Connect with us

Sepak Bola

Jelang TC, Penggawa Timnas Senior dan U-19 Jalani Swab Test

Diterbitkan

pada

Pemain dan offisial Tim Nasional Indonesia Senior dan U-19 menjalani swab test pada Jumat (24/7/2020) siang. foto: pssi
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Seluruh pemain dan offisial Tim Nasional Indonesia Senior dan U-19 menjalani swab test pada Jumat (24/7/2020) siang.

Tes usap ini dilakukan oleh petugas medis dari RS Royal Progress, Jakarta, yang telah bekerja sama dengan PSSI di Hotel Fairmont, Jakarta tempat menginap timnas Indonesia.

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengatakan swab test merupakan bagian dari protokol kesehatan untuk memastikan seluruh anggota Timnas Indonesia bebas dari Covid-19. Sebelumnya seluruh pemain dan ofisial juga telah melaksanakan rapid test.

“Alhamdulillah hari ini Timnas Indonesia sudah melakukan swab test. Insya Allah dengan mengikuti protokol kesehatan, semua kegiatan tim berjalan lancar dan tidak ada kendala. Karena direncanakan besok akan memulai latihan,” kata Mochamad Iriawan dikutip dari laman resmi PSSI.



 

Salah satu pemain Timnas U-19, Ernando Ari Sutaryadi mengatakan bahwa swab test yang dilakukan PSSI merupakan hal yang baik terutama saat sedang menjalani TC sekarang ini. Bagi dia, kesehatan adalah hal utama dan penting.

“Bersyukur dan terima kasih PSSI dapat memfasilitasi kami untuk swab test dan kemarin dilakukan rapid test. Kita melakukan tes untuk memastikan kondisi kita benar-benar fit dan negatif dari virus. Dengan begitu kita bisa merasa makin nyaman dan aman untuk menjalani kegiatan latihan,” kata Ernando Ari.

Baca juga: Setor SK Rekomendasi, Langkah PAN Ambil ‘Panggung’ di Koalisi Pendukung Sahbirin!

Bagi timnas Indonesia senior, TC ini sebagai persiapan menghadapi tiga pertandingan lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022. Tiga laga tersebut yakni melawan tuan rumah Thailand (8/10/2020), menjamu Uni Emirat Arab (13/10/2020), dan tandang ke Vietnam (12/11/2020). Selain itu untuk menghadapi Piala AFF pada bulan November-Desember mendatang. Timnas Indonesia terakhir melakukan TC pada bulan Februari lalu di Jakarta.

Baca juga: Dilema Anak-anak saat Pandemi: Keterbatasan Akses di Perdesaan, Masalah Gawai Hingga Pola Asuh Orangtua  

Sedangkan timnas U-19 digembleng di TC ini untuk mengikuti Piala AFC U-19 2020 yang akan berlangsung 14 hingga 31 Oktober mendatang di Uzbekistan. Garuda Muda berada di grup A bersama tuan rumah Uzbekistan, Kamboja, dan Iran. Dan tahun 2021, skuat Garuda Muda ini akan tampil di Piala Dunia U-20 dimana Indonesia akan bertindak sebagai tuan rumah.

Timnas Indonesia Senior dan U-19 menjalani TC di Jakarta dari tanggal 23 Juli hingga 8 Agustus mendatang. TC kali ini diikuti oleh 29 pemain senior, 46 pemain U-19. Anak asuh Shin Tae-yong ini direncanakan melakukan latihan perdana di Stadion Madya Senayan, Jakarta pada hari ini Sabtu (25/7/2020). (kanalkalimantan.com/andy)

Reporter : andy
Editor : bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Olahraga

Liga Lama Terhenti, Kapten Barito Putera Cemaskan Kondisi Fisik

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Rizky Pora. Foto: abi yazid/goal.com
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Sudah lebih dari sembilan bulan lamanya kompetisi top-flight Indonesia, Liga 1 tak berjalan karena pandemi Covid-19. Situasi ini membuat kapten Barito Putera, Rizky Pora, curhat mengenai kondisinya.

Seperti diketahui, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator menjadwalkan kompetisi Liga 1 2020 –yang kini bernama Liga 1 2020-2021 — restart pada Oktober lalu.

Namun, hal tersebut tak bisa terlaksana lantaran Polri tidak mengeluarkan izin keramaian dengan pertimbangan masih tingginya angka penyebaran virus Corona di Tanah Air.

Alhasil setelah melalui beberapa pertimbangan, akhirnya PSSI dan PT LIB memutuskan kompetisi kembali bergulir Februari 2021. Namun, itu juga belum pasti karena Polri hingga detik ini belum memberikan restu.



 

Tentu, ketidakjelasan ini membuat klub-klub belum mau mengumpulkan para pemain mereka untuk berlatih. Meski demikian, pemain tetap diharuskan berlatih dari kediaman masing-masing oleh klub.

Barito Putera misalnya, yang sudah beberapa bulan terakhir ini menghentikan aktivitas latihan bersama. Seluruh pemain diperintahkan berlatih mandiri dari kediaman masing-masing untuk menjaga kondisinya.

Namun, Rizky Pora selaku kapten tim merasa tidak bagus hanya berlatih saja tanpa ada kepastian apakah Liga 1 benar-benar dilanjut atau tidak. Baginya, percuma jika pemain terus berlatih, namun kejelasan kelanjutan kompetisi masih terus abu-abu.

“Kendala tidak ada, cuma sekarang aktivitas dibatasi. Rutinitas latihan juga jadi berkurang sejak kompetisi dihentikan. Jadi, otomatis susah juga buat kita, para pemain,” kata Rizky Pora dalam rilis klub, Selasa (29/12/2020).

“Sayang, ketika fisik sudah dibentuk lalu tidak ada kejelasan kompetisi. Memang takutnya itu drop lagi. Tapi, untungnya tim pelatih terus memberikan program latihan mandiri,” pungkas winger kawakan berusia 31 tahun itu. (suara.com)

Reporter : suara.com
Editor : kk


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Olahraga

Resmi! Bali United dan Persija Jadi Wakil Indonesia di Piala AFC 2021

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Para pemain Bali United. (Dok. Bali United)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – PSSI menggelar rapat Komite Eksekutif (Exco) secara virtual, Rabu (16/12/2020). Salah satu agenda rapat ini adalah membahas perwakilan Indonesia di Piala AFC 2021.

Rapat yang berakhir petang hari itu dipimpin langsung oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan.

Setelah cukup lama jadi teka-teki pasca Liga 1 2020-2021 ditangguhkan imbas pandemi COVID-19, PSSI akhirnya memutuskan dua wakil Indonesia untuk Piala AFC 2021 adalah Bali United dan Persija Jakarta.

Bali United merupakan kampiun Liga 1 2019, sementara Persija adalah runner-up Piala Indonesia.



 

Persija sendiri terpilih setelah sang juara Piala Indonesia 2018/2019, PSM Makassar, gagal lolos verifikasi klub AFC.

“Untuk perwakilan Indonesia pada Piala AFC 2021, kami memutuskan Bali United dan Persija Jakarta. Bali United karena juara Liga 1 2019, sementara Persija sebagai runner-up Piala Indonesia 2018/2019,” kata Iriawan kepada Suara.com, Rabu (16/12/2020).

“Dua tim ini juga memenuhi persyaratan dan mendapat lisensi klub profesional saat proses AFC club licensing cycle. Semoga kedua tim tersebut dapat meraih prestasi di ajang Piala AFC 2021,” tambah pria yang akrap disapa Iwan Bule tersebut.

Rapat Exco PSSI ini juga menghasilkan beberapa keputusan lain. Di antaranya penetapan Kongres Tahunan 2021 dan penetapan kuota pemain profesional PON XX Papua 2021.

“Kongres Tahunan PSSI akan dilaksanakan 26-28 Februari 2021 mendatang. Terkait kongres akan dilaksanakan secara virtual atau tatap muka langsung, kami masih melihat situasi pandemi COVID-19,” tutur

Sementara untuk ajang PON XX Papua 2021, ditetapkan bahwa kuota sebanyak 20 pemain. Selain itu, setiap tim maksimal mendaftarkan tiga pemain profesional dan sekaligus dapat dimainkan.(Suara)

Editor :Suara


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->