Connect with us

Kota Martapura

Kepsek SMPN 1 Martapura Meninggal Dunia

Diterbitkan

pada

Rahmadi MPd, kepala sekolah SMPN 1 Martapura. Foto: dok pribadi
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Kabar duka menyelimuti Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Martapura, Kabupaten Banjar, Kepala Sekolah SMPN 1 Martapura Rahmadi MPd meninggal dunia.

Saat di hubungi Kanalkalimantan.com, pada Jum’at (31/7/2020) pukul 21:16 Wita, H Makmur, Kabid Pembinaan PTK Disdik Banjar membenarkan hal tersebut, kalau Rahmadi meninggal dunia.

Rahmadi meninggal dunia di usia 48 tahun.
Pria kelahiran Banjarmasin ini. Dengan menyandang lulusan S2 pendidikan, ia telah mencapai pangkat Pembina Tingkat I (IV/B). terbilang sukses menjabat sebagai kepala sekolah. Beliau di tahun 2008 pernah menjabat sebagai kepala sekolah di SMPN 2 Pengaron, pada tahun 2011 menjabat kepsek di SMPN 1 Aranio
dan terakhir dari 2015 dipercaya menjadi kepsek SMPN 1 Martapura sampai akhir hayat.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui sakit apa yang diderita oleh Rahmadi.



H Makmur mengatakan, berdasarkan informasi yang didapat rencana beliau malam ini juga dimakamkan. “Terkait tempat makamnya saya belum dapat info lengkapnya,” ungkapnya. (kanalkalimantan.com/wahyu)

Reporter: Wahyu
Editor: Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
iklan
Komentar

Kota Martapura

Pohon Tumbang, Mobil Mazda Merah Jadi Korban

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Mobil Mazda2 warna merah yang menjadi korban pohon tumbang di A Yani Km 39,5 Martapura. Foto: Wahyu
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIAMANTAN.COM, MARTAPURA – Sebuah pohon tumbang di jalan A Yani Km 39,5 Martapura memakan korban, Rabu (29/7/2020), sekitar pukul 17.15 Wita. Meski bukan korban nyawa setidaknya mobil Mazda2 warna merah dengan Nopol DA 1785 KD dibikin ringsek tepat di kap mesin, hingga kaca kabin utama pecah tertimpa batang kayu yang tumbang.

Riky Riswandi (25), pemilik mobil kepada Kanalkalimantan.com mengaku, ia sedang ingin pulang ke rumah dari Banjarbaru menuju Binuang, bersama rombongan keluarganya.

“Saya kaget tiba-tiba pohon itu langsung tumbang menimpa mobil saya,” ujarnya.



 

Tumbangnya pohon tersebut sempat mengakibatkan kemacetan sepanjang 1 kilometer dalam waktu kurang lebih 30 menit.

Petugas Damkar berserta PMI dibantu petugas PLN langsung mengevakuasi mobil yang tertimpa pohon itu. Menggunakan mesin potong kayu sekitar 50 menit mobil berhasil dievakuasi petugas dari tindihan pohon tersebut.

Anggota Satlantas Polres Banjar Aipda Rano mengatakan, pihaknya menerima laporan adanya pohon tumbang di jalan A Yani Kam 39,5 Martapura dan mengenai sebuah mobil Mazda warna merah.

Aipda Rano mengatakan, informasi sementara yang diterima pihaknya dari saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian menyebutkan, batang pohon agak menjuntai ke bawah sempat mengenai mobil besar saat melintas. Diduga karena terseret mobil besar itu, pohon itu langsung tumbang mengenai mobil mazda dan sebuah sepeda motor Honda Scoppy yang berada di belakangnya.

“Informasi warga sekitar lokasi menyebutkan, pohon itu sudah dari tadi malam sudah goyang,” ujarnya.

Untuk pengendara sepeda motor Honda Scoppy mengalami luka ringan, dan langsung dievakuasi ke RS Ratu Zalecha.

Sementara mobil jenis sedan hatchback tersebut sudah melanjutkan perjalannya menuju Binuang.
Beruntung semua penumpang di dalam mobil selamat dan tidak mengalami luka yang cukup serius.
(kanalkalimantan.com/wahyu)

Reporter : Wahyu
Editor : Bie

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kota Martapura

Airnya Jernih, Gratis Pula, Anak-anak Pilih Berenang di Saluran Irigasi

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Keseruan anak-anak berenang di aliran irigasi Riam Kanan di Kelurahan Sekumpul, Kecamatan Martapura, tampak ramai pada Minggu (26/7/2020) sore. foto: wahyu
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Air jernih, mengalir cukup deras langsung Sungai Riam Kanan dari Bendungan Mandikapau, Karang Intan, menjadi pilihan warga Martapura menikmati sore hari dengan bermain air.

Ya, keseruan anak-anak berenang di aliran irigasi Riam Kanan di Kelurahan Sekumpul, Kecamatan Martapura, tampak ramai pada Minggu (26/7/2020) sore.

Anak-anak sekitar Martapura biasanya setiap sore hari berenang di saluran irigasi di wilayah Kelurahan Sekumpul. Tidak hanya anak-anak bahkan remaja dan orang dewasa pun ikut berenang gratis, sambil mencuci sepeda motor di pinggir tepian irigasi.

Baca juga: Habisi Kakek 90 Tahun di Sungai Pinang, Perampok Sadis Gondol Emas dan Intan Senilai Rp 100 Juta!



 

Keseruan anak-anak berenang di aliran irigasi Riam Kanan di Kelurahan Sekumpul, Kecamatan Martapura, tampak ramai pada Minggu (26/7/2020) sore. foto: wahyu

Pantuan Kanalkalimantan.com, di lokasi ada 15 orang anak anak yang asik berenang, tentunya masih dalam pengawasan para orangtuanya.

Memang air di irigasi cukup dalam, ketinggian air mencapai sedada orang dewasa, anak-anak di sini kebanyakan sudah pandai berenang. Bahkan ada yang berani berenang sampai ke tengah irigasi, yang mana ketinggian air pada bagian tengah cukup dalam dibanding bibir tepian saluran irigasi yang sudah ada sejak tahun 1990-an itu.

Baca juga: Lumpuh, Nenek Penjual Ketupat Ini Menunggu Bantuan Tetangga

Izay, seorang anak berusia 7 tahun mengatakan, sudah sering mandi alias berenang di sini. “Setiap sore, biasanya main bersama teman-teman lain di sini,” ucap izay. (kanalkalimantan.com/wahyu)

Reporter : wahyu
Editor : bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->