Connect with us

Sepak Bola

Jamie Vardy Raih Sepatu Emas, Berikut Daftar Top Skor Liga Inggris  

Diterbitkan

pada

Striker Leicester City Jamie Vardy, resmi menyandang gelar top scorer Liga Inggris musim 2019-2020 berkat koleksi 23 gol dalam satu musim. Foto: twitter/brfootball
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM – Penyerang Leicester City, Jamie Vardy, menyabet sepatu emas atau Golden Boot setelah memuncaki daftar top skor Liga Inggris musim 2019/2020 dengan torehan 23 gol.

Vardy memang tak mencetak gol pada laga pamungkas melawan Manchester United, namun ia gagal disalip penyerang Arsenal Pierre Emerick-Aubameyang dan penyerang Southampton Danny Ings yang terpaut satu gol (22 gol).

Raihan ini menjadi yang pertama bagi Vardy, meski pada musim 2015/2016 membukukan gol lebih banyak yakni 24 poin, namun ia kalah satu gol dari penyerang Tottenham Hotspurs Harry Kane, demikian seperti dilansir Antara.

Baca juga: Habisi Kakek 90 Tahun di Sungai Pinang, Perampok Sadis Gondol Emas dan Intan Senilai Rp 100 Juta!



 

Sementara itu, gelandang Manchester City Kevin De Bruyne didaulat sebagai Playmaker of the Season setelah menorehkan 20 asissts musim ini. Di bawahnya ada nama Trent Alexander Arnold dengan 13 asissts.

Berikut daftar pencetak gol terbanyak Liga Inggris musim 2019/2020 (15 gol atau lebih) :

23 – Jamie Vardy (Leicester City)
22 – Pierre Emerick Aubameyang (Arsenal)
22 – Danny Ings (Southampton)
20 – Raheem Sterling (Manchester City)
19 – Mohamed Salah (Liverpool)
18 – Sadio Mane (Liverpool)
18 – Harry Kane (Tottenham)
17 – Raul Jimenez (Wolves)
17 – Marcus Rashford (Man United)
17 – Anthony Martial (Man United)
16 – Sergio Aguero (Man City)
15 – Tammy Abraham (Chelsea). (suara.com)

Reporter : suara.com
Editor : kk


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Olahraga

Liga Lama Terhenti, Kapten Barito Putera Cemaskan Kondisi Fisik

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Rizky Pora. Foto: abi yazid/goal.com
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Sudah lebih dari sembilan bulan lamanya kompetisi top-flight Indonesia, Liga 1 tak berjalan karena pandemi Covid-19. Situasi ini membuat kapten Barito Putera, Rizky Pora, curhat mengenai kondisinya.

Seperti diketahui, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator menjadwalkan kompetisi Liga 1 2020 –yang kini bernama Liga 1 2020-2021 — restart pada Oktober lalu.

Namun, hal tersebut tak bisa terlaksana lantaran Polri tidak mengeluarkan izin keramaian dengan pertimbangan masih tingginya angka penyebaran virus Corona di Tanah Air.

Alhasil setelah melalui beberapa pertimbangan, akhirnya PSSI dan PT LIB memutuskan kompetisi kembali bergulir Februari 2021. Namun, itu juga belum pasti karena Polri hingga detik ini belum memberikan restu.



 

Tentu, ketidakjelasan ini membuat klub-klub belum mau mengumpulkan para pemain mereka untuk berlatih. Meski demikian, pemain tetap diharuskan berlatih dari kediaman masing-masing oleh klub.

Barito Putera misalnya, yang sudah beberapa bulan terakhir ini menghentikan aktivitas latihan bersama. Seluruh pemain diperintahkan berlatih mandiri dari kediaman masing-masing untuk menjaga kondisinya.

Namun, Rizky Pora selaku kapten tim merasa tidak bagus hanya berlatih saja tanpa ada kepastian apakah Liga 1 benar-benar dilanjut atau tidak. Baginya, percuma jika pemain terus berlatih, namun kejelasan kelanjutan kompetisi masih terus abu-abu.

“Kendala tidak ada, cuma sekarang aktivitas dibatasi. Rutinitas latihan juga jadi berkurang sejak kompetisi dihentikan. Jadi, otomatis susah juga buat kita, para pemain,” kata Rizky Pora dalam rilis klub, Selasa (29/12/2020).

“Sayang, ketika fisik sudah dibentuk lalu tidak ada kejelasan kompetisi. Memang takutnya itu drop lagi. Tapi, untungnya tim pelatih terus memberikan program latihan mandiri,” pungkas winger kawakan berusia 31 tahun itu. (suara.com)

Reporter : suara.com
Editor : kk


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Olahraga

Resmi! Bali United dan Persija Jadi Wakil Indonesia di Piala AFC 2021

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Para pemain Bali United. (Dok. Bali United)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – PSSI menggelar rapat Komite Eksekutif (Exco) secara virtual, Rabu (16/12/2020). Salah satu agenda rapat ini adalah membahas perwakilan Indonesia di Piala AFC 2021.

Rapat yang berakhir petang hari itu dipimpin langsung oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan.

Setelah cukup lama jadi teka-teki pasca Liga 1 2020-2021 ditangguhkan imbas pandemi COVID-19, PSSI akhirnya memutuskan dua wakil Indonesia untuk Piala AFC 2021 adalah Bali United dan Persija Jakarta.

Bali United merupakan kampiun Liga 1 2019, sementara Persija adalah runner-up Piala Indonesia.



 

Persija sendiri terpilih setelah sang juara Piala Indonesia 2018/2019, PSM Makassar, gagal lolos verifikasi klub AFC.

“Untuk perwakilan Indonesia pada Piala AFC 2021, kami memutuskan Bali United dan Persija Jakarta. Bali United karena juara Liga 1 2019, sementara Persija sebagai runner-up Piala Indonesia 2018/2019,” kata Iriawan kepada Suara.com, Rabu (16/12/2020).

“Dua tim ini juga memenuhi persyaratan dan mendapat lisensi klub profesional saat proses AFC club licensing cycle. Semoga kedua tim tersebut dapat meraih prestasi di ajang Piala AFC 2021,” tambah pria yang akrap disapa Iwan Bule tersebut.

Rapat Exco PSSI ini juga menghasilkan beberapa keputusan lain. Di antaranya penetapan Kongres Tahunan 2021 dan penetapan kuota pemain profesional PON XX Papua 2021.

“Kongres Tahunan PSSI akan dilaksanakan 26-28 Februari 2021 mendatang. Terkait kongres akan dilaksanakan secara virtual atau tatap muka langsung, kami masih melihat situasi pandemi COVID-19,” tutur

Sementara untuk ajang PON XX Papua 2021, ditetapkan bahwa kuota sebanyak 20 pemain. Selain itu, setiap tim maksimal mendaftarkan tiga pemain profesional dan sekaligus dapat dimainkan.(Suara)

Editor :Suara


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->