Connect with us

Pilkada Banjarbaru

Jelang Debat Putaran Kedua, Begini Kesiapan Para Kandidat Wakil Wali Kota Banjarbaru

Diterbitkan

pada

Debat paslon wakil wali kota Banjarbaru akan berlangsung besok. Foto: ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Debat publik putaran kedua akan diselenggarakan KPU Banjarbaru pada Jumat (27/11/2020) malam besok. Kali ini pelaksanaan debat mempertemukan antar sesama calon Wakil Wali Kota Banjarbaru.

Pihak KPU sendiri telah menyiapkan dua tema yang dibahas pada debat malam nanti. Yakni, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan menyelesaikan terkait persoalan daerah.

Lantas, bagaimana kesiapan para calon Wakil Wali Kota Banjarbaru?

Calon Wakil Wali Kota Banjarbaru nomor urut 2, Wartono, mengaku tak memiliki persiapan khusus. Baginya, saat ini yang menjadi prioritas ialah mempersiapkan kondisi fisik guna mengikuti seluruh rangkaian agenda debat.



“Mulai hari ini sampai Jumat besok, saya fokus istirahat. Kegiatan kampanye ke masyarakat sementara ditiadakan dulu. Prioritas saya harus dalam kondisi sehat dan bugar pada debat nanti,” katanya.

Ihwal tema yang diangkat, Wartono mengaku cukup percaya diri. Mengingat rekam jejaknya sebagai Wakil Rakyat dan bahkan telah mencicipi kursi pimpinan di parlemen, membuat politikus PDIP ini matang memahami kondisi Banjarbaru.

“Satu periode saya menjadi pimpinan di DPRD Banjarbaru. Dari situ saya tahu hal-hal yang krusial untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan mengatasi persoalan di Banjarbaru,” ujar Wakil Ketua DPRD periode 2014-2019 tersebut.

Wartono juga berharap agar pelaksanaan debat nanti bisa mengalir, tanpa adanya unsur saling menjatuhkan sesama calon. Ditegaskannya bahwa debat merupakan kesempatan bagi setiap calon untuk memaparkan visi misi yang lebih mendalam tatkala disaksikan ratusan ribu masyarakat Banjarbaru.

Kendati bakal absennya calon Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin pada pelaksanaan debat besok. Ditegaskan Wartono hal itu tak akan mengurangi semangatnya.

“Tetap semangat, ditemani atau tidak. Memang beliau (Aditya, -red) harus banyak istrihat dulu. Ya, kita lihat saja besok, toh kalau beliau menyaksikan saya justru akan lebih bagus lagi,” lugasnya.

Di sisi lain, calon Wakil Wali Kota Banjarbaru nomor urut 3, Darmawan Jaya Setiawan, juga menyatakan kesiapannya jelang pelaksanaan debat. “Insyaallah sudah siap dan terus mempersiapkan diri,” tulisnya, melalui pesan WhatsApp.

Dijelaskan Jaya bahwa dalam pembahasan topik debat, dirinya akan mengikuti alur. Tak khawatir atas statusnya sebagai pertahana -incumbent-, ia lebih menekankan tentang apa saja yang telah dicapai saat masih aktif menjadi Wakil Wali Kota Banjarbaru periode 2016-2020.

“Mengalir saja. Dan lebih banyak menceritakan apa-apa yang sudah dikerjakan untuk kota Banjarbaru,” tambahnya.

Terakhir, Jaya yang merupakan pasangan Calon Wali Kota Banjarbaru, Haji Martinus, berharap pelaksanaan debat antar sesama calon Wakil Wali Kota lebih mengarah ke diskusi. Hal ini tentunya, demi menciptakan suasana perpolitikan yang kondusif.

“Kami menganggap debat ini lebih ke diskusi yang konstruktif untuk menjadikan banjarbaru lebih baik. Insya Allah, suasana cair akan saja. Kita jadikan debat ini sebagai sarana untuk mencipatkan suasana yang kondusif,” tutupnya.

Sayangnya, untuk kesiapan debat dari calon Wakil Wali Kota Banjarbaru nomor urut 1, AR Iwansyah, belum bisa dipaparkan. Sebab, hingga sampai saat ini belum ada respon yang diberikan oleh pendamping Gusti Iskandar tersebut.

Pelaksanaan debat putaran kedua antar calon Wakil Wali Kota Banjarbaru, dimulai pada Jumat, pukul 20.00 Wita. Jalannya debat disiarkan melalui stasiun televisi lokal serta kanal streaming milik KPU Banjarbaru. (Kanalkalimantan.com/rico)

Reporter : Rico
Editor : Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pilkada Banjarbaru

Langkah Aditya Pijak Balai Kota Banjarbaru (6-Habis): Menangi Pilkada, Genggam Tahta Kota Idaman

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Aditya-Wartono memenangkan kontestasi Pilkada Banjarbaru Foto: rico
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Masa kampanye selama hampir dua setengah bulan dinyatakan berakhir, 5 Desember 2020. Tahapan lanjutan, ialah masa tenang, berlangsung 3 hari setelahnya.

Selama masa tenang ini, seluruh kegiatan kampanye wajib ditiadakan. Termasuk juga, gencatan senjata di udara dengan pencopotan kampanye spanduk dan baleho para paslon. Seluruh pihak berhak menghirup udara segar dari panasnya suhu politik di kota Banjarbaru.

Hari yang dinantikan pun tiba, Rabu, 9 Desember 2020. Sebanyak 556 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Banjarbaru telah siap menyambut para pemilih. Pesta demokrasi dimulai.

Jari bertinta menandakan bahwa hak pilih telah digunakan. Tak terkecuali, setiap paslon juga turut mencoblos di TPS. Proses ini berlangsung dari pagi hingga siang hari.



 

Mendekati pukul 15.30 Wita, di posko kemenangan paslon telah memulai hitung cepat. Mekanisme penghimpunan data dukungan suara, berdasarkan laporan para saksi di sejumlah TPS.

Hasil hitung cepat memang bukan menjadi pokok utama dalam menentukan kemenangan paslon. Namun dengan mengantongi data tersebut, kontestan Pilkada setidaknya sudah bisa memprediksi hasil akhir jumlah dukungan suara yang didapat.

Menjelang Rabu malam, kabar samar berhembus ke permukaan. Di tengah proses penghitungan surat suara yang sedang berjalan, paslon nomor urut 2, Aditya – Wartono dikabarkan telah memenangkan pemilihan.

Hasil penghitungan internal di Posko Kemenangan Aditya – Wartono, Jalan Palam Asri, Kelurahan Komet, Banjarbaru, mencatatkan 42.275 suara atau 39,34 persen atas keunggulan sang paslon.

Sementara, paslon nomor urut 1 Gusti Iskandar Sukma Alamsyah – AR Iwansyah memperoleh dukungan 33.966 suara atau 30,88 persen. Lalu, untuk paslon nomor urut 3, Haji Martinus – Darmawan Jaya Setiawan, memperoleh dukungan 32.766 suara atau 27,79 persen.

Euforia pecah. Gelora kemenangan para relawan dan simpatisan tak terbendung. Keyakinan mereka terhadap duet Aditya-Wartono yang notabenenya penantang di kontestasi Pilkada Banjarbaru, mendekati kenyataan.

Namun di malam itu, calon Wakil Wali Kota Banjarbaru Wartono memberikan instruksi agar tetap menunggu hasil resmi yang dikeluarkan oleh KPU Banjarbaru. “Kami harapkan kepada semua tim, untuk menunggu hasil resmi tahapan dari KPU. Kita tetap menghormati aturan. Data yang kita ketahui malam hanyalah sebagai kunci untuk membandingkan,” pintanya.

Sepekan kemudian, 16 Desember 2020, KPU Banjarbaru telah merampungkan rapat pleno hasil rekapitulasi perhitungan surat suara ketiga paslon. Hasilnya, paslon nomor urut 2 Aditya Mufti Ariffin – Wartono dinyatakan unggul dengan perolehan dukungan sebanyak 43.397 suara.

Disusul paslon nomor urut 1 Gusti Iskandar Sukma Alamsyah – AR Iwansyah dengan perolehan 34.117 suara. Sedangkan di posisi buncit, paslon nomor urut 3 Haji Martinus – Darmawan Jaya Setiawan.

Ketua KPU Banjarbaru Hegar Wahyu Hidayat, mengungkapkan bahwa hasil tersebut berdasarkan rekapitulasi suara di tingkat Kecamatan. Dalam proses ini, Bawaslu serta para saksi paslon turut menyaksikan secara langsung proses rekapitulasi tersebut. “Hasilnya hampir sama persis dengan penghitungan suara melalui mekanisme Sirekap. Tidak jauh berbeda,” ujarnya.

Hasil tersebut semakin membuka lebar pintu Balai Kota Banjarbaru dalam menyambut kedatangan sosok pemimpin baru. Dan kini, Aditya dan Wartono hanya tinggal menunggu penetapan dari KPU, sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarbaru terpilih, periode 2021-2024. (Kanalkalimantan.com/rico)

Reporter : Rico
Editor : Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Pilkada Banjarbaru

Langkah Aditya Pijak Balai Kota Banjarbaru (5): Terpapar Covid, hingga Absen di Debat akibat Kelelahan Kronis

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Aditya sempat tak ikuti debat Pilkada Banjarbaru karena kelelahan. Foto: rico
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Tiba waktunya para kandidat bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarbaru mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dilaksanakan selama 3 hari, tepatnya dari tanggal 4 – 6 September 2020.

Berbagai gaya dan atraksi menarik ditampilkan tiga kandidat pasangan saat melenggang ke kantor KPU Banjarbaru, di Jalan Trikora. Ada yang menggelar pentas drama hingga “road show” menggunakan skuter matic.

Namun lebih dari itu, sorotan utama justru lagi-lagi mengarah kepada duet Aditya-Wartono yang mendaftar di hari terakhir. Pada momentum penting itu, Aditya tak hadir menyisakan banyak pertanyaan.

Walhasil, hanya Wartono yang mengantar berkas syarat pendaftaran dengan didampingi para elit politik partai koalisi pendukung. KPU sendiri nyatanya tak mempermasalahkan hal itu dan menerima berkas pendaftaran yang sudah dilampirkan.



 

Tak berselang lama, kabar mengejutkan itu pun muncul. Alasan absennya Aditya ternyata karena dirinya dinyatakan terinfeksi Covid-19. Baru diketahui juga bahwa saat itu, Aditya sedang menjalani isolasi di rumahnya, di Jakarta.

“Kondisi Aditya sekarang masih dalam tahap pemulihan. Masih menjalani karantina mandiri sehingga belum bisa kembali ke Banjarbaru,” ujar Ketua Tim Pemenangan, Subakhi, usai mendampingi Wartono mendaftar di KPU.

Pada 16 September 2020, Aditya tiba di Banjarbaru dengan kondisi bugar dan dinyatakan sembuh dari paparan virus corona. Kedatangannya yang disambut Wartono di Bandara Internasional Syamsudin Noor, secepat kilat mengikuti pemeriksaan kesehatan sebagai salah satu tahapan dalam pendaftaran pencalonan Pilkada.

“Alhamdulillah, saya sudah dinyatakan sembuh dan saat ini siap melanjutkan tahapan pencalonan Pilkada Banjarbaru. Hari ini, pak Wartono menjemput saya di bandara. Ini menandakan bahwa komunikasi kami selama ini berjalan dengan baik,” terang Aditya.

Seluruh proses pendaftaran telah selesai. Ketiga kandidat telah dinyatakan memenuhi syarat dan ditetapkan sebagai pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarbaru.

Di akhir September, ketiga paslon mengambil nomor urut pencalonan yang akan terus mendampingi mereka hingga hari pencoblosan 9 Desember. Pada momen itu pula, ketiga paslon untuk pertama kalinya bertemu tatap muka.

Hasil pengambilan undian, duet Aditya – Wartono dinyatakan sebagai paslon dengan nomor urut 2. Duet Iskandar – Iwansyah, paslon nomor urut 1. Sementara, Martinus – Jaya sebagai paslon dengan nomor urut 3.

Selang dua hari penarikan nomor urut, masa kampanye Piklada Banjarbaru resmi dimulai! Gerilya ketiga paslon dalam mengokohkan lumbung suara pendukung, kini diuji. Selama berlangsungnya masa kampanye sampai batas akhir 5 Desember, KPU menjadwalkan tiga gelaran debat publik antar sesama paslon.

Pelaksanaan debat ini menjadi kesempatan emas untuk memaparkan visi misi dan program unggulan setiap paslon kepada publik Banjarbaru.

Kendati demikian, kesempatan itu justru menjadi anti-klimaks di kubu paslon Aditya – Wartono. Gelaran debat perdana, Aditya lagi-lagi absen lantaran kondisi tubuhnya yang menurun secara drastis.

Kanalkalimantan.com berkesempatan melihat secara langsung kondisi Aditya di kediamannya, yang berada di Jalan Garuda, Kelurahan Komet, Banjarbaru. Dengan wajah masih pucat dan tangan diinfus, Aditya pun buka suara.

Diakui Aditya bahwa kondisinya itu telah dialami sejak dua pekan terakhir. Kelelahan atas padatnya agenda kegiatan kampanye yang selama ini dijalani, menjadi faktor utama yang diklaim pihak medis.

“Kelelahan kronis dan memang sudah dari dua minggu yang lalu diminta dokter untuk istirahat. Tapi karena jadwal cukup padat, akhirnya tidak sempat,” ujarnya.

Aditya sendiri sebenarnya telah menghadiri proses geladi acara debat , sore harinya. Hadir didampingi sang istri, Vivi Zubedi, di saat itu dia mulai mengalami gejala mual hingga muntah. “Kejadian ini tidak diinginkan. Untuk sementara saya akan fokus beristirahat dulu. Mudahan beberapa hari lagi bisa pulih dan bisa kembali mengikuti rangkaian kegiatan Pilkada,” imbuhnya.

Panggung debat publik Pilkada Banjarbaru akhirnya bisa dirasakan secara langsung oleh Aditya di debat bertajuk “Pamungkas”, 4 Desember 2020. Tepat, satu hari sebelum berakhirnya masa kampanye. (Kanalkalimantan.com/rico)

Reporter : Rico
Editor : Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->