Connect with us

Kanal

Kampanye Gemar Makan Ikan

Diterbitkan

pada

Peringatan Harkanas ke-6 di Kabupaten HSU. Foto : dew
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

AMUNTAI, Penampilan tari dari anak-anak PAUD ikut semarakkan Hari Ikan Nasional (Harkanas) ke-6 yang digelar Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) di halaman kantor Dinas Perikanan Kabupaten HSU, Rabu (11/12).

Dengan tema “Konsumi Ikan Meningkatkan Daya Saing Bangsa” kegiatan ini dimaksudkan untuk mengingatkan kepada masyarakat akan pentingnya mengkonsumsi makan ikan.

“Baik untuk ibu hamil atau menyusui dan juga anak-anak balita sejak dini, mengingat ikan mengandung protein yang sangat baik untuk kesehatan,” kata Plt Kepala Dinas Perikanan Ismarlita.

Hal serupa juga diungkapkan Wahdah, Kepala Bidang Pengembangan dan Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalsel yang menyebut peringatan hari ikan nasional ini rutin selalu laksanakan setiap tahunnya.



Sebagai kegiatan peringatan akan pentingnya menjaga kelestarian alam, khususnya laut agar ikan-ikan yang ada di dalam laut tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik.

“Banyak manfaat yang akan didapat jika anak anak gemar makan ikan, salah satunya membantu tumbuh kembang otak sehingga dapat mencerdaskan anak,” imbuhnya.

Sementara itu Bupati HSU diwakili H Akhmad Norifansyah, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda HSU mengapresiasi atas terselenggaranya peringatan hari ikan nasional ke 6 tahun 2019 tingkat Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Ikan sangat bermanfaat untuk manusia terutama anak-anak, sehingga masyarakat khususnya anak-anak perlu didorong untuk gemar makan ikan.

Ikan merupakan bahan pangan sehat yang bergizi tinggi, mengandung omega 3 yang cukup baik bagi pertumbuhan kecerdasan dan mampu mengisi kebutuhan gizi anak selama golden period.

Untuk itu, diharapkan agar masyarakat HSU semakin gemar mengkonsumsi ikan, apapun jenis ikan tersebut.

“Karena, Ikan bukan barang mahal dan bukan barang mewah dan sangat mudah untuk mendapatkannya. Di Kabupaten HSU yang banyak air dan daerahnya cocok untuk budidaya ikan,” kata Norifansyah.

Dalam acara ini juga dilaksanakan penyerahan sarana dan prasanara bidang perikanan, pembayan asuransi nelayan, penyerahan sertifikat atas tanah nelayan dan pembudidiyaan ikan serta penyerahan kartu pelaku usaha perikanan. (dew)

Reporter : Dew
Editor : Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kanal

Polisi Kirim Sampel Kebakaran Plaza Beringin Buntok ke Puslabfor

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Puing kebakaran 24 kios yang terbakar di Plaza Beringin Buntok pada Minggu (12/7/2020) dini hari. foto: digdo
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BUNTOK – Pasca kebakaran yang menghanguskan 24 kios di Plaza Beringin Buntok pada Minggu (12/7/2020) dini hari, Polsek Dusun Sulatan (Dusel) mengirim sampel dugaan asal titik api ke Puslabfor Polri di Jakarta.

Kapolres AKBP Devy Firmansyah SIK melalui Kapolsek Dusel Iptu Suranto mengatakan, setelah mendapatkan laporan dari warga, pihaknya langsung menghubungi SOPD terkait dalam hal ini Damkar Barsel sehingga bisa segera memadamkan api.

“Sekitar pukul 03:15 api sudah besar dan pada pukul 04:00 WIB api sudah berhasil dipadamkan oleh Damkar Barsel dibantu Damkar Plaza dan warga setempat,” kata Suranto kepada Kanalkalimantan.com, Minggu (12/7/2020).

Lebih lanjut olehnya usai api berhasil dipadamkan pihaknya langsung mengamankan TKP dengan memberi police line di area TKP, sehingga bisa dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.



 

Kapolsek Dusel Iptu Suranto (kanan). foto: digdo

“Kita sudah berikan police line mengamankan TKP untuk bisa dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait kebakaran,” jelas Suranto.

Ia mengungkapkan terkait penyebab kebakaran pihaknya juga telah mengambil sampel yang diduga asal titik pusat api, sampel ini langsung dikirim ke Puslabfor Polri.

Baca juga: Lelap Dini Hari Warga Buyar, Api Lumat 24 Kios di Plaza Beringin Buntok

“Jadi terkait penyebab kebakaran sementara masih dilakukan penyelidikan sambil menunggu hasil kiriman sampel ke Jakarta, mudah-mudahan secepatnya kita mendapatkan hasilnya,” beber Suranto.

Sampai saat ini pihaknya masih melakukan pendataan untuk 24 pemilik kios yang menjalani pemeriksaan, sekaligus pendataan apa saja kerugian mereka akibat kebakaran ini.

“Terkait kerugian kita masih melakukan pendataan, namun untuk sementara pasca kebakaran ini untuk korban jiwa tidak ada hanya kerugian materi saja,” pungkas Suranto. (kanalkalimantan.com/digdo)

Reporter : digdo
Editor : bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kanal

Pendidikan di Tengah Pandemi, Disdik HSU Siapkan Metode Guru Kunjungi Murid

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sekretaris Disdik HSU: Metode Daring Banyak Kelemahan, Contoh Jaringan Internet di Kota dan Desa Berbeda

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Metode tatap muka di kelas tidak akan dipergunakan dalam pembelajaran pada tahun ajaran baru di Kabupaten HSU
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Dinas Pendidikan Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) memastikan proses belajar mengajar pada tahun ajaran baru 2020-2021 menggunakan metode pengajaran guru mendatangi siswa, dimulai dilaksanakan pada Senin 13 Juli 2020 besok.

Hal tersebut dikemukakan Sekertaris Dinas Pendidikan Kabupaten HSU H Amberani saat mengisi dialog interaktif secara live streaming melalui televisi lokal KominfoTV, Sabtu (11/7/2020) malam

Amberani menuturkan, dalam kondisi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung sampai saat ini, kesehatan dan keselamatan bagi anak merupakan hal utama dengan tidak mengenyampingkan hak anak untuk memperoleh pengajaran. Karenanya Disdik HSU berupaya mencari solusi yang tepat untuk proses belajar mengajar dimasa Pandemi.

Salah satunya dengan menggunakan mitode daring atau guru yang mengunjungi murid (siswa) dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.



 

“Keadaan (proses belajar mengajar) kita balik, yang mana dulunya anak (siswa) datang ke sekolah, sekarang guru yang akan ke rumah  yang akan membagikan buku-buku paket selama semester pendidikan ditempuh,” jelas Amberani

Menurut Amberani, kebijakan ini diambil setelah sebelumnya mengambil berbagai pertimbangan yang ada, sesuai dengan kondisi yang sedang dialami daerah sekarang ini.

“Proses belajar mengajar akan dilakukan dengan metode seorang guru akan mengunjungi peserta didiknya (Siswa) dirumah sekaligus guru memberikan penjelasan tentang pola pelajaran di semester ini,” sambung Amberani.

Sekertaris Dinas Pendidikan Kabupaten HSU H Amberani. foto: dew

Amberani menuturkan, meski sistem pembelajaran daring di masa pandemi Covid-19 sepertinya menjadi prioritas yang tepat, namun ia berpendapat sistem pembelajaran daring tersebut banyak memiliki kelemahan. Diantaranya kesiapan sarana prasarana yang sepenuhnya tidak semua peserta didik bisa memenuhinya, ditambah lagi persoalan lain seperti pengadaan kuota internet, jaringan internet yang tidak merata di kota dan desa.

“Karena pendidikan itu harus merata, baik orang yang berpunya maupun orang yang tidak berpunya, orang kaya atau miskin, di kota maupun di desa harus sama mendapatkan layanan, karenanya semester yang akan datang kita traspormasikan antara sistem pengajaran daring dan luring,” bebernya

Meski kedepan berencana memadukan antara mitode pengajaran daring dan luring, namun Amberani menekankan metode pengajaran luring tidak serta merta tatap muka saja. “Akan tetapi para guru diharapkan lebih menitikberatkan pada membangunkan karakter dan skill anak di masa Covid-19, sehingga ada kedekatan emosional antara guru dan murid,” pungkasnya. (kanalkalimantan.com/dew)

Reporter : dew
Editor : bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->