Connect with us

Politik

KPU Kota Banjarmasin Luncurkan Aplikasi Silon, Permudah Calon Jalur Perseorangan

Diterbitkan

pada

KPU luncurkan aplikasi SILON bagi calon independen Fto: fikri
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BANJARMASIN, KPU Kota Banjarmasin secara resmi memperkenalkan aplikasi SILON, atau Sistem Informasi Pencalonan di Banjarmasin pada Rabu (11/12) pagi. Aplkasi ini diluncurkan, untuk mempermudah kinerja dalam Pilkada serentak September 2020 mendatang.

Ketua KPU Kota Banjarmasin Gusti Makmur membeberkan, aplikasi SILON ini sangat membantu bagi calon walikota dan wakil walikota jalur perseorangan. Jadi, tidak hanya melampirkan fotokopi KTP sebagai bukti dukungan, namun juga harus memasukkan datanya ke komputer. “Jadi saat kami verifikasi data, bisa memudahkan kami dalam data pencalonan,” kata Gusti Makmur, Rabu (11/12) siang.

Gusti Makmur kembali menegaskan, untuk bisa maju melalui jalur perseorangan minimal harus memiliki 38 ribu dukungan yang dilampirkan bersama formulir B1-KWK. Tidak hanya itu, Gusti Makmur menjelaskan, harus ada pemetaan berdasarkan tempat tinggalnya. “Misalnya RT 1, kelurahan mana dan kecmatan mana. Itu wajib dipilih. Jangan sampai data itu tidak teratur, jadi memudahkan calon itu ketika mereka mengajukan berkas formulir,” jelas Makmur.

Diharapkan, aplikasi SILON tidak akan terjadi potensi KTP ganda. Karena, jika tim calon jalur perseorangan menginput datanya ke aplikasi SILON, otomatis dapat terdeteksi jika adanya identitas ganda. “Makanya nanti akan diajarkan oleh kawan-kawan KPU tentang cara memasukkan data itu ke computer,” paparnya.



Lalu, bagaimana jika ada data yang ganda? “Otomatis akan tertolak datanya, karena identitasnya sama. Dan nantinya akan digantikan dengan KTP baru,” sebut Gusti Makmur. Artinya, pihak KPU Banjarmasin memberikan waktu perbaikan data.

Ketika nantinya calon jalur perseorangan menyerahkan data sebanyak 38 ribu dukungan dan ada data yang terduplikat, maka calon jalur perseorangan harus menyiapkan pengganti data sebanyak 2 kali lipat. “Misalnya ada 100 dukungan yang terduplikat, maka mereka harus menyiapkan 200 data,” katanya.

Nantinya, pendaftaran jalur perseorangan di Pilwali Banjarmasin dimulai dari 16 Juni hingga 18 Juli 2020 mendatang. Sehingga, masih banyak waktu bagi calon jalur perseorangan untuk mengumpulkan dukungan berupa formulir B1-KWK. “Kami sudah menerima masyarakat yang ingin maju perseorangan, makanya kami membuka informasi seluas-luasnya kepada masyarakat,” katanya. (fikri)

Reporter : Fikri
Editor : Chell

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
iklan

Politik

Hari Ini PDIP Umumkan Tahap 3 Sebanyak 75 Jagoannya di Pilkada 2020

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

PDIP akan mengumumkan jagoannya di Pilkada hari ini Foto: suara
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – PDIP akan mengumumkan 75 pasangan calon yang akan diusung partai berlambang banteng moncong putih itu di Pilkada 2020.
Pengumuman rencananya akan dilaksanakan secara virtual pada Selasa (11/8/2020) pukul 11.00 Wita ini. Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri akan hadir langsung bersama Ketua DPP PDIP Bidang Politik Puan Maharani yang akan membacakan rekomendasinya secara langsung.

“Ibu Megawati Soekarnoputri akan memberikan arahan berkaitan dengan tugas dan tanggung jawab pemimpin. Sementara Mbak Puan akan membacakan rekomendasi pasangan calon tersebut,” kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, dalam keterangannya, hari ini.

Pengumuman ini adalah pengumuman rekomendasi tahap ketiga dari PDIP setelah sebelumnya telah dilaksanakan tahap pertama dan kedua pada 19 Februari dan 17 Juli 2020 lalu. Pasangan calon yang akan menerima rekomendasi akan mengikuti dari kantor DPC masing-masing, sementara para pengurus DPP PDIP akan hadir di kantor pusat.

“Pilkada bagi PDI Perjuangan adalah momentum konsolidasi partai. Maka kali ini, kami akan mengumumkan 75 paslon kabupaten/kota,” ujar Hasto.
Hasto menuturkan, pihaknya mengumumkan 75 paslon karena bertepatan dengan semangat HUT ke-75 RI. Hasto juga menyatakan keseriusan partainya dalam menghadapi Pilkada 2020 dengan menyiapkan pelatihan pelatih saksi di tingkat nasional.



“PDI Perjuangan tak pernah main-main dalam menghadirkan kualitas demokrasi dalam setiap kontestasi politik. Untuk itu, 4.500-an pelatih saksi akan melatih hingga 120 ribuan saksi, belum termasuk Regu Penggerak Pemilih (Guraklih),” ujarnya.

Lebih lanjut, Hasto menegaskan setiap kepala daerah PDIP wajib mengikuti sekolah partai. Calon kepala daerah dari PDIP akan dilatih tentang nilai-nilai ideologi partai.
“Setelah pengumuman tahap ketiga, DPP Partai segera mempersiapkan sekolah partai untuk para calon kepala daerah angkatan pertama secara daring,” tuturnya.

Seperti diketahui, salah satu daerah yang akan menerima rekomendasi hari ini adalah untuk Pilkada Kota Medan. Menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Bobby Nasution, tengah menunggu rekomendasi dari partainya itu.

Selain itu, rekomendasi resmi untuk Pilkada Tangsel juga akan diumumkan pagi ini. Adalah eks Sekda Kota Tangsel yang kini menjadi kader PDIP, Muhammad, yang akan berpasangan dengan keponakan Menhan Prabowo Subianto, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, yang akan menerima tiket untuk melenggang ke Pilkada.(suara)

 

Editor: Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Politik

GMI Dukung Haji Denny-Difri di Pilgub, Berharap Majukan Kepemudaan di Kalsel

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

GMI Kalsel mendukung Denny Indrayana di Pilgub 2020 Foto: ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Dukungan terus mengalir untuk pencalonan pasangan Denny Indrayana-Difriadi sebagai gubernur Kalsel, pasca memastikan membawa satu tiket pendaftaran jalur parpol ke KPU nanti. Kini giliiran anak-anak muda yang tergabung dalam Gerakan Milenial Indonesia (GMI) Kalsel, siap memenangkan pasangan yang diusung Gerindra dan Demokrat di Pilkada 9 Desember nanti.

Puluhan anggota GMI Kalsel, menggelar dialog dengan calon gubernur yang memang dikenal dekat dengan milenial ini di Posko Pemenangan Haji Denny-Diri, di Banjarbaru, Minggu (9/8/2020) siang. Dala dialog yang berlangsung santai dan penuh keakraban, GMI menyatakan menaruh harapan besar kepada pasangan Haji Denny-Difri, untuk membawa Kalsel ke arah perubahan lebih baik sebagaimana keinginan para pemuda dan milineal di Banua.

Ketua GMI Kalsel Rahmat Kamaruddin mengatakan, ada kegelisan besar anak-anak muda khususnya milenial menyikapi kondisi Banua saat ini. Dimana berbagai potensi yang dimiliki Kalsel, baik dari sisi sumber daya manusia (SDM) dan Sumber Daya Alam (SDA) tidak secara maksimal dikelola untuk kemaslahatan masyarakat.

“Ini menjadi kegelisaan bagi pemuda, terutama terkait kurangnya kesempatan yang diberikan kepada milinel untuk berkiprah di berbagai sektor,” katanya.
Rahmat melihat, munculnya Haji Denny di tengah kegelisaan para pemuda, menjadi harapan baru untuk membawa perubahan Kalsel lebih baik melalui Pilkada nanti.



Hal sama disampaikan Wakil Ketua GMI Andi Amryl yang mengatakan, mimpi anak-anak muda untuk bisa berperan lebih besar dalam kemajuan Banua, ternyata tak sebagaimana diharapkan. Harapan Andi yang merupakan lulusan luar negeri ini dapat berkontribusi bagi kemajuan daerah—khususnya di bidang teknologi digital, kenyataanya harus terbentur pada birokrasi dan aturan.

“Smart City misalnya, tak pernah menjadi hal yang serius, baru sebatas simbol bagi pimpinan daerah saja. Kenyataannya di Banjarmasin atau Kalsel saat ini belum memiliki semacam Bandung Teknopolis yang menjadi silicon valley-nya Indonesia. Dimana bisa menjadi pusat teknologi digital yang mendorong kemajuan Banua,” katanya.

Kenyataannya, anak-muda muda yang ingin maju justru harus dihadapkan pada kebijakan dan aturan lama. Misalnya saja, untuk mengikuti sebuah tender, harus diwajibkan membuat CV perusahaan dulu dan persyaran macam-macam.

“Bagaimana anak anak muda mampu membuat CV yang memerlukan modal besar hingga ratusan juta. Ini akhirnya mematikan semangat anak-anal muda yang ingin menjadi pengusaha,” ungkapnya.

Menanggapi berbagai ‘curhatan’ milenial ini, Haji Denny mengatakan, bersyukur bisa mendapatkan dukungan dan kepercayaan anak-anak muda. Ia mengakui, milenial menjadi salah satu kunci dalam berperan untuk perubahan Kalsel yang lebih baik.

“Terutama terkait perhatian dalam pendidikan, kesempatan kerja, hingga peran yang lebih stategis untuk peningkatan indeks pembangunan manusia dan ekonomi Banua,” katanya.

Haji Denny mengatakan, sokongan milenial menjadi darah segar dan semangat baru bagi dirinya bersama Cawagub Difriadi, untuk lebih maksimal melakukan sosialisasi ke lapisan masyarakat.

“Sebab waktu kita memang harus berpacu dengan waktu. Tak bisa berleha-leha, sebab sembilan bulan terakhir waktu tersita untuk memastikan kendaraan politik. Yang Alhamdulillah saat ini sudah kita dapatkan lewat komitmen dari Gerindra dan Demokrat,” tegasnya.

Walau demikian, semangat untuk memberikan ruang lebih bagi milenial ke depan harus tetap mengacu pada kondisi riil ekonomi politik saat pandemi Covid-19. “Kita harus realistis kedepan, seandainya saya dipercaya sebagai gubernur maka harus tahu bagaimana postur anggaran atau APBD pasca Covid-19. Soalnya satu atau dua tahun akan datang, pasti masih akan terdampak,” katanya.

Sehubungan hal tersebut, dalam berbagai kesempatan Haji Denny tidak bisa memberikan garansi atau janji, sebelum tahu postur anggaran. “Banyak di berbagai kesempatan saya disodori komitmen, baik terkait jaminan pendidikan, kesejahteraan pendidik, dan lainnya.

Saya tidak mau politik obral janji hanya demi mendapatkan suara. Semua harus sejak awal dipastikan dulu, untuk itu kedepan saya juga memiliki waktu lebih untuk memperdalam visi dan misi Cagub sebelum diserahkan ke KPU. Tentunya, masukan dari teman-teman milenial saat ini menjadi sangat berharga,” pungkasnya.(Kanalkalimantan.com/rls)

 

Editor: Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->