Connect with us

Kota Banjarbaru

Kalsel Alami Peningkatan Inflasi, BPS Prediksi Menyentuh Angka 1 Persen!

Diterbitkan

pada

BPS Kalsel mencatat adanya peningkatan inflasi di berbagai komoditi Foto: rico
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Selatan mencatat adanya peningkatan inflasi di berbagai komoditi. Untuk diketahui, inflasi sendiri merupakan suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus-menerus.

Pada November tadi, BPS mencatat adanya inflasi di Kalimantan Selatan sebesar 0,69 persen. Angka tersebut mengalami kenaikan jika dibandingkan pada Oktober sebelumnya yang hanya sebesar 0,22 persen.

Menurut Kepala BPS Kalsel Edy Mahmud, peningkatan inflasi di Kalsel ini akan terus terjadi hingga akhir tahun 2020. Bahkan, persentasenya diprediksi menyentuh angka 1 persen.

“Kita perkirakan sampai akhir 2020 ini, inflasi kisarannya pada angka 1 persen sampai 1,3 persen,” ujarnya, Rabu (2/12/2020) siang.



Dijelaskan Edy, sebenarnya kala awal merebaknya pandemi Covid-19 tepatnya periode Maret – April, Kalsel justru malah mengalami deflasi (penurunan harga). Lalu, di bulan Mei mulai terjadinya fluktuasi -ketidaktetapan atau guncangan harga-.

Dijelaskannya pula ada tiga daerah di Kalsel yang dapat dijadikan sampel terjadinya inflasi. Yakni kota Banjarmasin, Kabupaten Tanjung dan Kotabaru. Kisarannya untuk Banjarmasin inflasinya sebesar 0,75 persen. Tanjung sebesar 0,71 persen. Dan Kotabaru sebesar 0,1 persen.

“Komoditi pendorong inflasi yang paling tinggi di Banjarmasin ialah angkutan udara,” terangnya.

Angkutan udara menyumbang inflasi hingga 0,37 persen. Sementara itu di Tanjung, pendorong inflasi tertinggi ada pada daging ayam ras. Memiliki andil sebesar 0,35 persen.

Kotabaru, inflasi tertinggi ada pada komoditi bawang merah dengan andil 0,17 persen. Bawang merah juga menjadi komoditi pendorong yang masuk 5 besar pada ketiga kota yang disebutkan. (Kanalkalimantan.com/rico)

 

Reporter : Rico
Editor : Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kota Banjarbaru

Komplotan Pembuat Surat IMB Palsu Dibekuk Jajaran Polsek Banjarbaru Kota

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Polisi membekuk jaringan pembuat surat IMB palsu Foto: rico
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Praktik pemalsuan surat IMB (Izin Mendirikan Bangunan) telah meresahkan warga Banjarbaru sejak 2020 silam. Kini aksi penipuan itu berhasil diungkap polisi.
Polsek Banjarbaru Kota mengamankan sebanyak 4 pelaku. Penangkapan para tersangka dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim AKP Yuli Tetro.

Adapun para pelaku merupakan warga asli Banjarbaru. Mereka ialah R (55) warga Jalan Sukarelawan, Kelurahan Lokatabat Utara, S (55) warga Karang Rejo, Kelurahan Guntung Manggis, EPD (38) warga Jalan Sriwijaya, Landasan Ulin, dan AS (45 th) warga Jalan Sidodadi, Kelurahan Loktabat Selatan.

Komplotan pemalsu surat IMB ini berhasil dibekuk di tempat berbeda. Ada yang ditangkap di rumah, maupun di tempat kerja.

Kapolsek Banjarbaru Kota, Kompol Purbo Raharjo, melalui Kanit Reskrim AKP Yuli Tetro menceritakan kasus ini terjadi pada Juli 2020 lalu. Saat itu, korban berencana membuat surat IMB untuk tokonya yang berada di Martapura, Kabupaten Banjar. Ia meminta urusan pembuatan IMB itu kepada pelaku R dengan jaminan uang Rp 11 juta.



“Uang jaminan itu korban bayar secara bertahap atau dicicil sebanyak 4 kali kepada pelaku R,” kata AKP Tetro, Selasa (26/1/2021).

Sesudah rampungnya surat IMB yang dibuat oleh R dan komplotannya, selanjutnya diserahkan kepada korban. Kala itu, korban merasa tak ada yang janggal dengan surat tersebut.

AKP Tetro menerangkan semuanya baru terungkap saat korban ingin mengurus surat IMB baru untuk bangunan lain di kantor Dinas PMPTSP Kabupaten Banjar. Dalam hal ini, tegasnya terungkap fakta yang mengejutkan.

“Ternyata IMB yang korban pesan dari R itu tidak terdaftar dan tidak cocok dengan data yang ada di dinas tersebut, dan bukan merupakan produk atau buatan Dinas PMPST,” bebernya.

Atas aksinya tersebut, komplotan pemalsu IMB asal Banjarbaru ini harus berurusan dengan hukum. Ke empatnya dijerat dengan tindak pidana Pemalsuan Surat dan atau penipuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 263 ayat 1 dan 2 KUHP dan atau pasal 378 KUHP.

“Semua pelaku mengakui perbuatannya. Dari tangan pelaku AS juga diamankan beberapa barang bukti untuk membuat IMB palsu tersebut antara lain printer, laptop, stempel palsu yang digunakan untuk membuat surat IMB palsu tersebut,” tandas AKP Tetro.

Sementara itu Kasi Humas Polsek Banjarbaru Kota Aipda Ahmad Supriyanto mengimbau masyarakat untuk jangan mudah percaya terhadap oknum yang bisa membuat surat-surat penting dengan iming-iming cepat dan murah.

“Alangkah baiknya kita mengurus di tempat resmi sehingga surat yang di terbitkan asli dan terdaftar, dan bagi mitra Humas yang pernah membuat surat sejenisnya kepada para pelaku bisa melakukan pengecekan di instansi terkait perihal keasliannya,” ucapnya.(kanalkalimantan.com/rico)

 

Reporter : Rico
Editor : Cell

 

 

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kota Banjarbaru

Polsek Banjarbaru Timur Ringkus Dua Tersangka Atas Kepemilikan Sabu

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Polisi meringkus dua tersangka kasus sabu Foto: polsek
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Unit Reskrim Polsek Banjarbaru Timur kembali meringkus dua tersangka yang kedapatan menyimpan sabu, Selasa (26/1/2021). Operasi penangkapan dipimpin Kapolsek Banjarbaru Timur Iptu Khamdari.

Iptu Khamdari mengatakan, dua tersangka masing-masing IR alias Enyeng (36) dan AT alias Ali (30) merupakan warga Sungai Tiung, Kelurahan Sungai Tiung, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru.

“Untuk pelaku Enyeng kita ringkus di sebuah warung di Jl Transpol Ujung Murung, Sungai Tiung, Kelurahan Sungai Tiung, Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru sekitar pukul 10:00 Wita,” ucap Khamdari kepada Kanalkalimantan.com, Selasa (26/1/2021) petang.

Dari tersangka Enyeng ditemukan barang bukti berupa satu paket sabu berat kotor 0,28 Gram (berat bersih 0,1 Gram) dan satu buah HP Samsung Duos warna Putih.



Tidak puas dengan hasil tangkapnya, petugas kepolisian langsung melaksanakan pengembangan terhadap pelaku. Dari hasil pengembangan diperolehlah satu nama AT.

“Dari hasil interogasi pelaku Eyeng kita memperoleh satu nama lagi yakni AT alias Ali, pelaku AT berhasil kita ringkus di di Jl Transpol Sungai Tiung, RT 010/RW 004, Kelurahan Sungai Tiung, Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru, sekitar pukul 12:20 Wita,” jelasnya.

Dari tersangka AT ditemukan barang bukti berupa satu HP Oppo warna hitam, uang Rp 350 ribu, yang merupakan uang hasil penjualan sabu. “Dari keterangan pelaku Enyeng membenarkan bahwa sabu tersebut diterima dari AT untuk dijualkan,” tuturnya.

Selanjutnya pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polsek Banjarbaru Timur untuk diproses secara hukum yang berlaku. “Kini kedua pelaku sudah kita amankan di Mapolsek Banjarbaru Timur, guna mempertanggung jawabkan perbuatannya,” katanya.

Kedua pelaku dijerat dengan pasal 112 ayat 1 UU RI No 35 tahun 2009, dengan ancaman pidana penjara paling singkat empat tahun dan paling lama 12 tahun. (Kanalkalimantan.com/wahyu)

 

Reporter : Wahyu
Editor : Cell

 

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->