Connect with us

Kota Banjarmasin

Mahasiswa Harus Berpola Pikir Pengusaha, Bukan Pekerja!

Diterbitkan

pada

Rektor UIN Antasari Prof DR H Mujiburrahman saat memberikan sambutan dihadapan ribuan mahasiswa baru UIN Antasari Foto : Arief Rahman
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BANJARMASIN, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Provinsi Kalsel Hermansyah berharap nmahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari setelah menjadi sarjana bisa berpikir menjadi seorang wirausaha dan bukan pekerja.

Hal tersebut diungkapkannya, saat mewakili Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor memberikan materi pada Stadium General Pembukaan Kuliah Tingkat Universitas Tahun Akademik 2018-2019, Senin (3/9) di Auditorium UIN Antasari Banjarmasin.

“Kita semua mengetahui tiap tahunnya lapangan pekerjaan yang disediakan oleh pemerintah maupun swasta terus mengalami penurunan. Melihat kenyataan itu hendaknya mahasiswa tidak berpikir pesimis, namun kreatif dengan menjadi seorang pengusaha dan menciptakan lapangan kerja,” tegasnya.

Untuk menjadi seorang mahasiswa yang kreatif, menurutnya bisa dimulai dengan bersungguh-sungguh dalam belajar, terus berusaha meningatkan kemampuan diri melalui pelatihan dan berorganisasi hingga menjauhi pergaulan bebas serta Narkoba.

“Kalau ini bisa konsisten dilakukan, saya meyakini akan banyak mahasiswa di UIN Antasari yang mampu menghasilkan karya membanggakan bagi kampus, bahkan membuka lapangan kerja bagi orang lain,” tambahnya.

Menjadi seorang pengusaha di era digital sekarang menurutnya tidaklah sulit. Hanya saja memang diperlukan sebuah kreatifitas yang bagus dan unik agar bisnis yang dirintis bisa berkembang dan memberikan banyak manfaat bagi orang lain.

“Kalau banyak nantinya sarjana UIN Antasari yang menjadi pengusaha, maka tentu akan membuat Pemprov Kalsel terbantu sekali. Utamanya dalam mengurangi angka pengangguran di sektor informal,” ungkapnya.

Sementara itu, Rektor UIN Antasari Prof DR H Mujiburrahman menambahkan, kini UIN Antasari terus berbenah dalam mendorong mahasiswa setelah lulus sarjana bisa berpola piker menjadi seorang pengusaha, bukan hanya menjadi pekerja.

Salah satu caranya adalah memaksimalkan peran lembaga Pusat Pengembangan Karir dan Kewirausahaan yang dimiliki oleh UIN Antasari untuk melatih para mahasiswa agar memiliki keterampilan sosial dan wirausaha hingga jaringan kerja.

“Lembaga ini juga akan melibatkan para alumni untuk terlibat di dalamnya. Jadi tentu akan sangat banyak manfaat yang bisa didapatkan para mahasiswa yang ingin bekerja atau berwirausaha setelah mereka menjadi sarjana melalui lembaga tersebut,” tuturnya.

Terkait kegiatan Stadium General sendiri, merupakan agenda rutin tiap tahunnya yang dilakukan oleh UIN Antasari untuk memberikan motivasi bagi mahasiswa baru agar lebih semangat menuntut ilmu dengan menghadirkan berbagai pemateri yang kompeten dibidangnya.

“Bukan hanya para pejabat, tidak jarang kita juga mengundang para tokoh masyarakat hingga pengusaha untuk berbagi inspirasi kepada para mahasiswa baru yang akan menumpuh pendidikan di UIN Antasari,” pungkasnya. (arief)

Reporter : Arief
Editor : Abi Zarrin Al Ghifari

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kepala Cyber Kanal Kalimantan

Advertisement

Kota Banjarmasin

BREAKING NEWS, Covid-19 di Kalsel Tembus 1.033 Kasus, Berikut Data Lengkapnya

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Tabel update Covid-19 di Kalsel
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kabar mengejutkan datang dari Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (P2) Covid-19 Kalimantan Selatan.

Berdasar data terbaru yang dirilis pada Rabu (3/6/2020) sore menunjukkan, jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di banua mencapai 1.033 kasus.

“Penambahan kasus positif Covid-19 hari ini sebanyak 64 kasus,” kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas P2 Covid-19 Kalsel Muhamad Muslim, Rabu (3/6/2020) sore.

Dari 64 kasus baru positif Covid-19, didominasi dari Kota Banjarmasin sebanyak 33 kasus. Disusul dari Kabupaten Tanahlaut sebanyak 18 kasus, Kabupaten Baritokuala sebanyak delapan kasus, masing-masing dua kasus dari Kabupaten Tabalong dan Kota Banjarbaru, serta satu kasus dari Kabupaten Tapin.

Lebih lanjut dia mengatakan, kasus kematian akibat Covid-19 juga mengalami penambahan.

Penderita yang meninggal tercatat sudah ada 90 orang. Yaitu dua orang PDP (pasien dalam pengawasan) yang meninggal dunia masing-masing pada 30 Mei 2020 dan pada 2 Juni 2020, terkonfirmasi positif Covid-19 masing-masing pada Selasa (2/6/2020) dan Rabu (3/6/2020)

Meski demikian, jumlah kasus sembuh dari Covid-19 juga bertambah. Sehingga ada 101 kasus positif Covid-19 yang dilaporkan sembuh.

“Dua kasus positif Covid-19 yang sembuh berasal dari Kabupaten Tanahlaut dan Kota Banjarmasin,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel ini.

Sementara itu, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) tercatat sebanyak 777 orang. Sedangkan PDP tercatat sebanyak 207 pasien. (kanalkalimantan.com/fikri)

Reporter : Fikri
Editor : Chell

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kota Banjarmasin

Ini Kata Ibnu Sina Tentang Penerapan New Normal di Banjarmasin

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

kegiatan Satpol PP Banjarmasin saat PSBB di Kota Banjarmasin. Foto: Fikri
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Berakhirnya masa pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan oleh Kota Banjarmasin pada 31 Mei 2020, tidak menjadi jaminan bahwa kota seribu sungai ini langsung menerapkan new normal atau kenormalan baru.

Ini karena salah satu indikator pelaksanaan kenormalan baru adalah kondisi kurva dari kasus terkonfirmasi positif minimal harus dalam keadaan landai. Namun hal itu belum terlihat di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan itu.

“Masih ada ancaman peningkatan grafik kasus positif Covid-19, belum ada indikasi melandai. Jadi Banjarmasin belum memenuhi syarat dari Pemerintah Pusat dalam menerapkan kenormalan baru” ucap Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina, Minggu (31/5/2020) sore.

Meski demikian, dia menyebut jika kondisi tanggap darurat pencegahan Covid-19 akan tetap diberlakukan setelah PSBB tahap III itu berakhir dengan tetap mewajibkan penerapan protokol kesehatan di aktivitas keseharian warga yang tinggal di Banjarmasin.

Aktivitas di salah satu pasar saat PSBB di Kota Banjarmasin. Foto: Fikri

Guna mendisiplinkan warga dalam menjalankan protokol tersebut, ia mengaku, dalam waktu dekat akan membuat Surat Keputusan (SK) Wali Kota yang ditujukan kepada Dandim 1007 Banjarmasin dan Kapolresta Banjarmasin sebagai koordinator dalam menjalankan tugas pendisiplinan warga.

“Sesuai arahan Presiden RI, dalam masa ini TNI-Polri akan bertindak sebagai garda terdepan dalam penegakan disiplin protokol kesehatan dalam pencegahan Covid-19,” ujar Ibnu.

Selain itu, ia menerangkan pihaknya akan mengikuti pedoman pelaksanaan aktivitas masyarakat sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 328. Sehingga, pemberlakuan jam malam dan pos jaga di perbatasan kota akan ditiadakan.

Namun kebijakan Perwali Nomor 37 tahun 2020 itu akan dialihkan ke dalam penerapan Pembatasan Sosial Berskala Kecil (PSBK) di tingkat kelurahan, kampung maupun komplek perumahan.

“Walaupun itu tidak ada di dalam Undang Undang RI, tapi bisa mengamankan lingkungan tempat tinggal warga, sehingga tetap mempersempit ruang penularan,” pungkas dia. (kanalkalimantan.com/fikri)

 

Reporter : Fikri
Editor : Dhani

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kota Banjarmasin

Tergerus Air Pasang dan Lapuk, Pohon Kasturi Tumbang Timpa Rumah di Alalak Selatan

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Pohon tumbang mengenai rumah warga, Tim BPBD Kota Banjarmasin tengah membersihkan pohon yang tumbang. foto: BPBD Kota Banjarmasin for kanal
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Sebuah pohon tumbang dan menimpa rumah di Jalan Alalak Selatan Gg Keluarga Kelurahan Alalak Selatan Banjarmasin pada Jumat (29/5/2020) sore pukul 15:30 Wita.

Pohon jenis kasturi ini menimpa rumah milik Arafik, warga Jalan Alalak Selatan Gg. Keluarga RT.15 RW.02, Kelurahan Alalak Selatan. Akibatnya, sebagian rumah dengan konstruksi kayu ini mengalami kerusakan.

“Pohon yang tumbang sendiri menimpa bagian kamar rumah warga dan mengalami rusak ringan 30 persen,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjarmasin HM Hilmi, Jumat (29/5/2020) petang.

Diduga air yang tengah pasang dan kondisi pohon yang sudah lapuk menjadi penyebab tumbang. Namun kejadian ini tak menyebabkan penghuni rumah terluka karena tak ada satupun orang yang berada di dalam kamar.

“Kami langsung melakukan pemotongan dan pembersihan pohon dari rumah,” pungkas Hilmi.

Sementara itu, staf pelaksana BPBD Kota Banjarmasin Hanafi menambahkan, butuh waktu cukup lama untuk membersihkan pohon yang tersisa, kendati telah mendapatkan bantuan dari warga sekitar. Apalagi, diameter pohon cukup besar.

“Sampai selesai waktu sholat Maghrib baru selesai dibersihkan,” tukas Hanafi. (Kanalkalimantan.com/fikri)

 

Reporter : Fikri
Editor : Cell

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->