Connect with us

Kabupaten Banjar

Kapolda Kalsel Tegaskan Akan Ganti Rugi Kerusakan Akibat Disposal Bahan Peledak

Diterbitkan

pada

Kapolda Irjen Yazid Fanani mengatakan pihaknya akan ganti kerusakan akibat disposal bahan peledak Foto: net
Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BANJARMASIN, Rusaknya sejumlah bangunan, kendaraan, hingga elektronik, termasuk warga yang jatuh pingsan, imbas dari pemusnahan bahan peledak oleh Brimob di Desa Tambak Padi, Kecamatan Beruntung Baru, Kabupaten Banjar, Rabu (27/11), menjadi perhatian Kapolda Kalsel Irjen Yazid Fanani. Kapolda menegaskan akan mengganti kerusakan.

“Iya, tentunya akan kita ganti jika ada kerusakan,” katanya terkait kejadian tersebut.

Irjen Yazid mengatakan, proses disposal telah sesuai prosedur. Termasuk mencari kawasan yang jauh dari penduduk sehingga tidak menyebabkan hal-hal yang tak diinginkan.

Sebelumnya pemusnahan bahan peledak (handak) kedaluwarsa yang dilakukan Brimob Polda Kalsel unit Gegana, ternyata berdampak terhadap kerusakan, bahkan ada warga yang diduga pingsan akibat mendengar ledakan.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun Kanalkalimantan.com, pemusnahan handak yang digelar di Desa Tambak Padi, Kecamatan Beruntung Baru, Rabu (27/11) pukul 14:45 WITA, berdampak ada 3 personel Brimob Polda Kalsel yang mengalami luka ringan.

Tak hanya itu, tiga warga Desa Guntung Ujung, Kecamatan Gambut diduga mengalami pingsan. Masing-masing bernama Salasiah (25), Rahmawati (38) dan Nur Hasanah (48). Bahkan, salah satu warga yakni Salasiah terpaksa harus dirujuk ke RS Idaman Banjarbaru.

(Baca: INI DAFTAR KERUSAKAN PASCA PEMUSNAHAN BAHAN PELEDAK OLEH POLDA KALSEL)

Selain itu, dampak pemusnahan handak juga mengakibatkan 2 unit mobil truk Brimob Polda Kalsel mengalami rusak sedang, 1 mobil Isuzu double cabin rusak sedang, dan 1 unit mobil Suzuki Ertiga rusak berat.

Dampak ledakan dengan radius hingga 5 kilometer ini juga mengakibatkan sedikitnya 7 buah bangunan mengalami kerusakan. Salah satunya, SMPN 2 Gambut yang mengalami kerusakan ruangan pada kaca jendela di ruang guru. Selain itu 6 rumah warga Desa Guntung Ujung juga mengalami kerusakan akibat hulu ledak yang begitu besar.

Terkait hal tersebut, Kabid Humas Polda Kalsel Kombes M. Rifa’i mengatakan, bunyi ledakan yang mengejutkan warga adalah pemusnahan handak (bahan peledak) sisa dari perusahaan. Menurutnya pemusnahan itu dilakukan oleh Brimob Polda Kalsel dengan cara disposal.

AKBP M Rifai juga menjelaskan bahwa pihaknya akan bertanggung jawab terhadap rumah-rumah warga terdampak ledakan ini. Dirinya, juga mengimbau warga yang terdampak untuk melaporkannya ke kantor kepolisian terdekat.

“Kita sudah sampaikan ke warga untuk rumahnya yang terdampak, agar melaporkan ke Kantor Polisian terdekat. Tentu kita akan ganti rugi atas kegiatan ini. Kami juga menyampaikan permohonan maaf, atas kejadian ini,” pungkasnya.

Di sisi lain, Kodim 1006 Martapura baru mengetahui adanya pemusnahan bahan peledak yang berdampak pada masyarakat setelah kegiatan. Dandim 1006 Martapura Letkol Arm Siswo Budiarto seperti dilansir KBK.news mengatakan, pemusnahan bahan peledak tersebut tidak ada pemberitahuan dan koordinasi ke Koramil maupun Kodim 1006 Martapura.

“Kami dari Kodim 1006 Martapura maupun dari Koramil tidak menerima pemberitahuan ataupun koordinasi terkait pemusanahan bahan peledak dari Brimobda tersebut,” tegas Dandim.(fikri)

Reporter : Fikri
Editor : Chel

 


Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Advertisement

Kabupaten Banjar

PSBB Berlanjut atau Normal Baru di Kabupaten Banjar, Sekda: Kita Tunggu Petunjuk

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Sekda Banjar HM Hilman. Foto: mckominfo banjar
Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Banjar tinggal sehari, sejak dimulai 16 Mei lalu.

Wakil Ketua Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid-19 Banjar HM Hilman mengakui, daerah ini masih memberlakukan PSBB mendekati saat berakhir.

“Kita menunggu sepertinya apa petunjuk new normal. Namun tidak jauh dari upaya mengubah perilaku kehidupan sosial agar bisa bersahabat dengan Covid-19, tetapi protokol harus dipenuhi. Dari PSBB, pada kehidupan sosial dimana secara bertahap akan dilonggarkan. Mungkin pusat-pusat perdagangan, juga pelaksanaan ibadah disesuaikan,” ujarnya

Hilman menambahkan, saat ini tempat karantina positif Covid-19 namun tidak bergejala di Bapelkes dan Ambulung Banjarbaru sudah penuh, dan diharapkan agar desa tangguh Covid-19 bisa mengupayakan lokasi khusus di desa masing-masing untuk sementara menampung Orang Tanpa Gejala (OTG).

“Desa tangguh juga perlu mempersiapkan diri sambil mengoptimalkan Guest House Sultan Sulaiman dan Gedung Kemenag Indrasari,” ujarnya.

Selain itu, Jaring Pengaman Sosial (JPS) terutama untuk keluarga pasien Covid-19 sudah semestinya dibantu kebutuhan ekonomi hidupnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Statistik dan Persandian Banjar HM Aidil Basith meminta kepada rekan jurnalis Banjar melalui medianya sebagai mitra Kominfo agar dapat memberikan edukasi kepada masyarakat, agar tidak panik secara berlebihan namun tetap waspada dengan menjalankan protokol pencegahan Covid-19.

“Menjaga jarak tanpa harus mengucilkan, dengan kejadian Covid-19 selayaknya kita tingkatkan lagi semangat kesetiakawanan sosial dan semangat gotong royong,” tuturnya. (kanalkalimantan.com/bie)

Reporter : bie
Editor : kk

 


Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kabupaten Banjar

Bantuan Suplemen untuk Tenaga Medis Covid-19

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Hj Nency Oktavia, menyalurkan bantuan suplemen kesehatan kepada tenaga medis penangan pasien Covid-19 di halaman RSUD Ratu Zalecha. Foto: mckominfo banjar
Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Banjar, Hj Nency Oktavia, menyalurkan bantuan suplemen kesehatan kepada tenaga medis penangan pasien Covid-19 di halaman Rumah Sakit Umum Daerah Ratu Zalecha, Martapura, Sabtu (23/5/2020).

Penyerahan bantuan suplemen tersebut diterima oleh Direktur RSUD Ratu Zalecha, dr Topik Norman Hidayat dan perwakilan Kepala Puskesmas Martapura 1.

“Mudah-mudahan dapat membantu daya tahan tubuh para tenaga medis di garda terdepan dalam menangani wabah Covid-19 ini,” ungkap Hj Nency Oktavia.

Dia menjelaskan bahwa bantuan tersebut diberikan salah satu perusahaan yang bergerak pada bidang suplemen kesehatan.

“Suplemen kesehatan ini terbuat dari kulit kerang mutiara, yang kaya akan ion kalsium untuk menutrisi sumsum tulang belakang sebagai pabrik sel darah, yang sangat membantu sekali untuk memperkuat daya tahan tubuh tenaga medis penaganan Covid-19,” jelas dia.

Nency berharap dengan adanya bantuan suplemen tersebut dapat menjaga imun tubuh tenaga medis yang berjuang melawan covid-19 serta berharap pandemi covid-19 segera berakhir dengan cepat.

Adapun bantuan suplemen berjumlah 30 box yang diserahkan untuk tenaga medis penangan covid-19 senilai Rp45 juta kepada RSUD Ratu Zalecha dan 30 box untuk tenaga medis penangan covid-19 senilai Rp45 juta kepada Puskesmas Martapura 1. (kanalkalimantan.com/mckominfobanjar)

Reporter : mckominfobanjar
Editor : dhani

 


Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kabupaten Banjar

Begini Dukungan Wabup Banjar pada PSBB di Kabupaten Banjar

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Wakil Bupati Banjar, H Saidi Mansyur (kiri) berbincang dengan petugas Posko Desa Cindaialus. Foto: saidi mansyur for kanalkalimantan
Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Dukungan dari semua pihak terhadap pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang tengah dilakukan di sejumlah daerah mutlak dilakukan.

Rabu (20/5/2020) malam, Wakil Bupati Banjar, H Saidi Mansyur menunjukkan dukungan dan perhatiannya dengan mengunjungi sejumlah posko PSBB, di antaranya di Kecamatan Kertakhanyar dan Kecamatan Martapura Kota.

Suasana akrab terjalin saat kunjungan yang dilakukan Saidi malam itu. Layaknya petugas, wabup juga sempat berinteraksi dengan sejumlah pengendara yang melewati posko di Desa Cindaialus, Kecamatan Martapura Kota.

Mengenakan sarung tangan dan masker, dalam kesempatan itu Saidi juga memberi dan menyerahkan masker kepada sejumlah pengendara yang lewat.

“Alhamdulillah, malam tadi dalam suasana PSBB ini saya sempat mengunjungi teman-teman yang menjalankan tugas di Posko Pencegahan Covid 19 yang ada di Kabupaten Banjar,” ujar Saidi, Kamis(21/5/2020) sore.

Saidi merasa senang dan bangga melihat semangat petugas posko yang penuh dedikasi menjalankan tugas melaksanakan PSBB, sebagai upaya melindungi masyarakat dari ancaman virus Covid-19.

Terkait pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Saidi mengaku sangat mengapresiasi dukungan dan partisipasi masyarakat Kabupaten Banjar. Walaupun masih ada ditemui pelanggaran-pelanggaran.

Pada kesempatan itu, dia mengimbau, agar semua pihak memperhatikan kesehatan dengan meningkatkan pola hidup bersih sehat.

“Saat ini yang paling penting adalah kita harus lebih mendisiplinkan diri dan keluarga dalam menjaga kesehatan.
Ayo gunakan masker saat beraktivitas, dan sering-sering cuci tangan. Mudah-mudahan melalui pelaksanaan PSBB, permasalahan Covid 19 di Kabupaten ini dapat kita tanggulangi dan tuntaskan,” harap dia. (kanalkalimantan.com/dhani)

 

Reporter : Dhani
Editor : Dhani

 


Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->