BANJARMASIN, Sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan atas terdakwa bekas Dirut PDAM Bandarmasih Muslih dan Manager Keuangan PDAM Trensis, pada Kamis (23/11), memang berlangsung singkat. Namun demikian, pada sidang selanjutnya yang dijadwalkan pada Selasa (28/11) kemungkinan akan berlangsung lebih lama.
Pasalnya, pada agenda sidang ke dua nanti, jaksa penuntut umum (JPU) dari KPK yang dipimpin Ferdian Adi Nugroho didampingi Wayan Riana dan Amir Nor Dianto akan mendatangkan 12 saksi.
“Sebenarnya ada 18 orang, tapi untuk tanggal 28 nanti kami akan menghadirkan 12 orang saksi di persidangan,†kata JPU Ferdian.
Ferdian mengatakan, sedikitnya telah ada 50 saksi yang diperiksa KPK dalam masa penyidikan perkara kasus dugaan suap Perda Penyertaan Modal PDAM Bandarmasih yang melibatkan sejumlah pejabat publik tersebut. Hanya saja, dalam persidangan pihaknya akan menghadirkan beberapa orang saksi saja. Baik dari kalangan legislatif, PDAM, dan pejabat di lingkungan Pemko Banjarmasin.
Sebelumnya, Muslih dan Trensis terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK bersama Iwan Rusmali dan Andi Effendi, yang saat penangkapan berstatus masing-masing ketua dan anggota DPRD Kota Banjarmasin.
Sebanyak 50 personel gabungan dari jajaran Polresta Banjarmasin akan diturunkan menjaga sidang perdana itu. Besarnya jumlah pengamanan mengingat ini adalah sidang kasus korupsi pertama yang melibatkan KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT) terhadap bekas Ketua DPRD Banjarmasin Iwan Rusmali dan juga bekas Dirut PDAM Muslih. Dan secara otomatis, akan menyedot perhatian publik.
Kabid Humas Polda Kalsel AKBP M Rifaii sebelumnya mengatakan sesuai surat permintaan KPK, pihaknya akan menurunkan pengamanan dalam sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan tersebut.
“Ada sebanyak 50 personil Polresta Banjarmasin memback up keamanan selama sidang,†jelasnya.
Hal ini pun dibenarkan Kapolresta Banjarmasin Kombes Anjar Wicaksana. Dia mengatakan, 50 personil tersebut merupakan petugas gabuangan dari Sabhara, Intel, Reskrim, dan juga Lalu Lintas.
“Aparat tersebut kita turunkan melakukan pengamanan sidang, meski begitu tambahan personil bisa saja kita turunkankan jika suhu keamanan meningkat,†katanya.
Berkaitan sidang tersebut, Kapolresta menghimbau masyarakat yang ingin melihat atau menyaksikan sidang nantinya agar menjaga ketertiban. (ammar)
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Kawanan Jurnalis di Banjarbaru bersama mahasiswa dan organisasi menggelar aksi solidaritas mengawal… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Proses penyidikan kematian tak wajar wartawati media online di Banjarbaru, Juwita yang… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terduga pelaku pembunuhan wartawati media online di Banjarbaru, Juwita baru saja resmi… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Proses penyidikan kasus kematian wartawati media daring di Banjarbaru, Juwita, yang dibunuh… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Selatan terus berupaya meningkatkan partisipasi pemilih… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Selatan resmi melantik ribuan anggota Badan… Read More
This website uses cookies.