Connect with us

Kabupaten Banjar

Kebakaran di Aluh-aluh, Damkar Tak Bisa Masuk Karena Akses Jalan Kecil

Diterbitkan

pada

Rumah Ahmad di desa Aluh-aluh Kecil habis terbakar, Minggu (27/9/2020). Foto : UPT damkar banjar sektor gambut
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Sebuah rumah penduduk di Simpang Pipih, desa Aluh-aluh Kecil, Kecamatan Aluh-aluh, Kabupaten Banjar, Minggu (27/9/2020) siang, habis terbakar.

Diketahui rumah tersebut milik Ahmad yang dihuni 4 jiwa. Api dengan cepat membakar rumah Ahmad yang terbuat dari kayu tersebut.

Kejadian kebakaran di Aluh-aluh Kecil ini diterima UPT Damkar Banjar Sektor Gambut sekitar pukul 10:45 Wita dari telpon warga.



Slamet Riyadi UPT dari Damkar Sektor Gambut, kepada Kanalkalimantan.com mengatakan, petugas damkar kesulitan mencapai titik lokasi kebakaran.

“Kecilnya akses jembatan yang berada di Desa Aluh-auh Kecil membuat petugas Damkar kesulitan mencapai ke titik lokasi kejadian.

“Unit pemadam kami kesulitan mencapai lokasi rumah yang terbakar, karena jalan dan jembatan kecil, kurang lebih 1 km menuju ke titik lokasi kebakaran tersebut,” ungkapnya

Kesulitan petugas Damkar mencapai lokasi kebakaran, membuat para warga sekitar berjibaku memadamkan api hanya dengan menggunakan ember.

Api pun berhasil dipadamakan oleh warga dengan peralatan seadanya. Untungnya, rumah yang terbakar tersebut berdekatan dengan sungai. “Sehingga warga berhasil memadam api di rumah tersebut ,” katanya.

“Kami tidak bisa masuk sampai lokasi kebakaran,” kata Riyadi.

Apalagi Damkar swadaya warga juga tidak dipunyai.

“Kami pun hanya bisa mengimbau pencegahan untuk penanganan api agar tidak terjadi, ya kalau bisa membentuk Damkar swadaya di tempat mereka, karena menuju ke lokasi seperti ini dari Gambut memerlukan waktu lama,” pungkasnya
(kanalkalimantan.com/wahyu)

Reporter : Wahyu
Editor : Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
iklan
Komentar

Kabupaten Banjar

Masih Ada Pelanggaran Protokol Kesehatan Covid-19 di Pasar Kindai Limpuar

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Operasi yustisi penegakan protokol kesehatan Covid-19 di Pasar Kindai Limpuar Gambut, Jum'at (23/10/2020). Foto : Wahyu
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Jajaran Polsek Gambut kembali menggelar operasi yustisi bersama TNI, Satpol PP menyasar Pasar Kindai Limpuar, Jumat (23/10/2020).

Petugas mendapati tiga pengunjung pasar yang kedapatan tidak taat protokol kesehatan Covid-19.

Kapolsek Gambut Iptu Mardiyono mengatakan, tiga pengunjung tersebut kedapatan tidak memakai masker.

“Warga yang tidak menggunakan masker, kita berikan mereka sanksi berupa teguran lisan, kita catat identitasnya, seandainya kita dapatkan mereka lagi tidak memakai masker, maka kita berikan hukuman tambahan,” kata Kapolsek Gambut.



Mardiyono mengatakan, operasi yustisi ini akan terus kita laksanakan, agar masyarakat taat terhadap protokol kesehatan, ada beberapa yang jadi sasaran terutama di tempat-tempat umum berkumpulnya masyarakat.

“Kita harap masyarakat sadar betapa pentingnya memakai masker saat sedang beraktifitas di luar rumah, guna memutus mata rantai penyebaran virus corona ini,” ingatnya.

“Kita akan beri imbauan dan edukasi terus menerus, dan ini juga untuk membantu mewujudkan program pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona,” tutupnya. (kanalkalimantan.com/wahyu)

Reporter : Wahyu
Editor : Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kabupaten Banjar

Sebanyak 60 Orang Terjaring Razia KTP dan Masker di Gambut

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Razia protokol kesehatan yang digelar Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar. Foto: wahyu
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Tim gabungan Satpol PP, TNI-Polri gelar operasi penertiban identitas serta protokol kesehatan, di Gambut, Kabupaten Banjar, Rabu, (21/10/2020).

Petugas mengamankan sebanyak 30 orang yang tidak memakai masker, dan 30 orang orang tidak membawa identitas KTP.

Bagi warga yang tidak memilik identitas, petugas memberikan sanksi denda sebesar Rp 52.000 dan bagi warga tidak mematuhi protokol kesehatan seperti tidak memakai masker petugas memberikan sanksi berupa denda sebesar Rp 50.000.

Kasi Opsdal Penyidik Sat Pol PP Kabupaten Banjar Wahyudi mengatakan, baru pertama kali giat operasi ini diadakan di luar kota Martapura.



“Kita baru pertama kali mengadakan operasi di luar kota Martapura, dalam operasi ini juga kita bekerja sama dengan pihak TNI-Polri,” ungkapnya.

Wahyudi mengatakan, diadakan giat operasi ini guna memutus mata rantai penyebaran covid-19, dan selalu mengimbau kepada masyarakat agar selalu taat menggunakan masker saat berpergian keluar rumah.

Yudi menambahkan, untuk target dari operasi ini adalah semua masyarakat pengguna jalan dan yang tidak memiliki KTP, tidak taar protokol kesehatan seperti tidak memakai masker.

“Untuk sanksi sendiri yang tidak memiliki KTP, yang bersangkutan harus mengikuti sidang dan denda berupa Rp 50000 ribu, uang sidang Rp 2000 jadi totalnya Rp 52.000 ribu ,” lanjutnya.

Dengan diadakannya giat operasi ini, semoga masyarakat mentaati semua ketentuan yang sudah berlaku, dan selalu membawa identitas diri seperti KTP, untuk protokol kesehatan juga jangam lupa selalu memakai masker saat beraktifas diluar rumah,” tutupnya. (kanalkalimantan.com/wahyu)

Reporter : Wahyu
Editor : Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->