MEDIA
Jurnalis dan Pers Kampus Dibekali Cek Fakta Gunakan Tools Google

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Para jurnalis di Kalimantan Selatan (Kalsel) mengakui mendapatkan ilmu baru tentang cek fakta, setelah mengikuti pelatihan cek fakta yang diselenggarakan oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Balikpapan Biro Banjarmasin.
AJI Balikpapan Biro Banjarmasin dan Google News Initiative mengadakan kegiatan pelatihan cek fakta yang diikuti 27 jurnalis dan pers kampus, selama dua hari di Hotel Harper Banjarmasin, 20-21 April 2024.
Sheilla, salah satu peserta pelatihan cek fakta mengakui, banyak materi yang diajarkan sangat bermanfaat bagi wartawan atau jurnalis yang ada di Kalsel.
“Materi diajarkan sejalan dengan cara kerja kita sebagai seorang jurnalis yakni memverifikasi kejadian fakta yang akurat,” ujar Sheilla.
Baca juga: Pergi Memancing Sejak Pagi, Suryani ‘Pulang’ dari Pinggir Danau Bekas Galian C
Menurut dia pemanfaatan AI yang begitu canggih di zaman sekarang dapat dengan mudah digunakan masyarakat untuk menghasilkan konten yang menyesatkan atau merugikan.
Untuk mengetahui kebenaran konten, baik itu foto maupun hingga teks yang beredar, mereka diajarkan menggunakan beberapa tools google.

Kegiatan pelatihan cek fakta AJI Balikpapan Biro Banjarmasin diikuti jurnalis dan pers kampus di Hotel Harper Banjarmasin, 20-21 April 2024. Foto : wanda
“Seperti memanfaatkan tools google lense, reverse image search, invid project, google map, google earth, suncalc, dan lainnya,” sebut dia.
Dengan google tools itu, para jurnalis dapat mengetahui keterangan dimana konten foto atau video diambil, atau bahkan mengetahui apakah memang suatu kejadian itu asli atau buatan AI.
Baca juga: Caleg Terpilih Ikut Pilkada Harus Mundur
“Sangat berkesan bagi tentunya. Apalagi ketika dijelaskan cara cek fakta kejadian rekaman CCTV Ferdy Sambo menggunakan tools suncalc itu pertama kalinya aku ketahui dan sangat keren,” jelasnya.
Ketua AJI Kota Balikpapan, Teddy Rumengan mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan AJI Balikpapan Biro Banjarmasin untuk menjadi AJI Banjarmasin.
Kegiatan ini merupakan acara terbesar yang pernah digelar di Kota Banjarbamasin. Yang paling utama, kata dia, kegiatan ini bertujuan untuk jurnalis di Kalsel tahu akan pentingnya memverifikasi fakta dari sebuah informasi.
Apalagi dengan maraknya media sosial, bukan hanya video, bahkan gambar suara semua itu bisa dimanipulasi.
Baca juga: Saling Serang Pakai Parang, R Tewas Penuh Darah di Kawasan Pasar Jumat Ratu Elok
“Seperti Pemilu banyak sekali beredar video dan foto yang bisa dikatakan hoax, yang miss informasi, itu salah satu yang menjadi sasaran kita,” ujar Teddy Rumengan.
Lebih lanjut dijelaskannya, dengan jurnalis dan pers kampus ini memahami verifikasi fakta, maka secara tidak langsung dapat mengedukasi masyarakat agar tidak langsung menelan informasi itu mentah-mentah.
“Itulah fungsinya dari pers menjelaskan, kemudian kita diajarkan ketika menerima informasi berupa video atau foto agar tidak langsung menshare ke grup atau kemanapun sebelum kebenarannya diverifikasi,” jelas dia.
Dirinya berharap kegiatan ini, tidak hanya dilakukan sampai sini dan diadakan tidak hanya bagi jurnalis saya. Namun juga kegiatan dapat diadakan untuk para mahasiswa hingga akademisi. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie

-
Kota Banjarbaru2 hari yang lalu
Upayakan Partisipasi Pemilih dalam PSU Banjarbaru Meningkat, KPU Kalsel Pasang Spanduk
-
PTAM INTAN BANJAR2 hari yang lalu
Libur Idulfitri, Pelanggan PTAM Intan Banjar Bisa Bayar Tagihan Lewat SMS Banking, ATM Bank, atau Layanan Pembayaran Online
-
Kota Banjarbaru2 hari yang lalu
Dilantik Serentak, Jajaran Badan Adhoc untuk PSU di Banjarbaru Resmi Bekerja
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang lalu
H Muhammad Wiyatno Bersama Warga Kehangatan di Open House Bupati Kapuas
-
HEADLINE2 hari yang lalu
Alat Bukti Mobil yang Digunakan untuk Eksekusi Juwita Terparkir di Denpom Lanal Banjarmasin
-
HEADLINE21 jam yang lalu
Anggota TNI AL J Ditahan Resmi Tersangka, Kasus Pembunuhan Jurnalis Juwita Terus Berjalan