Connect with us

Kota Martapura

KH Wildan Salman: Paman Birin Punya Hubungan dengan Pimpinan Ponpes Darussalam Syekh Abdul Kadir Hasan atau Guru Tuha

Diterbitkan

pada

KH Wildan Salman (kanan) bersama Paman Birin di acara Ponpes Darussalam Martapura, Kamis (19/11/2020). Foto : ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW digelar di Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam Martapura, Kabupaten Banjar, menjadi momentum yang sangat istimewa bagi sosok H Sahbirin Noor.

Pasalnya, kehadiran Paman Birin -sapaan akrabnya- sendiri disambut hangat sebagai keluarga besar Ponpes tertua di pulau Kalimantan tersebut. Dimana belakangan diketahui, sosok Sahbirin Noor sendiri memiliki ikatan keluarga dengan salah satu pimpinan Ponpes Darussalam Martapura.

Fakta mengejutkan ini dibeberkan langsung oleh Pimpinan Tahfizhul Qur’an Darussalam KH Wildan Salman, kepada awak media selepas acara berakhir.

“Beliau (Sahbirin -red) ini punya hubungan keluarga dengan Pimpinan Ponpes Darussalam keempat Syekh Abdul Kadir Hasan atau yang dikenal sebagai Guru Tuha. Sebab, nasabnya Paman Birin itu bin Abdussamad bin Arifin, dan Arifin adalah sepupu Guru Tuha,” terang Guru Wildan, Kamis (19/11/2020).



 

Tak hanya itu saja, fakta lainnya tentang Paman Birin juga rupanya berhubungan dengan Syekh M Arsyad Al Banjari atau yang dikenal dengan Datuk Kalampayan. Yang mana faktanya, pihak ibu dari Sahbirin merupakan zuriat Datuk Kalampayan.

Sisilah yang saling terhubung itu, kata Guru Wildan, membuat dirinya menobatkan H Sahbirin Noor sebagai saudara dunia akhirat. Hal ini pula yang membuat ikatan tali keluarga besar di Ponpes Darussalam Martapura sangatlah kuat nan harmonis.

“Dalam peringatan Maulid hari ini, kita juga mengijazahkan musalsal hadist pengingkat pertalian persaudaraan keluarga besar dan alumni Ponpes Darussalam, jadi semua keluarga besar Darussalam adalah dangsanak (saudara) dunia akhirat termasuk Paman Birin ikut juga,” ujar Tuan Guru Wildan.

Pelaksanaan Maulid di Ponpes Darussalam Martapura hari ini juga turut dihadiri Bupati Banjar KH Khalilurrahman, Ketua Yayasan Ponpes Darussalam HM Dr Husien MAg, Pimpinan Ponpes Darussalam KH Hasanuddin Badruddin, dan Ketua Alumni Darussalam H Ahmad Fauzan Saleh.

Termasuk pula diikuti oleh para dewan guru dan alumni Ponpes Darussalam serta dipenuhi para santri yang telah berdatangan sejak pagi hari.

Peringatan Maulidurrasul tahun 2020 atau 1442 Hijriyah ini juga dilaksanakan secara virtual melalui live saluran TV dan juga disiarkan melalui live streaming kanal youtube. Disaksikan secara virtual oleh masyarakat dan 48 pondok pesantren, majelis taklim di 13 kabupaten/kota se Kalsel. (kanalkalimantan.com/rico)

 

Reporter : Rico
Editor : Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kota Martapura

Diduga Hendak Curi Uang di Asrama, M Dibawa Polisi Beserta Sajam

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

M diamankan polisi karena diduga hendak mencuri uang di asrama, juga membawa sajam. Foto: polsek martapura kota
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Seorang pria diamankan warga Pasayangan Masjid, diduga hendak mengambil uang di salah satu asrama santri di jalan A Yani Km 40 atau seberang masjid Al Karomah Martapura, Senin (4/1/2021) sekitar pukul 12:00 Wita.

Pelaku yakni M (35) warga jalan Martapura Lama RT 05 RW 03, Kelurahan Pesayangan, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar.

Kapolsek Martapura Kota AKP Suroto melalui Kanit Reskrim Polsek Martapura Kota Iptu B Munthe mengaku telah mengamankan seorang pria yang diduga mau mengambil uang di sebuah asrama santri.



Saat diamankan, petugas kepolisian juga menemukan sebilah senjata tajam dengan panjang 19 Cm lengkao dengan kumpang yang disembunyikan pelaku di pinggang sebelah kiri.

Iptu B Munthe mengatakan, penangkapan M berawal informasi dari masyarakat bahwa ada seorang laki-laki yang dalam kondisi mabuk membawa senjata tajam di pasar Martapura.

“Kemudian petugas langsung mendatangi ke TKP melakukan pemeriksaan dan penggeledahan terhadap tersangka,” jelas Munthe.

Dia juga mengatakan, pelaku dicurigai oleh pemilik asrama mengambil uang di asrama.
“Pelaku dicurigai oleh pemilik asrama mengambil duit di asrama. Pelaku belum terbukti masih kita lakukan pengembangkan dan penyelidikan,” pungkasnya. (kanalkalimantan.com/wahyu)

 

Reporter : Wahyu
Editor : Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kota Martapura

Ibu Nurhana Korban Tabrakan Truk Kontainer di Martapura Susul Anaknya ke Alam Baka

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Kecelakaan melibatkan sepeda motor dengan truk kontainer di jalan A Yani depan Pasar Batuah Martapura, Rabu (23/12/2020). Foto: ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Ibu Nurhana, pengendara Honda Beat, korban tabrakan dengan truk kontainer di traffic light (lampu lalu lintas) pasar Batuah Martapura, menyusul anaknya ke alam baka.

Nurhana (38) meninggal dunia di RSUD Ulin Banjarmasin, Rabu (23/12/2020) sekitar pukul 20.35 wita. Sebelumnya, anaknya yang diboncengnya, Aulia Rahmah (6) lebih dulu meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUD Ratu Zalecha Martapura seusai tabrakan maut tersebut.

Diberitakan Kanalkalimantan.com sebelumnya, penumpang sepeda motor Honda Beat DA 6961 UI, bernama Aulia Rahmah (6) meninggal dunia dalam perawatan di RS Ratu Zalecha Martapura. Dirinya berboncengan dengan ibunya bernama Nurhana (38) bersama kakaknya Misbatul Aqila (11) yang mau ke Pasar Martapura, namun di jalan A Yani tepat di perempatan lampu lalu lintas.

Kecelakaan yang melibatkan sepeda motor dengan satu unit truk kontainer terjadi di jalan A Yani, Martapura atau perempatan lampu lalu lintas depan pasar Batuah Martapura terjadi Rabu (23/12/2020) siang.



 

Insiden ini langsung viral di media sosial. Pasalnya, dari tayangan CCTV yang beredar, korban pengendara sepeda motor sempat terseret oleh truk kontainer.

Saat kejadian Nurhana (38), warga Desa Cindai Alus, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar yang sedang berboncengan dengan dua orang anaknya, Aulia Rahmah (6) dan Mibatul Aqila (11).

Kasat Lantas Polres Banjar AKP Faizal Rahman melalui Kanit Laka Lantas Polres Banjar Ipda Alfian Noor, membenarkan adanya kecelakaan tersebut.

“Kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor Honda Beat nopol DA 6961 UI, dengan satu unit mobil truk kontainer dengan nopol B 9718 UIW,” kata Ipda Alfian kepada Kanalkalimantan.com, Rabu (23/12/2020) petang.

Dia menceritakan kronologis kejadian di perempatan lampu lalu lintas depan pasar Batuah Martapura itu, sepeda motor yang dikemudikan oleh Nurhana yang berboncengan dengan kedua anaknya datang atau keluar dari jalan Keraton menuju arah pasar Martapura.

Dari keterangan pihak polisi, pada saat di persimpangan traffic light (lampu lalu lintas) itu bertabrakan dengan truk kontainer yang dikemudikan oleh Mukadi Al Mudhori yang datang Banjarmasin sedang menuju arah ke Hulu Sungai.

Aulia Rahmah (6) meninggal dunia dengan luka parah pada paha kiri atas mendekati perut, dengan kondisi terbuka. Korban meninggal dunia saat dalam perawatan di RSUD Ratu Zalecha Martapura, sekitar pukul 16.15 Wita. Sementara anak kedua dari Nurhana, Misbatul Aqila (11) mengalami luka lecet pada kaki. (kanalkalimantan.com/wahyu)

Reporter : wahyu
Editor : bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->