Connect with us

Kota Banjarbaru

Luas Lahan Parkir Bandara Mampu Tampung 1.524 Mobil dan 720 Motor

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Menengok Megahnya Calon Terminal Baru Bandara Syamsudin Noor (2-Habis)


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Diterbitkan

pada

Tampilan parkir bandara yang mampu menampung ribuan mobil Foto: fikri
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BANJARBARU, Kami dibuat takjub dengan luasnya lahan parkir yang tersedia di terminal baru Bandara Syamsudin Noor ini. Berdasarkan data yang didapat, kapasitas parkir terminal baru seluas 34.360 meter persegi ini mampu menampung 1.524 buah kendaraan roda empat dan 720 buah kendaraan roda dua. Tentunya melonjak drastis dari yang sebelumnya hanya seluas 4.579 meter persegi dan hanya mampu menampung 470 buah kendaraan roda empat dan 250 buah kendaraan roda dua.

Kepada Kanalkalimantan.com, Pimpinan Proyek (Pimpro) Satker Proyek Pengembangan Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin (PPBDJ) Dadang Dian Hendiana melalui Humas PPBDJ Enggo Catur mencoba menjelaskan alur (flow) penumpang yang hendak berangkat atau tiba di terminal Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin ini.

“Di Terminal Keberangkatan, (dari drop off) menuju check in counter ada di sisi timur bandara. Jadi kalau masuk kita belok ke kiri, setelah itu kita menuju security check point (SCP). Dari SCP, kita naik ke lantai dua menuju gate room atau boarding lounge. Untuk kedatangan, sama. Dari aviobridge turun ke bawah. Untuk yang pengambilan bagasi transit, nanti belok kanan, sedangkan yang langsung mengambil bagasi belok kiri,” kata Enggo, Selasa (3/12) sore.



Jika dihitung, dari drop off Terminal Keberangkatan menuju ruang tunggu membutuhkan waktu antara 10 hingga 15 menit. “Memakan waktu kurang lebih 15 menit, dengan catatan di konter check in tidak antri ya. Begitu pula untuk kedatangan,” tambah Enggo.

Enggo menambahkan, saat soft opening terminal baru, sedikitnya 1.514 anak yatim dari berbagai panti asuhan di Kalimantan Selatan akan diundang. “Harapan kami, agar anak-anak panti asuhan dapat mendoakan kelancaran peresmian yang dijadwalkan di akhir Desember nanti,” pungkasnya.

Patut diketahui, dari sisi darat (landside), luasan terminal baru Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin ini 7 kali lebih luas ketimbang terminal lama, yakni seluas 77.562 meter persegi. Sehingga, mampu menmpung sedikitnya 7 juta penumpang per tahun. Sebelumnya, terminal lama yang luasnya hanya 9.043 meter persegi hanya mampu menampung 1,3 juta penumpang per tahun.

Sedangkan dari sisi udara (airside), luas apron bandara juga meningkat, dari yang sebelumnya hanya 80.412 meter persegi yang hanya mampu menampung 8 parking stand pesawat udara, meningkat menjadi 129.812 meter persegi yang otomatis mampu menampung sebanyak 14 parking stand pesawat udara.

Tentunya, dengan pengembangan Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin ini, masyarakat maupun pengguna jasa penerbangan diharapkan mampu memanfaatkan dan menjaga fasilitas sebaik-baiknya. Seperti menjaga kebersihan dan tidak merusak fasilitas yang ada di terminal bandara. (fikri)

Reporter : Fikri
Editor : Chell

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kota Banjarbaru

Sholat Jenazah untuk Wali Kota Nadjmi Dilakukan di RSUD Ulin, Dipimpin Wali Kota Ibnu Sina

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Sholat Jenazah untuk Wali Kota Nadjmi Dilakukan di RSUD Ulin, Dipimpin Wali Kota Ibnu Sina. Foto: Fikri
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Setelah dinyatakan wafat pada Senin (10/8/2020) pukul 02:30 Wita, jenazah Wali Kota Banjarbaru H. Nadjmi Adhani disholatkan pada pukul 08:00 Wita.

Pelaksanaan salat jenazah sendiri dilakukan di Gedung Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSUD Ulin Banjarmasin. Dengan dipimpin oleh Wali Kota Banjarmasin H. Ibnu Sina, diikuti oleh Wakil Wali Kota Banjarbaru H. Darmawan Jaya Setiawan, pejabat RSUD Ulin Banjarmasin dan keluarga.

Usai pelaksanaan sholat jenazah, atas nama Pemko Banjarmasin dan seluruh warga Kota Banjarmasin, Ibnu menyampaikannya ucapan belasungkawa atas wafatnya orang nomor satu di Kota Banjarbaru ini. Ia sendiri merasa kehilangan rekan sejawatnya sebagai wali kota di Kalimantan Selatan ini.

“Kami kehilangan teman, sejawat, dan kolega. Sebagai sesama wali kota, banyak sekali memori bersama saat kami menjabat,” kata Ibnu yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin Dr. Machli Riyadi.



“Ini adalah sebuah duka bagi warga Kota Banjarmasin dan Banjarbaru, serta Kalimantan Selatan. Ini menjadi ibroh (pengingat) bagi kita semua, bahwa perjuangan untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 harus dilakukan lebih maksimal lagk,” imbuh Ibnu.

Sementara, Wakil Wali Kota Banjarbaru H. Darmawan Jaya Setiawan mengaku sangat kehilangan sosok Nadjmi, yang merupakan sahabatnya ketika duduk di bangku SMA. Tercatat, keduanya sama-sama sekolah di SMAN 1 Banjarmasin.

“Saya tidak hanya sebagai Wakil Wali Kota, tapi juga sahabat. Bahkan, saya bisa saja menyebutnya sahabat dunia akhirat,” kata Jaya.

Jaya menambahkan, banyak orang kehilangan sosok Nadjmi, yang telah memimpin Kota Idaman sejak 2016. Bahkan, tak sedikit yang berharap Nadjmi dapat kembali pulih dan melayani masyarakat Banjarbaru.

“Saya lihat beliau begitu bersemangat. Banyak sekali prestasi selama memimpin Kota Banjarbaru,” tandas Jaya. (Kanalkalimantan.com/fikri)

 

Reporter: Fikri
Editor: Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kota Banjarbaru

Pesan Terakhir Wali Kota Nadjmi Minta Maaf ke Warga, Ungkapan Rindu Ingin di Foto

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani bersama Presiden Jokowi pada satu kesempatan. Foto: dok.pribadi
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani berjuang melawan penyakit yang dideritanya akibat infeksi Covid-19, sebelum akhirnya menutup usia pada Senin (10/8/2020) pukul 02.30 Wita.

Kala dirinya baru saja mulai menjalani perawatan pada 27 Juli 2020 lalu, Nadjmi sempat memberikan pesan terakhirnya kepada masyarakat. Hal itu disampaikan melalui postingan di akun Facebook pribadi miliknya.

“Mohon dibukakan pintu maaf yang seluas luasnya bila Ulun (saya) ada salah dengan Pian (anda)……..,” tulisnya.



Postingan tersebut ditulis Nadjmi tepat beberapa jam setelah ia mengumumkan terkonfirmasi positif Covid-19, melalui unggahan video berdurasi 2 menit yang sempat viral di sosial media.

Pesan terakhir Wali Kota Banjarbaru ini menuai banyak tanggapan dari masyarakat. Ribuan komentar dari netizen pun mengalir, memberikan dukungan dan do’a agar Nadjmi berserta istri lekas pulih.

Bahkan, di antara ribuan komentar tersebut, Nadjmi juga sempat menyapa salah satu akun Facebook yakni Banjarbaru Dalam Lensa. Begini percakapan keduanya;

Banjarbaru Dalam Lensa: “Masih banyak yang belum kita perjuangkan pak… Selama ini kita selalu bersama dan akan selalu seperti itu, Ya Allah…Bapak harus kuat dan semangat jangan biarkan penyakit itu melemahkan kita.”

Nadjmi Adhani: “Banjarbaru Dalam Lensa ulun (saya) kangen difoto pian (anda)….”

Kini, sosok pemimpin itu telah berpulang. Nadjmi rencananya dikebumikan di Taman Makam Bahagia, di Jalan A Yani Km 24, Kecamatan Landasan Ulin, Banjarbaru. Pemakaman rencananya akan dilaksanakan pada pukul 08.30 Wita dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19. (kanalkalimamtan.com/rico)

Reporter : Rico
Editor : Bie

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->