Connect with us

Kab. Tanah Laut

KPK dan ESDM Kalsel Temukan Aktivitas Tambang Ilegal di Tanah Laut

Diterbitkan

pada

Tim KPK dan ESDM Kalsel kembali memantau aktivitas tambang di sejumlah kabupaten Foto: net
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

PELAIHARI, Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Dinas ESDM Kalsel dan Ombudsman Kalsel melakukan sidak di areal tambang di Kabupaten Tanah Laut (Tala), Rabu (31/7). Dari sidak tersebut, tim berhasil menemukan aktivitas pertambangan ilegal (Peti) di tiga lokasi berbeda.

Temuan pertambangan ilegal pertama ditemukan di areal lahan konsesi Hak Guna Usaha (HGU) kelapa sawit milik PT Sinar Surya Jorong. Dimana Peti tersebut diketahui milik PT Dwi Guna Laksana  yang sejauh ini belum membuat Rencana Kerja Anggaran Biaya (RKAB). Lokasi Peti lainnya ditemukan di kawasan Relenguish yang merupakan penciutan PKP2B milik PT Jorong Barutama Greston (JBG). Dan terakhir, di konsesi milik PT Basmo Indo Mandiri.

Salah satu aktivitas Peti milik perorangan tersebut, diketahui beroperasi mengeruk di bekas penciutan lokasi areal pertambangan PKP2B milik PT JBG. Operator alat berat yang diketahui bernama Wahyu, mengaku hanya disuruh Paman Arul.

Dia sempat diminta berhenti melakukan aktivitasnya oleh Kabid Minerba ESDM Pemrov Kalsel, Gunawan Harjito. Namun, ia menjelaskan bahwa dirinya hanya diminta bekerja menggarap Bekas Tambang tersebut dengan upah Rp 25 ribu per jam.

Terkait penemuan pertambangan ilegal tersebut, tim penasehat KPK dan ESDM akan segera melaporkan kasus tersebut ke aparat penegak hukum untuk diambil tindakan dan juga akan dilaporkan ke ESDM Pusat.

Penasihat KPK Budi Santoso, mengatakan, mereka akan mendata berapa jumlah temuan, dan langsung merekomendasikan ke APH. Saat ini, mereka tidak ada kewenangan untuk melakukan penindakan. Terkait penemuan tersebut, ia berharap ada evaluasi pada perbaikan sistem dan tata kelola pertambangan.

“Dengan demikian, maka  pendapatan negara atau royalti dari sektor pertambangan bisa meningkat. Mengingat potensinya di Kalsel cukup besar. Saat ini masih banyak peraturan atau keputusan menteri yang tak mempertimbangkan situasi di lapangan,” ungkapnya.

Sementara Kabid Minerba ESDM Provinsi Kalsel, Gunawan Harjito mengatakan aktivitas peti di Kalsel memang masih ada, dan jumlahnya pun mencapai puluhan. Sebarannya ada Tanah Laut, Tanah Bumbu, dan Hulu Sungai Selatan, “Kami tidak bisa berbuat banyak, karena ini kewenangan aparat penegak hukum, kami sudah melaporkan jumlahnya lumayan banyak,” katanya.


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Laman: 1 2

Advertisement

Kab. Tanah Laut

RSUD H Boejasin Pelaihari Terima Bantuan APD  

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Bupati Kabupaten Tanah Laut (Tala) H Sukamta menerima bantuan APD untuk RSUD H Boejasin Pelaihari. foto: fikri
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, PELAIHARI – Dompet Kemanusiaan Media Group yang dibantu TNI Angkatan Udara melalui Lanud Sjamsudin Noor menyalurkan bantuan dalam kepedulian kepada tenaga medis yang melakukan penanganan Covid-19.

Kali ini bantuan diserahkan ke RSUD H Boejasin Pelaihari Tanah Laut, berupa APD (Alat Pelindung Diri) dan alat kesehatan. Secara simbolis diserahkan Komandan TNI Lanud Syamsudin Noor Kolonel Penerbang M Taufik Arasj kepada Bupati Kabupaten Tanah Laut (Tala) H Sukamta, di lantai tiga RSUD H Boejasin Pelaihari, pada Rabu (8/7/2020) petang.

Danlanud Syamsudin Noor mengatakan, kerjasama antara Dompet Kemanusiaan Media Group dengan TNI Angkatan Udara sudah berjalan lama, sehingga di musim pandemi penyebaran Covid-19 kerja sama itu kembali terjalin.

“Inilah bentuk kepedulian kami kepada garda terdepan dalam penanganan Covid-19 saat ini yakni tenaga kesehatan,” ujar Taufik Arasj.

 

Sementara itu, Bupati Tala Sukamta, mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Media Group, Lanud Sjamsudin Noor serta JNE Express yang telah memberikan bantuan APD dan alat kesehatan lainnya.

“Bantuan APD dan alat kesehatan sangat berguna bagi tenaga medis kami yang bertugas di rumah sakit ini. Juga sebagai bentuk suntikan semangat bagi para tenaga medis dalam upaya melindungi diri agar mereka tidak ikut terpapar,” ucap Sukamta.

Bantuan APD yang diserahkan terdiri dari Baju Hazmat sebanyak 300 pcs, masker bedah sebanyak 47 box, masker KN95 sebanyak 200 pcs, obsgyn gloves sebanyak 245 pcs, face shield sebanyak 100 pcs, Vitamin C sebanyak 100 box, shoes cover sebanyak 2000 pasang, nurse cap 2000 pcs, apron sebanyak 1000 pcs, sarung tangan L sebanyak 5 box, dan google sebanyak 100 pcs. (kanalkalimantan.com/fikri)

Reporter : fikri
Editor : bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kab. Tanah Laut

Kampung Tangguh Banua Tala Mendapat Apresiasi Kapolda Kalsel dan Danrem 101/Antasari

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Kampung tangguh di Tala mendapat kunjungan Kapolda Kalsel dan Danrem 101/Antasari Foto : fikri
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, PELAIHARI – Dua Kampung Tangguh Banua (KTB) yang berada di Kabupaten Tanah Laut, yakni KTB Desa Ambungan Kecamatan Pelaihari dan Desa Tirta Jaya Kecamatan Bajuin diapresiasi keberadaannya.
Kapolda Kalsel Irjen Pol Nico Afinta, Danrem 101/Antasari Brigjen Firmansyah, serta Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemprov Kalsel Sugian Noorbah, melihat secara langsung KTB di Tala, Kamis (25/6/2020) siang.

Menurut Kapolda Irjen Nico Afinta, apresiasi memang layak diberikan kepada 2 KTB yang dikunjungi. Hal ini terlihat adanya sinergisitas antar stakeholder mulai pihak Polsek, Koramil, serta Kepala Desa khususnya masyarakat desanya sendiri.

“Kampung Tangguh Banua (KTB) di Desa Ambungan dan Desa Tirja Jaya ini dapat menjadi percontohan bagi desa lain dalam rangka membangun kemandirian dalam melawan penyebaran Covid 19 di Kalsel,” kata Nico.

Sementara, Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Firmansyah menilai keberadaan Kampung Tangguh merupakan upaya membangun ketahanan lingkungan berbasis masyarakat dalam melawan penyebaran Covid 19.

“Dengan pembentukan KTB dapat membentuk kemandirian dan ketangguhan masyarakat melawan bencana wabah sehingga tak selalu bergantung dengan pemerintah setempat,” kata Firmansyah.

Setelah mengunjungi dua KTB di Tanah Laut, Firmansyah menilai apa yang ditampilkan luar biasa. Bahkan dibandingkan dengan KTB yang telah dikunjungi unsur Forkopimda sebelumnya, KTB di Tala tersebut yang terbaik.

Sementara itu, Bupati Tanah Laut Sukamta menjelaskan bahwa dalam upaya mendukung pemutus mata rantai penyebaran Covid 19 di wilayah nya melalui kampung tangguh terus dilakukan dan disosialisasikan kepada masyarakat. Menurut Sukamta, dari 10 wilayah rencana pembentukan kampung tangguh, sudah 9 wilayah yang siap dan 1 wilayah menyusul.

“Mudah-mudahan ini ikhtiar kita semua dalam pemutusan penyebaran Covid 19 di Tanah Laut,” pungkas Sukamta. (Kanalkalimantan.com/fikri)

Reporter : Fikri
Editor : Chell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kab. Tanah Laut

Swab on The Road Sasar Desa Pulau Sari  

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Pelaksanaan Swab on the road (Sword) di desa Pulau Sari, Kecamatan Tambang Ulang, Tanahlaut. Foto: gugus tugas covid-19 tanahlaut
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, PELAIHARI – Kegiatan Swab on The Road (Sword) pemeriksaan Swab ke masyarakat secara langsung di pinggir jalan dilakukan Tim Covid-19 Puskesmas Tambang Ulang, Selasa (23/6/2020).

Kali ini, pihak Puskesmas Tambang Ulang menyasar pemeriksaan Swab di desa Pulau Sari, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanahlaut. Kegiatan ini sangat mendapatkan respon positif dari masyarakat desa Pulau Sari.

Salah satu pasien mengatakan, dirinya merasa lebih memiliki privasi ketika dilakukan pemeriksaan Swab di desanya. Selain jarak tempuh yang sangat dekat bahkan bisa berjalan kaki. “Dibandingkan jika mendatangi ke Puskesmas memerlukan BBM, meninggalkan pekerjaan selama sehari dan juga tubuh tidak terlalu lelah,” ucapnya.

Pelaksanaan Swab on the road (Sword) di desa Pulau Sari, Kecamatan Tambang Ulang, Tanahlaut. Foto: gugus tugas covid-19 tanahlaut

Hadir juga pada kegiatan hari ini tadi Asisten I Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Tanahlaut beserta tim.

“Ada sebanyak 15 warga desa yang kami lakukan pemeriksaan Swab, sebelumnya kami melaksanakan rapid test untuk 61 warga desa setelah disaring sebagai pelaku perjalanan. Mereka yang memiliki risiko kontak karena pekerjaan dan mereka yang riwayat kontak dengan PDP dan kasus positif Covid-19,” ujar Fauzi Rifani SKep Ners, Kepala Puskesmas Tambang Ulang.

Menurut Fauzi pihaknya mendukung upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan Kabupaten Tanahlaut melalui gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 melakukan kegiatan tracking (pelacakan), tracing (penelusuran) dan testing (pengujian) dalam mendeteksi sebaran kasus Covid-19. Fauzi menambahkan, Sword ini sangat efektif karena langsung jemput bola dalam pemeriksaan pasien langsung di dekat rumah.  Tim pemeriksa Swab terdiri dari dokter umum, ahli teknologi laboratorium medik (ATLM), petugas surveilans serta petugas Promosi Kesehatan (Promkes) dibantu dengan Bidan desa Pulau Sari.

“Pemeriksaan swab ini kami lakukan sangat cepat sekali, tidak sakit, pasien hanya terasa geli sedikit” ujar dokter Aulia Rachman setelah pengambilan swab. (kanalkalimantan.com/fikri)

Reporter : fikri
Editor : bie

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->