Connect with us

POLITIK KALSEL

Incar Bacawagub, Eks Kadis PUPR Kalsel Martinus Melamar ke Nasdem

Diterbitkan

pada

Martinus saat mendaftar ke Partai Nasdem. foto: fikri
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BANJARMASIN, Mantan Kadis PUPR Kalsel Martinus tertarik untuk maju dalam bursa Pilgub Kalsel. Dia mendaftar ke Partai Nasdem sebagai calon wakil gubernur, Rabu (16/10).

Kedatangan Martinus disambut langsung Ketua DPW Nasdem Kalsel, Guntur Perwira. Seusai mengambil formulir pendaftaran Martinus mengatakan, ia siap menjadi Calon Wakil Gubernur Kalsel melalui Nasdem. “Saya berharap mendapat dukungan penuh Partai Nasdem untuk maju sebagai wakil gubernur di Pilgub Kalsel 2020,” ujarnya.

Untuk lebih meyakinkan komitmennya, Martinus juga mengajukan permohonan untuk menjadi Kader Partai Nasdem.

Sementara itu, Ketua DPW Guntur Perwira mengatakan menyambut baik langkah Martinus. “Selain mendaftar bakal calon wakil gubernur, beliau juga mengajukan diri sebagai kader Nasdem,” ungkapnya.

Dia mengatakan, selain Martinus ada tiga bakal cawagub yang mendaftar di partainya. Salah satunya kader PDIP Rosehan Noor Bahri. Pendaftaran di Partai Nasdem sendiri, terus dibuka hingga 23 Oktober mendatang. “Jadi, kalau masih ada kemungkinan putra-putra terbaik yang ingin mencalonkan diri, kita masih membuka,” jelasnya. (fikri)

Reporter : Fikri
Editor : Chell

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Advertisement

POLITIK KALSEL

6 Raperda ‘Disisakan’ DPRD Kalsel Periode 2014-2019, Rosehan: Malu Punya Utang

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

HM Rosehan NB, anggota DPRD Kalsel. Foto : mario
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BANJARMASIN, Ada 17 Raperda sudah dituntaskan DPRD Kalsel pada periode 2014-2019 di tahun 2019 ini. Sisa 3 bulan sebelum akhir tahun 2019, ternyata masih ada 6 Raperda yang belum dituntaskan.

Dalam sidang rapat paripurna pemandangan umum fraksi, salah satu anggota DPRD Kalsel, HM Rosehan NB mengingatkan kepada seluruh anggota dewan untuk segera menyelesaikan 6 Raperda yang tersisa.

Ia juga meminta agar semua pihak eksekutif dan legislatif untuk segera memasukan rancangan perda tahun 2020. “Karena jika cepat dimasukan, bisa memudahkan kawan-kawan menyelesaikan pansus APBD. Karena APBD tidak boleh diketuk sebelum diselesaikan masalah rancangan propem perda 2020,” tuturnya.

Ada pun 6 Raperda yag harus diselesaikan adalah penyelenggaran pariwisata oleh Dinas Pariwisata, pengelolaan kawasan Kebun Raya Banua oleh Balitbangda Kalsel, keamanan pangan oleh Dinas Ketahanan Pangan Kalsel, pemadaman kebakaran Kalsel (Komisi I), perlindungan pemberdayaan petani (Komisi II), pengelolaan kebutuhan (Komisi II), dan tiga sisanya oleh eksekutif.

Meski mepet, Rosehan yakin bahwa raperda ini akan bisa cepat diaelesaikan dalam waktu yang singkat. “Jika perda tidak selesai, memang tidak ada sanksi, tapi malu saja punya utang,” tuturnya saat ditemui usai rapat paripurna, Kamis (10/10).

Jika dilihat kembali, 6 Raperda ini pun sebenarnya sudah menjadi utang. Mengingat saat ini sudah memasuki periode baru 2019-2024 untuk para anggota dewan baru dilantik. Sebelumnya, 10 hari sebelum masa pelantikan anggota dewan, Rosehan menyampaikan kepada awak media bahwa ada 7 Raperda yang belum selesai. Dalam kurun waktu tersebut hingga saat ini, anggota dewan berarti baru merampungkan 1 Raperda. (mario)

Reporter : Mario
Editor : Bie

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

POLITIK KALSEL

Resmi Dilantik, Ini Komposisi Pimpinan DPRD Kalsel 2019-2024

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Empat unsur pimpinan DPRD Kalsel 2019-2024 yang resmi dilantik pada Senin (30/9). Foto: Mario
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BANJARMASIN, Empat orang diambil sumpah/janji Pimpinan DPRD Kalsel masa jabatan 2019-2024 di ruang rapat paripurna DPRD Kalsel, Senin (30/9).

Jabatan Ketua DPRD Kalsel 2019-2024 secara resmi diberikan kepada H Supian HK dari Partai Golkar –pemenang sekaligus pemilik kursi terbanyak di DPRD Kalsel-. Sementara tiga posisi Wakil Ketua DPRD Kalsel masing-masing dimandatkan kepada M Syaripuddin dari PDIP, Hj Mariana dari Gerindra, dan Hj Karmila dari PAN.

Empat orang ini dilantik langsung Kepala Pengadilan Tinggi Negeri Banjarmasin Yohannes Ether Binti. Usai mengucapkan sumpah/janji para yang disaksikan oleh seluruh anggota rapat, ketua dan wakil terpilih ini melakukan penandatatanganan.

Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor, dalam sambutannya usai proses pelantikan berharap agar para anggota dewan terpilih dapat mengemban tugas sebagai wakil rakyat. “DPRD dilantik rakyat untuk menyuarakan dan kepentingan rakyat. DPRD harus punya kepekaan tinggi terhadap dinamika yang terjadi pada masyarakat,” ungkap paman Birin, sapaan akrab Sahbirin Noor.

Apalagi dinamika perubahan dan kemajuan zaman, anggota dewan harus lebih peka. Juga harus sentiasa memahami dinamika politik yang berkembang di daerah. Sehingga aspirasi para masyarakat ini juga pasti turut berkembang.

Apalagi mengingat isu-isu saat ini yang sedang berkembang tambah Paman Birin, di mana para mahasiswa masih terus memperjuangkan aspirasi untuk memperjuangkan negara. Sehingga anggota dewan yang ada  tidak menutup mata dan telinga. “Jadi harapan kita bersama DPRD Kalsel untuk perubahan Kalsel ke arah yang lebih baik,” tuturnya.

Usai pelantikan ketua dan wakil ketua DPRD yang baru beserta beberapa anggota lainnya beranjak keluar kantor untuk menemui para mahasiswa yang tengah menyuarakan aspirasinya di depan kantor DPRD Kalsel. (mario) 

Reporter : Mario
Editor : Bie

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

POLITIK KALSEL

Anggota DPR RI dari Kalsel Ladeni Pendemo Via Telepon

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Pendemo saat mendengarkan janji anggota DPR RI asal Kalsel saat demo di DPRD Kalsel, Senin (30/9). foto: fikri
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BANJARMASIN, Usai meladeni permintaan mahasiswa, pimpinan DPRD Kalsel yang baru dilantik duduk di aspal jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin, Senin (30/9).

Di sela-sela itu, anggota DPR RI asal Kalsel Rifqinizamy Karsayudha meladeni mahasiswa yang berdemonstrasi. Walau hanya melalui sambungan telepon yang dihubungkan dengan mikrofon, agar terdengar oleh para mahasiswa. Baca: Orasi Dosen di Tengah Pendemo, Mahasiswa Gerah, Langsung Disuruh Hentikan “Kuliah Umum”

“Kita pada satu komitmen memperbaiki bangsa. Apa yang disuarakan adinda adalah kewajiban saya memperjuangkan,” kata Rifqi yang didengar oleh ratusan mahasiswa dan sejumlah pimpinan DPRD Kalsel.

Secara pribadi, dirinya berkomitmen memperjuangkan sepenuhnya aspirasi yang disampaikan gabungan mahasiswa yang menamakan diri Aliansi Ralyat Kalsel pada aksi ini.  “Saya 20 tahun lalu juga menjadi aktivis, sama seperti kalian,” ungkap politisi PDIP ini. Baca: Mahasiswa Kembali “Kepung” Rumah Wakil Rakyat Kalsel

Demo mahasiswa Aliansi Rakyat Kalsel di DPRD Kalsel, Senin (30/9). foto: fikri

Menurutnya, mengkaji RUU juga kewenangannya, yang menjadi patokan gerakan mahasiswa. “Agenda demokrasi, pemberantasan korupsi dan HAM itu tercederai oleh legislasi karena itu dari PDIP akan menyampaikan memperjuangkan seluruh UU yang jadi prinsip rekan-rekan mahasiswa,” ucapnya. Baca: Temui Pendemo, Ketua DPRD Kalsel Malah Diajak Kenalan

“Terakhir terimakasih atensi dan komitmen adik-adik terhadap demokrasi. Kita harus menghormat dan apresiasi H Supian, pimpinan DPRD Kalsel dan lain-lain, karena mereka mau membuka diri kepada mahasiswa,” tutupnya. (fikri)
Reporter : fikri
Editor : bie

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->