Connect with us

Kota Banjarmasin

JDIH Kota Banjarmasin Diluncurkan, Bisa Donwload Perda Maupun Perwali

Diterbitkan

pada

BPHN Kemenkumham RI secara resmi meluncurkan program JDIH (Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum) kota Banjarmasin. Foto : fikri
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BANJARMASIN, Pemko Banjarmasin bersama Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Kemenkumham RI secara resmi meluncurkan program JDIH (Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum) kota Banjarmasin.

Menariknya, sistem JDIH ini terintegrasi dengan dashboard Banjarmasin Smart City. Sehingga, semua payung hukum yang berlaku di kota Banjarmasin dapat diakses dengan mudah. Tidak hanya itu, JDIH Banjarmasin ini juga telah terintegrasi dengan sistem JDIH nasional

“JDIH Banjarmasin ini sangat mudah mengetahui apa saja produk hukum yang ada di kota Banjarmasin. Tinggal masukkan kata kuncinya saja, misalnya tentang larangan plastik, kemiskinan, atau sungai. Nantinya akan muncul produk hukum kita,” kata Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina di Balaikota Banjarmasin, Selasa (3/12) siang.

Produk hukum yang dimaksud, menurut Ibnu, antara lain peraturan daerah (Perda) ataupun peraturan walikota (Perwali). Selain itu, tuntutan perkembangan zaman menjadi dasar dikembangkannya JDIH Banjarmasin, nantinya akan mempermudah kinerja ASN di lingkungan Pemko Banjarmasin dalam pengelolaan database payung hukum di kota Banjarmasin.

“Ini juga membantu ASN kita. Kadang-kadang mencari database fisik Perda susah. Dengan adanya JDIH Banjarmasin ini tinggal akses di sini untuk dicari. Ini bagian dari layanan publik juga, kita ingin agar pelayanan publik di Banjarmasin kan bagus,” jelas Ibnu.

Sementara itu, Kepala Pusat Data dan Jaringan Informasi Hukum Nasional BPHN Kemenkumham RI Yasmon mengapresiasi langkah Pemko Banjarmasin yang mendukung pelaksanaan Perpres Nomor 33 tahun 2012 tentang JDIH. Dengan adanya JDIH, menurut Yasmon, tentunya dapat mempermudah pelayanan publik di bidang dokomentasi dan layanan hukum.

“Dengan adanya JDIH ini, masyarakat dengan mudah bisa mendapatkan dokumen hukum yang dibutuhkan. Jadi tidak perlu susah-susah ke kantor walikota, tapi dari mana saja bisa didapatkan dan bisa di-download,” tutur Yasmon.

Senada dengan Ibnu, Yasmon menyebut JDIH Banjarmasin telah terintegrasi dengan portal JDIH nasional. “Artinya, seluruh data dokumen hukum yang ada di JDIH Banjarmasin bisa diakses secara nasional dan menjadi bagian dari database nasional dokumen hukum kita,” kata Yasmon.

Yasmon juga mengatakan, selain peningkatan pelayanan publik, penerapan JDIH di Banjarmasin ini merupakan upaya keterbukaan informasi publik dan transparansi. “Kita memiliki anggota sebanyak 1.650 anggota dan kota di seluruh Indonesia dari 90 kota yang ada, 48 di antaranya sudah terintegrasi secara nasional. Kota Banjarmasin adalah salah satunya. Jadi integrasi dengan Smart City merupakan inovasi yang sangat kami hargai,” pungkas Yasmon. (fikri)

Reporter : Fikri
Editor : Bie

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Advertisement

Kota Banjarmasin

Sempat Bagikan Alat Pembelajaran, Satu Ruang PAUD Muhammadiyah Aisyah II Terbakar

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Kepala PAUD Terpadu Muhammadiyah Aisyah II Banjarmasin, Muslimah menengok ruang belajar yang terbakar. foto: fikri
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Si jago merah kembali gegerkan masyarakat kota Banjarmasin, kali ini kobaran api terjadi di jalan Cempaka II Banjarmasin. Tepatnya di bangunan PAUD Terpadu Muhammadiyah Aisyah II Banjarmasin.

Kejadian tersebut mengakibatkan satu ruang belajar dari bangunan PAUD berlantai dua itu hangus terbakar.

Kepala PAUD Terpadu Muhammadiyah Aisyah II Banjarmasin, Muslimah menceritakan, kebakaran terjadi pada Selasa (14/7/2020) dini hari, sekitar pukul 03.45 Wita.

Saat ia mengetahui adanya kebakaran, api membakar ruangan Kelompok Belajar (KB) dan Tempat Penitipan Anak (TPA) di bangunan sekolah PAUD itu sudah membumbung tinggi.

 

“Ruangan yang terbakar ini biasanya dipakai anak-anak untuk tidur dan istirahat,” kata Muslimah, Selasa (14/7/2020) siang.

Ia mengaku dengan terbakarnya ruang KB dan TPA ini membuat pihak sekolah bingung mencari tempat pengganti, lantaran saat ini bangunan sekolah yang terbakar tidak bisa digunakan.  “Musibah ini tentu sangat mengejutkan kami, terutama para guru yang mengajar di sini,” ujarnya.

Ruang PAUD Terpadu Muhammadiyah Aisyah II Banjarmasin yang terbakar. foto: fikri

Kendati demikian, ia menyebut saat ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan Cabang Terpadu Muhammadiyah Aisyah kota Banjarmasin melaporkan bahwa telah terjadi musibah kebakaran di sekolah ini. Selain menghanguskan ruangan, ternyata api juga melahap peralatan belajar dan bermain anak yang berada di ruangan tersebut.

“Sebelum kejadian ini kami sempat membagikan alat tulis dan buku kepada siswa untuk belajar selama masa pendemi wabah Covid-19. Tapi masih ada yang belum dibagikan yang juga ikut hangus terbakar,” bebernya.

Hingga saat ini, pihak sekolah masih belum mengetahi penyebab pasti musibah kebakaran, namun ia menduga terjadi adanya hubungan arus pendek listrik di dalam ruangan yang memicu terjadinya kebakaran.

“Untuk total kerugian akibat kebakaran ini sendiri ditaksir hampir Rp 250 juta,” pungkasnya. (kanalkalimantan.com/fikri)

Reporter : fikri
Editor : bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kota Banjarmasin

Kalsel Tingkatkan Kolaborasi dan Sinergisitas untuk Memutus Mata Rantai Covid-19

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Polda Kalsel melakukan kolaborasi untuk penganan Covid-19 dengan Pemprov dan PT PAMA Foto : humas polda
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Polda Kalsel, Pemprov, dan PT PAMA Persada Nusantara menandatangani kesepakatan kerjasama penanganan Covid-19 di Rupatama Polda Kalsel, Senin (13/7/2020) pagi.

Penandatangan kerjasama dalam pelayanan sarana dan prasarana Covid-19 dilakukan oleh Gubernur Sahbirin Noor, Kapolda Irjen Nico Afinta, dan Direktur PT PAMA Persada Nusantara diwakili BBSO Head PT Pama Persada Sefourdinan Pandiangan.

Irjen Nico mengatakan, banyak langkah yang sudah dilakukan dalam menangani penyebaran Covid-19. Di antara melakukan 3T yakni tracking, test, kemudian treatment. “Kami Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan dan stakeholder terkait mendukung penuh kebijakan yang diambil oleh pemerintah,” tegas Nico.

Lebih lanjut, perkembangan pengadaan alat sudah mulai dilakukan di bagian kiri dan kanan daerah Kalsel. Nico juga mengimbau kepada Forkopimda Kalsel khususnya para personel Polda Kalsel untuk tetap menggelorakan Protokol Kesehatan dan senantiasa mengingatkan serta memberi contoh hidup sehat kepada masyarakat guna memutus mata rantai Covid-19.

Sementara Sahbirin Noor mengucapkan terimakasih kepada Polda dan PT. PAMA karena sudah banyak berpartisipasi dalam penanganan Covid-19. Terlebih dengan dilakukannya penandatanganan MoU pada hari ini. Ia menuturkan berbagai upaya-upaya sudah dilakukan untuk melakukan pencegahan Covid-19.

“Perlu peran serta seluruh stakeholder tidak hanya TNI-POLRI dan Pemerintah, namun pengusaha dan tokoh agama harus saling bersinergi dalam penanganan Covid-19,” kata Paman Birin, sapaannya.

Paman Birin menyampaikan bahwa ada tiga strategi penegakan penyebaran Covid-19 di Kalimantan Selatan. Diantaranya menekan angka penularan Covid-19, melaksanakan program-program bantuan sosial bagi warga terdampak Covid-19, serta mendorong dan membangun UMKM Ekonomi Kerakyatan.

“New Normal adalah tatanan kehidupan baru dengan menerapkan Protokol Kesehatan tingkat tinggi,” ucapnya.

Sedangkan Sefourdinan mewakili PAMA mengatakan, pihaknya berinisiatif melakukan kesepakatan bersama dengan Pemerintah Provinsi dan Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan dengan menyumbangkan 1 set alat PCR otomatis. Dalam kesempatan ini PT PAMA menyerahkan bantuan Alat PCR, Alat Ekstraksi, dan Alat Utama Pendukung lainya guna menangani Covid-19 dan memutus mata rantai penyebaran virus tersebut. (Kanalkalimantan.com/fikri)

Reporter : Fikri
Editor : Cell



  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kota Banjarmasin

Sempat Dikira Musang, BPBD Banjarmasin Evakuasi Ular Kobra di Rumah Kosong

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

BPBD Kota Banjarmasin berhasil mengevakuasi ular kobra dari rumah warga di kawasan Sungai Andai, Banjarmasin. Foto : BPBD Kota Banjarmasin
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Seekor ular kobra jawa berhasil dievakuasi BPBD Kota Banjarmasin dari sebuah rumah di Jalan Sungai Andai, Komplek Perdana Mandiri Blok A No 32, RT 14, Kelurahan Sungai Andai, Banjarmasin, pada Senin (13/7/2020) sore.

Informasi dihimpun, ular berbisa tersebut bersarang di rumah yang sempat dua pekan kosong ditinggal pemiliknya ke luar kota. Ia ditemukan berada di bawah mesin genset. Kejadian ini pun langsung dilaporkan penghuni rumah bernama Denis ke BPBD Kota Banjarmasin guna meminta bantuan evakuasi.

“Saya langsung saja melapor, karena ada ular di dalam rumah,” kata Denis.

Menariknya, saat dilakukan proses evakuasi, petugas sempat mengira itu bukanlah ular, melainkan seekor musang. “Sempat disangka Musang dan terkejut saat melihat ekor warna hitam khas ular kobra,” kata staf pelaksana BPBD Kota Banjarmasin, Hanafi.

Ditambahkan Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjarmasin HM Hilmi, diduga ular kobra dapat masuk ke rumah akibat banyaknya barang menumpuk di dalam rumah, sehingga memudahkan ular kobra masuk ke rumah. Beruntung, proses evakuasi berjalan selama 30 menit tanpa adanya kendala. “Akibatnya meresahkan pemilik rumah,” singkat Hilmi. (Kanalkalimantan.com/fikri)

Reporter : Fikri
Editor : Cell



  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->