Connect with us

PILKADA TANBU

Ini Harapan Musisi Jalanan ke Cabup-Cawabup Muda di Tanah Bumbu

Diterbitkan

pada

Musisi jalanan di Batulicin berharap ada perhatian pemerintah daerah, SHM-MAR berada di tengah mereka. Foto: ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BATULICIN – Semua orang berhak mendapat hidup layak, tak terkecuali pengamen atau musisi jalanan di Batulicin yang punya impian hidup nyaman dan layak.

Kehadiran Calon Bupati (Cabup) Syafruddin H Maming dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) M Alpiya Rakhman (SHM-MAR) jika terpilih di Tanah Bumbu punya keinginan hidup musisi jalanan diperhatikan.

Salah seorang musisi yang mencari nafkah di jalanan bernama Panji menuturkan harapannya jika SHM-MAR terpilih ada perhatikan kepada mereka.

Anggota Kelompok Pengamen Jalanan (KPJ) di Batulicin ini ingin pasangan termuda itu terpilih memimpin Tanah Bumbu, ada perhatian pemerintah untuk para musisi jalanan.



Panji mengatakan, selama ini pemerintah belum pernah menggelar suatu kegiatan atau pembinaan mereka.

Sekadar misalnya membuat suatu perkumpulan pengamen yang mana ada pembinaan untuk meningkatkan kesejahteraan mereka pun tak ada.

“Belum ada perkumpulannya. Mungkin jika ada pembinaan, kita bisa lebih berkembang dan itu meningkatkan kesejahteraan kami,” katanya.

Panji ingin, pemimpin muda bisa membawa Tanah Bumbu makin kreatif dengan memberdayakan para musisi jalanan. (kanalkalimantan.com/rls)

Editor : Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

PILKADA TANBU

Pasca Debat, Paslon 01 SHM-MAR Kedatangan Cabup Mila Karmila, Cuncung: Kita Ingin Pilkada Damai, Tanpa Intimidasi

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Silaturahmi dua Paslon kandidat kepala daerah Kabupaten Tanbu di kediaman Syafruddin H Maming, Selasa (1/12/2020). Foto: ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BATULICIN – Saling berkompetisi dalam kontestasi pemilihan umum, silaturahmi tetap terjalin. Cara ini ditunjukkan oleh dua Paslon (Pasangan Calon) Kepala Daerah yang akan bertarung dalam Pilkada Tanah Bumbu tahun 2020, yakni Paslon Nomor Urut 1 dan Paslon Nomor Urut 2.

Pasca debat Paslon pada Senin (30/11/20) malam, Calon Bupati Tanah Bumbu Nomor Urut 2, Mila Karmila didampingi Ketua Tim Pemenangan Agus Rismalian Noor SH mengunjungi dan bersilaturahmi ke kediaman Calon Bupati Tanah Bumbu Nomor Urut 1 Syafruddin H Maming atau Cuncung.

Kedua Paslon tersebut beserta tim pemenangan masing-masing berbincang santai sambil menikmati sarapan pagi.

“Kedatangan kami ini untuk bersilaturahmi. Sebagai junior kami merasa perlu membina hubungan baik dengan yang kami anggap senior. Selain itu ada kemiripan visi misi antara Paslon Nomor Urut 2 dengan Nomor Urut 1. Intinya hanya silaturahmi dan untuk mewujudkan Pilkada damai yang mulai dari kami sendiri,” ungkap Agus Rismalian Noor, Selasa (1/12/20) pagi.



 

Sementara itu Cuncung mengungkapkan, pihaknya ingin mewujudkan Pilkada damai, penuh kegembiraan, tak ada intimidasi.

“Kita saling mendukung saja, bila yang terpilih kami, akan mengakomodir visi misi Paslon Nomor Urut 2, begitupun sebaliknya,” ujar Cuncung.

Pada silaturahmi tersebut turut hadir Calon Wakil Bupati Nomor Urut 1, Muhammad Alpiya Rahman. Sementara itu Zainal Arifin, Calon Wakil Bupati Nomor Urut 2 sedang ada keperluan, sehingga tak turut hadir. (kanalkalimantan.com/rls)

Reporter : Rls
Editor : Bie

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

PILKADA TANBU

Mardani H Maming: Terima Kasih DPRD Tanbu Anggarkan Rp 65 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Mardani H Maming. Foto : ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BATULICIN – Mardani H Maming menyampaikan terimaVkasih kepada DPRD Kabupaten Tanah Bumbu yang telah menyetujui anggaran kesehatan gratis dengan syarat cukup dengan KTP elektronik atau KTP-el untuk masyarakat Tanah Bumbu tahun 2021.

Pada rapat paripurna, Jumat (27/11/2020), DPRD Kabupaten Tanah Bumbu akhirnya menyetujui dan mensahkan anggaran kesehatan sebesar Rp 65 miliar dalam APBD tahun anggaran 2021. Dengan anggaran sebesar Rp 65 miliar tersebut diharapkan mampu mengcover layanan kesehatan gratis bagi seluruh warga Kabupaten Tanah Bumbu untuk layanan kelas III.

“Saya atas nama pribadi mengucapkan terima kasih kepada DPRD Tanah Bumbu khususnya kepada Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Partai Gerindra dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang telah memperjuangkan kembalinya anggaran kesehatan gratis dengan syarat cukup dengan KTP elektronik untuk masyarakat Tanah Bumbu,” kata Mardani H Maming.

Di DPRD Tanah Bumbu sendiri, dari 35 kursi, sebanyak 20 kursi dipegang oleh PDI Perjuangan Gerindra dan PPP. Ketiganya adalah Parpol pengusung pasangan calon nomor 1 Syafruddin H Maming dan M Alpiya Rakhman dalam Pilkada 2020, yang memang gencar ingin mengembalikan pelayanan kesehatan gratis dengan KTP-el.



 

Menurut mantan Bupati Tanah Bumbu dua periode tersebut, dengan disetujuinya anggaran kesehatan gratis sebesar Rp 65 miliar, warga Tanah Bumbu tidak perlu lagi khawatir untuk berobat di tahun 2021. “Pada tahun 2021, warga Tanah Bumbu tak perlu khawatir untuk berobat jika sakit. Karena anggarannya sudah tersedia, dan syaratnya juga tidak berbelit, cukup dengan membawa KTP-elektornik saja,” kata Mardani H Maming.

Apa yang diperjuangkan DPRD Kabupaten Tanah Bumbu khususnya Fraksi PDI Perjuangan, Gerindra dan PPP tersebut, lanjut Mardani, adalah upaya mengembalikan pelayanan kesehatan gratis seperti yang pernah dilaksanakan saat ia menjabat Bupati Tanah Bumbu di tahun 2010 hingga 2018.

“Saya bersyukur, sistem pelayanan kesehatan gratis dengan syarat cukup dengan KTP saja seperti yang pernah saya laksanakan saat jadi bupati, akhirnya bisa dikembalikan lagi melalui keputusan DPRD Kabupaten Tanah Bumbu,” kata Mardani H Maming.

Dalam beberapa kesempatan kampanye untuk pasangan calon (paslon) nomor 1 Syafruddin H Maming-M Alpiya Rakhman, Mardani H Maming, mengkritisi kebijakan Bupati Kabupaten Tanah Bumbu, Sudian Noor yang tidak melanjutkan program kesehatan gratis cukup dengan syarat KTP elektronik saja.

Padahal menurut Mardani program kesehatan gratis dengan syarat simpel tersebut adalah program prioritas untuk rakyat Tanah Bumbu.

Kemudian dari sisi anggaran, juga tidak sebanding dengan anggaran layanan kesehatan gratis seperti era Mardani H Maming yang mampu mengcover seluruh warga Tanah Bumbu. Di zaman Mardani H Maming, anggaran kesehatan gratis dengan syarat cukup KTP-el mencapai sekitar Rp 60 miliar untuk layanan kelas III.

Sementara, berdasarkan data, anggaran kesehatan dalam APBD Kabupaten Tanah Bumbu tahun 2019 hanya sekitar Rp 26,6 miliar yang terdiri dari iuran BPJS sebesar Rp 10,3 miliar dan Jamkesda/Pendamping JKN sebesar Rp 16,3 miliar.

Sedangkan dalam APBD tahun 2020, anggaran kesehatan bagi masyarakat mencapai sekitar Rp 30 miliar, yang terdiri dari iuran BPJS sebesar Rp 18,2 miliar dan dana Jamkesda/pendampingan sekitar Rp 11,7 miliar.

Dana sebesar itu, tentu saja tidak mampu mencover seluruh warga Tanah Bumbu jika ingin berobat gratis untuk layanan kelas III.

Dengan jumlah penduduk lebih dari 250.000 jiwa, diperkirakan dana yang dibutuhkan untuk pelayanan kesehatan gratis warga Tanah Bumbu berkisar antara Rp 60 miliar hingga Rp 80 miliar. (kanalkalimantan.com/rls)

Reporter : Rls
Editor : Bie

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->