Connect with us

Sepak Bola

Liga 1 2020 Siap Bergulir Oktober

Diterbitkan

pada

Logo Liga 1 2020. Foto: grafis kanalkalimantan/andy
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Melalui rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI secara virtual pada Rabu (17/6/2020), PSSI mengambil keputusan Liga 1 2020 tetap digelar.

Seperti diketahui, kompetisi Liga 1 dan Liga 2 Indonesia 2020 terpaksa dihentikan PSSI pada pertengahan Maret lalu, karena pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia.

Liga 1 2020 akan kembali bergulir pada awal Oktober 2020 mendatang, ada 280 pertandingan bakal tersaji disisa Liga 1 musim ini.



Menurut situs resmi Liga 1, PSS Sleman vs Persebaya Surabaya akan menjadi laga pembuka yang akan digelar.

Pertandingan itu rencananya bakal berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta.

Berselang dua hari, giliran Persija Jakarta yang akan meladeni Persipura Jayapura di Gajayana, Malang.

Sebelumnya, PT Liga Indonesia Baru (LIB) memang memusatkan semua pertandingan Liga 1 di pulau Jawa menyusul pandemi virus corona.

Di sisi lain, Persib Bandung yang tengah memuncaki klasemen bakal ditantang Madura United di Gelora Delta Sidoarjo.

Maung Bandung memimpin klasemen setelah menang beruntun di tiga laga awal.

Persib unggul dua poin dari Bali United yang berada di peringkat kedua. Tim asuhan Stefano Teco itu mengoleksi dua kemenangan dan dua hasil imbang.

Terkait situasi pandemi Covid-19 dikutip dari laman resmi PSSI dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) penyelenggaraan olahraga yang aman dari Covid-19, Kamis (17/9/2020) pagi.

Menurut Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, kompetisi Liga 1 dan Liga 2 dilanjutkan sebagai bagian dari persiapan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20, Mei-Juni 2021.

“Negara-negara lain sudah melanjutkan kompetisi. Seperti Liga Inggris, Jerman, Spanyol dan lain-lain. Indonesia yang akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2021 tentu harus melanjutkan kompetisi.

Hampir semua negara ASEAN juga sudah menjalankan liga. Malaysia, Thailand, Laos, Myanmar, dan Vietnam sudah menjalankan liga dan Filipina rencananya juga akan segera memutar kompetisi mereka. Ini alasan kami untuk tetap melanjutkan Liga 1 dan Liga 2,” kata pria yang akrab disapa Iwan Bule itu.

Sementara itu Kepala BNPB Doni Monardo meminta penyelenggaraan kompetisi tidak menghadirkan penonton dan dilakukan pemeriksaan kondisi kesehatan pemain dengan ketat. “Perlu dipastikan kompetisi sepak bola dilakukan tanpa penonton. Mohon ini jadi perhatian penyelenggaran untuk menaati konsensus yang disepakati,” ujar Doni.

Doni juga meminta PSSI memastikan para peserta yang akan ikut di Liga 1 dan Liga 2 tidak memiliki riwayat penyakit bawaan karena akan sangat riskan jika tertular virus corona Covid-19. (kanalkalimantan.com/andy)

Reporter : Andy
Editor : Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Olahraga

Liga Lama Terhenti, Kapten Barito Putera Cemaskan Kondisi Fisik

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Rizky Pora. Foto: abi yazid/goal.com
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Sudah lebih dari sembilan bulan lamanya kompetisi top-flight Indonesia, Liga 1 tak berjalan karena pandemi Covid-19. Situasi ini membuat kapten Barito Putera, Rizky Pora, curhat mengenai kondisinya.

Seperti diketahui, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator menjadwalkan kompetisi Liga 1 2020 –yang kini bernama Liga 1 2020-2021 — restart pada Oktober lalu.

Namun, hal tersebut tak bisa terlaksana lantaran Polri tidak mengeluarkan izin keramaian dengan pertimbangan masih tingginya angka penyebaran virus Corona di Tanah Air.

Alhasil setelah melalui beberapa pertimbangan, akhirnya PSSI dan PT LIB memutuskan kompetisi kembali bergulir Februari 2021. Namun, itu juga belum pasti karena Polri hingga detik ini belum memberikan restu.



 

Tentu, ketidakjelasan ini membuat klub-klub belum mau mengumpulkan para pemain mereka untuk berlatih. Meski demikian, pemain tetap diharuskan berlatih dari kediaman masing-masing oleh klub.

Barito Putera misalnya, yang sudah beberapa bulan terakhir ini menghentikan aktivitas latihan bersama. Seluruh pemain diperintahkan berlatih mandiri dari kediaman masing-masing untuk menjaga kondisinya.

Namun, Rizky Pora selaku kapten tim merasa tidak bagus hanya berlatih saja tanpa ada kepastian apakah Liga 1 benar-benar dilanjut atau tidak. Baginya, percuma jika pemain terus berlatih, namun kejelasan kelanjutan kompetisi masih terus abu-abu.

“Kendala tidak ada, cuma sekarang aktivitas dibatasi. Rutinitas latihan juga jadi berkurang sejak kompetisi dihentikan. Jadi, otomatis susah juga buat kita, para pemain,” kata Rizky Pora dalam rilis klub, Selasa (29/12/2020).

“Sayang, ketika fisik sudah dibentuk lalu tidak ada kejelasan kompetisi. Memang takutnya itu drop lagi. Tapi, untungnya tim pelatih terus memberikan program latihan mandiri,” pungkas winger kawakan berusia 31 tahun itu. (suara.com)

Reporter : suara.com
Editor : kk


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Olahraga

Resmi! Bali United dan Persija Jadi Wakil Indonesia di Piala AFC 2021

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Para pemain Bali United. (Dok. Bali United)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – PSSI menggelar rapat Komite Eksekutif (Exco) secara virtual, Rabu (16/12/2020). Salah satu agenda rapat ini adalah membahas perwakilan Indonesia di Piala AFC 2021.

Rapat yang berakhir petang hari itu dipimpin langsung oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan.

Setelah cukup lama jadi teka-teki pasca Liga 1 2020-2021 ditangguhkan imbas pandemi COVID-19, PSSI akhirnya memutuskan dua wakil Indonesia untuk Piala AFC 2021 adalah Bali United dan Persija Jakarta.

Bali United merupakan kampiun Liga 1 2019, sementara Persija adalah runner-up Piala Indonesia.



 

Persija sendiri terpilih setelah sang juara Piala Indonesia 2018/2019, PSM Makassar, gagal lolos verifikasi klub AFC.

“Untuk perwakilan Indonesia pada Piala AFC 2021, kami memutuskan Bali United dan Persija Jakarta. Bali United karena juara Liga 1 2019, sementara Persija sebagai runner-up Piala Indonesia 2018/2019,” kata Iriawan kepada Suara.com, Rabu (16/12/2020).

“Dua tim ini juga memenuhi persyaratan dan mendapat lisensi klub profesional saat proses AFC club licensing cycle. Semoga kedua tim tersebut dapat meraih prestasi di ajang Piala AFC 2021,” tambah pria yang akrap disapa Iwan Bule tersebut.

Rapat Exco PSSI ini juga menghasilkan beberapa keputusan lain. Di antaranya penetapan Kongres Tahunan 2021 dan penetapan kuota pemain profesional PON XX Papua 2021.

“Kongres Tahunan PSSI akan dilaksanakan 26-28 Februari 2021 mendatang. Terkait kongres akan dilaksanakan secara virtual atau tatap muka langsung, kami masih melihat situasi pandemi COVID-19,” tutur

Sementara untuk ajang PON XX Papua 2021, ditetapkan bahwa kuota sebanyak 20 pemain. Selain itu, setiap tim maksimal mendaftarkan tiga pemain profesional dan sekaligus dapat dimainkan.(Suara)

Editor :Suara


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->