Sekretaris Daerah.

Maka Sekda sesungguhnya mempunyai peran yang sangat penting, dalam berkewajiban membantu Kepala Daerah dalam menyusun kebijakan, serta membina hubungan kerja dengan dinas, lembaga teknis, dan unit pelaksana lainnya. “Maka pada kesempatan ini, saya minta kepada Penjabat Sekretaris Daerah saudara I Gusti Nyoman Yudiana untuk melaksanakan tugas dengan baik dan penuh tanggung jawab, jabatan ini adalah amanah dan titipan yang akan dimintai pertanggungjawaban,” tegas Bupati.

Di sisi lain, Yudiana menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan dalam mengemban tugas barunya selama tiga bulan kedepan. “Setelah ini kami akan melakukan lelang terbuka untuk menetukan jabatan sekda Banjar definitif,” kata Asisten II dan Plt Kepala BKD dan PSDM Banjar ini.

Dia menjelaskan, saat ini panitia seleksi sudah bekerja dan berjalan lelang terbuka untuk menjadi Sekda secara definitif. Dimana prosesnya ditargetkan bisa tiga bulan selesai. Dirinya sendiri menyatakan kesiapannya untuk mengikuti proses lelang terbuka dan menunggu pengumuman.(rendy)

Reporter : Rendy
Editor : Chell

Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kabupaten Banjar

PSBB Berlanjut atau Normal Baru di Kabupaten Banjar, Sekda: Kita Tunggu Petunjuk

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Sekda Banjar HM Hilman. Foto: mckominfo banjar
Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Banjar tinggal sehari, sejak dimulai 16 Mei lalu.

Wakil Ketua Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid-19 Banjar HM Hilman mengakui, daerah ini masih memberlakukan PSBB mendekati saat berakhir.

“Kita menunggu sepertinya apa petunjuk new normal. Namun tidak jauh dari upaya mengubah perilaku kehidupan sosial agar bisa bersahabat dengan Covid-19, tetapi protokol harus dipenuhi. Dari PSBB, pada kehidupan sosial dimana secara bertahap akan dilonggarkan. Mungkin pusat-pusat perdagangan, juga pelaksanaan ibadah disesuaikan,” ujarnya

Hilman menambahkan, saat ini tempat karantina positif Covid-19 namun tidak bergejala di Bapelkes dan Ambulung Banjarbaru sudah penuh, dan diharapkan agar desa tangguh Covid-19 bisa mengupayakan lokasi khusus di desa masing-masing untuk sementara menampung Orang Tanpa Gejala (OTG).

“Desa tangguh juga perlu mempersiapkan diri sambil mengoptimalkan Guest House Sultan Sulaiman dan Gedung Kemenag Indrasari,” ujarnya.

Selain itu, Jaring Pengaman Sosial (JPS) terutama untuk keluarga pasien Covid-19 sudah semestinya dibantu kebutuhan ekonomi hidupnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Statistik dan Persandian Banjar HM Aidil Basith meminta kepada rekan jurnalis Banjar melalui medianya sebagai mitra Kominfo agar dapat memberikan edukasi kepada masyarakat, agar tidak panik secara berlebihan namun tetap waspada dengan menjalankan protokol pencegahan Covid-19.

“Menjaga jarak tanpa harus mengucilkan, dengan kejadian Covid-19 selayaknya kita tingkatkan lagi semangat kesetiakawanan sosial dan semangat gotong royong,” tuturnya. (kanalkalimantan.com/bie)

Reporter : bie
Editor : kk

 


Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kabupaten Banjar

Bantuan Suplemen untuk Tenaga Medis Covid-19

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Hj Nency Oktavia, menyalurkan bantuan suplemen kesehatan kepada tenaga medis penangan pasien Covid-19 di halaman RSUD Ratu Zalecha. Foto: mckominfo banjar
Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Banjar, Hj Nency Oktavia, menyalurkan bantuan suplemen kesehatan kepada tenaga medis penangan pasien Covid-19 di halaman Rumah Sakit Umum Daerah Ratu Zalecha, Martapura, Sabtu (23/5/2020).

Penyerahan bantuan suplemen tersebut diterima oleh Direktur RSUD Ratu Zalecha, dr Topik Norman Hidayat dan perwakilan Kepala Puskesmas Martapura 1.

“Mudah-mudahan dapat membantu daya tahan tubuh para tenaga medis di garda terdepan dalam menangani wabah Covid-19 ini,” ungkap Hj Nency Oktavia.

Dia menjelaskan bahwa bantuan tersebut diberikan salah satu perusahaan yang bergerak pada bidang suplemen kesehatan.

“Suplemen kesehatan ini terbuat dari kulit kerang mutiara, yang kaya akan ion kalsium untuk menutrisi sumsum tulang belakang sebagai pabrik sel darah, yang sangat membantu sekali untuk memperkuat daya tahan tubuh tenaga medis penaganan Covid-19,” jelas dia.

Nency berharap dengan adanya bantuan suplemen tersebut dapat menjaga imun tubuh tenaga medis yang berjuang melawan covid-19 serta berharap pandemi covid-19 segera berakhir dengan cepat.

Adapun bantuan suplemen berjumlah 30 box yang diserahkan untuk tenaga medis penangan covid-19 senilai Rp45 juta kepada RSUD Ratu Zalecha dan 30 box untuk tenaga medis penangan covid-19 senilai Rp45 juta kepada Puskesmas Martapura 1. (kanalkalimantan.com/mckominfobanjar)

Reporter : mckominfobanjar
Editor : dhani

 


Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kabupaten Banjar

Begini Dukungan Wabup Banjar pada PSBB di Kabupaten Banjar

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Wakil Bupati Banjar, H Saidi Mansyur (kiri) berbincang dengan petugas Posko Desa Cindaialus. Foto: saidi mansyur for kanalkalimantan
Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Dukungan dari semua pihak terhadap pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang tengah dilakukan di sejumlah daerah mutlak dilakukan.

Rabu (20/5/2020) malam, Wakil Bupati Banjar, H Saidi Mansyur menunjukkan dukungan dan perhatiannya dengan mengunjungi sejumlah posko PSBB, di antaranya di Kecamatan Kertakhanyar dan Kecamatan Martapura Kota.

Suasana akrab terjalin saat kunjungan yang dilakukan Saidi malam itu. Layaknya petugas, wabup juga sempat berinteraksi dengan sejumlah pengendara yang melewati posko di Desa Cindaialus, Kecamatan Martapura Kota.

Mengenakan sarung tangan dan masker, dalam kesempatan itu Saidi juga memberi dan menyerahkan masker kepada sejumlah pengendara yang lewat.

“Alhamdulillah, malam tadi dalam suasana PSBB ini saya sempat mengunjungi teman-teman yang menjalankan tugas di Posko Pencegahan Covid 19 yang ada di Kabupaten Banjar,” ujar Saidi, Kamis(21/5/2020) sore.

Saidi merasa senang dan bangga melihat semangat petugas posko yang penuh dedikasi menjalankan tugas melaksanakan PSBB, sebagai upaya melindungi masyarakat dari ancaman virus Covid-19.

Terkait pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Saidi mengaku sangat mengapresiasi dukungan dan partisipasi masyarakat Kabupaten Banjar. Walaupun masih ada ditemui pelanggaran-pelanggaran.

Pada kesempatan itu, dia mengimbau, agar semua pihak memperhatikan kesehatan dengan meningkatkan pola hidup bersih sehat.

“Saat ini yang paling penting adalah kita harus lebih mendisiplinkan diri dan keluarga dalam menjaga kesehatan.
Ayo gunakan masker saat beraktivitas, dan sering-sering cuci tangan. Mudah-mudahan melalui pelaksanaan PSBB, permasalahan Covid 19 di Kabupaten ini dapat kita tanggulangi dan tuntaskan,” harap dia. (kanalkalimantan.com/dhani)

 

Reporter : Dhani
Editor : Dhani

 


Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->