Connect with us

Kota Banjarbaru

Jangan Lupa, Ini Cara Dapat Listrik Gratis dan Diskon 50% di Bulan Agustus 2020

Diterbitkan

pada

PLN menyediakan paket promo gratis dan diskon 50% untuk bulan Agustus dan September 2020. Foto: humas PLN
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Bagi para pelanggan PLN dengan daya 450 Volt Ampere (VA) dan 900 VA, jangan lupa untuk mendapatkan listrik gratis dan diskon 50% untuk bulan Agustus dan September 2020.

Untuk mendapatkan layanan ini masyarakat bisa mengakses www.stimulus.pln.co.id. Listrik gratis ini berikan kepada 24 juta pelanggan rumah tangga 450 Volt Ampere (VA) dan 7 juta pelanggan rumah tangga 900 VA bersubsidi mendapatkan diskon 50%.

Bagi pelanggan rumah tangga daya 900 VA pascabayar atau reguler rekening listrik dibayar 50% sedangkan prabayar setiap bulan diberikan token listrik gratis sebesar 50% dikalikan dengan pemakaian bulanan tertinggi dari pemakaian 3 bulan terakhir.

Berikut cara mendapatkan listrik gratis dan diskon 50%



1) Masuk ke sitys PLN www.stimulus.pln.co.id

2) Masukkan ID Pelanggan/ Nomor Meter. Kemudian Token Gratis akan ditampilkan di Layar.

3) Pelanggan tinggal memasukkan Token Gratis tersebut ke meteran yang sesuai dengan ID Pelanggan.

Token listrik bisa didapatkan dengan cara:

1) Hubungi dan chat WA 08122 123 123 atau klik link https://wa.me/628122123123

2) Ketik listrik gratis untuk mengaktifkan layanan.

3) WA PLN 123 akan memberikan response tunggu beberapa saat dan ikuti petunjuk yang diberikan.

4) Masukan nomor IDPEL/ nomor meter anda.

5) Info listrik gratis/diskon anda dapatkan.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, pemberian susbidi kepada masyarakat kurang mampu ini sebagai salah satu cara pemerintah dalam menjaga perekonomian masyarakat agar tetap berjalan dan untuk mengurangi beban masyarakat tidak mampu di tengah pandemi virus corona atau covid-19.

“Subsidi listrik untuk 450 VA yang 24 juta dan 900 VA yang 7,2 juta rumah tangga yang subsidinya adalah dari mulai April sampai Juni di perpanjang sampai dengan September,” ujar beberapa waktu lalu.

Dengan demikian, terdapat tambahan anggaran sebesar Rp 6,9 triliun dalam memberikan insentif selam 6 bulan bagi pelanggan 450 VA dan 900 VA. Total anggaran untuk subsidi listrik masyarakat kurang mampu menjadi mencapai Rp 61,69 triliun.(cnbc)

 

Editor: cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kota Banjarbaru

Kejari Banjarbaru Musnahkan Ribuan Barang Bukti Perkara Pidana Sejak Tahun 2019

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

pemusnahan barang bukti perkara pidana yang sudah inkrah di Kejari Banjarbaru Foto: rico
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kejaksaan Negeri (Kejari) Banjarbaru memusnahkan ribuan barang bukti yang sudah diproses hukum atau dinyatakan inkrah, Rabu (12/8/2020) pagi.

Barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari narkotika jenis sabu sebanyak 128,65 gram, 13 butir ekstasi, ratusan butir obat keras berbagai jenis yang tidak memiliki izin edar, 20 bilah senjata tajam, 70 unit HP, dan 818 botol minuman keras, serta 142 liter tuak.

Pemusnahan barang bukti dihadiri kepala Wakil Wali Kota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan, Kasatres Nakorba Polres Banjarbaru, Ketua Pengadilan Negeri Banjarbaru, Kepala BNN Banjarbaru, Kepala Balai Besar POM Banjarmasin, serta Kepala Dinas Kesehatan Banjarbaru.



 

Kepala Kejari Banjarbaru, Andri Irawan, mengatakan barang bukti yang dimusnahkan pada hari ini merupakan tindak perkara pidana sejak Oktober 2019 – Juli 2020.

“Barang bukti yang kita musnahkan ini berasal dari 166 perkara tindak pidana umum dan 38 perkara tindak pidana ringan hasil penegakan Peraturan Daerah (Perda) Kota Banjarbaru yaitu Perda Larangan Minuman Beralkohol serta Perda Pemberantasan Pelacuran,” katanya.

Masing-masing jenis barang bukti dimunaskan dengan dengan cara yang berbeda. Contohnya saja, obat-obatan terlarang dimusnahkan dengan cara dibakar. Sedangkan, untuk barang bukti jenis senjata tajam dirusak hingga tidak dapat dipergunakan lagi, dan minuman keras dengan cara dihancurkan menggunakan stoomwall (mobil penggilas).

Kepala Kejari Banjarbaru menuturkan bahwa pemusnahan barang bukti ini merupakan salah satu upaya pihaknya, agar masyarakat tahu bahwa barang bukti yang disita benar-benar dimusnahkan. Termasuk juga untuk menghindari penyelewengan terhadap barang bukti, sehingga kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap aparat dan upaya penegakkan hukum di wilayah kota Banjarbaru.

Terakhir, Andri juga menyampaikan keinginan untuk bisa mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru dalam mewujudkan pembangunan tempat penyimpanan barang bukti. Tujuannya, agar barang bukti yang disimpan hingga bertahun-tahun lamanya, tetap memiliki nilai ekonomis tinggi.

“Sehingga, jika kemudian barang bukti tersebut dirampas untuk negara dan dilakukan pelelangan, nilai ekonomisnya tidak menurun. Hal ini juga bisa menunjang tugas jaksa eksekutor. Semoga bisa teralisasikan dan singeritas Kejaksaan dengan seluruh unsur Forkopimda bisa terus ditingkatkan dan dioptimalkan,” pungkasnya.

Menanggapi permintaan tersebut, Wakil Wali Kota Banjarbaru, mengaku bahwa pihaknya akan mengupayakan untuk merealisasikan dibangunnya tempat khusus penyimpanan barang bukti di Kejari Banjarbaru. Dirinya juga mengaperiasi kinerja Kejari Banjarbaru dalam mengeksekusi perkara pidana yang telah berlangsung selama beberapa tahun terakhirm

“Kegiatan ini merupakan bukti kerja keras, kerjasama dan profesionalitas para penegak hukum kita dalam menjaga kestabilan keaman an dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum kota Banjarbaru,” ujar Jaya.

Tak hanya itu, Jaya juga berpesan kepada seluruh jajaran penegak hukum di wilayah kota Banjarbaru bahwa dengan diadakannya pemusnahan barang bukti ini, bukan berarti selesai pula tugas kita dalam penegakan hukum dan memberantas penyakit masyarakat.

“Kita semua tentunya tidak ingin, generasi penerus kita, anak cucu kita, terjerumus ke dalam tindak tindak kriminalitas ataupun aktifitas negatif yang merugikan. Saya harap kedepannya masyarakat juga turut berpartisipasi membantu memberantas penyakit masyarakat dengan meningkatkan sistem keamanan di lingkungan masing-masing,” pungkasnya. (Kanalkalimantan.com/rico)

Reporter : Rico
Editor : Cell

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kota Banjarbaru

Mayat Mengapung Ternyata Pedagang Pencok Keliling, Kakek Ersad Hilang Sejak Senin Malam

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Evakuasi jenazah kakek Ersad yang ditemukan di kolam bekas galian, Selasa (11/8/2020) sore. foto: wahyu
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Penemuan sesosok mayat mengapung di Sungai Ulin, tepatnya jalur bawah SUTET (saluran udara tegangan ekstra tinggi), di kolam bekas galian bukit sirkuit, jalan Ir PM Noor, Selasa (11/8/2020) petang, akhirnya terungkap. Adalah kakek Ersad (73), pedagang pencok keliling yang sudah dicari pihak keluarga dan tim emergency gabungan sejak Senin (10/8/2020) malam, lantaran tak kunjung pulang ke rumah.

Pantau Kanalkalimantan.com di lokasi tenggelam, ditemukan sebuah gerobak pencok almarhum. Informasi yang didapat melalui via grup emergency, kakek tersebut dilaporkan sudah menghilang sejak Senin (10/8/2020) malam. Sehingga sejumlah rekanan emergency gabungan melakukan pencarian terhadap kakek tersebut.

Pihak keluarga saat melakukan cek di lokasi penemuan mayat, memastikan jenazah tersebut adalah kakek Ersad (73) yang tidak pulang ke rumah sejak Senin malam.

Gerobak pencok kakek Ersad yang ditemukan di dekat kolam bekas galian, Sungai Ulin. foto: wahyu

Kakek Ersad (73) diketahui tinggal di jalan Mentri Empat, Gang Sejahtera RT 12 A, Kecamatan Martapura Kota, Kabupaten Banjar, sehari-hari berjualan pencok keliling menggunakan gerobak.



Selanjutnya pihak kepolisan dari Polsek Banjarbaru Kota bersama rekanan Emergency gabungan mengevekuasi mayat tersebut ke ruang pemulasaran jenazah RSUD Ratu Zalecha Martapura, untuk dilakukan visum dan otopsi.

 

Kanit Reskrim Polsek Banjarbaru Kota AKP Yuli Tetro membenarkan ditemukan sesosok mayat pria yang mengapung di kolam bekas galian.

“Kami masih melakukan penyelidikan terhadap mayat tersebut, apa ada motif lain atau tidak masih kami selidiki. Untuk kasus ini ditangani Polres Banjarbaru,” kata AKP Yuli Tetro.  (kanalkalimantan.com/wahyu)

Reporter : wahyu
Editor : bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->