Connect with us

Kota Banjarbaru

Kamis Besok, PDAM Intan Banjar Hentikan Suplai Air di Sejumlah Wilayah Banjarbaru

Diterbitkan

pada

Pembersihan rutin Water Treatment Plant (WTP) dan Reservoir di IPA Pinus, serta Pemeliharaan Intake Mandikapau. Foto: rico
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Distribusi air PDAM Intan Banjar kepada pelanggan di wilayah Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar mengalami gangguan sejak beberapa hari terakhir. Hal itu lantaran Balai Pengelolaan Air Minum (BPAM) Banjarbakula tengah melakukan perawatan kualitas air.

Perawatan yang dimaksud ialah pembersihan rutin Water Treatment Plant (WTP) dan Reservoir di IPA Pinus, serta Pemeliharaan Intake Mandikapau. Seluruh kegiatan berlangsung dari tanggal 23 – 25 November.

Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat dan Hukum, Hikmatullah, mengatakan bahwa perawatan yang berlangsung sejak 3 hari terakhir, menyebabkan gangguan pengurangan tekanan pendistribusian air.

“Tekanan air berkurang karena debit air produksi hanya menjadi 150l/detik. Tapi tidak berhenti total pendistribusiannya. Ini terjadi dari pukul 08.00 Wita sampai 16.00 Wita,” katanya, Rabu (25/11/2020).



Namun begitu, Aat -akrab disapa- menyebut bahwa puncak sebenarnya gangguan pendistribusian air PDAM Intan Banjar akan berlangsung pada Kamis (26/11/2020) besok. Sebab, pada Kamis besok, akan terjadi penghentian suplai air secara total.

“Puncaknya besok, karena ada pemeliharaan resorvoir rutin. Distribusi air akan berhenti secara total. Tapi jangka waktu penghentiannya tidak selama 3 hari kemarin. Besok itu aliran air dihentikan hanya dari pukul 08.00 Wita sampai 14.00 Wita saja,” sebutnya.

Lantas wilayah mana saja yang akan terdampak. Aat menginformasikan ada empat wilayah di Kota Banjarbaru yang pendistribusiannya akan dihentikan.

“Ini meliputi seluruh pengairan dan distribusi Cempaka, lalu Trikora, kemudian Sungai Ulin/BLK dan terakhir di seluruh pengairan dan distribusi Cabang I Landasan Ulin,” ungkapnya.

Pihak PDAM Intan Banjar sendiri mengklaim bahwa sosialisasi terkait adanya penghentian distribusi ini telah disosialisasikan kepada para pelanggan.

Terkat pemeliharaan yang berdampak ini, Aat meminta maaf atas terjadinya ketidaknyamanan tersebut. Hal ini katanya lantaran demi pemeliharaan agar pendistribusian tetap bisa optimal.

“Atas terjadinya gangguan pendistribusian air ini. Manajemen PDAM Intan Banjar, memohon maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan ini,” katanya.

Sebagai alternatif, pelanggan sebutnya bisa menghubungi call center PDAM Intan Banjar di nomor 0511-4773201/ 0852 48487444 jika ingin memesan unit tangki. (Kanalkalimantan.com/rico)

 

Reporter : Rico
Editor : Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kota Banjarbaru

Komitmen Pemko Banjarbaru Layani Kecukupan Pengungsi Banjir

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru berkomitmen kuat untuk membantu penanganan korban banjir yang berada di pengungsian. Foto: humpro banjarbaru
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarbaru H Said Abdullah menegaskan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru berkomitmen kuat untuk membantu penanganan korban banjir yang berada di pengungsian.

Ketersediaan pasokan logistik bahan makanan di posko pengungsian dan dapur umum, hingga layanan kesehatan bagi masyarakat korban banjir dijamin tercukupi.

Komitmen ini ditandai di Posko Induk di kantor Sekretariat Kota Banjarbaru, posko utama untuk monitoring bantuan ke posko yang ada di Kota Banjarbaru dalam pemerataan pendistribusian bantuan.



 

“Posko induk ini sebagai pusat kendali segala kegiatan yang berkaitan dengan musibah banjir yang melanda Provinsi Kalimantan Selatan, mulai perekapan jumlah pengungsi, sebaran pengungsi dan kebutuhan yang diperlukan oleh para pengungsi,” ujar Sekda Kota Banjarbaru Saida Abdullah.

“Mereka adalah saudara kita, dari sisi kemanusiaan kita harus berbuat terbaik untuk mengatasi masalah ini bersama-sama. Dengan kesatuan gerak, maka diharapkan tindakan yang diambil akan lebih tepat cepat dan sesuai dengan kondisi lapangan,” tegasnya.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Kota Banjarbaru Zaini Syahranie mengatakan, sudah ada beberapa korban terdampak banjir di posko se Kota Banjarbaru yang kondisi rumahnya sudah normal minta diantarkan pulang. Dalam hal ini BPBD Kota Banjarbaru memberikan pelayanan dengan mengantar para pengungsi ke rumah masing-masing.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru Rizana Mirza mengatakan, kondisi pengungsi yang ada di Posko posko se-Kota banjarbaru, secara umum dalam kondisi sehat dan tercukupi kebutuhan kesehatan. Petugas dari Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru juga sempat dibantu rombongan Dinas Kesehatan Tanah Bumbu melakukan pengecekkan di setiap posko-posko yang ada di Kota Banjarbaru, pelayanan serta pemeriksaan kesehatan terhadap korban terdampak banjir yang terdapat di posko-posko menjadi tujuan utama rombongan tersebut. Dilaporkan ada beberapa masyarakat yang berada di pengungsian yang terindikasi mempunyai riwayat penyakit atau kondisi kesehatannya memerlukan penanganan lebih lanjut akan terus di monitor oleh pihak Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru.

“Sebagai wujud layanan lebih lanjut Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Rumah Sakit Umum Daerah Idaman Kota Banjarbaru siap memberikan pelayanan kesehatan kepada pengungsi yang mengalami gangguan kesehatan secara gratis, dengan mempermudah pelayanan tanpa mengharuskan kartu BPJS,” ujar Kadinkes Banjarbaru. (kanalkalimantan.com/rls)

Reporter: rls
Editor : kk


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kota Banjarbaru

Ditetapkan Jadi Walikota-Wakil Walikota Banjarbaru, Aditya-Wartono: Jangan Ada Euforia di Tengah Duka Banjir

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

KPU menetapkan Aditya-Wartono sebagai wali kota hasil Pilkada 2020 Foto: rico
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banjarbaru secara resmi menetapkan pasangan Aditya Mufti Ariffin – Wartono sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarbaru periode 2021-2024, dalam rapat pleno terbuka Sabtu (23/1/2021) siang.

Penetapan ini tidak dihadiri pasangan calon lainnya, baik itu duet Gusti Iskandar Sukma Almasyah – AR Iwansyah maupun duet Martinus – Darmawan Jaya Setiawan.

Dalam rapat pleno tersebut hanya dihadiri pasangan terpilih dan dalam hal ini diwakili Wartono yang berkesempatan untuk menyampaikan pidatonya. Sementara Aditya, diketahui sedang berada di Jakarta.
Kanalkalimantan.com berkesempatan mewawancarai Aditya – Wartono di waktu dan tempat yang berbeda.

Wali Kota Banjarbaru terpilih, Aditya Mufti Ariffin, menyampaikan apresiasinya atas seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan penyelenggaraan ajang pesta demokrasi Pilkada 2020 beberapa waktu lalu.



 

“Kami mengapresiasi kepada KPU yang bekerja keras untuk mensukseskan Pilkada dan apresiasi kami juga kepada Bawaslu Banjarbaru yang menjaga nilai-nilai demokrasi berjalan dengan baik. Serta TN Polri yang bekerja dengan baik sehingga Pilkada berjalan aman dan damai serta tetap menjaga prokes di kota Banjarbaru,” katanya.

Selain itu, Aditya juga meminta dukungan kepada masyarakat agar selama memimpin Banjarbaru, dirinya bisa bekerja ekstra dan maksimal. “Kami mohon doa dan dukungan kepada seluruh masyarakat agar kami bisa bekerja dengan maksimal dan menjalankan segala program dari visi misi kami,” harapnya.

Di sisi lain, Wakil Wali Kota Banjarbaru terpilih, Wartono, menyatakan dengan ditetapkannya pasangan terpilih oleh KPU menandakan bahwa Pilkada telah berakhir. Maka dari itu ujarnya mulai saat ini seluruh pihak harus sama-sama bersatu untuk memajukan Banjarbaru ke depannya.

“Yang jelas kami ingin merangkul semua. Termasuk paslon lain, karena misi kami sama yakni untuk memajukan Banjarbaru. Kemenangan Aditya – Wartono merupakan kemenangan masyarakat,” terangnya.

Wartono juga mengajak kepada seluruh tim relawan pendukungnya untuk tetap menjaga kondusifitas sesuai penetapan hari ini. Sebab, mengingat di Banjarbaru tengah dalam situasi bencana banjir dan pandemi Covid-19 yang belum berakhir.

“Jangan ada euforia di tengah suasana duka saat ini. Tentu untuk saat ini kami menunggu pelantikan. Setelah itu, kita akan bekerja keras dalam upaya penanganan pandemi Covid-19, apalagi saat ini sedang berlangsung pelaksanaan vaksinasi. Kita juga memaksimalkan penanganan pasca banjir, baik itu memulihkan ekonomi warga yang terdampak maupun infrastruktur yang rusak,” bebernya.

Penetapan Aditya – Wartono sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarbaru terpilih, dipimpin secara langsung oleh Ketua KPU Banjarbaru, Hegar Wahyu Hidayat.

Keputusan tersebut ditetapkan tiga hari setelah dipastikan tak adanya gugatan hasil Pilkada Banjarbaru di Mahkamah Konstitusi.
“Kami menetapkan paslon nomor urut 2 Aditya Mufti Ariffin – Wartono sebagai Wali Kota Banjarbaru dan Wakil Wali Kota Banjarbaru dengan perolehan suara sebanyak 43.397,” kata Ketua KPU Banjarbaru.

Adapun dengan penetapan ini, Aditya sebagai Wali Kota dan Wartono sebagai Wakil Wali Kota akan memimpin Banjarbaru selama periode 2021 hingga 2024 mendatang. Kini, keduanya hanya tinggal menunggu pelantikan yang dijadwalkan akan berlangsung pada Februari mendatang. (Kanalkalimantan.com/rico)

Reporter: rico
Editor: cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->