Connect with us

Kota Banjarbaru

Kesan Megah dari Awal Masuk Bandara hingga Keluar Menuju Lorong Garbarata

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Menengok Megahnya Calon Terminal Baru Bandara Syamsudin Noor (1)


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Diterbitkan

pada

Kemegahan terlihat di Bandara Syamsudin Noor sejak mulai pintu masuk Foto: Fikri
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BANJARBARU, Mimpi warga Kalimantan Selatan (Kalsel) memiliki bandara indah dan megah akan menjadi kenyataan. Jika tidak ada aral melintang, terminal baru Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin di Banjarbaru secara resmi beroperasi pada Selasa (10/12) mendatang. Tentunya, ini kabar gembira bagi pengguna jasa penerbangan yang hilir mudik melalui bandara di bawah pengelolaan PT Angkasa Pura I ini.

Pada Selasa (3/12) sore, Kanalkalimantan.com berkesempatan menengok megahnya bangunan terminal baru bandara yang pengoperasiannya tinggal menghitung hari ini. Kesan megah pertama kali didapat, saat pertama kali tiba di drop off terminal keberangkatan yang berada di sisi timur bandara. Bahkan, signage petunjuk bagi penumpang telah disiapkan di langit-langit drop off penumpang, yang memberikan petunjuk ke arah ruang check in.

Memasuki ruang check in, kesan megah lagi-lagi didapat. Apalagi, ruang check in tergolong luas, dengan didukung sedikitnya 42 unit counter check in. Dari pantauan, beberapa pekerja tampak melakukan pengerjaan finishing ruang check in ini.

Kemudian, kami bergerak menuju lorong yang berada di sisi kanan ruang check in. Lorong ini, menghubungkan antara ruang check in dengan ruang pemeriksaan atau security check point (SCP).



Di sisi kanan lorong menuju SCP, penumpang akan disuguhi panorama taman. Sedikitnya dua unit SCP disiapkan untuk pemeriksaan penumpang maupun bagasi bawaan. Setelah melewati ruang SCP, kami berbelok ke kanan untuk memasuki ruang tunggu yang berada di lantai dua. Untuk mengaksesnya, terdapat tangga, ekskalator dan lift.

Namun, kami menggunakan tangga lantaran ekskalator belum beroperasi. Saat memasuki lantai dua, memang terdapat beberapa space kosong di lorong menuju ruang tunggu. Informasi yang kami dapat, nantinya akan diisi dengan beberapa tenant dan bahkan akan ada ornamen khas Kalimantan Selatan, yang akan menghiasi lorong.

Memasuki ruang tunggu, terdapat sedikitnya 10 gate yang lengkap dengan kursinya. Pantauan Kanalkalimantan.com, beberapa pekerja masih melakukan pengerjaan finishing, kendati ruang tunggu telah siap digunakan. Nantinya, saat panggilan keberangkatan atau boarding call, penumpang akan keluar menuju aviobridge atau garbarata melalui lorong. Antara ruang tunggu dan lorong sendiri, diberi pemisah berupa sekat kaca.

Ruang tunggu sebagian besar didominasi oleh kaca, sehingga penumpang disuguhi panorama lalu lalang pesawat udara baik yang berangkat maupun tiba di Bandara Syamsudin Noor. Garbarata sendiri, saat ini baru tiga unit yang tersedia, dari 5 unit yang direncanakan.

Kemudian, kami menuruni tangga, yang nantinya akan digunakan bagi penumpang yang baru tiba di Bandara Syamsudin Noor. Tangga ini, menghubungkan antara lantai dua dengan lantai satu untuk menuju ruang kedatangan atau ruang transit. Jika penumpang ingin menuju ruang kedatangan, maka harus berbelok ke kiri, sedangkan untuk pindah pesawat atau transit, penumpang harus berbelok ke kanan.

Akses menuju ruang kedatangan pun tidak sulit, penumpang cukup berjalan lurus saja, sampai ada signage yang menunjukkan ruang pengambilan bagasi. Di sini, terdapat 2 unit baggage conveyor yang tersedia, di tambah satu unit conveyor di sisi kedatangan internasional. Selain itu, di ruang kedatangan juga akan diisi oleh sejumlah tenant.

Keluar dari ruang Terminal Kedatangan, terdapat lorong yang cukup panjang, di mana pada satu sisi juga nantinya akan diisi oleh tenant. Pantauan Kanalkalimantan.com, terdapat satu tenant yang diisi oleh satu ritel ternama. Nah, saat keluar menuju drop off, sama seperti di drop off Terminal Keberangkatan, kesan megah juga didapat di drop off Terminal Kedatangan.(fikri)

Reporter : Fikri
Editor : Chell

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kota Banjarbaru

Pasca Menyatakan Mundur, Aditya Mufti Ariffin Akui Diminta Ketum PPP Lanjutkan Pencalonan

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Aditya Mufti Ariffin mengaku dapat dukungan untuk maju kembali di Pilkada Banjarbaru, pasca menyatakan mundur dari kontestasi beberapa waktu lalu. Foto: dok kanal
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Jelang dimulainya masa pendaftaran kandidat Calon Wali Kota di KPU pada 4 September mendatang, konstelasi politik di Banjarbaru berubah. Sejumlah kandidat pun mulai menggeliat, termasuk Ketua DPW PPP Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin yang sebelumnya menyatakan mundur dari pencalonan.

Aditya mengaku, akhir-akhir ini dirinya memang telah mendapatkan dukungan dan permintaan dari berbagai pihak agar melanjutkan pencalonan di Pilwali Banjarbaru.

“Beberapa hari terakhir memang banyak yang menghubungi saya dan di sosial media ramai meminta saya untuk kembali melanjutkan pencalonan di Banjarbaru,” katanya kepada Kanalkalimantan.com, Kamis (13/8/2020).

Walaupun begitu, Aditya menyatakan dirinya belum berkeinginan maju kembali. Terlebih ia juga harus melakukan pembahasan dengan pihak keluarga, terkhusus kepada sang ayah, mantan Gubernur Kalsel Rudy Ariffin.



Diakui Aditya, permintaan dirinya melanjutkan pencalonan juga datang dari Plt Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa. Tentunya hal ini membuat Aditya harus memutar otak, sebab dalam struktur organisasi partai, arahan dari pusat adalah suatu kewajiban yang harus dilaksanakan para kader.

“Terus terang, Ketum PPP meminta saya untuk melanjutkan pencalonan. Ya, sampai saat ini saya belum bisa menjawab permintaan itu. Saya masih harus membicarkan hal ini ke keluarga. Saya juga ingin melihat bagaimana respon dari masyarakat yang meminta saya kembali melanjutkan pencalonan,” katanya.

Kini, tinggal waktu saja yang akan menjawab. Aditya masih memiliki waktu beberapa pekan ke depan sebelum dimulainya pendaftaran.

Tugas berat menanti Aditya, jika benar dirinya akan kembali maju dengan wajah baru pasangannya, salah satu mendapatkan sokongan dari Parpol untuk memuluskan syarat pencalonan. (Kanalkalimantan.com/rico)

 

Reporter: Rico
Editor: Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kota Banjarbaru

Lomba 17-an Dilarang, Satpol PP Banjarbaru Siap Turun Lapangan

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Banjarbaru, Dedy Sutoyo. Foto : rico
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru melarang perayaan peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia, pada 17 Agustus mendatang.

Hal itu sebagaimana yang tertuang dalam surat imbauan bernomor 003.3.003/HUT ke-75 RI, yang diterbitkan Wakil Wali Kota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan.

Kebijakan ini sendiri diambil mempertimbangkan kasus Covid-19 di Banjarbaru yang tiap hari semakin meningkat. Sehingga, diperlukan adanya peran masyarakat dalam memutus rantai penularan virus.

“Kita melarang diadakannya perayaan hari kemerdakaan dengan mengumpulkan orang banyak. Contohnya acara hiburan atau lomba-lomba tujuhbelasan, seperti panjat pinang dan lain-lain. Termasuk juga acara masak dan makan bersama juga dilarang,” kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Banjarbaru, Dedy Sutoyo.



Untuk memastikan imbauan ini terlaksana, kata Dedy, Pemko akan melakukan pengawasan saat perayaan HUT RI, menyasar tiap-tiap kelurahan. Kendati demikian, pengawasan di lapangan tersebut tetap akan mengedepankan tindakan persuasif.

“Apabila ada yang melaksakan kegiatan perayaan Hari Kemerdekaan mengumpulkan orang, maka akan ditegur. Tentu teguran melalui komunikasi yang baik dengan masyarakat,” ujarnya.

Menilik bagaimana penegakan kebijakan ini nantinya, Satpol PP Banjarbaru belum mendapatkan arahan khusus terkait pegawasan tersebut. Namum begitu, PPNS Seksi Opsdal Yanto Hidayat, mengaku siap apabila pihaknya ditugaskan untuk melakukan pengawasan ke lingkungan masyarakat.

“Kalau saat ini kita belum mendapat arahan dari pimpinan. Tapi, saya pastikan Satpol PP Banjarbaru siap apabila sudah diperintahkan,” ujarnya, saat dihubungi Kanalkalimantan.com

Yanto sendiri meyakini bahwa himbauan tentang larangan menggelar perayaan hari kemerdekaan telah tersampaikan ke pihak Kelurahan maupun ke ranah RT. Maka, seharusnya imbuan ini sendiri telah disosialisasikan masyarakat.

“Seharusnya dari pihak RT sudah menyampaikan ke masyarakat agar tidak menyelenggarkan rangkaian kegiatan lomba, mengingat kondisi pandemi masih rawan penularan,” terangnya. (kanalkalimantan.com/rico)

Reporter : Rico
Editor : Bie



  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->