Connect with us

Kabupaten Pulang Pisau

Kejari Pulpis Paksa Kembalikan 390 Juta, Diduga Rekanan Ambil Untung Lebih 15 %

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Temuan Korupsi Proyek Pengadaan Buku di Dinas Pendidikan Pulpis


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Diterbitkan

pada

Kajari Pulang Pisau Triono Rahyudi saat menunjukan uang tunai sebagai bukti dugaan kasus korupsi di lingkup Dinas Pendidikan Pulang Pisau Foto : Sanjaya
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

PULANG PISAU, Kejaksaan Negeri (Kejari) Pulang Pisau berhasil mengungkap dugaan praktek korupsi pengadaan buku panduan pendidik untuk 23 sekolah bersumber APBD Kabupaten Pulang Pisau tahun 2016 dan tahun 2017 di Dinas Pendidikan Pulang Pisau.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kejari Pulang Pisau Triono Rahyudi didampingi Kasi Pidsus Amir Giri, Kepala Inspektorat Pulpis Sapry Junjung dan Sekretaris DPKAD Pulpis Uhing, Selasa (23/10).

Tim Kejaksaan menemukan ada kejanggalan dalam paket pengadaan buku yang total nilainya mencapai Rp 2 miliar itu, paket pekerjaan tahun 2016 dan tahun 2017. Dari 18 orang yang dimintai keterangan serta pemeriksaan 73 dokumen, pihak rekanan menyalahi aturan dengan meraup keuntungan selisih harga melebihi 15 persen.

“Dari perhitungan kita mencapai 45 persen atau sebesar Rp 390.642.723. Sesuai dengan aturan hal tersebut tidak boleh, karena selisih kelebihan harga melebihi hal yang diatur adalah menjadi hak negara dan wajib dikembalikan,” ujar Triono.



Setelah berkoordinasi dengan Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) Pulang Pisau serta berdasarkan surat Jaksa Agung Muda Tindak pidana khusus Kejaksaan Agung RI nomor B-260/F/Fd.1/02/2018 tanggal 12 Februari 2018 tentang peningkatan kinerja dan kualitas dalam penanganan perkara dan melihat sikap kooperatif rekanan yang mengembalikan selisih uang tersebut, penyelidikan kasus itu distop.

Selanjutnya dikatakan Triono melalui APIP, pihaknya akan segera memproses pengembalian dana tersebut ke kas daerah secara teknis akan lewat DPPKAD.

Kepala Inspektorat Pulang Pisau Sapry Junjung saat ditanyai terpisah mengaku, jika langkah Kejaksaan tersebut adalah hal positif. Melalui kasus itu dikatakan inspektur Sapry harusnya bisa menjadi contoh bagi siapapun yang melakukan pekerjaan di lingkup Pemkab Pulang Pisau selalu taat aturan.

“Jika memang ada kebingungan dan keragu-raguan, dalam menjalankan pekerjaan di pemerintahan, silahkan berkonsultasi dengan Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) yang tersedia atau TP4D. Kita selalu open dan terbuka untuk mengawal program pemerintah yang sesuai dengan aturan hukum,” pungkasnya. (sjy)

Reporter : Sjy
Editor : Abi Zarrin Al Ghifari


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kabupaten Pulang Pisau

Bantuan Korban Kebakaran di Sungai Perawan Kecil Diserahkan

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Wujud kepedulian TNI-Polri terhadap korban kebakaran di Sungai Perawan Kecil, Desa Tanjung Perawan. foto: ags
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN. COM, PULANG PISAU – Wujud kepedulian TNI-Polri terhadap korban kebakaran di Sungai Perawan Kecil, Desa Tanjung Perawan, personel Polsek Kahayan bersama personel Koramil 1011-12 Bahaur memberikan bantuan sembako, Senin (3/8/2020).

Kapolsek Kahayan Kuala Iptu Memet SH MM menyampaikan personel Polsek Kahayan Kuala bersama personel Koramil 1011-12 Bahaur memberikan bantuan sembako kepada korban kebakaran.

“Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan meringankan beban hidup warga musibah kebakaran itu,” ucap Kapolsek.

Personel Polsek Kahayan Kuala menghimbau kepada warga masyarakat agar selalu berhati hati saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong.



“Jangan sampai kejadian musibah kebakaran seperti ini, agar tabah dalam menghadapi musibah,” ujar Kapolsek mengingatkan. (kanalkalimantan.com/ags)

Reporter: ags
Editor: bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kabupaten Pulang Pisau

Ditinggal ke Sawah, Rumah Habis Terbakar

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Kebakaran menghanguskan sebuah rumah warga di Sungai Perawan Kecil RT 008 RW 003, Desa Tanjung Perawan, Kecamatan Kahayan Kuala. foto: ags
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN. COM, PULANG PISAU – Musibah kebakaran menghanguskan sebuah rumah warga di Sungai Perawan Kecil RT 008 RW 003, Desa Tanjung Perawan, Kecamatan Kahayan Kuala, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Sabtu (1/8/2020) pagi.

Adalah rumah Ahmad Fauzi yang habis terbakar, diduga api di dapur menjadi pemicu kebakaran tersebut.

Bermula sekitar 06.00 WIB, istri pemilik rumah memasak air di dapur menggunakan kayu bakar, sekitar pukul 07.00 WIB, korban bersama sang istri meninggalkan rumah untuk bekerja di sawah.

Namun, sekitar pukul 08.00 WIB, Ahmad Fauzi melihat ada kepulan ssap di belakang rumahnya. Kemudian ia mengajak istri untuk pulang ke rumah korban. Tapi keduanya menemukan rumah tersebut di bagian dapur sudah terbakar api. Sang istri Nuraida kemudian meminta bantuan warga untuk melakukan upaya pemadaman.



Anggota Polsek Kahayan Kuala yang sedang melaksanakan patroli mendapatkan laporan, langsung menuju tempat kebakaran. Namun api sudah menghabiskan rumah  Ahmad Fauzi.

Kapolsek Kahayan Kuala Iptu Memet SH mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut, namun bangunan rumah yang terbuat dari kayu dengan ukuran rumah 5×12 meter berikut barang yang lainnya ikut terbakar. “Kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp 60 juta,” sebut Kapolsek. (kanalkalimantan.com/ags)

Reporter: ags
Editor: bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->