Connect with us

Pendidikan

Jurus Jitu Kak Seto Dalam Mendidik Anak di Tengah Corona

Diterbitkan

pada

Seto Mulyadi atau Kak Seto. Foto: Suara.com/Adrian Mahakam
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Psikolog Seto Mulyadi atau yang akrab disapa Kak Seto mengajak para orangtua untuk menjadi sahabat serta menjadi guru di rumah menyusul anjuran pemerintah untuk beraktivitas di rumah di tengah wabah virus corona.

“Mohon para ayah dan bunda bisa menjadi sahabat anak sahabat putra-putri tercinta. Kita sekarang mengambil alih atau memerankan sebagai guru,” ujar Kak Seto dalam video conference di BNPB, Sabtu (4/3/2020).

Ia juga meminta para orangtua tidak membuat anak stres dan kemudian marah-marah saat mengajarkan anaknya di rumah.

“Mohon jangan sampai pada saat putra-putri tercinta belajar di dalam keluarga mereka menjadi lebih stress, jadi lebih mudah uring-uringan marah-marah karena kadang-kadang ayah dan bunda kurang sabar,” ucap dia.



Tak hanya itu, Seto pun memberikan satu tips kepada para orangtua yakni menerapkan cara gembira di dalam keluarga.

“Saya juga kembangkan kepada anak-anak saya dulu kepada cucu-cucu saya di dalam keluarga saat ini adalah tetap gembira. Apa itu gembira semangat, tapi saya mengambil gembira ini adalah singkatan dari huruf-huruf yang kita bisa berikan,” kata Seto.

Gembira tersebut merupakan singkatan dari huruf-huruf yang ia susun.

Pertama yakni huruf G yakni Gerak. Artinya ketika berada di rumah harus tetap bergerak seperti berolahraga dan bekerja.

“Jangan mager, jangan karena di rumah kita duduk saja nonton TV saja, main gadget saja. Bergeraklah artinya apa senam pagi mungkin juga bekerja itu juga bergerak menyapu lantai, mengepel membersihkan jendela mencuci baju dan sebagainya,” tutur Seto.

Kemudian huruf E yakni emosi cerdas, M yaitu makan dan minum yang sehat serta bergizi saat karantina diri. Lalu B, yakni beribadah dan berdoa selama di dalam rumah.

Selanjutnya huruf I yaitu istirahat, huruf R rukun ramah di dalam keluarga dan huruf A adalah aktif berkarya.

Aktif berkarya kata Seto bisa dilakukan dengan membuat puisi, menggambar dan memasak makanan.

“Katakanlah masakan zaman corona misalnya. Apapun juga bisa dibikin supaya karenanya kita lawan kita makan ya. Jadi suatu suasana yang memang memancing dengan dengan kreatifitas kita dengan aktif berkarya,” tutur dia.

Ia pun berharap dengan menerapkan cara Gembira, para orangtua bisa lebih menjaga kekompakan saat berada di dalam rumah.

“Mudah-mudahan dengan kegembiraan, kita betul-betul merasa lebih kompak lagi dan tentu memosisikan menjadi semacam artis sebab bisa artinya. Kalau harus nyanyi nyanyi yang benar kita ciptakan,” katanya. (suara.com)

Reporter : suara.com
Editor : kk

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pendidikan

Mencermati Kesehatan Mental Anak dan Remaja Kala Pandemi Covid-19

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Kak Seto menjelaskan beberapa dampak yang terjadi saat pandemi dan proses pembelajaran di rumah. Foto: ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Sabtu (5/12/2020) Kampus D3 Office Administration Universitas Jakarta menggelar seminar webinar dengan tema ‘Getting Fun in Pandemic’ dengan pembicara utama, ketua umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Dr Seto Mulyadi, S.Psi., M.Si.

Dalam paparannya Seto Mulyadi atau yang akrab disapa Kak Seto menjelaskan, beberapa dampak yang terjadi saat pandemi dan proses pembelajaran di rumah seperti gelisah, cemas, susah tidur, nafsu makan hilang, bosan, marah, malas.

Hal ini berkontribusi dalam perkembangan mental dan psikologis anak selama pandemi covid-19, kerinduan suasana belajar tatap muka berikut interaksi langsung dengan teman-teman dan para pengajar menjadi faktor pendorong perubahan secara psikologis.

Proses pembelajaran secara langsung kala pandemi covid-19 menjadi tantangan bagi semua pihak, kesiapan sarana dan prasana menjadi sebuah hal yang mutlak.



Ada empat siap dalam memulai pembelajaran tatap muka di pendidikan tinggi, yaitu:
1. Siap wilayah
2. Siap mahasiswa
3. Siap keluarga
4. Siap kampus
5. Siap infrastruktur

“manusia adalah makhluk bermain sehingga suasana dalam bermain perlu diterapkan untuk merangsang kreatifitas dan motorik, komunikasi tidak hanya dalam kegiatan proses belajar namun perlu diperhatikan juga kesehatan mental, dan ciptakan suasana belajar dalam keluarga yang lebih kondusif, makna pendidikan bukan mengisi air kedalam gelas yang kosong tapi menumbuhkan minat dan optimisme “ papar Kak Seto.

Lebih lanjut Kak Seto memaparkan 5 standar pendidikan bagi anak, yaitu: Etika, Estetika, Ilmu teknologi, Nasionalisme dan Kesehatan.

“Kurikulum pendidikan masa pandemi harus lebih bermakna termuat dalam Surat Edaran Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor 4 Tahun 2020”. Ucapnya

Ia juga menjelaskan bahwa setiap anak itu cerdas menurut buku “Multiple Intelligences”, cerdas dari berbagai bidang masing-masing, seperti: Cerdas angka, cerdas kata, cerdas gambar, cerdas musik, ,cerdas tubuh, cerdas sosial, dan cerdas alam.

Dan yang tak kalah penting, sistem pendidikan harus lah mampu membangun karakter: sopan santun, tangguh, dan rendah hati

Pada kesempatan seminar daring ini, Kak Seto juga membagikan tips remaja sehat yaitu:
1. percaya diri
2. pembelajar sejati
3. berfikiran terbuka
4. kreatif
5. komunikatif
6. iptek
7. memanfaatkan keterbatasan

“kita hidup sehat selalu gembira , kata gembira memiliki kepanjangan yaitu ‘G’ -gerak jangan malas, ‘E’ -emosi cerdas ( marah yang cerdas tidak merusak dan tidak mendramatisir ), ‘M’ -makanan sehat, ‘B’ -Berdo’a , ‘I’ -Istirahat mental, ‘R’ -rukun/ramah, ‘A’ -Aktif berkarya sehingga meningkatkan Problem solving” pungkas Kak Seto.(kanalkalimantan/yuda)

 

Reporter : Yuda
Editor : Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Pendidikan

Mubes Secara Virtual, Rahmat Terpilih Ketua KM-HSU Periode 2020-2021

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Rahmat terpilih menjadi Ketua Kerukunan Mahasiswa Hulu Sungai Utara (KM-HSU) Banjarmasin periode 2020-2021. Foto: KM-HSU Banjarmasin
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Rahmat terpilih menjadi Ketua Kerukunan Mahasiswa Hulu Sungai Utara (KM-HSU) Banjarmasin periode 2020-2021, pada Musyawarah Besar (Mubes) secara virtual, Minggu (11/10/2020) malam.

Dalam Mubes ini, Rahmat sebagai Ketua Umum KM HSU mengungguli Ahmad Syarif dengan perolehan 23 suara.

Pada Mubes KM-HSU Banjarmasin tahun 2020 ini hadir 41 mahasiswa HSU yang sedang menempuh studi di Banjarmasin dan Banjarbaru. Mubes juga membahas laporan pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya, revitalisasi AD/ART, dan rencana strategis organisasi.

“Saya akan melanjutkan program kerja KM-HSU Banjarmasin terdahulu serta akan melaksanakan program KM-HSU Banjarmasin nanti dengan seoptimal mungkin,” kata Rahmat usai terpilih sebagai Ketua KM-HSU 2020-2021 yang menggantikan Marjuni. Dialog publik serta musyawarah tahunan KM-HSU Banjarmasin diharapkan akan menghasilkan pemuda-pemuda HSU yang berkompeten dan mampu memajukan HSU. Forum Dialog Publik dengan tema “Peran Mahasiswa HSU dalam menghadapi tantangan era bonus demografi” dengan pembicara Khumaidi Arifin selaku Sekretaris Umum PMKS Banua dan Mufradatul Riadhah selaku Founder Siti Sarah Women Center Kalimantan Selatan.



Turut berhadir dalam acara DPD KNPI HSU yang diwakili Saleh Maulana, Wakil Ketua DPD KNPI HSU. (kanalkalimantan.com/dew)

Reporter : Dew
Editor : Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->