Connect with us

Kota Banjarmasin

Ini Kata Ibnu Sina Tentang Penerapan New Normal di Banjarmasin

Diterbitkan

pada

kegiatan Satpol PP Banjarmasin saat PSBB di Kota Banjarmasin. Foto: Fikri
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Berakhirnya masa pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan oleh Kota Banjarmasin pada 31 Mei 2020, tidak menjadi jaminan bahwa kota seribu sungai ini langsung menerapkan new normal atau kenormalan baru.

Ini karena salah satu indikator pelaksanaan kenormalan baru adalah kondisi kurva dari kasus terkonfirmasi positif minimal harus dalam keadaan landai. Namun hal itu belum terlihat di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan itu.

“Masih ada ancaman peningkatan grafik kasus positif Covid-19, belum ada indikasi melandai. Jadi Banjarmasin belum memenuhi syarat dari Pemerintah Pusat dalam menerapkan kenormalan baru” ucap Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina, Minggu (31/5/2020) sore.

Meski demikian, dia menyebut jika kondisi tanggap darurat pencegahan Covid-19 akan tetap diberlakukan setelah PSBB tahap III itu berakhir dengan tetap mewajibkan penerapan protokol kesehatan di aktivitas keseharian warga yang tinggal di Banjarmasin.

Aktivitas di salah satu pasar saat PSBB di Kota Banjarmasin. Foto: Fikri

Guna mendisiplinkan warga dalam menjalankan protokol tersebut, ia mengaku, dalam waktu dekat akan membuat Surat Keputusan (SK) Wali Kota yang ditujukan kepada Dandim 1007 Banjarmasin dan Kapolresta Banjarmasin sebagai koordinator dalam menjalankan tugas pendisiplinan warga.

“Sesuai arahan Presiden RI, dalam masa ini TNI-Polri akan bertindak sebagai garda terdepan dalam penegakan disiplin protokol kesehatan dalam pencegahan Covid-19,” ujar Ibnu.

Selain itu, ia menerangkan pihaknya akan mengikuti pedoman pelaksanaan aktivitas masyarakat sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 328. Sehingga, pemberlakuan jam malam dan pos jaga di perbatasan kota akan ditiadakan.

Namun kebijakan Perwali Nomor 37 tahun 2020 itu akan dialihkan ke dalam penerapan Pembatasan Sosial Berskala Kecil (PSBK) di tingkat kelurahan, kampung maupun komplek perumahan.

“Walaupun itu tidak ada di dalam Undang Undang RI, tapi bisa mengamankan lingkungan tempat tinggal warga, sehingga tetap mempersempit ruang penularan,” pungkas dia. (kanalkalimantan.com/fikri)

 

Reporter : Fikri
Editor : Dhani

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Advertisement

Kota Banjarmasin

BREAKING NEWS. Sore Hari, Kebakaran Gegerkan Kawasan Sungai Bilu Banjarmasin

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Kebakaran yang terjadi di Jl Keramat Raya, Sungai Bilu, Banjarmasin Foto : fikri
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Kebakaran terjadi di Kota Banjarmasin. Kali ini, api membara di Jalan Keramat Raya, Kelurahan Sungai Bilu, pada Minggu (5/7/2020) pukul 17:45 Wita.

Informasi sementara yang dihimpun, kebakaran diduga menghanguskan satu buah rumah dan satu buah bedakan yang berada di Gang Keramat IV RT 12 RW 01. Namun demikian, api berhasil dipadamkan oleh pemadam kebakaran gabungana se Kota Banjarmasin yang berjibaku memadamkan api pada pukul 18:00 Wita.

“Satu rumah belum diketahui pemiliknya, karena ditinggal kosong. Sementara yang terdata atas nama Yusuf, yang berada di bedakan,” kata Abu Juai, salah satu relawan emergency gabungan di lokasi.

Belum diketahui pasti penyebab kebakaran. Saat ini, pihak berwajib tengah melakukan pendataan korban terdampak kebakaran di kawasan padat penduduk ini. (Kanalkalimantan.com/fikri)

Reporter : Fikri
Editor : Chell

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kota Banjarmasin

Dinyatakan Reaktif Covid-19, Tiga Calon Mahasiswa ULM Gagal Ikut UTBK

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Tiga calon mahasiswa ULM gagal ikut ujian tertulis berbasis komputer karena dinyatakan reaktif Covid-19 Foto : fikri
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Tiga calon mahasiswa baru tidak bisa mengikuti Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) jalur seleksi bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di Universitas Lambung Mangkurat (ULM). Pasalnya, tiga orang calon mahasiswa tersebut terkonfirmasi reaktif Covid 19 berdasarkan hasil rapid test.

Penyelenggaraan sendiri dilakukan di Kampus ULM di Kawasan Kayu Tangi Banjarmasin pada Minggu (5/7/2020) siang. Hal tersebut dinyatakan langsung oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr H Aminuddin Prahatama Putra.

“Ada tiga calon mahasiswa baru asal Kalimantan Selatan yang tidak bisa mengikuti tes, karena tiga orang tersebut dinyatakan reaktif Covid 19,” ucap Aminuddin.

Terkait tiga orang yang dinyatakan reaktif tersebut, Aminuddin enggan memberikan detail asal daerah bakal calon mahasiswa tersebut. Karena, ketiganya didapati reaktif sebelum pelaksanaan tes UTBK. “Untuk informasi tiga orang tersebut kita dapati sebelum dilaksanakannya, pelaksanaan tes UTBK ini,” terangnya.

Ia menyampaikan, untuk tiga orang yang tidak diperkenankan mengikuti tes UTBK itu, sudah disampaikan kepada masing-masing orang tua yang bersangkutan. Selain kepada orang tua yang bersangkutan, Aminuddin mengungkapkan, pihaknya menyampaikan informasi tersebut kepada Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi di Jakarta.

“Sebab jika ada peserta yang dinyatakan reaktif ataupun positif maka akan kami sampaikan untuk dilakukan proses penanganan,” tandasnya. (Kanalkalimantan.com/fikri)

Reporter : Fikri
Editor : Chell

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kota Banjarmasin

Tambah Rumah Karantina, Pemko Banjarmasin Incar Gedung BBPPKS Banjarmasin

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Pemko Banjarmasin berencana menambah rumah karantina baru Foto: Fikri
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Hingga kini, Pemko Banjarmasin masih menggunakan satu gedung sebagai pusat karantina bagi pasien positif Covid-19 yang merupakan orang tanpa gejala (OTG). Yaitu Gedung Balai Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (BTIKP) Provinsi Kalimantan Selatan, di Jalan Perdagangan, Kelurahan Kuin Utara.

Namun, muncul rencana jika Pemko Banjarmasin melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Banjarmasin mengincar satu gedung lagi sebagai rumah karantina bagi pasien Covid-19 yang merupakan OTG. Yaitu Gedung Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarmasin, yang berlokasi di Kompleks Mulawarman, Jalan Batu Besar, Kelurahan Teluk Dalam.

Menurut Juru Bicara GTPP Covid-19 Kota Banjarmasin Dr. Machli Riyadi, jajarannya sudah menyambangi Gedung BBPPKS Banjarmasin kemarin, bersama dengan Kepala Dinas Sosial Kota Banjarmasin. Setelah meninjau lokasi, Machli menyebutkan bahwa gedung ini layak dijadikan pusat karantina pasien Covid-19. Karena, gedung ini memiliki sanitasi yang layak dan tempat tidur yang nyaman dan bisa diisi oleh dua orang.

“Sangat representatif sekali. Jumlah tempat tidur yang bisa ditampung sebanyak 72 tempat tidur,” kata Machli saat ditemui di Kantor Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Jumat (3/7/2020) sore.

Guna memuluskan rencana ini, Machli yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin ini menyatakan, jajarannya sudah berkoordinasi dengan Kementerian Sosial RI. Karena, gedung ini berada di bawah kewenangan Kementerian Sosial RI.

“Kita tinggal menunggu jawaban surat dari Kementerian Sosial. Apakah diperkenankan menggunakan tempat itu, (karena) sangat bagus sekali,” ucap mantan Wadir Administrasi dan Keuangan RSJ Sambang Lihum itu.

Diakui Machli, lokasi gedung BBPPKS Banjarmasin memang berlokasi dekat dengan kawasan permukiman. Namun demikian, ia berharap agar tidak terjadi persoalan di kemudian hari, seperti penolakan dari warga sekitar yang terjadi beberapa waktu lalu di Kelurahan Pangeran dan Kelurahan Kuin Utara. Karena ia mengklaim, kepentingan masyarakat harus diutamakan.

Lalu, langkah apa yang ditempuh agar tidak terjadi penolakan seperti dua kejadian sebelumnya? “Kita sudah meminta pihak kecamatan dan lurah untuk mendisuksikan hal itu kepada ketua RT setempat dan mengedukasi atau mensosialisasikan kepada warga setempat, agar diinformasikan bahwa gedung BBPPKS kami gunakan untuk karantina bagi OTG,” tandas Machli. (Kanalkalimantan.com/fikri)

Reporter : fikri
Editor : cell

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->