Connect with us

Kota Banjarmasin

Izin Belum Diurus, Dishub Banjarmasin ‘Duduki’ Loket Parkir RSUD Ulin

Diterbitkan

pada

Petugas Dishub Banjarmasin saat berjaga di pos parkir RSUD Ulin Kota Banjarmasin Foto: net

BANJARMASIN, Dinas Perhubungan (Dishub) Banjarmasin bersikap tegas terhadap praktek parkir ilegal di RSUD Ulin. Petugas menyegel aktivitas parkir di lokasi tersebut karena tak kunjung memperpanjang izin pengelolaan parkir.

Kepala Dishub Kota Banjarmasin, Ichwan Noor Chalik, tegas menyebut sejak hari ini parkir RSUD Ulin Banjarmasin ditutup karena pengelola belum mengurus kontrak izin retribusi parkir sejak 1 Juni 2019. Ia menganggap manajemen RSUD Ulin lalai mengurus izin ke Dishub Banjarmasin.

“Jadi hari ini resmi kami tutup, tidak ada pembayaran parkir. Karena kalau ada maka ilegal jatuhnya nanti. Kecuali mereka melakukan izin dengan sungguh-sungguh, karena memungut parkir dari warga itu harus bayar pajak dari jumlah hasil keseluruhan parkir tersebut sebesar 30 persen,” ujar Ichwan Noor Chalik, Jumat (14/6).

Seperti dilansir Kumparan.com dan Banjarhits.id, hari ini, Dishub mengerahkan sejumlah petugas untuk menjaga loket masuk dan loket keluar parkir RSUD Ulin agar tidak ada aktifitas pungutan parkir. “Jadi ditutup di sini, maksudnya gratis tidak dipungut bayaran, karena mereka belum melakukan izin dan ini akan berlangsung sampai mereka berizin. Petugas pun akan tetap kami siagakan untuk mengawasi gerak gerik pengelola, karena kalau tidak dijaga dikhawatirkan terjadi lagi pungutan liar,” terangnya.

Sebelumnya, Ichwan menyebut total penghasilan parkir RSUD Ulin Banjarmasin dalam sebulan mampu mencapai Rp 135 juta. Ia membeberkan para pengelola parkir tersebut harus membayar pajak kepada Pemerintah Kota Banjarmasin sebesar 30 persen dari total penghasilan diatas.

“Sampai kapanpun mereka belum melakukan izin, maka akan terus kami jaga. Apalagi kalau seperti ini katanya akan dilakukan izin kemarin, tapi sampai saat ini tidak ada lagi melakukan izin, jadi kami langsung turun ke lapangan agar ditutup pungutan parkir di TKP,” katanya.

Sementara juru bicara RSUD Ulin, Yan Setiawan sebelumnya mengatakan asumsi parkir ilegal hanya kesalahan teknis di lapangan. Menurut dia, kontrak izin terdahulu yang sudah berakhir atau habis pada 31 Mei 2019 bertepatan dengan libur bersama Idul Fitri 1440 Hijriah. Ia membenarkan RSUD Ulin belum memperpanjang izin pengelolaan parkir ke Dishub Banjarmasin.

Yan Setiawan memastikan pengurusan izin dan kontrak dengan Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin ihwal pengelolaan parkir RSUD Ulin. Menurut dia, manajemen masih mengelola parkir di RSUD Ulin. “Saat ini nih kami masih mengurus izin kontrak kepada Dinas Perhubungan lagi agar tidak dianggap ilegal. Mudah-mudahan prosesnya lancar, kami minta do’a yang terbaik saja,” katanya. (kum/bjrhit)

Reporter : Kum/bjrhit
Editor : Chell

Kota Banjarmasin

Pelajar ‘Dirumahkan’ Diperpanjang? Disdik Banjarmasin Masih Tunggu Kebijakan

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Proses belajar mengakar di sekolah belum dipastikan kapan dimulai. Foto: fikri

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Semenjak pandemi Covid-19 pelajar SD hingga SMP di Kota Banjarmasin ‘dirumahkan’ alias proses belajar mengajar dilaksanakan di rumah.

Wali Kota Banjarmasin telah dua kali mengeluarkan surat edaran pelaksanaan belajar dari rumah. Pertama, SE nomor 80/1280-Sekr/Dispendik/2020 di mana masa belajar dari rumah yang semula dari tanggal 1 hingga 14 April 2020, dan kedua SE baru dengan nomor 800/1505-Sekr/Dispendik/2020, masa libur diperpanjang kembali mulai 15 hingga 23 April 2020.

Namun, masa libur Ramadhan dan Idul Fitri dari tanggal 24 April hingga 30 Mei 2020. Sehingga, siswa turun kembali ke sekolah pada 2 Juni 2020 mendatang.

Lalu, apakah pelajar akan kembali ke sekolah terhitung pada tanggal 2 Juni 2020?

Dihubungi Kanalkalimantan.com, Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin Totok Agus Daryanto mengatakan, ada wacana perpanjangan masa belajar dari rumah yang akan diperpanjang. Kendati demikian, ini masih diwacanakan.

“Ya, direncanakan. Tetapi belum pasti, masih menunggu perkembangan Covid-19,” kata Totok, Selasa (26/5/2020) siang.

Namun demikian, Totok belum bisa memastikan kapan keputusan ini ditetapkan. Sembari menunggu surat edaran Wali Kota, juga menunggu selesainya pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Banjarmasin.

“Nggih, kita menunggu PSBB selesai,” pungkas Totok. (kanalkalimantan.com/fikri)

Reporter : fikri
Editor : bie

 

Lanjutkan membaca

Kota Banjarmasin

Dua Rumah di Kuin Jadi Arang di Malam Lebaran

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Bangunan yang terbakar di Kuin Cerucuk, Minggu (24/5/2020) dini hari. Foto: BPBD Kota Banjarmasin for kanalkalimantan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Malang tak dapat diraih untung tak dapat ditolak. Entah bagaimana delapan jiwa dari dua keluarga di Jalan Kuin Selatan Gg. Muslim RT06 RW01 Nomor 33-34 Kelurahan Kuin Cerucuk, Banjarmasin melewati Idulfitri 1441 H ini.

Mereka menjadi korban amukan si jago merah yabg terjadi pada Minggu (24/5/2020) pukul 01.10 Wita. Bangunan rumah milik mereka luluh lantak dan rata dengan tanah beberapa jam sebelum fajar Idulfitri menyingsing.

Berdasar informasi yang dihimpun, api mulai membara di kawasan pemukiman penduduk di Jalan Kuin Selatan Gang Muslim RT06 RW01 Nomor 33-34 Kelurahan Kuin Cerucuk sekitar pukul 01:10 Wita.

“Kebakaran menghanguskan dua buah rumah yang habis terbakar 100 persen,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjarmasin, HM Hilmi, Minggu (24/5/2020) pagi.

Akibatnya, jelas dia, dua kepala keluarga yang terdiri atas delapan jiwa kehilangan tempat bernaung. Yaitu Samsuni (lima jiwa) dan Maryam (tiga jiwa).

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran ini.

Selama pemadaman, Hilmi menyebut pemadam kebakaran gabungan yang bertugas tidak mengalami kendala apapun. Karena akses gang dengan lebar tiga meter dan ketersediaan air yang cukup.

“Untuk penyebab kebakaran sendiri masih dalam penyelidikan. Sedangkan total kerugian diperkirakan mencapai Rp 650 juta,” katanya.

Hingga berita ini ditulis, BPBD Kota Banjarmasin tengah melakukan pendataan musibah kebakaran dan menyiapkan bantuan logistik.

“Kami juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk langkah selanjutnya,” pungkas Hilmi. (kanalkalimantan.com/fikri)

Reporter : fikri
Editor : dhani

Lanjutkan membaca

Kota Banjarmasin

DLH Banjarmasin Ancam Pidanakan Pelaku Perusakan Pot Bunga di Taman Kamboja

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Kondisi pot bunga di Taman Kamboja yang berantakan usai dipecahkan orang tak dikenal. Foto: fikri

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Tindakan perusakan pot bunga di Taman Kamboja, Jumat (22/5/2020) oleh seorang perempuan, membuat geram Kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin, Muchyar. Ia mengancam akan mempidanakan pelaku jika terbukti tidak mengalami gangguan jiwa seperti yang disebutkan. Tapi jika memang ada gangguan jiwa, ia meminta Satpol PP dan Dinas Sosial menindaklanjuti.

“Kita akan tindak tegas pelaku, sebagai efek jera,” ucap Muchyar, Jumat (22/5/2020) sore.

Sebelumnya, beredar video di media sosial yang mempertintonkan aksi seseorang memecahkan pot bunga yang ada di Bundaran KB atau Bundaran Taman Kamboja Banjarmasin. Aksi tersebut membuat Muchyar langsung memerintahkan stafnya menindaklanjuti. “Saat mendapat laporan, saya langsung menghubungi Kepala Bidang yang bertugas dalam bidangnya untuk melakukan pengecekkan langsung ke lapangan guna memastikan kebenaran video itu,” imbuhnya.

Kendati demikian, ia sangat menyesalkan dengan sikap para warga yang hanya menonton kejadian itu. “Mengapa saat itu tidak ada warga yang menegur atau memarahi orang yang melakukan aksi ini,” ungkapnya.

Sehingga, ia berharap kepada seluruh masyarakat Kota Banjarmasin pada umumnya agar lebih bisa memiliki jiwa kepemilikan yang tinggi terhadap fasilitas yang ada. “Karena pot yang hancur itu kan memakai uang dari masyarakat juga, kalau ada oknum dengan sengaja merusak fasilitas umum itu berarti sia-sia uang rakyat,” tukasnya.

Sementara itu, hingga saat berita ini ditulis, Plt Kepala Satpol PP Kota Banjarmasin, Ichwan Noor Chalik belum bisa dihubungi untuk dimintai komentar terkait perkembangan kasus perusakan fasilitas umum tersebut. (kanalkalimantan.com/fikri)

Reporter : fikri
Editor : cell

 

Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->
Share via
Copy link
Powered by Social Snap