Connect with us

Kalimantan Selatan

KABAR BAIK. Angka Sembuh Covid-19 di Kalsel Kini Capai 1.086 Kasus

Diterbitkan

pada

Jubir GTPP Covid-19 Kalsel Muhamad Muslim. Foto: Diskominfo Kalsel
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kasus temuan positif Covid-19 Covid-19 di Kalimantan Selatan pada Selasa (7/7/2020) tercatat sebanyak 67 kasus. Jumlah ini, lebih sedikit jika dibandingkan kasus positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh sebanyak 120 kasus. Dengan tambahan kasus sembuh terbanyak selama ini, angka kasus positif Covid-19 yang sembuh mencapai 1.086 kasus.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kalsel Muhamad Muslim membeberkan, 120 orang yang positif Covid-19 yang dilaporkan telah sembuh. Mayoritas dari karantina khusus di Gedung BPSDMD Kalsel di Banjarbaru sebanyak 83 orang.

“Dari 120 orang ini, 83 orang diantaranya merupakan perawatan di karantina khusus yaitu di Gedung Panglima Batur (BPSDMD Kalsel),” beber Muslim di Banjarbaru, Selasa (7/7/2020).

83 orang yang sembuh ini, mayoritas berasal dari Kabupaten Barito Kuala sebanyak 37 orang. Disusul masing-masing 17 orang dari warga Kota Banjarmasin dan warga Kabupaten Banjar, 9 warga dari Kota Banjarbaru, dua warga dari Kabupaten Hulu Sungai Utara, dan satu warga dari Kabupaten Tapin.



Lebih lanjut, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel ini menambahkan, kasus positif Covid-19 yang sembuh juga disumbang dari karantina khusus di Kabupaten Hulu Sungai Tengah sebanyak 14 orang. Kemudian, 8 orang sembuh dari karantina khusus di Kabupaten Kotabaru, 7 orang dari karantina khusus di Kabupaten Tabalong.

“Ada dua orang yang sembuh, dirawat di RSUD Ansari Saleh. Serta ada yang sembuh diisolasi secara mandiri di Banjarbaru, Tanah Laut dan Banjarmasin masing-masing ada dua orang,” ungkap Muslim.

Sementara itu, kasus positif Covid-19 di Kalsel pada Selasa (7/7/2020) tercatat ada 3.695 kasus. Di mana, ada penambahan sebanyak 67 kasus baru positif Covid-19, yang disumbang dari pasien dalam pengawasan (PDP) yang terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil laboratorium PCR (polymerase chain reaction) sebanyak 6 kasus. Terdiri dari 5 pasien dari RSUD Ulin Banjarmasin dan satu dari RSUD Ansari Saleh Banjarmasin.

“Kemudian 61 kasus merupakan hasil tracing kontak oleh Surveilans Epidemiologi,” kata Muslim.

Dari 61 kasus hasil tracing sendiri, didominasi dari Kabupaten Tapin sebanyak 16 kasus. Disusul masing-masing 13 kasus dari Kabupaten Tanah Laut dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan, 11 kasus dari Kabupaten Barito Kuala, 8 kasus dari Kabupaten Banjar.

Kemudian, 4 kasus tercatat dari Kabupaten Hulu Sungai Tengah, 3 kasus dari Kota Banjarbaru, serta masing-masing satu kasus dari Kabupaten Tabalong, Kabupaten Hulu Sungai Utara dan Kabupaten Tanah Bumbu.

Kendati begitu, angka kematian akibat Covid-19 juga bertambah sebanyak dua kasus, yang keduanya berasal dari Kota Banjarmasin. Sehingga total kasus meninggal dunia akibat Covid-19 mencapai 205 kasus. (Kanalkalimantan.com/fikri)

 

Reporter : Fikri
Editor : Cell



  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kalimantan Selatan

VIDEO. Darurat, Bayi Lahir di Atas Jukung Dikepung Banjir

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Bayi perempuan yang digendong bidan setelah proses persalinan di atas jukung alias sampan. Foto: ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM – Persalinan ibu bayi melahirkan dalam kondisi darurat terjadi saat banjir besar melanda Kalimantan Selatan (Kalsel).

Dilansir dari sebuah video milik salah satu warga korban banjir, di dalam video tersebut terlihat seorang wanita yang telah melahirkan seorang anak berjenis kelamin perempuan di tengah suasana banjir yang sedang menggenangi.

Si ibu tidak berada di atas kasur apalagi fasilitas persalinan di rumah sakit. Bayi perempuan yang lahir itu proses persalinannya berada di atas jukung alias sampan, karena banjir yang juga menenggelaman rumah klinik sang bidan.

Pria yang merekam proses bayi perempuan itu keluar di atas jukung tersebut diketahui lahir sekitar pukul 08.03 pagi. Tak disebutkan dimana lokasi sebenarnya desa atau wilayah yang sedang kebanjiran itu. Hanya sang pembuat video sempat menyebut proses persalinan berada di rumah bidan Hj Arfah.



Bidan Hj Arfan yang disebut dalam video sempat menimang-nimang sang bayi, berucap tidak bisa lagi menunggu air surut. “Tidak bisa lagi tunggu surut,” ujarnya dalam bahasa Banjar sambil menggendong bayi yang baru dilapis kain. (kanalkalimantan.com/nadila)

 

Reporter : Nadila
Editor : Bie

 

 

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kalimantan Selatan

Besok Bisa Dilewati, Jembatan Bailey Sungai Salim Hanya Kendaraan 5 Ton

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Jembatan bailey di jembatan Sungai Salim yang terputus terus dikerjakan agar Kamis (21/1/2021) sudah bisa dipergunakan. Foto: ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Jembatan bailey pengganti jembatan Sungai Salim yang putus diterjang bah diperkirakan bisa dilintasi pada Kamis (21/1/2021) pagi. Meski begitu tidak semua angkutan kendaraan bisa melintas.

Kapolres Banjar AKBP Andri Koko Prabowo saat meninjau perkembangan pemasangan rangka bailey di jembatan Sungai Salim, Desa Banua Hanyar-Bawahan Pasar, jalan A Yani Km 55,500 perbatasan Kecamatan Astambul-Mataraman, Rabu (20/1/2021) pukul 14.30 Wita, mengatakan, karena ini satu-satunya jalan utama yang menghubungkan antar kabupaten bahkan antar provinsi harus cepat tersambung.

“Untuk itu saya langsung ke TKP guna memastikan perbaikan ini dapat cepat diselesaikan, sehingga aktifitas masyarakat berlangsung normal kembali,” ucap Kapolres Banjar.

Tito Purnomo Ramadhani dari Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional IX Banjarmasin (BBPJN IXBanjarmasin) Kalsel menyampaikan bahwa estimasi jembatan bailey rampung Kamis (21/1/2021) pagi. “Besok Kamis pagi, kami usahakan jembatan ini bisa dilalui,” lanjutnya.
“Dan untuk berat beban muatan kendaraan maksimal 5 ton yang diperbolehkan lewat jembatan bailey ini,” ujar Tito.



Pada kesempatan peninjauan jembatan bailey, Kapolres Banjar didampingi oleh personel TNI, Kasat Lantas, Kapolsek Astambul.
Kapolres Banjar menjelaskan bahwa dirinya sengaja terjun langsung ke lokasi guna memastikan perbaikan Jembatan bisa berjalan dengan lancar. Selain itu, dia juga berharap kepada masyarakat untuk mendo’akan agar musibah bencana banjir ini cepat berlalu.

“Saya mohon kepada seluruh masyarakat untuk mendo’akan supaya bencana alam ini bisa cepat berlalu, dan kepada saudara-saudara kita yang terkena musibah semoga diberikan keteguhan hati dari Allah SWT,” bebernya. (kanalkalimantan.com/wahyu)

 

Reporter : Wahyu
Editor : Bie

 

 

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->