Connect with us

Kota Banjarbaru

Inovatif dan Integritas, BRSBB Go WBK

Diterbitkan

pada

Foto bersama dengan Tim Evaluasi KemenPAN RB foto : Baristand
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Balai Riset dan Standardisasi Industri (Baristand) Banjarbaru berkomitmen menerapkan zona integritas untuk pelayanan publik menuju wilayah bebas dari korupsi (WBK) dengan bukti telah tersertifikasi SNI ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP).

Untuk mendapatkan predikat WBK 2020, Baristand Banjarbaru telah dievaluasi lapangan oleh Tim Kemenpan RB pada hari Jumat (20/10/2020). Kegiatan selama evaluasi lapangan yakni pemaparan dan diskusi materi ZI yang mencakup manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan akuntabilitas, penguatan pengawasan, peningkatan kualitas pelayanan publik dan inovasi Batistand Banjarbaru. Penilaian dilanjutkan kunjungan ke fasilitas layanan publik, lab pengujian, lab proses, lab kalibrasi, IPAL, poliklinik dan gedung terpadu layanan jasa teknis.

Saat pemaparan evaluasi Lapangan oleh Tim Kemenpan RB, Kepala Baristand Banjarbaru Budi Setiawan ST MM mengatakan, inovasi pelayanan yang sudah diimplementasikan diantaranya, sistem pelayanan yang terintegrasi, dalam hal ini Baristand Banjarbaru sudah mengintegrasikan dalam bentuk sistem infomasi si-Biru, dari penerimaan pelanggan sampai proses pengujian di laboratorium hingga terbitnya sertifikat yang ber-QR code sudah bisa dilakukan secara online. Sedangkan budaya pelayanan prima yang dibangun sesuai dengan motto pelayanan yaitu bersih, ramah, sigap, berkualitas dan berkompeten. “Kami laksanakan dengan sistem manajemen yang terintegrasi yaitu ISO 9001; ISO 17025; ISO 17065; KNAPPP 2, dan ISO 37001. Saat ini penilaian terhadap kepuasan pelanggan, sudah dibuat dalam bentuk online dan transparan, ada dua survei, yakni survei kepuasan masyarakat dan survei persepsi anti korupsi,” ujar Budi Setiawan.



 

Di akhir kegiatan evaluasi lapangan, Ketua Tim Evaluator, Endang Purwaningsih, mengapresiasi semangat inovasi dan integritas Baristand Banjarbaru dalam pembangunan zona integritas menuju WBK 2020. (kanalkalimantan.com/rls)

Reporter : Rls
Editor : Bie

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kota Banjarbaru

Warga Terdampak Banjir Diberi Layanan Kesehatan Gratis

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Semua pengungsi korban banjir di Kota Banjarbaru mendapat perhatian kebutuhan logistik dan kesehatan. Foto: humpro banjarbaru
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Upaya preventif berkembangnya penyakit di tempat pengungsian warga terdampak banjir, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru melalui Dinas kesehatan (Dinkes) gencar melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Menurut Kepala Dinkes Banjarbaru Rizana Mirza, pemeriksaan ini khususnya terhadap warga yang memiliki riwayat penyakit.

“Beberapa dari mereka yang ada di pengungsian terindikasi mempunyai riwayat penyakit atau kondisi kesehatannya memerlukan penanganan lebih lanjut akan terus kami monitor,” ujar Rizana Mirza, Senin (25/1/2020).

Pemeriksaan kesehatan dari pihak Dinkes Banjarbaru ini turut melibatkan seluruh Puskesmas yang ada di masing-masing kecamatan. Pemeriksaannya dilakukan secara door to door atau mendatangi setiap titik-titik posko pengungsian.



Rizana juga menerangkan, kondisi pengungsi yang ada di posko-posko se Kota banjarbaru secara umum dalam kondisi sehat dan tercukupi kebutuhan kesehatannya.

“Beberapa waktu yang lalu petugas Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru didampingi oleh rombongan Dinas Kesehatan Tanah Bumbu melakukan pengecekkan di setiap posko posko yang ada di Kota Banjarbaru,” tambahnya.

Memberi pelayanan serta pemeriksaan kesehatan terhadap korban terdampak banjir yang terdapat di posko-posko menjadi tujuan utama rombongan tersebut.

Selain itu, Pemko Banjarbaru juga sudah mempersiapkan layanan kesehatan yang menjadi rujukan apabaila ada warga terdampak banjir mengalami gangguan kesehatan. Dalam hal ini ialah Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Banjarbaru.

Kepala Bagian Tata Usaha RSUD Idaman, M Firmansyah, mengatakan, pihaknya memberikan pelayanan kesehatan kepada pengungsi yang mengalami gangguan kesehatan secara gratis dengan mempermudah pelayanan tanpa mengharuskan kartu BPJS.

“Ya, layanan kesehatan untuk warga terdampak banjir ini gratis. Tidak perlu menggunakan BPJS. Beberapa hari ini kita sudah menerima beberapa pengungsi yang sakit dan membutuhkan perawatan. Layanan ini merupakan bentuk komitmen kita bersama atas bencana banjir yang terjadi,” bebernya. (kanalkalimantan.com/rico)

 

Reporter : Rico
Editor : Bie

 

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kota Banjarbaru

Komitmen Pemko Banjarbaru Layani Kecukupan Pengungsi Banjir

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru berkomitmen kuat untuk membantu penanganan korban banjir yang berada di pengungsian. Foto: humpro banjarbaru
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarbaru H Said Abdullah menegaskan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru berkomitmen kuat untuk membantu penanganan korban banjir yang berada di pengungsian.

Ketersediaan pasokan logistik bahan makanan di posko pengungsian dan dapur umum, hingga layanan kesehatan bagi masyarakat korban banjir dijamin tercukupi.

Komitmen ini ditandai di Posko Induk di kantor Sekretariat Kota Banjarbaru, posko utama untuk monitoring bantuan ke posko yang ada di Kota Banjarbaru dalam pemerataan pendistribusian bantuan.



 

“Posko induk ini sebagai pusat kendali segala kegiatan yang berkaitan dengan musibah banjir yang melanda Provinsi Kalimantan Selatan, mulai perekapan jumlah pengungsi, sebaran pengungsi dan kebutuhan yang diperlukan oleh para pengungsi,” ujar Sekda Kota Banjarbaru Saida Abdullah.

“Mereka adalah saudara kita, dari sisi kemanusiaan kita harus berbuat terbaik untuk mengatasi masalah ini bersama-sama. Dengan kesatuan gerak, maka diharapkan tindakan yang diambil akan lebih tepat cepat dan sesuai dengan kondisi lapangan,” tegasnya.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Kota Banjarbaru Zaini Syahranie mengatakan, sudah ada beberapa korban terdampak banjir di posko se Kota Banjarbaru yang kondisi rumahnya sudah normal minta diantarkan pulang. Dalam hal ini BPBD Kota Banjarbaru memberikan pelayanan dengan mengantar para pengungsi ke rumah masing-masing.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru Rizana Mirza mengatakan, kondisi pengungsi yang ada di Posko posko se-Kota banjarbaru, secara umum dalam kondisi sehat dan tercukupi kebutuhan kesehatan. Petugas dari Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru juga sempat dibantu rombongan Dinas Kesehatan Tanah Bumbu melakukan pengecekkan di setiap posko-posko yang ada di Kota Banjarbaru, pelayanan serta pemeriksaan kesehatan terhadap korban terdampak banjir yang terdapat di posko-posko menjadi tujuan utama rombongan tersebut. Dilaporkan ada beberapa masyarakat yang berada di pengungsian yang terindikasi mempunyai riwayat penyakit atau kondisi kesehatannya memerlukan penanganan lebih lanjut akan terus di monitor oleh pihak Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru.

“Sebagai wujud layanan lebih lanjut Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Rumah Sakit Umum Daerah Idaman Kota Banjarbaru siap memberikan pelayanan kesehatan kepada pengungsi yang mengalami gangguan kesehatan secara gratis, dengan mempermudah pelayanan tanpa mengharuskan kartu BPJS,” ujar Kadinkes Banjarbaru. (kanalkalimantan.com/rls)

Reporter: rls
Editor : kk


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->