Connect with us

Kalimantan Selatan

KABAR BAIK. Ada 70 Kasus Sembuh Covid-19 di Kalsel, Lebih Tinggi dari Temuan Baru

Diterbitkan

pada

Juru Bicara GTPP Covid-19 Kalsel Muhamad Muslim Foto : gugus tugas
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Jumlah kasus positif Covid-19 di Kalimantan Selatan pada Jumat (10/7/2020) sore, tercatat sebanyak 3.990 kasus. Demikian data dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kalsel.

Juru Bicara GTPP Covid-19 Kalsel Muhamad Muslim membeberkan, ada temuan kasus baru positif Covid-19 di Kalsel sebanyak 66 kasus. Di mana, dari 66 kasus baru ini, 4 kasus berasal dari pasien dalam pengawasan (PDP) yang statusnya berubah menjadi positif Covid-19. Terdiri dari masing-masing dua pasien positif Covid-19 dari RS Bhayangkara Banjarmasin dan RSUD Ratu Zalecha Martapura.

“Terbanyak dari hasil tracing, yaitu sebanyak 62 kasus,” kata Muslim di Banjarbaru, Jumat (10/7/2020) sore.

Infografis: kanalkalimantan/yuda

 



Hasil tracing sendiri, masih didominasi dari Kota Banjarmasin sebanyak 36 kasus. Disusul dari Kabupaten Tanah Laut sebanyak 9 kasus, Kabupaten Hulu Sungai Utara sebanyak 8 kasus, Kabupaten Banjar sebanyak 4 kasus, Kota Banjarbaru sebanyak 2 kasus. Serta masing-masing satu kasus dari Kabupaten Tapin, Kabupaten Balangan dan Kabupaten Tabalong.

“Perawatan saat ini sebanyak 327 kasus dirawat di rumah sakit. Sedangkan 2.220 kasus lainnya dalam karantina secara khusus dan isolasi mandiri. Oleh karena itu, yang dirawat di rumah sakit saat ini sebesar 12,8 persen,” imbuh Muslim.

Kasus sembuh dari Covid-19 sendiri, menurut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel ini, juga bertambah. Bahkan, jumlah kasus sembuh pada Jumat (10/7/2020) lebih banyak daripada jumlah temuan kasus baru.

“Pada sore hari ini ada sebanyak 70 orang yang sembuh. Terdiri dari 14 orang dari karantina khusus di Balai Pelatihan Kesehatan Kalsel di Banjarbaru. Terdiri dari 6 warga Banjarbaru, 4 warga Banjarmasin, 2 warga Kabupaten Tapin, 1 warga Kabupaten Banjar dan 1 warga Kabupaten Barito Kuala,” kata Muslim.

 

Selain itu, kasus sembuh juga tercatat dari karantina khusus di eks RSUD H Boejasin lama di Pelaihari dan karantina khusus di Kabupaten Banjar, yang masing-masing tercatat sebanyak 5 orang. Disusul dari karantina khusus di Tanah Bumbu sebanyak 3 orang, karantina khusus di Kabupaten Hulu Sungai Utara sebanyak 11 orang, karantina khusus di Banjarbaru sebanyak 2 orang, dan karantina khusus di Banjarmasin sebanyak 8 orang.

Kasus sembuh sendiri, juga disumbang dari beberapa rumah sakit. Terdiri dari masing-masing 7 orang di RSUD Ulin Banjarmasin dan RS Bhayangkara Banjarmasin, 5 orang di RSUD Ansari Saleh Banjarmasin, 3 orang di RSD Idaman Banjarbaru.

“Oleh karena itu, tingkat kesembuhan dari Covid-19 di Provinsi Kalsel semakin meningkat. Totalnya saat ini menjadi 1.232 kasus, atau sekarang tingkat kesembuhannya sebesar 30,9 persen,” lugas Muslim.

Kasus meninggal dunia akibat Covid-19 juga dilaporkan bertambah sebanyak 2 orang. Masing-masing berasal dari Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar. Sehingga, angka kasus kematian akibat Covid-19 bertambah menjadi 211 kasus. (Kanalkalimantan.com/fikri)

Reporter : Fikri
Editor : Chell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
iklan
Komentar

Kalimantan Selatan

WASPADA! Terus Bertambah Covid-19 Kalsel Tercatat 6.238 Kasus

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Data Covid-19 Kalsel per 3 Agustus 2020. Grafis: kanalkalimantan/yuda
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kalimantan Selatan terus bertambah. Data dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kalsel mencatat, total kasus keseluruhan merangkak naik menjadi 6.238 kasus.

Juru Bicara GTPP Covid-19 Kalsel Muhammad Muslim mengatakan, dari 6.238 kasus Covid-19 secara keseluruhan, 2.361 kasus diantaranya masih menjalani perawatan.

Jika dipersentasekan ada 37,85 persen kasus positif Covid-19 yang masih dirawat, baik di rumah sakit maupun pusat karantina.

“Penambahan kasus positif Covid-19 hari ini sebanyak 46 orang. Yang didominasi dari Kota Banjarmasin 20 orang, kemudian dari Kabupaten Banjar 8 orang, Kabupaten Tabalong 12 orang dan Kota Banjarbaru 6 orang,” kata Muslim di Banjarbaru.



Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel ini menambahkan, kasus positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh kembali bertambah. Bahkan jumlahnya melebihi total kasus baru harian.

Sehingga saat ini, sudah ada 3.581 kasus positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh. Atau sebesar 57,41 persen dari total kasus keseluruhan.

“Pasien Covid-19 yang sembuh sebanyak 55 orang. Mayoritas dari karantina di Kota Banjarbaru sebanyak 38 orang, disusul dari karantina di Kabupaten Hulu Sungai Selatan 10 orang dan karantina di Kabupaten Tabalong 7 orang,” imbuh Muslim.

Muslim juga memastikan tidak ada kasus kematian akibat Covid-19 yang tercatat hari ini. Di mana, jumlahnya masih sama seperti hari sebelumnya, yaitu 296 kasus atau 4,75 persen.

“Tidak ada pasien Covid-19 yang dilaporkan meninggal pada hari ini,” pungkas Muslim. (kanalkalimantan.com/fikri)

Reporter: fikri
Editor: bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kalimantan Selatan

Siaga Personel Tanggulangi Kebakaran, Polda Kalsel Operasi “Karhutla Intan 2020”

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menggelar apel siaga “Karhutla Intan 2020”. foto: humas polda kalsel
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di musim kemarau, Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menggelar apel siaga “Karhutla Intan 2020”.

Apel kesiapan personel memaksimalkan pencegahan terhadap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tersebut berlangsung di lapangan Polri jalan A Yani Km 21, Banjarbaru, Senin (3/8/2020).

Inspektur upacara Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr Nico Afinta SIK SH MH memimpin langsung pelaksanaan kesiapan peronel hadapi Karhutla. Dihadiri Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Mohamad Agung Budijono SIK MSi, Irwasda Polda Kalsel Kombes Pol Drs Djoko Poerbohadijojo Msi bersama personel Polda Kalsel.

Kapolda Kalsel mengatakan, semua personel harus punya tekad agar saling bahu membahu dalam mengendalikan Karhutla di Provinsi Kalsel.



“Apel pagi ini merupakan bentuk tindakan dalam kesiapsiagaan kita dalam menanggulangi bencana Karhutla,” jelasnya.

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menggelar apel siaga “Karhutla Intan 2020”. foto: humas polda kalsel

Ancaman bencana Karhutla dapat mengganggu aktivitas kehidupan masyarakat yang bisa disebabkan oleh faktor alam maupun ulah manusia. Mengakibatkan korban jiwa, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda dan dampak psikologis.

Pihaknya siap bersinergi dengan semua elemen dalam mengantisipasi kebakaran hutan yang mungkin terjadi saat memasuki musim kemarau saat ini.

“Kami siap bersinergi dengan semua elemen. Kebakaran hutan dan lahan tidak hanya tanggung jawab Polri maupun TNI dan pemerintah daerah saja, namun juga tanggung jawab bersama seluruh stakeholder,” kata Kapolda Kalsel.

Kapolda Kalsel menegaskan, ratusan personil Polri beserta sarana dan prasarana ia kerahkan untuk menanggulangi Karhutla di Kalsel, jumlah tersebut pastinya akan bertambah lagi dengan adanya personel TNI, pemerintah daerah dan Relawan Penanggulangan Karhutla di Kalsel. (kanalkalimantan.com/rls)

Reporter: rls
Editor: kk


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->