Connect with us

Kota Banjarbaru

Kado Hari Guru, Disdik Banjarbaru Berikan Penghargaan kepada Guru Berdedikasi

Diterbitkan

pada

Disdik Banjarbaru akan memberikan penghargaan guru berdedikasi Foto: rico
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Memperingat hari Guru Nasional yang jatuh pada 25 November 2020, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarbaru akan memberikan apresiasi penghargaan kepada sejumlah guru atas pengabdiannya memajukan dunia pendidikan di Kota Idaman.

Ketua Panitia HUT PGRI Banjarbaru, Ridho Amalia, menerangkan bahwa apresasi pihaknya dibagi dalam 3 kategori. Pertama ialah penghargaan kepada guru yang berdedikasi dan memberikan sumbangsih tak hanya untuk sektor pendidikan, melainkan juga untuk daerah.

Adapun dalam kategori, ini ada dua guru yang mendapatkan penghargaan dari Disdik Banjarbarumm Yakni, Muslim Anang Abdullah dari SDN 1 Guntung Paikat dan Ali Syamsudin Asri yang merupakan guru di SMPN 11 Banjarbaru.

“Keduanya memajukan Banjarbaru, sesuai keahlian di bidangnya masing-masing. Untuk pak Muslim sendiri, beliau aktif di bidang seni rupa. Sementara, pak Ali memiliki kindai sastra, yang mana karya-karyanya telah dipamerkan hingga luar daerah,” katanya, Kamis (26/11/2020).



Untuk kategori penghargaan kedua, diberikan kepada para guru yang telah mencapai masa purna tugas. Dalam hal ini, Disdik Banjarbaru memberikan penghargaan kepada para guru yang telah pensiun baik dari jenjang TK sampai SMA yang ada di Banjarbaru.

Di kategori terakhir, ialah penghargaan sekolah berhias. Dimana dalam kategori ini, mengangkat tema kreatifitas dan dedikasi guru menuju indonesia maju. Hanya saja, untuk kategori ini berlaku untuk jenjang SD sampai SMP.

Acara pemberian seluruh penghargaan, ujar Amalia, akan dilaksanakan pada tanggal 2 Desember mendatang. Diterangkannya juga bahwa dalam pelaksanaan acara, undangan akan kita batasi, karena mengingat saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

“Tentu protokol kesehatan juga sangat ketat diterapkan. Rencananya, penghargaan kepada para guru diberikan secara langsung oleh pak Bernhard selaku Pjs Wali Kota Banjarbaru,” lugas Amalia.

Pemilihan guru dan tenaga kependidikan berprestasi dan berdedikasi, merupakan bukti kepedulian Disdik Kota Banjarbau kepada mereka yang menunjukkan kinerja lebih dalam bidangnya masing-masing.

Muhammad Aswan, selaku Kepala Disdik Banjarbaru, berharap kegiatan ini dapat memotivasi dan meningkatkan profesionalisme guru serta tenaga kependidikan, hingga berujung pada peningkatan kualitas pendidikan nasional.

“Penghargaan terhadap guru dan tenaga kependidikan adalah bukti pemerintah sangat peduli terhadap jerih payah mereka yang menunjukkan kinerja lebih dari pada yang lain,” lugasnya. (Kanalkalimantan.com/rico)

 

Reporter : Rico
Editor : Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kota Banjarbaru

Komplotan Pembuat Surat IMB Palsu Dibekuk Jajaran Polsek Banjarbaru Kota

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Polisi membekuk jaringan pembuat surat IMB palsu Foto: rico
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Praktik pemalsuan surat IMB (Izin Mendirikan Bangunan) telah meresahkan warga Banjarbaru sejak 2020 silam. Kini aksi penipuan itu berhasil diungkap polisi.
Polsek Banjarbaru Kota mengamankan sebanyak 4 pelaku. Penangkapan para tersangka dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim AKP Yuli Tetro.

Adapun para pelaku merupakan warga asli Banjarbaru. Mereka ialah R (55) warga Jalan Sukarelawan, Kelurahan Lokatabat Utara, S (55) warga Karang Rejo, Kelurahan Guntung Manggis, EPD (38) warga Jalan Sriwijaya, Landasan Ulin, dan AS (45 th) warga Jalan Sidodadi, Kelurahan Loktabat Selatan.

Komplotan pemalsu surat IMB ini berhasil dibekuk di tempat berbeda. Ada yang ditangkap di rumah, maupun di tempat kerja.

Kapolsek Banjarbaru Kota, Kompol Purbo Raharjo, melalui Kanit Reskrim AKP Yuli Tetro menceritakan kasus ini terjadi pada Juli 2020 lalu. Saat itu, korban berencana membuat surat IMB untuk tokonya yang berada di Martapura, Kabupaten Banjar. Ia meminta urusan pembuatan IMB itu kepada pelaku R dengan jaminan uang Rp 11 juta.



“Uang jaminan itu korban bayar secara bertahap atau dicicil sebanyak 4 kali kepada pelaku R,” kata AKP Tetro, Selasa (26/1/2021).

Sesudah rampungnya surat IMB yang dibuat oleh R dan komplotannya, selanjutnya diserahkan kepada korban. Kala itu, korban merasa tak ada yang janggal dengan surat tersebut.

AKP Tetro menerangkan semuanya baru terungkap saat korban ingin mengurus surat IMB baru untuk bangunan lain di kantor Dinas PMPTSP Kabupaten Banjar. Dalam hal ini, tegasnya terungkap fakta yang mengejutkan.

“Ternyata IMB yang korban pesan dari R itu tidak terdaftar dan tidak cocok dengan data yang ada di dinas tersebut, dan bukan merupakan produk atau buatan Dinas PMPST,” bebernya.

Atas aksinya tersebut, komplotan pemalsu IMB asal Banjarbaru ini harus berurusan dengan hukum. Ke empatnya dijerat dengan tindak pidana Pemalsuan Surat dan atau penipuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 263 ayat 1 dan 2 KUHP dan atau pasal 378 KUHP.

“Semua pelaku mengakui perbuatannya. Dari tangan pelaku AS juga diamankan beberapa barang bukti untuk membuat IMB palsu tersebut antara lain printer, laptop, stempel palsu yang digunakan untuk membuat surat IMB palsu tersebut,” tandas AKP Tetro.

Sementara itu Kasi Humas Polsek Banjarbaru Kota Aipda Ahmad Supriyanto mengimbau masyarakat untuk jangan mudah percaya terhadap oknum yang bisa membuat surat-surat penting dengan iming-iming cepat dan murah.

“Alangkah baiknya kita mengurus di tempat resmi sehingga surat yang di terbitkan asli dan terdaftar, dan bagi mitra Humas yang pernah membuat surat sejenisnya kepada para pelaku bisa melakukan pengecekan di instansi terkait perihal keasliannya,” ucapnya.(kanalkalimantan.com/rico)

 

Reporter : Rico
Editor : Cell

 

 

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kota Banjarbaru

Polsek Banjarbaru Timur Ringkus Dua Tersangka Atas Kepemilikan Sabu

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Polisi meringkus dua tersangka kasus sabu Foto: polsek
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Unit Reskrim Polsek Banjarbaru Timur kembali meringkus dua tersangka yang kedapatan menyimpan sabu, Selasa (26/1/2021). Operasi penangkapan dipimpin Kapolsek Banjarbaru Timur Iptu Khamdari.

Iptu Khamdari mengatakan, dua tersangka masing-masing IR alias Enyeng (36) dan AT alias Ali (30) merupakan warga Sungai Tiung, Kelurahan Sungai Tiung, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru.

“Untuk pelaku Enyeng kita ringkus di sebuah warung di Jl Transpol Ujung Murung, Sungai Tiung, Kelurahan Sungai Tiung, Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru sekitar pukul 10:00 Wita,” ucap Khamdari kepada Kanalkalimantan.com, Selasa (26/1/2021) petang.

Dari tersangka Enyeng ditemukan barang bukti berupa satu paket sabu berat kotor 0,28 Gram (berat bersih 0,1 Gram) dan satu buah HP Samsung Duos warna Putih.



Tidak puas dengan hasil tangkapnya, petugas kepolisian langsung melaksanakan pengembangan terhadap pelaku. Dari hasil pengembangan diperolehlah satu nama AT.

“Dari hasil interogasi pelaku Eyeng kita memperoleh satu nama lagi yakni AT alias Ali, pelaku AT berhasil kita ringkus di di Jl Transpol Sungai Tiung, RT 010/RW 004, Kelurahan Sungai Tiung, Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru, sekitar pukul 12:20 Wita,” jelasnya.

Dari tersangka AT ditemukan barang bukti berupa satu HP Oppo warna hitam, uang Rp 350 ribu, yang merupakan uang hasil penjualan sabu. “Dari keterangan pelaku Enyeng membenarkan bahwa sabu tersebut diterima dari AT untuk dijualkan,” tuturnya.

Selanjutnya pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polsek Banjarbaru Timur untuk diproses secara hukum yang berlaku. “Kini kedua pelaku sudah kita amankan di Mapolsek Banjarbaru Timur, guna mempertanggung jawabkan perbuatannya,” katanya.

Kedua pelaku dijerat dengan pasal 112 ayat 1 UU RI No 35 tahun 2009, dengan ancaman pidana penjara paling singkat empat tahun dan paling lama 12 tahun. (Kanalkalimantan.com/wahyu)

 

Reporter : Wahyu
Editor : Cell

 

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->