Connect with us

Kab. Balangan

Kabur Sebulan Lebih, Pelaku Penusukan Diringkus di rumah Orang Tuanya

Diterbitkan

pada

Tersangka penusukan diamankan Polres Balangan Foto: istimewa
Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

PARINGIN, Setelah kabur dari kejaran Polisi sebulan lebih, pelaku penusukan yang terjadi di jalan arah Desa Baruh Panyambaran, Kecamatan Halong sebulan lalu, berhasil ditangkap. Dia adalah RI (41) warga Desa Bangkal yang diringkus personel Polsek Halong, Rabu (25/7) pukul 08.00 Wita di rumah orang tuanya di Desa Binju, RT 03, Kecamatan Halong, Balangan.

Kapolres Balangan AKBP Moh Zamroni melalui Kapolsek Halong AKP Toto Herryanto menjelaskan, kronologis terjadinya penusukan tersebut pada bulan Juni lalu, Jumat (15/6) sekitar pukul 23.30 Wita, pada saat korban sedang berboncengan motor bersama seorang saksi Sahrani alias Rani dari arah Desa Halong menuju ke arah ke Desa Baruh Panyambaran.

Saat itu Muhammad Sairi alias Utuh (saksi) mengikuti di belakangnya. Namun tiba-tiba ketika berada Desa Binjai Punggal Rt. 02 Rw. 01 Kecamatan Halong, korban beserta Sahrani alias Rani dihadang oleh pelaku. “Yang mana pada saat itu pelaku bersama dua orang rekannya, selanjutnya, pelaku menantang dan mengatakan, kepada saksi Sahrani alias Rani mengatakan “jagoan kah’. Namun tidak dilayani oleh saksi,” ujarnya.

Selanjutnya terjadi aksi dorong mendorong badan antara saksi dan pelaku, Melihat peristiwa tersebut selanjutnya korban mencoba melerai. “Korban berusaha melerai namun pelaku langsung mencabut senjata tajam jenis pisau dari pinggang sebelah kiri dan mengacungkan ke arah atas sambil mengatakan “ingin ini kah,” katanya.

Melihat hal tersebut selanjutnya korban diam, namun pelaku langsung menarik baju bagian kerah korban sambil bertubi-tubi menusukkan senjata tajam jenis pisau tersebut ke arah perut korban, namun berhasil ditangkis oleh korban, serta korban pun berhasil merebut senjata tajam jenis pisau milik pelaku tersebut.

“Ketika senjata tajam jenis pisau tersebut berhasil dikuasai oleh korban, selanjutnya ujung pisau tersebut dihentakkan ke aspal agar ujung pisau tersebut patah, melihat hal tersebut selanjutnya pelaku diam,” jelasnya.

Kemudian merasa amarah pelaku telah meredam, selanjutnya korban beserta saksi Sahrani alias Rani kembali menuju ke rumahnya di Desa Binjai Punggal Rt 04 Rw. 02 dengan membawa senjata tajam jenis pisau milik pelaku.

“Akibat peristiwa tersebut korban mengalami ruka ringan berupa empat titik mata luka di perutnya, serta satu mata luka gores di jari telunjuk kiri, satu mata luka gores di jari tengah kiri, dan satu mata luka gores di jari kelingking kiri,” ungkapnya.

“Tersangka berhasil diamankan di dalam rumah orang tuanya yang mana sebelumnya tersangka sempat melarikan diri dari kejaran Anggota Polsek Halong, dan kini sudah dalam proses hukum,” tutup Kapolsek. (rico)

Reporter:Rico
Editor: Cell

Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Uploader Terpercaya Kanal Kalimantan

Advertisement

Kab. Balangan

Hasil Rapid Test Reaktif, Warga Meninggal di Balangan Dimakamkan Sesuai Protokol Covid-19

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Prosesi pemakaman warga di Balangan dengan protokol Covid-19 Foto: polres balangan for kanalkalimantan
Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN – Seorang warga Balangan yang meninggal dunia pada Senin (25/5/2020) dimakamkan sesuai protokol Covid-19. Langkah ini dilakukan karena yang bersangkutan sebelumnya dari hasil rapid test dinyatakan reaktif.

Proses pemakaman pun dilaksanakan tim gabungan Polres Balangan dan Gugus Tugas Covid-19 Tabalong dan Balangan. Warga yang meninggal dunia tersebut diketahui adalah asal Pembataan, Kabupaten Tabalong.

Prosesi pemakaman warga di Balangan dengan protokol Covid-19 Foto: polres balangan for kanalkalimantan

Kapolres Balangan AKBP Nur Khamid, melalui Kabag Sumda Kompol Joko Sudarmadi menjelaskan,  pemakaman dilakukan sesuai dengan protokol Covid-19. “Yang bersangkutan dimakamkan sesuai protokol Covid-19 di kuburan muslimin Harapan Baru, Kelurahan Batu Piring, Kecamatan Paringin Selatan,” kata Kompol Joko.

Prosesi pemakaman warga di Balangan dengan protokol Covid-19 Foto: polres balangan for kanalkalimantan

Ia mengatakan, warga tersebut telah dilakukan tiga kali rapid test menunjukan hasil reaktif. Sedangkan untuk Swab PCR masih menunggu hasil. Dalam kegiatan tersebut, sejauh ini tidak ditemukan adanya penolakan dari warga setempat.

Polres Balangan telah melakukan pengamanan terbuka guna antisipasi kerumunan warga yang ingin menyaksikan proses pemakaman. “Dalam proses pemakaman, Polres Balangan juga berikan pengamanan guna antisipasi kerumunan warga yang hendak melihat. Hingga tuntas kegiatan dapat berlangsung lancar dan aman,” pungkas Kompol Joko. (kanalkalimantan.com/agus)

Reporter : agus
Editor : cell

 


Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kab. Balangan

Bupati Balangan Tinjau Kesiapan Ruangan Isolasi Pasien Covid-19

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Bupati Ansharuddin saat meninjau ruang isolasi pasien Covid-19 Foto: humas
Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN – Bupati Balangan H Ansharuddin meninjau ruang tempat isolasi pasien Covid-19 di RSUD Balangan, Senin (18/5/2020). Peninjauan dilakukan bersama Tim Gugus Tugas Covid-19 Balangan.

Pada kesempatan itu, Bupati Anshruddin peninjau ruang isolasi dan lakukan penyisiran setiap sudut guna mengecek fasilitas yang tersedia. Nampak juga Komandan Kodim 1001/Amuntai Letkol Inf Ali Ahmad Satriyadi, beserta dengan Kapolres Balangan AKBP Nur Khamid dan tim dari Gugus Tugas Covid-19.

Anshruddin juga mengatakan, Pemkab Balangan terus berupaya semaksimal mungkin untuk menangani dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19. “Kita saat ini menyiapkan tempat untuk ruang isolasi, pasien yang akan dikarantina, semoga saja Kabupaten Balangan dapat terhindar dari wabah Covid-19,” harapnya.

Sementara Komandan Kodim 1001/Amuntai Letkol Inf Ali Ahmad Satriyadi mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan dan kelengkapan ruang tempat isolasi pasien. “Kita berharap semoga tidak terjadi di sini, namun alangkah baiknya kita mempersiapkan sedini mungkin untuk mengantisipasi segala kemungkinan. ini merupakan bentuk upaya kita bersama untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ungkapnya. (Kanalkalimantan.com/agus)

 

Reporter : Agus
Editor : Cell

 


Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kab. Balangan

Siang Bolong, Jago Merah Mengamuk Hanguskan Enam Rumah di Balangan

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Kebakaran yang menyebabkan enam rumah hangus di Balangan tadi siang. Foto : BPBD
Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM,PARINGIN– Warga Desa Mantuyan RT 3, Kecamatan Halong Kabupaten Balangan, dikejutkan oleh amukan si jago merah, Minggu (17/5/2020) siang. Peristiwa ini mengakibatkan enam buah rumah berbahan kayu hangus terbakar. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini.

Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Balangan Muhammad Syuhada mengatakan, terdapat enam rumah terbakar. Dimana tiga di antaranya 100 persen habis terbakar. Selain rumah, kebakaran ini juga mengakibatkan dua motor Suzuki Thunder dan Honda Supra hangus.

“Musibah yang terjadi sekitar pukul 10.32 Wita tersebut, membakar enam bangunan yang terbuat dari kayu. Sekitar satu jam lebih 7 menit, api baru bisa dikuasai. Akibatnya kebakaran tersebut 6 KK dan 23 jiwa kehilangan tempat tinggal,” ujarnya Syuhada.

Korban kehilangan rumah akibat hangus total yakni kepala keluarga bernama Supiani, Syarkawi, dan Soeharto. Sementara satu rumah terbakar sekitar 80% persen atas nama Juhri, dan dua rumah terbakar sekitar 25% persen dan 10% persen atas nama Hendra dan Cacing.

Puluhan pemadam kebakaran dikerahkan dan untuk menghentikan sumbar api. Namun sempitnya akses jalan menuju lokasi menjadi kendala bagi para pemadam. “Dari kejadian tersebut korban jiwa nihil, kerugian yang ditimbulkan sekitar 330 Juta lebih, dan untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian,” pungkasnya Syuhada.(Kanalkalimantan.com/agus)

Reporter : Agus
Editor : Chell

Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->