Connect with us

Kabupaten Banjar

Jalan Licin, Sepeda Motor Bertabrakan dengan Mobil di Gambut, Seorang Perempuan Tewas

Diterbitkan

pada

Kecelakaan maut yang menewaskan seorang perempuan di jalan A Yani Km 15 Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kamis (15/10/2020). Foto : ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Seorang perempuan menjadi korban kecelakaan maut yang terjadi di jalan A Yani Km 15, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar pada Kamis (15/10/2020) pagi, ketika hujan mengguyur kawasan tersebut.

Informasi yang didapat Kanalkalimantan.com, kecelakaan maut melibatkan sebuah sepeda motor dengan satu mobil jenis MPV, dimana sepeda motor korban terjepit oleh mobil. Korban tergeletak di samping pohon dengan posisi terlentang dengan menggunakan pakaian kaos berwarna merah di bahu jalan.

“Informasi sementara yang didapat dari rekanan emergency, korban bernama Ernawati, warga komplek pal 8 Permai. Korban meninggal dunia saat dirawat di Rumah Sakit Ulin Banjarmasin, pihak keluarga sudah mengetahui, dan sudah berada di Rumah Sakit Ulin Banjarmasin,” kata salah satu anggota emergency.



Hingga berita ini diturunkan Kanalkalimantan.com masih coba mengkonfirmasi kepada aparat berwenang dari Polres Banjar guna mengetahui penyebab kecelakaan tersebut. (kanalkalimantan.com/wahyu)

Reporter : Wahyu
Editor : Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
iklan
Komentar

Kabupaten Banjar

Sebanyak 60 Orang Terjaring Razia KTP dan Masker di Gambut

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Razia protokol kesehatan yang digelar Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar. Foto: wahyu
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Tim gabungan Satpol PP, TNI-Polri gelar operasi penertiban identitas serta protokol kesehatan, di Gambut, Kabupaten Banjar, Rabu, (21/10/2020).

Petugas mengamankan sebanyak 30 orang yang tidak memakai masker, dan 30 orang orang tidak membawa identitas KTP.

Bagi warga yang tidak memilik identitas, petugas memberikan sanksi denda sebesar Rp 52.000 dan bagi warga tidak mematuhi protokol kesehatan seperti tidak memakai masker petugas memberikan sanksi berupa denda sebesar Rp 50.000.

Kasi Opsdal Penyidik Sat Pol PP Kabupaten Banjar Wahyudi mengatakan, baru pertama kali giat operasi ini diadakan di luar kota Martapura.



“Kita baru pertama kali mengadakan operasi di luar kota Martapura, dalam operasi ini juga kita bekerja sama dengan pihak TNI-Polri,” ungkapnya.

Wahyudi mengatakan, diadakan giat operasi ini guna memutus mata rantai penyebaran covid-19, dan selalu mengimbau kepada masyarakat agar selalu taat menggunakan masker saat berpergian keluar rumah.

Yudi menambahkan, untuk target dari operasi ini adalah semua masyarakat pengguna jalan dan yang tidak memiliki KTP, tidak taar protokol kesehatan seperti tidak memakai masker.

“Untuk sanksi sendiri yang tidak memiliki KTP, yang bersangkutan harus mengikuti sidang dan denda berupa Rp 50000 ribu, uang sidang Rp 2000 jadi totalnya Rp 52.000 ribu ,” lanjutnya.

Dengan diadakannya giat operasi ini, semoga masyarakat mentaati semua ketentuan yang sudah berlaku, dan selalu membawa identitas diri seperti KTP, untuk protokol kesehatan juga jangam lupa selalu memakai masker saat beraktifas diluar rumah,” tutupnya. (kanalkalimantan.com/wahyu)

Reporter : Wahyu
Editor : Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kabupaten Banjar

Pansus Covid-19: Terserap 62,3 M, Sebanyak 25 SKPD di Banjar Belum Laporkan Anggaran!

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Ketua Pansus Covid-19 Kabupaten Banjar Ahmad Syarwani Foto: putra
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM,MARTAPURA – Sebanyak Rp 62,3 miliar dari total Rp 68 miliar dana anggaran Covid-19 di Kabupaten Banjar, sudah terpakai untuk penanganan serta bantuan sosial.

Hal ini disampaikan Ketua Panitia Khusus (Pansus) Covid-19 sekaligus Ketua Komisi IV DPRD Banjar H Ahmad Syarwani, saat melakukan rapat laporan realisasi penggunaan dana Covid-19 bersama Pemkab dan BPBD di gedung dewan, Selasa (20/10/2020).

Syarwani menyampaikan, pelaporan pemakaian dana Rp 62,3 miliar tersebut belum rata. Hal ini dikarenakan masih sebanyak 25 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) belum melaporkan data dan anggaran yang terpakai.

Untuk pelaporan 25 SKPD tersebut tujuanya selain membahas rincian dana setiap SKPD juga meminta sisa dana yang sudah terpakai. “Karena tidak menutup kemungkinan, dari dana yang dipakai akan ada tersisa. Justru itu kita juga meminta selain peloporan dana terpakai juga meminta pelaporan dana sisa,” jelasnya.



Syarwani juga menyampaikan akan memberikan imbawan kepada 25 SKPD tersebut untuk melaporkan secara susulan hingga tanggal 30 Oktober 2020.

“Tujuan agar nanti saat pelaporan di sidang parpurna November nanti semuanya sinkron dan akan dipublikasikan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Dari anggaran dana covid tersebut antara dana bantuan dan kesehatan, ia belum bisa memastikan anggran realisasi mana yang lebih banyak memakai. Akan tetapi ia juga membeberkan dari 25 SKPD yang memakai anggaran, ada 3 SPKD yang aktif di antaranya Dinas Kesahatan, Dinas Sosial, dan Rumah Sakit.

Dinas Sosial Banjar memberikan bantuan sosial (bansos) berupa satu paket sembako senilai Rp350.000 ditambah beras 10 kg untuk tiap warga yang menjalani masa karantina, dan terkena dampak dari covid-19. (Kanalkalimantan.com/putra)

 

Reporter: Putra
Editor: Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->